cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsms@unisba.ac.id
Phone
+6282321980947
Journal Mail Official
bcsms@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Medical Science
ISSN : -     EISSN : 28282205     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsms.v2i2
Core Subject : Humanities, Health,
Bandung Conference Series: Medical Science (BCSMS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Kedokteran dengan ruang lingkup Age, ASI, BPJS Kesehatan, CGT, Dokter layanan primer, Fungsi diastolic, Gender, Hepatitis A dan B, Interval Anak Balita, ISPA, JKN, Nyeri leher, Origin, Paritas, Pasien, Denyut Nadi, Imunisasi, Perawat, Phlebitis, PHBS, pneumonia Abortus Spontan, Pola Menstruasi, rumah sakit Pendidikan, Sektor Informal Pengetahuan, Shift kerja malam, sindrom koroner akut, Status Gizi Mahasiswa kedokteran, status sosio ekonomi, Tekanan Darah, Tingkat Stres, Troponin T , Type of occupation, ventrikel kiri, dan Wanita Premenopause. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "1571-1578" : 1 Documents clear
Lama Menjalani Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisis Raden Nadhifa Khansa Aziza Putribenardi; Rio Dananjaya; Herry Garna
Bandung Conference Series: Medical Science 1571-1578
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22644

Abstract

Abstract. Chronic kidney disease (CKD) is a progressive and irreversible condition that, in its end stage, requires renal replacement therapy, one of which is hemodialysis, which may affect patients’ quality of life. Inconsistent findings from previous studies regarding the relationship between duration of hemodialysis and quality of life indicate the need for further investigation in specific healthcare settings. This study aimed to analyze the quality of life, duration of hemodialysis, and the relationship between duration of hemodialysis and quality of life among CKD patients at Al-Islam Hospital Bandung in 2025. This descriptive analytic study employed a cross-sectional design and was conducted in September 2025. A total of 75 CKD patients undergoing hemodialysis were recruited using consecutive sampling. Duration of hemodialysis was classified into 1–12 months, 12–24 months, and more than 24 months. Quality of life was assessed using the Kidney Disease Quality of Life-36 (KDQOL-36) questionnaire. Data were analyzed using the Chi-square test with a significance level of 0.05. The results showed that most respondents had undergone hemodialysis for more than 24 months. Quality of life scores varied across dimensions, with most dimensions categorized as moderate to low. Statistical analysis revealed no significant relationship between duration of hemodialysis and quality of life (p > 0.05). In conclusion, duration of hemodialysis is not a single determining factor of quality of life among CKD patients. Abstrak. Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan penyakit progresif dan ireversibel yang pada stadium akhir memerlukan terapi pengganti ginjal, salah satunya hemodialisis yang berpotensi memengaruhi kualitas hidup pasien. Perbedaan hasil penelitian sebelumnya terkait hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup menunjukkan diperlukan kajian pada konteks pelayanan kesehatan tertentu. Penelitian ini bertujuan menganalisis gambaran kualitas hidup, lama menjalani hemodialisis, serta hubungan antara lama menjalani hemodialisis dan kualitas hidup pada pasien PGK di RS Al-Islam Bandung tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional) yang dilaksanakan selama bulan September 2025. Subjek penelitian berjumlah 75 pasien PGK yang menjalani hemodialisis dan dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Lama menjalani hemodialisis diklasifikasikan menjadi 1–12 bulan, 12–24 bulan, dan lebih dari 24 bulan. Kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner Kidney Disease Quality of Life-36 (KDQOL-36). Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah menjalani hemodialisis lebih dari 24 bulan. Skor kualitas hidup bervariasi antardimensi dengan sebagian besar dimensi berada pada kategori sedang hingga rendah. Hasil uji statistik tidak terdapat hubungan bermakna antara lama menjalani hemodialisis dan kualitas hidup pasien (p >0,05). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa lama menjalani hemodialisis bukan merupakan faktor tunggal yang menentukan kualitas hidup pasien PGK.

Page 1 of 1 | Total Record : 1