cover
Contact Name
Elok Faik Khotun Nihayah
Contact Email
elokmath72@gmail.com
Phone
+6285395048454
Journal Mail Official
jurnallinear@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dewi Sartika No.67 A, Luwuk-Banggai
Location
Kab. banggai,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25498657     EISSN : 27763463     DOI : https://doi.org/10.53090/jlinear
Core Subject : Education,
Hasil riset bidang ilmu pendidikan dan pembelajaran yang meliputi ilmu pendidikan matematika, pendidikan kewarganegaraan dan pancasila, dan ilmu pendidikan bimbingan dan konseling
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
ANALISIS ANAK KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA STUDI KASUS TERHADAP DUA ANAK DI KOTA MAKASSAR Faizah Mangerang
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2019): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan, Maret 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.598 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v3i1.122

Abstract

The objectives of the study are to discover the description of children’s behaviors, factors which caused the children’s behaviors, and the handling forms on cinldren of domestic violence victims which have been conducted to date. The study is a case study research by using qualitative approach. The data sources or the main informants were the children of domestic violence victims with the initials MF and NF. The data were collected through direct observation and interview as well as documentation technique. The data were analyzed by using data reduction, data presentation, aand verification conclusion analysis. Theresults of the research showed that: (1) the description of the behaviors of the children of domestic violence victims for the first subject based on the researcher’s observation was the subject did not experience disability, behavioural disorder, mental retardation, autism, the child was too innocent, weak temperament, and he has not too dependent on adult people. While the second subject based on the researcher’s observation was the child was too dependent to adult people, (2) the factors which caused the behaviors of the children of domestic violence victims for the first subject was the subject witnessed the parent’s quarrels to each other when he has five years old and the subject was traumatized because of it, the subject was very sad in remembering the incident, physically weak/easy to get sick, preferred to be alone, the anger was unleashed to the objects around the subyect. While for the second subject, he experienced physical and psychological abuse directly from his father, the subject could not control his emotion, the subject felt that he was the superior man in the family who had to defend his mother and younger siblings from his father’s behaviors, (3) Both subject had not experienced special treatment to date whether from the family, environment, or social.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII A SMP NEGERI 1 LUWUK Lakilo Laruli
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2019): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan, Maret 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.82 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v3i1.123

Abstract

Masalah utama pada penelitian ini adalah rendahnya Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Peserta Didik Kelas VIIIA di SMP Negeri 1 Luwuk Kabupaten Banggai pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua variabel. Ada beberapa hal yang menyebabkan permasalahan tersebut diantaranya pada dasarnya Peserta Didik kurang perhatian pada proses pembelajaran, malu bertanya pada guru serta kurangnya latihan dalam menyelesaikan soal sehingga peserta didik kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan Materi Sistem Persamaan Linear Dua variabel. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian tindakan kelas ini mengacu pada model pembelajaran Spiral Kemmis dan Taggrat menurut Arikunto yang dilakukan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan Kelas VIIIA di SMP Negeri 1 Luwuk Kabupaten Banggai pada Tahun Ajaran 2018/2019. Berdasarkan hasil tes tindakan, terjadi peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Peserta Didik. Mulai dari tes awal sampai tes akhir tindakan siklus II. Peningkatannya dapat dilihat dari 64,78% pada siklus I menjadi 86,52% pada siklus II. Untuk hasil observasi peserta didik dan guru terjadi peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Peningkatan hasil observasi peserta didik dapat diihat dari 78,33% pada siklus I menjadi 92,78% pada siklus II, dan peningkatan hasil observasi guru dapat dilihat dari 75% dari siklus I menjadi 94,21% pada siklus II. Hal ini menunjukan bahwa penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Sistem Persamaan Linear Dua variabel dapat meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Peserta Didik Kelas VIII A di SMP Negeri 1 Luwuk Kabupaten Banggai.
DEVELOPING SPEAKING SKILL THROUGH CLT IN AN EFL CLASSROOM: PROBLEMS, INSTRUCTIONAL MATERIALS, AND IMPLICATIONS Muh Rafii
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2019): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan, Maret 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.219 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v3i1.124

Abstract

Penelitian ini berupaya menerapkan Pendekatan Pengajaran Bahasa Komunikatif (CLT) guna mengembangkan keterampilan berbicara diantara pembelajar Bahasa Inggris di tingkat Universitas. Penggunaan Pengajaran Bahasa Komunikatif (CLT), khususnya yang terkait pengembangan kemampuan berbicara mahasiswa sangat cocok digunakan di ruang kelas. Dalam Penelitian ini, data diperoleh melalui angket untuk menemukan masalah-masalah yang dihadapi oleh mahasiswa dalam berbicara Bahasa Inggris. Partisipan yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak 20 mahasiswa yang mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris yang berasal dari satu kelas. Data yang diperoleh selanjutnya di analisis dengan menghitung jumlah respon yang diberikan oleh mahasiswa, kemudian dipresentasikan dalam persen. Tujuan penelitian ini adalah penyelidikan terhadap masalah-masalah yang dihadapi mahasiswa, serta mengembangkan keterampilan berbicara dengan mendesain materi pembelajaran dalam aktifitas di ruang kelas dengan mengadopsi prinsip-prinsip CLT. Bagian terakhir studi ini adalah memberikan implikasi dalam pengajaran berbicara bagi mahasiswa.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS PESERTA DIDIK MELAUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MATERI GARIS DAN SUDUT DI KELAS VIII D SMP NEGERI 6 LUWUK KABUPATEN BANGGAI Hasman
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2019): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan, Maret 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.307 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v3i1.125

Abstract

Masalah utama pada penelitian ini adalah rendahnya Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik Kelas VIID di SMP Negeri 6 Luwuk Kabupaten Banggai pada Materi Garis Dan Sudut . Ada beberapa hal yang menyebabkan permasalahan tersebut diantaranya pada dasarnya Peserta Didik kurang perhatian pada proses pembelajaran, malu bertanya pada guru serta kurangnya latihan dalam menyelesaikan soal sehingga peserta didik kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan Materi Garis Dan Sudut . Untuk menyelesaikan masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian tindakan kelas ini mengacu pada model pembelajaran Spiral Kemmis dan Taggrat menurut Arikunto yang dilakukan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan Kelas VIID di SMP Negeri 6 Luwuk Kabupaten Banggai pada Tahun Ajaran 2018/2019. Berdasarkan hasil tes tindakan, terjadi peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik. Mulai dari tes awal sampai tes akhir tindakan siklus II. Peningkatannya dapat dilihat dari 67,55% pada siklus I menjadi 88,55% pada siklus II. Untuk hasil observasi peserta didik dan guru terjadi peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Peningkatan hasil observasi peserta didik dapat diihat dari 64,29% pada siklus I menjadi 85,71% pada siklus II, dan peningkatan hasil observasi guru dapat dilihat dari 67,86% dari siklus I menjadi 86,90% pada siklus II. Hal ini menunjukan bahwa penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah pada Materi Garis Dan Sudut dapat meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik Kelas VII D di SMP Negeri 6 Luwuk Kabupaten Banggai.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) PADA MATERI PERSEGI DI KELAS XI (TKJ) SMK NEGERI 2 LUWUK I Nyoman Suyantana
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2019): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan, Maret 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.773 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v3i1.126

Abstract

Ada beberapa hal yang menyebabkan permasalahan tersebut diantaranya pada dasarnya Peserta Didik kurang perhatian pada proses pembelajaran, malu bertanya pada guru serta kurangnya latihan dalam menyelesaikan soal sehingga peserta didik kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan materi persegi. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian tindakan kelas ini mengacu pada model pembelajaran Spiral Kemmis dan Taggrat menurut Arikunto yang dilakukan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan Kelas XI (TKJ) SMK Negeri 2 Luwuk Kabupaten Banggai pada Tahun Ajaran 2018/2019. Berdasarkan hasil tes tindakan, terjadi peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik. Mulai dari tes awal sampai tes akhir tindakan siklus II. Peningkatannya dapat dilihat dari 67,196% pada siklus I menjadi 92,804% pada siklus II. Untuk hasil observasi peserta didik dan guru terjadi peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Peningkatan hasil observasi peserta didik dapat diihat dari 71,86% pada siklus I menjadi 93,75% pada siklus II, dan peningkatan hasil observasi guru dapat dilihat dari 72,50% dari siklus I menjadi 92,50% pada siklus II. Hal ini menunjukan bahwa penerapan Metode Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Lembar Kerja Siswa (LKS) pada materi persegi dapat meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Kelas XI (TKJ) SMK Negeri 2 Luwuk Kabupaten Banggai.
ANALISIS PENGUASAAN MATERI PRASYARAT ALJABAR DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Elok Faik Khotun Nihayah
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.669 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v5i1.127

Abstract

Aljabar merupakan materi prasyarat yang harus dikuasai oleh siswa untuk mempelajari materi SPLDV. Namun, sebagian besar siswa masih memperoleh nilai rendah pada materi SPLDV dikarenakan kurangnya penguasaan materi prasyarat aljabar. Olehnya itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguasaan materi prasyarat aljabar dalam menyelesaikan soal SPLDV, dan faktor penyebab rendahnya penguasaan materi prasyarat aljabar. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 4 subjek penelitian hanya 1 subjek yang mampu menguasai materi prasyarat aljabar dan 3 subjek lainnya belum mampu menguasainya. Hal ini didasarkan pada perolehan nilai tes diagnostik.Dari 4 subjek, hanya 1 subjek memperoleh nilai 88.89 dan telah memenuhi KKM. Sedangkan 3 subjek lainnya memperoleh nilai 66.67, 33,33, dan 38,89. Faktor penyebabnya yakni: tidak mengetahui makna symbol matematika, sulit menganalisis kalimat verbal untuk menyusun model matematika, dan sulit dalam perhitungan metode subtitusi terkait bilangan negatif dan positif. Sehingga, kemampuan penguasaan materi prasyarat aljabar kelas VIIIC SMP Negeri 1 Luwuk berada pada kategori kurang
POLA PENDIDIKAN ANAK PADA KELUARGA KURANG MAMPU DI DESA ONDO-ONDOLU KECAMATAN BATUI KABUPATEN BANGGAI Almustari Enteding
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.995 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v5i1.128

Abstract

Fakta di Desa Ondo-OndoluKecamatan Batui menunjukkan suatu kondisi dimana masih ada orang tua warga masyarakat yang kehidupan ekonominya berkecukupan dan lebih mapan, akan tetapi anak-anak dari orang tua mapan tersebut tidak satupun yang berpendidikan hingga ke jenjang pendidikan tinggi, dan berdasarkan pandangan masyarakat gagal dalam mendidik/mengasuh anaknya. Sementara orang tua yang serba kekurangan, justru berhasil mendidik anak-anaknya hingga ada yang sampai keperguruan tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola pendidikan anak pada keluarga kurang mampu di Desa Ondo-Ondolu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi,wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian tentang pola pendidikan anak pada keluarga kurang mampu di Desa Ondo-Ondolu bahwa para orang tua menerapkan: (1). Pola Otoriter. (2). Pola Demokratis. (3). Pola Pengawasan. (4). Pola Keteladanan. (5). Pola Pembiasaan. Pola pendidikan anak yang diterapkan oleh keluarga kurang mampu di Desa Ondo-Ondolu Kecamatan Batui, hanya menerapkan pola otoriter dan pola demokratis yang diikuti dengan tiga pola pendidikan sebagai pola pendukung yaitu pola pengawasan, pola keteladanan dan pola pembiasaan. Sedangkan pola permisif tidak diterapkan oleh orang tua kurang mampu di Desa Ondo-Ondolu
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) TERINTEGRASIKAN NILAI-NILAI KEISLAMAN PADA MATERI HIMPUNAN Saipul Bachri S Lajiba
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.062 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v5i1.129

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul pembelajaran matematika pada materi himpunan yang berbasis kontekstual dan di integrasikan dengan nilai nilai keislaman sehingga layak digunakan sebagai modul matematika di MTs Al-Khairat Balantak. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah validasi ahli materi dan media, wawancara, angket respon dan test hasil belajar. Hasil penelitian dari validasi ahli materi tahap 1 diperoleh rata-rata dari 2.00 – 4.50, sedangkan validasi ahli materi tahap 2 diperoleh rata rata dari 4.00 -5.00.Pada validasi ahli media tahap 1 diperoleh rata – rata 3.00-5.00, sedangkan validasi ahli media tahap 2 diperoleh rata – rata 4.00-5.00. simpulan dari penelitian ini adalah modul pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak sebagai modul karena dinilai telah memenuhi aspek/indakator dari pengembangan modul pembelajaran.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION PADA MATERI LINGKARAN Rendi Hadian Tamagola; Hasman Owuna
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.851 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v5i1.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) pada materi lingkaran.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitiannya menunjukkan kemampuan siswa mengidentifikasi masalah dari 78,15% pada siklus I menjadi 86,30% pada siklus II, merencanakan strategi pemecahan masalah dari 67,78% pada siklus I menjadi 76,67% pada siklus II,menyelesaikan masalah dari 67,92% pada siklus I menjadi 77,92% pada siklus II, kemampuan mengevaluasi masalah dari 78,06% pada siklus I menjadi 91,39% pada siklus II disimpulkan bahwa pembelajaran dengan penerapan Model RME pada siklus II ini berjalan dengan baik. Pembelajaran melalui Model RME dapat meningkatkan aktivitas pada siswa dan guru khususnya pada materi Lingkaran dikelas VIIIB MTs Alkhairat Luwuk. Hal ini dilihat dari hasil observasi aktivitas siswa dengan Model RME meningkat dari 79,95 % pada siklus I menjadi 94,27% pada siklus II dan hasil observasi aktivitas guru meningkat dari 83,16% pada siklus I menjadi 94,96% pada siklus II
HIGHER STUDENTS’ ABILITY IN WRITING NARRATIVE TEXT ON THEIR BLOG Nurlaela
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.035 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v5i1.131

Abstract

The aim of this study was describing higher students’ ability in writing narration text on their blog. This study method is descriptive quantitative. The data was collected from the 30 higher students in mathematic department of education faculty in Universitas Tompotika Luwuk by asking them to write narration text on their blog. The students were asked to write narration text on their blog that they had chosen. In analyzing the data, I focus on ideas, richness of content, rhetorical features, organization, language control, and mechanism. From the data analyzed, it found that the students’ ability is 399,31 or 66,55% which is classified as high category. From the data calculation, I found that the students’ writing components are as follow: ideas is 98 or 65,33%, richness of content is 86 or 57,33%, rhetorical features is 121 or 80,66%, organization is 90 or 60%, language control is 83 or 55,33%, and mechanism is 121 or 80,66%. This study result implicates as contribution for the lecture, teacher, and students in teaching and learning narration text

Page 5 of 14 | Total Record : 131