cover
Contact Name
Elok Faik Khotun Nihayah
Contact Email
elokmath72@gmail.com
Phone
+6285395048454
Journal Mail Official
jurnallinear@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dewi Sartika No.67 A, Luwuk-Banggai
Location
Kab. banggai,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25498657     EISSN : 27763463     DOI : https://doi.org/10.53090/jlinear
Core Subject : Education,
Hasil riset bidang ilmu pendidikan dan pembelajaran yang meliputi ilmu pendidikan matematika, pendidikan kewarganegaraan dan pancasila, dan ilmu pendidikan bimbingan dan konseling
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN NILAI ETIKA PESERTA DIDIK Almustari Enteding
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2020): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.793 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v4i1.159

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Guru dalam mengembangkan nilai etika peserta didik di SMP Negeri 4 Batui. Jenis Penelitian menurut tingkat eksplanasi dalam penelitian ini adalah deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri tanpa bersifat menghubungkan atau membandingkan antar variabel penelitian, analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif melalui pemaparan tabel distribusi frekuensi, dengan skala pengukuran adalah skala likert. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelas VIII SMP Negeri 4 Batui Kabupaten Banggai. yang menjadi responden penelitian sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah: obeservasi dan angket. Hasil peneltian menunjukkan bahwa guru sangat berperan dalam pengembangan nilai etika peserta didik di SMP Negeri 4 Batui Kabupaten Banggai, hal ini dapat dilihat dari perolehan rata-rata skor yaitu 90%. Skor tersebut memberi makna bahwa 90% atau 27 dari 30 responden menyatakan bahwa guru sangat berperan dalam mengembangkan nilai etika peserta didik di SMP Negeri 4 Batui Kabupaten Banggai.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PADA MATERI SEGITIGA DENGAN PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING Edy Wibowo
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2020): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.724 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v4i2.160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika pada pokok bahasan segitiga di kelas VII SMP Negeri 1 Luwuk dengan penerapan metode pembelajaran penemuan terbimbing. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif. Dimana subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII F SMP Negeri 1 Luwuk yang berjumlah 28 peserta didik. Tindakan ini dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa lembar observasi pelaksanaan pembelajaran matematika dengan penerapan metode pembelajaran penemuan terbimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman konsep matematika pada peserta didik yang terdiri tiga indikator, yaitu (1) menyatakan ulang sebuah konsep, (2) menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur atau operasi tertentu, dan (3) mengaplikasikan konsep atau algoritma kedalam pemecahan masalah. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya nilai rata-rata kelas VII F melalui tes pemahaman konsep matematika. Pada siklus I terlihat bahwa nilai rata-rata kelas adalah sebesar 73,36 dan meningkat menjadi sebesar 90,42 pada siklus II. Dengan demikian, penerapan metode pembelajaran penemuan terbimbing dapat menjadi salah satu alternatif dalam proses pembelajaran matematika pada materi segitiga, karena dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA PADA MATERI LOGIKA MATEMATIKA Saipul Bachri S Lajiba
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2020): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.097 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v4i2.161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematika ditinjau dari gaya belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Pemilihan subjek penelitian berdasarkan hasil angket dan penggolongan gaya belajar siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui instrument tes, instrument non tes, dan wawancara. Analisis tes kemampuan penalaran matematika dan wawancara mengacu pada indikator kemampuan penalaran matematika yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) siswa dengan gaya belajar visual mampu mengajukan dugaan, melakukan manipulasi, namun masih kurang dalam menarik kesimpulan suatu pernyataan, (2) siswa dengan gaya belajar auditorial mampu mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, dan menarik kesimpulan suatu pernyataan, dan (3) siswa dengan gaya belajar kinestetik cukup baik untuk indikator mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, dan sangat baik dalam menarik kesimpulan dari suatu pernyataan.
ANALISIS KESALAHAN KONSEPTUAL PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA YANG BERKAITAN DENGAN OPERASI MATRIKS Hasman
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2020): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.109 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v4i2.162

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis kesalahan konseptual yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika yang berkaitan dengan operasi matriks di SMK Negeri 1 Luwuk. Teknik pengumpulan data melalui pemberian tes diagnostik dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang, yang di bagi dalam tiga kategori yaitu, satu orang berkemampuan tinggi, satu orang berkemampuan sedang, dan satu orang berkemampuan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan konseptual terjadi pada subjek berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah yaitu kurang tepat dalam mengklasifikasikan matriks dengan tepat, dan kurang tepat dalam menyelesaikan soal. Kesalahan konseptual yang lain juga terjadi pada subjek berkemampuan rendah yaitu tidak menuliskan syarat untuk menyelesaikan soal dan kurang tepat dalam memaparkan langkah penyelesaian secara sistematis. Penyebab terjadinya kesalahan konseptual antara lain adalah tidak mengerti dengan syarat-syarat untuk menyelesaikan soal, sulit memahami konsep matriks, peserta didik lebih cenderung mengingat daripada memahami, dan sering lupa pada materi pelajaran yang sudah lewat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA SISWA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRING MINDS WANT TO KNOW Lakilo Laruli
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2020): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.033 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v4i2.163

Abstract

Penelitian ini dilakukan Kelas VIIA di SMP Negeri 2 Luwuk. Berdasarkan hasil tes tindakan, terjadi peningkatan Kemampuan Penalaran Matematika Peserta Didik. Mulai dari tes awal sampai tes akhir tindakan siklus II. Peningkatannya dapat dilihat dari 69,60% pada siklus I menjadi 95,60% pada siklus II. Untuk hasil observasi peserta didik dan guru terjadi peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Peningkatan hasil observasi peserta didik dapat diihat dari 66,67% pada siklus I menjadi 96,36% pada siklus II, dan peningkatan hasil observasi guru dapat dilihat dari 72,92% dari siklus I menjadi 97,22% pada siklus II. Hal ini menunjukan bahwa penerapan Strategi pembelajaran inquiring minds want to know pada Materi Garis dan sudut dapat meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematika Peserta Didik Kelas VII A di SMP Negeri 2 Luwuk.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA Danti Yuliarsi Saadjad
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2020): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.527 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v4i2.164

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Lamala dengan tujuan untuk Mendeskripsikan kualitas keterlaksanaan metode pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan prestasi belajar IPA kelas VII SMP Negeri 1 Lamala. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu dengan menggunakan tindakan berupa penerapan pembelajaran IPA model Students Team Achievement Divisons (STAD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dimana paparannya berisi tentang keterlaksanaan penerapan pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran IPA Model STAD, dan prestasi belajar siswa. Pelaksanaan pembelajaran IPA dengan model STAD yang terdiri penyajian kelas dan belajar tim, analisis dan pengerjaan tugas LKS, mempresentasikan tugas, penghargaan, dan tes yang diorientasikan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Penerapan pembelajaran dengan model STAD dapat terlaksana dengan baik, dengan presentase keterlaksanaan yang semakin meningkat selama siklus I dan siklus II. Prestasi belajar siswa selama penerapan pembelajaran dengan model STAD pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan pada semua aspek prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran IPA dengan menggunakan metode kooperatif model STAD dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lamala.
DESKRIPSI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEMBERIKAN BIMBINGAN KEPADA SISWA YANG SERING MEMBOLOS Arifah Abd. Latif Dunggio
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2020): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.26 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v4i2.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Deskripsi Guru bimbingan dan konseling dalam memberikan bimbingan kepada siswa yang sering membolos di SMK Daerah Luwuk. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam memberikan bimbingan kepada siswa, Guru BK sangat berperan dalam memberikan bimbingan, berdasarkan hasil wawancara dan observasi peneliti dilapangan, yang tampak adalah Guru BK yang selalu memberikan arahan-arahan yang baik sehingga siswa tersebut dapat memahami bagaimana melanggar aturan sekolah sangatlah tidak baik, sehingga dalam mmemberikan bimbingan selalu menciptakan suasana terbuka, kesatuan perilaku yang baik dan komunikasi dialogis yang baik agar bimbingan dapat tercapai dengan baik.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INQUIRI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKn Almustari Enteding
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2020): Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.903 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v4i2.167

Abstract

Penelitian ini dilatar belakanginya minat dan motivasi siswa, kesulitan pemahaman dan kompetensi siswa, rendahnya nilai siswa, kurang efektifnya belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa, meningkatkan hasil belajar serta mengurangi kesulitan dan meningkatkan aktifitas proses belajar mengajar PPKn. Dari data pengamatan terhadap aktifitas peneliti dan siswa, kemampuan guru mengelola pembelajaran, respon siswa dan tes setelah pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran inquiri diperoleh hasil: (1). Aktifitas guru mengamati aktifitas siswa adalah 25%, dan memberikan latihan terbimbing 17,86% sementara aktifitas dominan siswa mengerjakan soal 31,07%, (2) kemampuan guru mengelola pembelajaran 3,18 % (cukup baik). (3) ketuntasan belajar siswa 93,55%, (4) Respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan metode inquiri adalah positif, yaitu 97,14% tertarik, 77,14% berpendapat baru dan masing-masing 82,86%, dan 71,43% berpendapat dan baru masing-masing 82,86%, dan 71,43% berpendapat mudah. Pembelajaran dengan menggunakan metode inquiri merupakan pembelajaran yang cocok diterapkan pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk memperoleh ketuntasan belajar siswa dan aktifitas proses belajar mengajar sekaligus meningkatkan minat dan motivasi siswa, mengurangi kesulitan dan meningkatkan hasil belajar siswa serta meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERBASIS OPEN ENDED PROBLEM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF I Nyoman Suyantana
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2021): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.895 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v5i2.197

Abstract

Pentingnya siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif dalam menyelesaikan soal-soal matematika yang beragam. Namun, kebanyakan siswa belum memiliki kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share berbasis Open-Ended-Problem pada materi persegi dan persegipanjang di Kelas VII SMP Negeri 1 Walea Besar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan indicator: 1) berpikir lancar (Fluency), 2) berpikir luwes (Flexibility), 3) berpikir asli (Originality), dan 4) berpikir menguraikan (Elaboration). Peningkatan ini dapat dilihat dari nilai rata-rata tes matematika berdasarkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada siklus I mencapai 80.6 dan pada siklus II meningkat menjadi 88.0. Dengan demikian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share berbasis Open-Ended-Problem pada materi persegi dan persegipanjang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kretaif siswa.
FAKTOR-FAKTOR KENAKALAN REMAJA DI DESA KAWALO KECAMATAN TALIABU BARAT KABUPATEN PULAU TALIABU Almustari Enteding
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2021): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.642 KB) | DOI: 10.53090/jlinear.v5i2.198

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja kenakalan remaja di Desa Kawalo Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu dan upaya apa saja yang sudah dilakukan orang tua untuk mengatasi kenakalan remaja dan upaya yang sudah dilakukan pihak Pemerintah Desa untuk mengatasi kenakalan remaja di Desa Kawalo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor kenakalan remaja di Desa Kawalo yaitu: 1). Kurangnya perhatian dan rasa cinta orang tua dan lingkungan terhadap anaknya karena sibuk dengan pekerjaan mereka, 2). Kondisi keluarga yang tidak nyaman karena sering bertengkarnya kedua orang tua dan faktor perceraian kedua orang tua, faktor Lingkungan sekolah yang tidak kondusif karena sarana prasarana sekolah yang tak memadai, kondisi masyarakat yang cuek dengan keadaan remaja. 3). Terpengaruhnya para remaja terhadap lingkungan masyarakat sekitar disebabkan oleh perasaan gengsi dan malu jika teman lain mengatakan dirinya kampungan dan ketinggalan zaman, dan 4). Kurangnya pemanfaatan waktu luang, karena remaja yang bermalas-malasan dan tidak mau berkembang, tidak mematuhi perkataan dan perintah orang tua.

Page 8 of 14 | Total Record : 131