cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsms@unisba.ac.id
Phone
+6282321980947
Journal Mail Official
bcsms@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Medical Science
ISSN : -     EISSN : 28282205     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsms.v2i2
Core Subject : Humanities, Health,
Bandung Conference Series: Medical Science (BCSMS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Kedokteran dengan ruang lingkup Age, ASI, BPJS Kesehatan, CGT, Dokter layanan primer, Fungsi diastolic, Gender, Hepatitis A dan B, Interval Anak Balita, ISPA, JKN, Nyeri leher, Origin, Paritas, Pasien, Denyut Nadi, Imunisasi, Perawat, Phlebitis, PHBS, pneumonia Abortus Spontan, Pola Menstruasi, rumah sakit Pendidikan, Sektor Informal Pengetahuan, Shift kerja malam, sindrom koroner akut, Status Gizi Mahasiswa kedokteran, status sosio ekonomi, Tekanan Darah, Tingkat Stres, Troponin T , Type of occupation, ventrikel kiri, dan Wanita Premenopause. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "1-8" : 4 Documents clear
Hubungan Kualitas Tidur dengan Premenstrual Syndrome pada Mahasiswa FK UNISBA Fitri Ilya Astuti; Yuniarti; Alvira Widiyanti
Bandung Conference Series: Medical Science 1-8
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22004

Abstract

Abstract. Poor sleep quality is a common problem among medical students due to high academic demands and intensive learning activities. This condition may affect not only physical and mental health but also reproductive health, including the occurrence of Premenstrual Syndrome (PMS). PMS is characterized by a combination of physical, emotional, and behavioral symptoms that occur during the luteal phase of the menstrual cycle and may interfere with daily activities and academic performance. This study aimed to analyze the association between sleep quality and the occurrence of Premenstrual Syndrome among medical students at the Faculty of Medicine, Universitas Islam Bandung. This study employed an analytic observational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 203 first-, second-, and third-year students selected using stratified random sampling based on inclusion and exclusion criteria. Sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), while PMS was measured using the Shortened Premenstrual Syndrome Assessment Form (SPAF). Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with Fisher’s exact test. The results showed that most respondents had poor sleep quality (95.6%), and nearly all experienced PMS symptoms (98.5%). Bivariate analysis revealed a statistically significant association between sleep quality and PMS occurrence (p=0.005; p<0.05). These findings indicate that sleep quality plays an important role in the occurrence of PMS among medical students. Therefore, improving sleep quality should be considered a preventive and control strategy for PMS symptoms in medical students.Abstrak. Kualitas tidur yang buruk merupakan permasalahan yang sering dialami oleh mahasiswa kedokteran akibat tingginya tuntutan akademik dan dapat berdampak kepada kesehatan reproduksi, salah satunya Premenstrual Syndrome (PMS). Gejala PMS ditandai oleh kombinasi gejala fisik, emosional, dan perilaku yang muncul pada saat fase luteal siklus menstruasi dan berpotensi mengganggu aktivitas dan perfoma akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas tidur dengan kejadian Premenstrual Syndrome pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendeketan cross-sectional. Sampel terdiri atas 203 mahasiswa tingkat satu, dua, dan tiga yang dipilih melalui stratified random sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Indeks (PSQI) sedangkan kejadian PMS diukur dengan menggunakan Shortened Premenstrual Syndrome Assessmont Form (SPAF). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji fisher’s exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk (95,6%) dan hampir seluruhnya mengalami gejala PMS (98,5%). Analisis bivariat menunjukkan nilai p=0,005 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan kejadian PMS. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas tidur penting dalam kejadian PMS pada mahasiswa kedokteran. Sehingga, upaya perbaikan kualitas tidur perlu dipertimbangkan sebagai strategi pencegahan dan pengendalian gejala PMS pada mahasiswa kedokteran.
Pengaruh Puasa Intermiten Air Terhadap Gambaran Mikrostruktur Lambung Mencit (Mus Musculus) yang Diberi Pakan Tinggi Lemak Aisyah Rodiah; Herri S. Sastramihardja; Annisa Rahmah Furqaani
Bandung Conference Series: Medical Science 821-830
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22398

Abstract

Abstract. Sedentary lifestyles accompanied by increased consumption of high-fat diets (HFD) significantly contribute to the development of metainflammation, which can trigger various gastrointestinal disorders, including gastritis. This study aimed to analyze the effect of water intermittent fasting on the degree of inflammation in the gastric mucosa of mice (Mus musculus) fed a high-fat diet. An experimental study with a post-test only controlled group design was conducted using 24 paraffin-embedded gastric tissue samples of mice. The samples were divided into four groups: standard diet without fasting, high-fat diet without fasting, standard diet with water intermittent fasting, and high-fat diet with water intermittent fasting. The fasting intervention followed a 14:10 fasting-to-feeding pattern for 30 days. Histopathological evaluation was performed on Hematoxylin–Eosin-stained slides using the Updated Sydney classification system. Statistical analysis using Spearman’s correlation revealed a significant negative correlation between water intermittent fasting and the degree of gastric inflammation (r = −0.577; p = 0.006). Inflammatory cell infiltration was observed only in the high-fat diet group without fasting, whereas no inflammatory changes were detected in all fasting groups. In conclusion, water intermittent fasting effectively reduces the degree of gastric mucosal inflammation induced by a high-fat diet, potentially through the activation of the AMPK pathway and enhancement of autophagy. Abstrak. Konsumsi diet tinggi lemak (HFD) telah menjadi tren seiring gaya hidup sedenter, yang memicu kondisi metainflamasi dan kerusakan mukosa lambung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh puasa intermiten air terhadap derajat inflamasi mukosa lambung mencit (Mus musculus) yang diberi pakan tinggi lemak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan post-test only controlled group design menggunakan 24 bahan biologi tersimpan (BBT) berupa parafin blok jaringan lambung mencit. Sampel terbagi menjadi empat kelompok: pakan standar tanpa puasa, pakan tinggi lemak tanpa puasa, pakan standar dengan puasa (pola 14:10), dan pakan tinggi lemak dengan puasa. Pengamatan histopatologi dilakukan pada preparat dengan pewarnaan Hematoksilin–Eosin menggunakan sistem klasifikasi New Sydney. Hasil uji Spearman correlation menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan (r = -0,577; p = 0,006) antara penerapan puasa air dan derajat inflamasi. Infiltrasi sel inflamasi hanya ditemukan pada kelompok pakan tinggi lemak tanpa puasa, sedangkan kelompok yang menjalani puasa tidak menunjukkan inflamasi. Disimpulkan bahwa puasa intermiten air berpotensi memberikan efek protektif dengan menekan respons inflamasi pada mukosa lambung akibat diet tinggi lemak melalui mekanisme aktivasi jalur AMPK dan autofagi.
Hubungan Kebugaran dengan Body Age pada Mahasiswa Tahap Pertama FK UNISBA Fazriel Nugraha Hidayat; Arief Budi Yulianti; Rizki Perdana
Bandung Conference Series: Medical Science 831-838
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22399

Abstract

Abstract. Body age is an essential indicator that reflects an individual's physiological aging process. This study aims to describe body age and analyze its relationship with physical fitness among first-year medical students at the Faculty of Medicine, Universitas Islam Bandung. A cross-sectional design was applied with a total of 72 male participants selected through random sampling. Physical fitness was assessed using the Harvard Step Test, while body age was measured using Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). The results showed that most participants had a body age equal to or younger than their chronological age. Spearman correlation analysis revealed a significant negative relationship between physical fitness and body age (ρ = –0.550; p = 0.000), indicating that higher fitness levels are associated with a lower biological age. These findings highlight the importance of maintaining physical fitness as a key factor in supporting healthy biological aging. Abstrak. Body age atau usia biologis merupakan indikator penting untuk menggambarkankondisi penuaan fisiologis seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaranbody age serta menganalisis hubungannya dengan tingkat kebugaran jasmani pada mahasiswatahap pertama Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Penelitian menggunakandesain cross-sectional dengan total 72 responden laki-laki yang dipilih melalui random sampling. Penilaian kebugaran dilakukan menggunakan Harvard Step Test, sedangkan body age diukur menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki body age yang sama atau lebihrendah dibandingkan usia kronologisnya. Analisis korelasi Spearman menunjukkan adanyahubungan negatif yang signifikan antara kebugaran jasmani dan body age (ρ = –0,550; p = 0,000), yang mengindikasikan bahwa semakin baik tingkat kebugaran seseorang, semakinrendah usia biologisnya. Temuan ini menegaskan bahwa kebugaran jasmani berperan pentingdalam menjaga proses penuaan biologis agar tetap optimal.
Karakteristik Klinis dan Status Gizi Pasien Dermatitis Anak Puskesmas Kalijati 2024-2025 Salsabila Agistika Pratiwi; Lisa Adhia Grina; Deis Hikmawati
Bandung Conference Series: Medical Science 861-868
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22408

Abstract

Abstract. Dermatitis is a common inflammatory skin disease in children. This study aimed to describe the clinical characteristics and nutritional status of pediatric dermatitis patients at Kalijati Primary Health Center, Subang Regency, during 2024–2025. This descriptive observational study used a with medical record data. Total sampling was applied to 106 pediatric patients who met the inclusion and exclusion criteria.The variables assessed included the type of dermatitis, therapeutic modalities, nutritional status, age, sex, and clinical manifestations. The results showed that atopic dermatitis was the most common type (72.6%), followed by allergic contact dermatitis (21.7%) and nummular dermatitis (5.7%). Most patients received combination topical and systemic therapy (67.9%). The majority had normal nutritional status (63.2%), were of school age (50.9%), and were female (61%). Pruritus was the most frequent clinical symptom (44.5%). In conclusion, atopic dermatitis is the predominant skin disease among children at Kalijati Primary Health Center and requires comprehensive management. Atopic dermatitis remains a significant pediatric skin health problem and requires sustained and comprehensive management. Abstrak. Dermatitis merupakan penyakit kulit inflamasi yang sering terjadi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik klinis dan status gizi pasien anak dengan dermatitis di Puskesmas Kalijati Kabupaten Subang tahun 2024–2025. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan menggunakan data rekam medis. Sampel diambil dengan metode total sampling sebanyak 106 pasien anak yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang dikumpulkan meliputi jenis dermatitis, jenis terapi, status gizi, usia, jenis kelamin, dan gejala klinis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dermatitis atopik merupakan jenis dermatitis terbanyak (72,6%), diikuti dermatitis kontak alergi (21,7%) dan dermatitis numularis (5,7%). Sebagian besar pasien mendapatkan terapi kombinasi topikal dan sistemik (67,9%). Status gizi terbanyak adalah gizi baik (63,2%), dengan kelompok usia sekolah sebagai kelompok terbanyak (50,94%) dan dominasi pasien perempuan (61%). Gejala klinis yang paling sering ditemukan adalah pruritus (44,5%). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dermatitis atopik merupakan masalah utama pada anak di Puskesmas Kalijati dan memerlukan penanganan yang menyeluruh. Dermatitis atopik masih menjadi kendala kesehatan kulit yang signifikan pada anak dan memerlukan penanganan yang berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 4


Filter by Year

0000


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 2 (2025): Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Medical Science 1571-1578 1563-1570 1553-1562 1545-1552 1537-1544 1531-1536 1523-1530 1515-1522 1507-1514 1499-1506 1493-1498 1485-1492 1477-1484 1469-1476 1461-1468 1453-1460 1443-1452 1435-1442 1427-1434 1419-1426 1411-1418 1401-1410 1393-1400 1385-1392 1377-1384 1367-1376 1359-1366 1351-1358 1343-1350 1335-1342 1327-1334 1319-1326 1309-1318 1301-1308 1291-1300 1283-1290 1275-1282 1267-1274 1259-1266 1251-1258 1243-1250 1235-1242 1227-1234 1217-1226 1207-1216 1199-1206 1191-1198 1183-1190 1175-1182 1167-1174 1159-1166 1151-1158 1143-1150 1133-1142 1125-1132 1115-1124 1109-1114 1101-1108 1093-1100 1085-1092 1077-1084 1069-1076 1061-1068 1053-1060 1045-1052 1037-1044 1029-1036 1021-1028 1013-1020 1005-1012 997-1004 989-996 979-988 971-978 963-970 955-962 947-954 939-946 931-938 923-930 915-922 907-914 899-906 893-898 885-892 877-884 869-876 861-868 853-860 847-852 839-846 831-838 821-830 813-820 805-812 797-804 789-796 781-788 773-780 765-772 757-764 751-756 743-750 737-742 729-736 721-728 713-720 705-712 697-704 687-696 679-686 671-678 663-670 655-662 647-654 639-646 631-638 623-630 615-622 607-614 599-606 589-598 581-588 573-580 565-572 555-564 547-554 539-546 531-538 523-530 515-522 507-514 497-506 489-496 481-488 473-480 465-472 457-464 449-456 443-448 435-442 427-434 419-426 411-418 401-410 393-400 383-392 375-382 367-374 359-366 351-358 341-350 333-340 325-332 315-324 307-314 299-306 291-298 283-290 273-282 263-272 255-262 247-254 239-246 231-238 223-230 215-222 205-214 197-204 189-196 181-188 173-180 165-172 157-164 149-156 141-148 133-140 125-132 117-124 109-116 99-108 91-98 83-90 75-82 65-74 57-64 49-56 41-48 33-40 25-32 17-24 9-16 1-8 More Issue