cover
Contact Name
Elok Faik Khotun Nihayah
Contact Email
elokmath72@gmail.com
Phone
+6285395048454
Journal Mail Official
jurnallinear@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dewi Sartika No.67 A, Luwuk-Banggai
Location
Kab. banggai,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25498657     EISSN : 27763463     DOI : https://doi.org/10.53090/jlinear
Core Subject : Education,
Hasil riset bidang ilmu pendidikan dan pembelajaran yang meliputi ilmu pendidikan matematika, pendidikan kewarganegaraan dan pancasila, dan ilmu pendidikan bimbingan dan konseling
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
PENGARUH DISIPLIN MENGAJAR GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 BATUI KABUPATEN BANGGAI Almustari Enteding
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2017): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v1i2.88

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat asosiatif, bertujuan untuk mengetahui disiplin mengajar guru terhadap prestasi belajar Peserta didik di SMA Negeri 1 Batui. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Batui berjumlah 170 Orang, dengan jumlah sampel ditetapkan sebanyak 42 orang. Data penelitian adalah kuantitatif yang dikumpul melalui observasi dan menggunakan instrumen berupa angket yang dibuat kedalam 23 butir dengan skala pengukuran menggunakan skala likert. Data selanjutnya diolah dan dianalisis, dengan menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan analisis product moment, peneliti dapat menyimpulkan bahwa ada pengaruh yang positif antara disiplin mengajar guru terhadap prestasi belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Batui, dengan nilai r hitung yang diperoleh adalah r = 0,278, apabila harga koefisien korelasi yang diperoleh tersebut diinterpretasikan dengan kategori yang telah ditentukan, berada pada kategori pengaruh yang rendah. Nilai r2 adalah 77% terhadap prestasi belajar peserta didik. Adapun disiplin mengajar guru memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik, hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai t hitung (th) = 1,532 yaitu lebih kecil dari nilai t tabel (tt) = 2,048, (1,532 < 2,048) dengan db = 28 dalam nilai distribusi t pada taraf signifikan 5%. Artinya koefisien korelasi tersebut tidak dapat digeneralisasikan atau tidak dapat berlaku pada seluruh populasi dimana sampel berjumlah 30 orang diambil. Dengan demikian peneliti dapat menyimpulkan bahwa hipotesis “Diduga ada Pengaruh yang positif dan signifikan antara disiplin mengajar guru terhadap prestasi belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Batui Kabupaten Banggai” “ditolak”.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATERI LINGKARAN KELAS VIIIDI MTs. ALHASANAH Ellyas Palalas
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2017): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v1i2.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan pembelajaran kooperatif model snowball trowing dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar pada materi lingkaran kelas VIIIB di MTs. Al-Hasanah Desa Bantayan Kecamatan Luwuk Timur. Waktu pelaksanaan penelitiannya, dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2017. Dalam penelitian ini, variabel yang akan diteliti terdiri dari 2 variabel yaitu variabel X dan variabel Y, dimana variabel x merupakan perlakuan yaitu pembelajaran kooperatif model snowball trowing dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik ditempatkan pada variabel Y. yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah 31 peserta didik di MTs. Al-Hasanah Desa Bantayan Kecamatan Luwuk Timur Kelas VIIIB. Jenis penelitian yang adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif dan partisipatif. Pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Berdasarkan Hasil observasi kegiatan dan aktivitas peserta didik dari seluruh aspek yang dinilai dalam lembar pengamatan siklus I mencapai aktifitas guru 76,38 %, keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran 72,36 % dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai aktifitas guru 98,61 % dan aktifitas peserta didik selama proses pembelajaran mencapai 96,25 % setelah mengikuti pembelajaran dengan penerapan model snowball trowing dalam pembelajaran. Rata–rata hasil tes kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang dikenai tindakan mencapai 66,26% pada siklus I dan 81,47% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model snowball trowing dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematika peserta didik kelas VIII B di MTs. Al-Hasanah Desa Bantayan Kecamatan Luwuk Timur.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL GARIS DAN SUDUT PADA KELAS VIIF DI SMP NEGERI 1 LUWUK I Nyoman Suyantana
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2017): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v1i2.90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik pada kelas VII F di SMP Negeri 1 Luwuk. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang yang dikategorikan berdasarkan hasil tes yaitu peserta didik dengan kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk menyelesaikan soal garis dan sudut; 1) peserta didik dengan kemampuan tinggi mampu menyatakan ulang sebuah konsep, mengklasifikasikan obyek-obyek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya, memberikan contoh dan bukan contoh, dan mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecah masalah, 2) peserta didik dengan kemampuan sedang mampu menyatakan ulang sebuah konsep akan tetapi kurang tepat dalam mengklasifikasi obyek-obyek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya, kurang tepat dalam memberikan contoh dan bukan contoh dan mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecah masalah, dan 3) peserta didik dengan kategori rendah kurang tepat dalam menyatakan ulang sebuah konsep, kurang tepat dalam mengklasifikasi obyek-obyek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya, dan kurang tepat dalam memberikan contoh dan bukan contoh serta mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecah masalah.
ANALISIS COGNITIVE CONFLICT TERHADAP CONCEPTUAL CHANGE PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 LUWUK PADA MATERI DINAMIKA PARTIKEL Ilham Akbar; Anang Hadiatmo; Elok Faik Khotun Nihayah
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2017): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v1i2.91

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif bertujuan untuk menganalisis konflik kognitif dan perubahan konseptual yang terjadi pada peserta didik. Sebagaimana pertanyaan penelitian ini yaitu, Apakah pembelajaran yang melibatkan strategi Cognitive Conflict (konflik kognitif) dapat menghadirkan Conceptual Change (Perubahan Konseptual) bagi peserta didik?, Bagaimana konflik kognitif tersebut berperan dalam mempengaruhi munculnya Conceptual Change (Perubahan Konseptual) peserta didik?. Sebagaimana hasil dalam penelitian ini bahwa Perubahan konseptual terjadi setelah menggunakan Strategi Konflik Kognitif, yakni ketika Subjek mampu menegosiasi konsep baru yang mereka peroleh lewat kegiatan eksperimen berupa percobaan bidang miring Galileo sebagai sebuah fakta ilmiah. Lewat pembelajaran strategi konflik kognitif, berdasarkan kegiatan percobaan bidang miring Galileo yang melibatkan fakta-fakta ilmiah tersebut subjek dapat memaknai munculnya konstruksi skema asimilasi yang baru dan akhirnya terakomodasi. Syarat munculnya perubahan konseptual yaitu intelligible (dimengerti), plausible (masuk akal), dan fruitful (bermanfaat), subjek dapat memahami bahwa percobaan bidang miring yang dilakukan tersebut memberikan suatu pengalaman dan pemahaman baru dalam epistemologis mereka.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK MELALUI METODE PEMBELAJARAN TIME TOKEN MATERI SEGITIGA DI KELAS VII A3 SMP NEGERI 2 LUWUK Lakilo Laruli
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2017): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v1i2.92

Abstract

Masalah utama pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kreatif Peserta Didik Kelas VII A3 di SMP Negeri 2 Luwuk pada materi segitiga. Ada beberapa hal yang menyebabkan permasalahan tersebut diantaranya pada pada dasarnya Peserta Didik kurang perhatian pada proses pembelajaran, malu bertanya pada guru serta kurangnya latihan dalam menyelesaikan soal sehingga peserta didik kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan materi segitiga. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian tindak kelas ini mengacu pada model pembelajaran Spiral Kemmis dan Taggrat menurut Suharsimi Arikunto yang dilakukan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan Kelas VII A3 di SMP Negeri 2 Luwuk pada Tahun Ajaran 2016/2017. Berdasarkan hasil tes tindakan, terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif Peserta Didik. Mulai dari tes awal sampai tes akhir tindakan siklus II. Peningkatannya dapat dilihat dari 67,16% pada siklus I menjadi 90,44% pada siklus II. Untuk hasil observasi peserta didik dan guru terjadi peningkatan dari sikus I sampai sikus II. Peningkatan hasil observasi peserta didik dapat diihat dari 75% pada sikus I menjadi 96,36% pada siklus II,dan peningkatan hasil observasi guru dapat dilihat dari 70,83% dari sikus I menjadi 97,72% pada siklus II. Hal ini menunjukan bahwa penerapan metode Times token pada materi segitiga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematika Peserta Didik Kelas VII A3 di SMP Negeri 2 Luwuk Kabupaten Banggai.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENGUASAAN DAN PEMANFAATAN TANAH BERKAITAN DENGAN PENATAAN RUANG BERDASARKAN UNDANG – UNDANG NOMOR 26 TAHUN 2007 TRISNO R. HADIS
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2017): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v1i2.93

Abstract

Penguasaan dan pemanfaatan tanah tidak terbatas pada penguasaan tanah semata akan tetapi Pemanfaatan tanah berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang Dikaitkan Dengan Hak Milik Atas Tanah yaitu dimana tanah yang terkena rencana kota atau rencana detail tata ruang yang sering dikenal sebagai fasilitas sosial dan fasilitas umum, maka penggantian yang dilakukan oleh pemerintah kepada msyarakat yang dirugikan selaku pemegang hak atas tanah hendaknya dilakukan dengan selayak mungkin dan disesuaikan dengan nilai perkembangan lahan sebagai akibat dari penataan ruang yang dilakukan oleh pemerintah daerah itu sendiri. Untuk mengoptimalisasikan ganti rugi dan tidak ada pihak yang masih dirugikan, maka ganti rugi hendaknya dilakukan pada saat lahan/tanah tersebut sudah ditetapkan terkena garis rencana kota rencana detail tata ruang.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT MELALUI DARING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MTS NEGERI 1 LUWUK Danti Yuliarsi Saadjad
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.908 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v5i1.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendesrikpsikan pengaruh model pembelajaran TGT melalui pembelajaran daring tarhadap hasil belajar siswa kelas VII materi IPA. Penelitian ini dilaksanakan di MTS Negeri 1 Luwuk, menggunakan metode quasy experiment dengan rancangan nonequivalent control group design. Teknik analisis data menggunakan tes ekperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA 20 orang dan kelas VIIB 20 orang, dipilih menggunakan purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran TGT melalui pembelajaran daring, sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran TGT melalui pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TGT melalui pembelajaran daring berpengaruh secara nyata terhadap hasil belajar diperoleh nilai thitung  = 5,763 > nilai ttabel = 2,101. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT melalui pembelajaran daring berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas VII MTS Negeri 1 Luwuk.
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VII DI SMP N 3 LUWUK KABUPATEN BANGGAI Lakilo Laruli
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.439 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v5i1.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Gaya Belajar Dengan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Pagimana  Kabupaten Banggai, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah 28 peserta didik Di SMPNegeri 3 Pagimana. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes.Analisis yang digunakan adalah korelasi Product Moment.hal ini maka di peroleh nilai koefisien korelasi (r) =    atau 94,65  % adalah angka positif. Adapun Nilai KD = 89,59% menunjukan besar hubungan antara gaya belajar dengan kemampuan pemahaman konsep matematika Di SMP Negeri 3 Pagimana, sebesar 38,89%. Sedangkan nilai thitung = ., Dengan derajat  kebebasan (db) =28 – 2 = 26 dan taraf signifikansi  0,05 = 2,05 sehingga, thitung  lebih dari pada  ttabel atau  > 2,05 maka korelasi yang terjadi adalah berarti atau signifikan sehingga korelasinya adalah adanya hubungan antara gaya belajar dengan kemampuan pemahaman konsep matematika Di SMP Negeri 3 Pagimana. Dengan demikian hipotesis diterima
PENINGKATAN INTENSITAS INTERAKSI SOSIAL PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MELALUI DISKUSI KELOMPOK DI SMP NEGERI 4 BATUI KABUPATEN BANGGAI Almustari Enteding
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2018): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan, Maret 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v2i1.99

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan diskusi kelompok dalam meningkatkan intensitas interaksi sosial peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 4 Batui Kabupaten Banggai.Metode penelitian yang digunakan adalah metode tindakan kelas yang dilaksanakan dengan model siklus.Terdapat tiga siklus yang digunakan, dimana siklus II merupakan pengembangan dan penyempurnaan dari Siklus I, dan Siklus III merupakan pengembangan dan penyempurnaan dari Siklus II.Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis secara kualitatif data-data yang diperoleh dalam observasi yang dilakukan pada setiap siklusnya.Hasil penelitian yang diperoleh adalah pelaksanaan diskusi kelompok dalam meningkatkan intensitas interaksi sosial peserta didik adalah peserta didik yang semula lemah, tidak percaya diri, dan pasif telah mengalami banyak peningkatan yang signifikan.Interaksi sosial tampak lebih seimbang dan hidup.Peningkatan interaksi sosial peserta didik terjadi akibat dilakukannya refleksi dalam setiap siklus diskusi guna mempertahankan hal yang positif dan menanggulangi hal yang merugikan.
ANALISIS PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH MENENGAH NEGERI SEKECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI SULAWESI TENGAH Hapsa Sangkota
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2018): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan, Maret 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v2i1.100

Abstract

Penelitian ini menggunakan deskripsi eksplanatori. Teknik penggumpulan datanya dilakukan secara kuantitafi dan kualitati, dengan pengambilan Sampel Purposive serta pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan angket, Hasil penelitian yaitu (1) identifikasi masalah Kepala Sekolah Menengah Atas berkategori baik dengan persentase 85,77% Artinya identifikasi masalah pada proses pengambilan Keputusan selalu dilakukan Kepala Sekolah (2) Menentukan Kriteria Pemecahan Masalah Kepala Sekolah Menengah Atas berkategori baik dengan persentase 83,87%. Artinya Menentukan Kriteria Pemecahan Masalah pada proses pengambilan Keputusan sering dilakukan Kepala Sekolah, (3) Mengidentifikasi Alternatif Masalah Kepala Sekolah Menengah Atas berkategori baik dengan persentase 85,53% , Artinya Mengidentifikasi Alternatif Masalah pada proses pengambilan Keputusan sering dilakukan Kepala Sekolah, (4)Mengadakan Penilaian terhadap alternatif Kepala Sekolah Menengah Atas berkategori sangat baik dengan persentase penilaian terhadap alternatif 87,75%. Artinya penilaian terhadap alternative selalu dilakukan Kepala Sekolah, (5) Penilaian terhadap alternatif terbaik Kepala Sekolah Menengah Atas baik dengan persentase 85,53% Artinya Menentukan Kriteria Pemecahan Masalah pada proses pengambilan Keputusan selalu dilakukan Kepala Sekolah, (6) mengimplementasikan alternatif Kepala Sekolah Menengah Atas berkategori baik baik dengan persentase 85,77%.artinya mengimplementasikan altertenatif telah dilakukan oleh Kepala Sekolah Sehingga proses pengambilan keputusan Kepala SMA Negeri Sekecamatan Luwuk tergolong sangat baik. Saran 1)Bagi sekolah bahwa hendaknya memberdayakan Sumber daya yang ada dalam pengambilan keputusan, 2) Bagi kepala sekolah hendaknya lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan memperhatikan dampak yang terjadi jika keputusan dikeluarkan, 3) Bagi peneliti, dapat memperluas wawasan yang berkaitan dengan proses pengambilan keputusan di sekolah sehingga menjadi acuan dalam meningkatkan peran prestasi sebagai guru dalam memajukan sekolah, 4)Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk terus proses pengambilankeputusan dengan menitik beratkan pada proses penyampaian oleh keputusan kepala sekolah

Page 2 of 14 | Total Record : 133