cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jilmupendidikan@gmail.com
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jilmupendidikan@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JIP/Editorial
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 23017740     EISSN : 27454193     DOI : -
Core Subject : Education,
IP adalah jurnal penelitian akses terbuka berkualitas tinggi yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Muslim Universitas Nusantara Al Washliyah (LP2M-UMNAW). JIP menerima artikel penelitian yang ditulis oleh peneliti, guru, siswa, akademisi, profesional, dan praktisi, jurnal ini diterbitkan setiap bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
STRATEGI PEMBELAJARAN EKSPOSITORI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI Eka Putri Saptari Wulan, Dortya Siahaan
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.441 KB) | DOI: 10.32696/jip.v2i1.805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis siswa sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan daya pikir dan kreativitas siswa dalam menulis karangan narasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Eksperiman Semu (Quasi Eksperimen Study). Eksperimen adalah suatu cara untuk mencari hubungan sebab akibat (hubungan kausal) anatar dua faktor yang sengaja ditimbulkan oleh peneliti dengan mengeliminasi atau mengurangi atau menyisihkan faktor-fakor lain yang mcngganggu (Arikunto, 2019, hlm. 9). Teknik pengumpulan data dilakukan secara sampling yang dilakukan dalam penelitian ini diambil secara acak (Ramdom Sampiling). Sampel acak dilakukan dengan cara mencampur subjek-subjek di dalam populasi sehingga semua subjek dianggap sama. Data penelitian ini adalah nilai kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi dengan menggunakan strategi pembelajaran ekspositori oleh siswa kelas x SMA Yayasan Pendidikan Mulia Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan menulis karangan narasi yang signifikan antara kelompok eksperimen yang menggunakan strategi pembelajaran ekspositori dan kelompok kontrol dengan menggunakan metode konvensional pada pembelajaran menulis karangan narasi. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis karangan narasi dengan menggunakan strategi pembelajaran ekspositori pada kelompok eksperimen lebih efektif daripada pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan menggunakan metode konvensioanal pada kelompok kontrol.
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGI TERHADAP KINERJA GURU DI SD NEGERI 101788 MARINDAL KABUPATEN DELI SERDANG Septiana Sitorus, Sujarwo
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.482 KB) | DOI: 10.32696/jip.v2i2.1075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogi terhadap kinerja guru di SD Negeri 101788 Marindal Kabupaten Deli Serdang. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.Sampel dalam penelitian ini adalah 22 guru, 3 guru laki-laki dan 19 guru perempuan.Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi.Angket yang dibagikan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu angket kompetensi pedagogi dan angket kinerja guru. Berdasarkan angket kompetensi pedagogi terdapat 19 guru atau 86,4% pada kategori baik dan 3 guru atau 13,6% pada kategori cukup. Berdasarkan angket kinerja guru terdapat 20 guru atau 90,1% pada kategori baik dan 2 guru atau 9,9% pada kategori cukup. Tehnik analisis data dilakukan dengan uji prasyarat analisis data dan uji hipotesis.Uji prasyarat analisis data dilakukan dengan uji normalitas dan uji linearitas. Tehnik pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan analisis regresi sederhana yang diperoleh dari tabel Coefficient nilai konstan (a) sebesar 87,81 dan nilai kompetensi pedagogik (b) diperoleh sebesar 0,22 sehingga jika dibuat kedalam persamaan menjadi Y = 87,81 + 0,22 x yang artinya jika guru tidak memiliki kompetensi pedagogi, maka nilai tetap (constant) kinerja guru adalah 87,81 dan apabila terdapat peningkatan, maka setiap peningkatan 1 % pada Berdasarkan uji t diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu 4,012 >1,720 dan nilai 0,001 yaitu nilai < 0,05. Hasil koefisien determinan adalah 4,41% yaitu kompetensi pedagogi mempengaruhi kinerja guru sebesar 4,41%. Dari hasil analisis uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi pedagogi dan kinerja guru di SD Negeri 101788 Marindal Kabupaten Deli Serdang.
KEMAMPUAN MENULIS KREATIF NASKAH DRAMA DENGAN PENGGUNAAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL TIPE LEARNING COMMUNITY Hendry Paisal
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.929 KB) | DOI: 10.32696/jip.v2i2.1076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kemampuan siswa dalam menulis naskah drama dengan penggunaan pendekatan kontekstual tipe learning community khususnya pada kelas VIII SMP N Padang Sidimpuan. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang penjabarannya dengan menggunakan hitungan statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas 9 yang terdiri dari kelas A dan B yang berjumlah 65 orang. Maka sampel dari penelitian ini adalah kelas A saja yang berjumlah 30 orang. Berdasarkan hasil pengumpulan data dan pengolahan data dengan menggunakan rumus product moment penulis menemukan hasil yang cukup baik. Bahwa pendekatan kontekstual tipe learning community memiliki hubungan dengan kemampuan menulis kreatif naskah drama, besaran hubungan tersebut 0,476. Bila dikonsultasikan dengan maka hasil indeks korelasi lebih besar daripada . Dengan demikian dalam penelitian ini memiliki pengaruh, antara pendekatan kontekstual tipe learning community
HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI METODE MEMBACA SEARCH, QUESTION, READ, RECITE AND REVIEW Erlinda Hutapea
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.135 KB) | DOI: 10.32696/jip.v2i2.1077

Abstract

Meningkatkan Hasil belajar membaca pemahaman Siswa pada pelajaran Bahasa Inggris di kelas IX- 4 Melalui Metode membaca Search, question,read, recite and review di SMP Negeri 1 Batang Kuis pada Tahun Pelajaran 2019/2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1). Meningkatkan hasil belajar membaca pemahaman siswa, (2). Meningkatkan aktivitas belajar siswa. (3). Meningkatkan pemahaman siswa dan pembelajaran yang menggunakan metode membaca Search, question, read, recite and review. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa IX- 4 SMP Negeri 1 Batang Kuis sebanyak 32 siswa. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan metode penilaian yaitu: data yang diperoleh dilakukan evaluasi berdasarkan hasil belajar membaca pemahaman siswa. Evaluasi hasil belajar membaca pemahaman siswa diberi rentang nilai dari 0 – 100. Kemudian data dihitung dari nilai rata-rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang belum tuntas memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar membaca pemahaman dengan menerapkan metode membaca Search, question,read, recite and review dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar membaca pemahaman siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar membaca pemahaman siswa adalah 45,31%, pada siklus I meningkatkan menjadi 64,68% kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 68,44%, terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 56,25% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 84,38% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menjadi 43,75% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 15,62% dengan kata lain hanya 5 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (27) siswa memperoleh nilai 70 dan di atas 70. Penerapan metode membaca search, question, read, recite and review dapat meningkatkan hasil belajar membaca pemahaman siswa.
EFEKTIVITAS MEDIA VIDEO BERBASIS APLIKASI KINEMASTER TERHADAP KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA Dara Fitrah Dwi, Ahmad Alfaroby
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.678 KB) | DOI: 10.32696/jip.v2i2.1078

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media audio visual berbasis aplikasi kinemaster dalam pembelajaran ipa dalam memahami perubahan wujud benda pada siswa kelas IV SDN 105360. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan pretest dan posttest. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SDN 105360 yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah populasi 250 orang siswa. Dari jumlah tersebut ditetapkan sampel 20% yaitu 50 yang masing-masing berjumlah 25 orang siswa. Teknik pengambilan sampel secara acak. Instrument atau alat pengumpulan data yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar adalah tes essay. Dari hasil analisis data yang dikeahui bahwa media audio visual berbasis aplikasi kinemaster lebih efektif dibandingkan dengan media konvensional pada siswa kelas IV SDN 105360. Dalam hal ini diperoleh t_hitung 6.81 selanjutnya dikonsultasikan dengan t_tabel pada taraf 0.05 (5%)=0.127 dengan dk = (N + N)-2= 48. Karena t_hitung yang diperoleh lebih besar dari t_tabel diterima. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran ipa dengan materi perubahan wujud dengan menggunakan media audio visual berbasis aplikasi kinemaster lebih efektif dibandingkan dengan media konvensional.
KORELASI PEMBUATAN SOAL-SOAL HOTS TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI PENGAWAS, KEPALA SEKOLAH, GURU, DAN SISWA Khodaijah, Marsani, Murni
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.992 KB) | DOI: 10.32696/jip.v2i2.1079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara ilmiah apakah terdapat peningkatan yang signifikan dalam membuat soal-soal HOTS melalui pembinaan dan latihan yang dilakukan oleh pengawas. Metode yang dilakukan adalah metode Penelitian Tindakan. Teknik yang dilakukan adalah berupa observasi dan wawancara. Penelitian ini dilakukan 2 siklus, yaitu siklus pertama dilakukan dengan cara bimbingan berkelanjutan. Berdasarkan data yang diperoleh bahwa terdapat peningkatan kompetensi yang signifikan dalam menyusun soal-soal berbasis HOTS. Pada siklus I nilai rata-rata komponen 1 Higher Order Thinking Skills (HOTS) 68.0%, pada siklus II nilai rata-rata komponen 1 Higher Order Thinking Skills (HOTS) 78.4%, terjadi peningkatan 10.40%. Pada siklus I nilai rata-rata komponen 2 Higher Order Thinking Skills (HOTS) 67.2%, pada siklus II nilai rata-rata komponen 2 Higher Order Thinking Skills (HOTS) 77.6%, terjadi peningkatan 10.40%. Pada siklus I nilai rata-rata komponen 3 Higher Order Thinking Skills (HOTS) 68.0%, pada siklus II nilai rata-rata komponen 3 Higher Order Thinking Skills (HOTS) 78.4%, terjadi peningkatan 10.40%. Pada siklus I nilai rata-rata komponen 4 Higher Order Thinking Skills (HOTS) 65.6%, pada siklus II nilai rata-rata komponen 4 Higher Order Thinking Skills (HOTS) 79.2%, terjadi peningkatan 13.60%. Pada siklus I nilai rata-rata komponen 5 Higher Order Thinking Skills (HOTS) 68.0%, pada siklus II nilai rata-rata komponen 5 Higher Order Thinking Skills (HOTS) 79.2%, terjadi peningkatan 11.20%. Berdasarkan pada data yang telah didapat, bahwa kompetensi guru dalam menyusun soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pembuatan soal HOTS terhadap peningkatan kompetensi pengawas, kepala sekolah, guru, dan siswa.
HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Linda
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.015 KB) | DOI: 10.32696/jip.v2i2.1080

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: Meningkatkan hasil belajar siswa pada Pelajaran Matematika di Kelas VIII-5 melalui strategi pembelajaran Berbasis Masalah di SMP Negeri 1 Batang Kuis Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-5 SMP Negeri 1 Batang Kuis sebanyak 32 orang. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Rentang nilai untuk tes adalah 1-100. Teknik analisa data yang digunakan adalah menggunakan perhitungan jumlah nilai rata-rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentse jumlah siswa yang belum tuntas.. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan strategi pembelajaran Berbasis Masalah dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 30,63, pada siklus I meningkatkan menjadi 64,69 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 75,63 (2) terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 53,13% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 87,5% pada siklus II, (3) terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menjadi 46,87% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 12,5% dengan kata lain hanya 4 siswa yang memperoleh nilai di bawah 70 dan selebihnya (28) siswa memperoleh di atas 70.
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MEDIA DARING SOLUSI PANDEMI COVID-19 Sutarini, Wariyati
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.723 KB) | DOI: 10.32696/jip.v2i2.1081

Abstract

SMK DR. Cipto Mangunkusumo Kabupaten Simalungun, saat in masuk dalam zona oranye dengan risiko sedang. Hal ini menyebabkan seluruh lembaga pendidikan di wilayah Kabupaten Simalungun dilarang melakukan proses pembelajaran tatap muka. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan media daring yang digunakan selama pandemi covid-19, dan mengevaluasi langkah perbaikan media pembelajaran daring untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia di SMK DR Cipto Mangunkusumo Perdagangan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan beberapa tahapan diantaranya, tahap pralapangan (adaptasi dan pengumpulan data awal); tahap kegiatan lapangan (observasi, wawancara, dokumentasi); tahap pengumpulan data; tahap analisis data; dan pelaporan hasil penelitian. Dari data yang diperoleh, bahwa media daring yang paling diminati siswa adalah: google classroom (49%), whatsapp group (31%), dan messenger (20%). Media yang digunakan dalam pembelajaran daring di SMK Dr. Cipto Mangunkusumo dinilai sangat efektif oleh 11 siswa (31%), efektif (9 siswa atau 26%), kurang efektif (10 siswa atau 29%), tidak efektif (5 siswa atau 14%). Evaluasi perbaikan untuk memaksimalkan tingkat keefektifan pembelajaran secara daring dapat dilakukan dengan platform digital yang lebih luas, misalnya seperti youtube, instagram, zoom, dan lain sebagainya.
HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN SISWA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI METODE MEMBACA SEARCH, QUESTION, READ, RECITE, RECORD AND REVIEW (SQ4R) Megawati Sinaga
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.471 KB) | DOI: 10.32696/jip.v2i2.1086

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1). Meningkatkan hasil belajar membaca pemahaman siswa, (2). Meningkatkan aktivitas belajar siswa. (3). Meningkatkan pemahaman siswa dan pembelajaran yang menggunakan metode membaca Search, question,read, recite, record and review. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa VII-2 SMP Negeri 2 Pancur Batu sebanyak 32 siswa. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan metode penilaian yaitu: data yang diperoleh dilakukan evaluasi berdasarkan hasil belajar membaca pemahaman siswa. Evaluasi hasil belajar membaca pemahaman siswa diberi rentang nilai dari 0 – 100. Kemudian data dihitung dari nilai rata-rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang belum tuntas memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar membaca pemahaman dengan menerapkan metode membaca Search, question,read, recite, record and review dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar membaca pemahaman siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar membaca pemahaman siswa adalah 54,06, pada siklus I meningkatkan menjadi 64,69% kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 72,81%, terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 59,38% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 87,5% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menjadi 40,62% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 12,5% dengan kata lain hanya 4 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (28) siswa memperoleh nilai 70 dan di atas 70. Penerapan metode membaca search, question,read, recite, record and review dapat meningkatkan hasil belajar membaca pemahaman siswa.
HASIL BELAJAR SISWA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI PEMBELAJARAN INQUIRY Nirma Sanafiah Damanik
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.978 KB) | DOI: 10.32696/jip.v2i2.1087

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1). Meningkatkan hasil belajar siswa, (2). Meningkatkan aktivitas belajar siswa. (3). Meningkatkan pemahaman siswa dan pembelajaran yang menggunakan strategi pembelajaran Inquiry. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX-1 SMP Negeri 2 Pancur Batu sebanyak 32 orang. Karena jumlah subjek dibawah 100 orang maka seluruh subjek menjadi sampel dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan metode penilaian yaitu: data yang diperoleh dilakukan evaluasi berdasarkan hasil belajar siswa. Evaluasi hasil belajar siswa diberi rentang nilai dari 0 – 100. Kemudian data dihitung dari nilai rata-rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang belum tuntas memenuhi kriteria ketuntasan minimal. (1). Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan strategi pembelajaran kontextual dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 49,39%, pada siklus I meningkatkan menjadi 63,94% kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 74,68%, terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 54,55% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 87,5% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menjadi 45,45% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 12,5% dengan kata lain hanya 4 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (28) siswa memperoleh nilai 70 dan di atas 70.

Page 4 of 14 | Total Record : 140