cover
Contact Name
Radja Erland Hamzah
Contact Email
radjaerland@dsn.moestopo.ac.id
Phone
+6285714422271
Journal Mail Official
petanda@jrl.moestopo.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jl. Hang Lekir I No. 8 Jakarta Pusat 10270 Telp. 021-7720289, 7395333 Fax: 7252682
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Petanda : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 26145537     DOI : -
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Univesitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) di Jakarta, sebagai sebuah jurnal multidisiplin berskala nasional untuk publikasi hasil-hasil penelitian di bidang ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus, jurnal ini menaruh perhatian, tetapi tidak terbatas pada bidang ilmu komunikasi, ilmu ekonomi, ilmu sosial, dan ilmu politik. Hasil penelitian dari bidang ilmu lain dimungkinkan sepanjang obyek penelitiannya berkaitan dengan ilmu-ilmu sosial humaniora. Secara garis besar Jurnal Petanda mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam lingkup komunikasi politik, ekonomi politik media, media massa dan media sosial, komunikasi dan keluarga berencana, jurnalisme dan media, kehumasan, periklanan, pembangunan sosial, gender dan pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial, pemerintahan dan hubungan internasional. Sebagai sebuah Terbitan Berkala Ilmiah, Petanda menggunakan standar peer review yang ketat dengan melibatkan peer reviewer dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta terakreditasi. Periode terbit jurnal ini adalah dua kali setiap hari terakhir di bulan Desember dan Juni tahun berjalan.
Articles 109 Documents
Recovery Industri Perhotelan Melalui Program CHSE (Studi Kasus: Tanggapan Masyarakat di Kota Bandung) Anisyahrini, Rini; Wardiani, Winne
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 6, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v6i2.4131

Abstract

Pandemi Covid-19 merupakan permasalahan global yang dampaknya sangat berpengaruh terhadap berbagai sendi kehidupan masyarakat. Bencana kesehatan pandemi Covid-19 dampaknya sangat terasa di berbagai sektor ekonomi. Salah satu sektor yang terdampak yaitu di bidang perhotelan atau hospitality karena masyarakat atau wisatawan pun enggan melakuan perjalanan wisata atau kegiatan di hotel pada masa pandemi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk sektor pariwisata yaitu melalui sertifikasi CHSE pada sektor pariwisata.  Riset yang berjudul Recovery Industri Perhotelan Pasca Pandemi Covid 19 melalui Program CHSE: Studi Kasus Tanggapan Masyarakat pada Program CHSE di sektor perhotelan di Kota Bandung menggunakan metode riset   kualitatif dengan tradisi riset studi kasus. Hasil penelitian ini pun menemukan bahwa hotel yang bersertifikat CHSE umumnya telah memasang atau memberikan label sertifikat CHSE di hotel-hotelnya. Selain itu, tanggapan publik atau masyarakat pada penerapan program CHSE di sector perhotelan di Kota Bandung sudah dilakukan oleh sebagian hotel terutama hotel berbintang sudah menerapkan. Perlu adanya sosialisasi program CHSE tak hanya kepada pengelola tempat atau sarana dan prasarana wisata, tapi juga kepada pengguna jasa wisata dan masyarakata umum.
Pola Komunikasi Lurah dan Ketua RT Dalam Menjalankan Program (PSN) 3M Plus Syarifuddin, Amir
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 6, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v6i1.3273

Abstract

Penyakit menular yang muncul merupakan suatu permasalahan besar untuk kesehatan masyarakat, memasuki pergantian musim menjadi musim penghujan serta padatnya penduduk salah satu penyakit yang sering muncul diantaranya adalah penyakit Demam Berdarah Dengue yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi Lurah dan Ketua RT dalam menjalankan Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus di Wilayah RW 07 Kelurahan Kemanggisan dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam membina masyarakat yang kurang menyadari dalam menjalankan Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus di Wilayah RW 07 Kelurahan Kemanggisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kualitatif. Menggunakan jenis penelitian deskriptif, dan metodologi penelitian studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah Pola komunikasi yang digunakan dalam menjalankan Program PSN 3M Plus adalah Pola Komunikasi All-Channel (semua arah), terbentuknya koordinasi, kerja sama dan komunikasi yang dilakukan secara langsung atau melalui media online dan Upaya yang dilakukan Lurah dan ketua RT dalam membina masyarakat yang kurang menyadari dalam menjalankan Program PSN 3M Plus, diantaranya dengan melakukan pendekatan melalui komunikasi yang baik, memberikan sosialisasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan menerapkan 3M Plus.
Evaluasi Peraturan Gubernur Tentang Standar Pelayanan Minimal Layanan Angkutan Umum Transjakarta Daerah Khusus Ibukota Jakarta Hibatullah, Fadhli; Mawar, Mawar
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 6, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v6i1.3802

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Evaluasi Peraturan Gubernur Tentang Standar Pelayanan Minimal Layanan Angkutan Umum Transjakarta. Dalam penelitian ini menggunakan teori William Dunn yaitu, efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Metode penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini indikator efektivitas sudah sesuai dengan tujuan karena para pelaksana kebijakan yang bersinegritas dalam melaksanakan kebijakan standar pelayanan minimal. Indikator efisiensi pemberlakuan tarif sudah berprinsip efisien lalu kebijakan standar pelayanan minimal bersumber dari APBD Jakarta diberikan dalam bentuk subsidi layanan Transjakarta bilamana ada temuan maka ada pemotongan subsidi dari Dishub. Indikator kecukupan sudah sesuai dan mendapati hasil yang ideal dengan catatan pada aspek pelayanan keteraturan karena terjadi ketidaksesuaian headway. Indikator perataan belum sesuai dengan catatan bahwa perataan kebijakan standar pelayanan minimal belum mencapai nilai mutlak. Indikator responsivitas belum sesuai dengan catatan masih belum banyak menyentuh titik- titik kebutuhan masyarakat dan bentuk penanganan aspirasi sudah sesuai melalui metode yang ditetapkan Transjakarta. Indikator ketepatan sudah sesuai dan tepat pada pelaksanaanya artinya sudah dilaksanakan sebaik-baiknya dan manfaat dari kebijakan sudah memberikan ketepatan walaupun belum signifikan.
Pembentukan Identitas Budaya Pada Anak Budaya Ketiga (Third Culture Kids) Abraham, Rivaldo; Hamzah, Radja Erland; Putri, Citra Eka
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 6, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v6i2.4156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perbedaan nilai dan budaya yang dialami ketiga anak dalam membentuk identitas budaya pada dirinya dan bagaimana proses panjang yang mereka alami hingga berhasil mendefinisikan identitas budaya yang melekat pada dirinya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Wawancara dan observasi dilakukan sebagai teknik pengumpulan data yang diperlukan. Teknik analisis data digunakan dengan cara reduksi data, triangulasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah komunikasi antar budaya dapat menjadi “alat” atau media untuk menciptakan identitas budaya pada anak budaya ketiga. Sepanjang proses pemaknaan dengan nilai-nilai dan budaya yang dilakukan oleh anak budaya ketiga menjawab bagaimana cara belajar bahasa atau adat istiadat sekitar merupakan cara mudah untuk berbaur. Anak budaya ketiga melakukan proses komunikasi antar budaya dengan lingkungan tempat tinggalnya yang beragam. Dari berbagai budaya yang ditemui, akhirnya menghasilkan sebuah identitas budaya bagi dirinya. Identitas budaya tersebut merupakan integrasi dari berbagai budaya yang ditemuinya
Pengalaman Komunikasi Pekerja Rantau Asal Jawa Tengah Dalam Beradaptasi di Jakarta Hermawan, Dika; Sukarni, Nurul Fadzar; Krismasakti, Rr. Bramayanti
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 6, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v6i1.3274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman komunikasi pekerja rantau asal Jawa Tengah dalam beradaptasi di Jakarta. Penelitian ini menggunakan paradigma post-positivisme dengan jenis penelitian kualitatif, format penelitian deskriptif dan menggunakan metode penelitian etnografi dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi secara mendalam pekerja rantau asal Jawa Tengah yang berada di Jakarta. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori adaptasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan proses adaptasi yang dilakukan membuat pekerja rantau asal Jawa Tengah di Jakarta dapat menjalani kehidupan di lingkungan barunya bersama dengan orang-orang dengan budaya yang berbeda-beda dan dapat berkomunikasi dan bersosialisasi dengan mereka tanpa hambatan-hambatan sehingga bisa mendapatkan pengalaman dalam berkomunikasi. Pengalaman-pengalaman dalam berkomunikasi tersebut didapatkan dari seringnya komunikasi atau interaksi yang dilakukan oleh pekerja rantau asal Jawa Tengah dalam proses adaptasinya di lingkungan baru. Hambatan-hambatan yang muncul diantara perbedaan budaya, kebiasaan-kebiasaan baru, karakteristik lawan bicara dan budaya yang ada di lingkungan tersebut.
Implementasi Kebijakan Unit Layanan Disabilitas Bidang Ketenagakerjaan Di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Alizah, Bella; Mawar, Mawar
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 6, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v6i1.3801

Abstract

Individu dengan disabilitas sering kali diperlakukan secara berbeda dan dipandang negatif oleh orang lain di sekitarnya. Hal ini terutama terjadi di tempat kerja, di mana penyandang disabilitas dipandang sebagai orang yang tidak kompeten dan tidak banyak menghasilkan. Penyandang disabilitas memiliki akses yang terbatas terhadap informasi pekerjaan, kesempatan kerja formal, dan pengembangan keterampilan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah, meskipun Disnakertrans Kabupaten Tangerang telah melakukan tugasnya dengan sangat baik, namun hasil yang didapatkan di lapangan belum ideal, seperti yang terlihat dari hambatan-hambatan yang ada dan kurangnya bantuan dari variabel lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi bagaimana Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang dalam mengimplementasikan kebijakan tentang unit layanan disabilitas. Kebijakan yang diidealkan, kelompok sasaran, organisasi pelaksana, dan kondisi lingkungan merupakan komponen teori implementasi kebijakan Thomas B. Smith yang digunakan dalam penelitian ini. Kebijakan yang diidealkan, kelompok sasaran, organisasi pelaksana, dan keadaan lingkungan merupakan komponen utama dari teori implementasi kebijakan Smith. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dengan fokus kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat pola kolaborasi dan komunikasi yang ideal dalam indikator kebijakan, banyak perusahaan yang tetap menolak untuk mempekerjakan penyandang disabilitas, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang kekurangan tenaga kerja penyandang disabilitas sedangkan penyandang disabilitas pada usia produktif dan belum bekerja cukup tinggi. Pada indikator kelompok sasaran, ditemukan karakteristik pelaksana kebijakan yang masih menjalankan tugasnya dengan produktif tanpa banyaknya tuntutan dari pelaksana kebijakan. Pada indikator organisasi pelaksana, tidak adanya standard operating procedure (SOP) dan Key Performance Indicators (KPI) yang menjadi indikator untuk melihat karakteristik pelaksana kebijakan dalam kedisiplinanan dan ketaatan dalam mengemban tugasnya. Pada indikator faktor lingkungan, dilihat dari kondisi sosial, ekonomi, dan politik, ketiganya belum turut mendorong keberhasilan implementasi kebijakan.
Gaya Bahasa Humor Satire Politik Komedi Stand Up Comedian Bintang Emon Dalam Konten Reels Instagram Ramadhan, Indra Fajar; Achmad, Ardan
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 6, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v6i2.4199

Abstract

Pada masa kini, komedi tidak hanya memaikan peran sebagai media hiburan untuk melepas beban psikologis dan ketegangan saja, namun telah berevolusi menjadi kemasan baru bagi kritik sosial, seperti yang dilakukan oleh Bintang Emon sebagai salah satu public figure yang seringkali bersuara di media sosial lewat konten nya yang berbentuk humor satire. Penelitian ini bertujuan untuk memaknai tiap tutur bahasa satire Bintang Emon dan menganalisis setiap tanda yang tergabung dalam video reels dalam akun @bintangemon pada media sosial Instagram. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika Charles Pierce. Proses pengambilan data dilakukan dengan cara mengamati dan mengambil gambar secara langsung dengan hasil beberapa potongan adegan untuk mencari setiap tanda yang ada dalam video, dan ungkapan satire berupa parodi yang diungkapkan oleh Bintang Emon. Hasil penelitian ini menyimpulkaln balhwal Bintalng seringkalli menggunalkaln saltire yalng bersifalt ironi nalmun di kemals secalral visuall dengaln palrodi, daln dalri semual itu merupalkaln saltu kesaltualn yalitu sebualh kritikaln terhaldalp beberalpal objek-objek terkalit yalng menjaldi perhaltialn.
Pelayanan Publik Digital Sebelum dan Setelah Pandemi COVID-19 di Indonesia Rahmadi, Muhamad Hanan
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 6, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v6i1.3699

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19, mempercepat adopsi layanan publik digital di Indonesia. Dengan diberlakukannya aturan jaga jarak sosial, banyak fungsi pemerintahan yang beralih ke sistem online. Di bidang kesehatan, telemedicine dan platform konsultasi online dikembangkan untuk memungkinkan pemeriksaan pasien dari jarak jauh sekaligus mengurangi risiko penularan virus. Di bidang kesejahteraan sosial, bantuan keuangan dan bantuan pangan semakin banyak disalurkan melalui platform pembayaran digital.  Tidak ketinggalan, konten pendidikan disediakan melalui aplikasi seluler saat sekolah diliburkan.
Medium Analysis Of Satire Stand Up Comedy Shows In Kompas Tv: Episode Of Ernest Prakasa-My Beloved Wife Tarigan, Veronika Ita Karina; Kinasih, Putri Rindu; Budipratiwi, Rizki Ayu; Citrayomie, Ayoedia Gita
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 6, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v6i2.3763

Abstract

All human beings definitely want to be happy. In recent years, jokes have developed in various events, one of which is Stand Up Comedy, which is now increasingly successful in On Air activities at a number of television stations. In this journal, researcher is search data by interviewing the Executive Producer of StandUp Comedy Kompas TV, comedy scriptwriters and making a number of observations. That way researchers get results and know the communication strategy of StandUp Comedy community in maintaining its existence. This study aims to find out what are the contents of messages contained in the text of the comic material, with a qualitative approach using the Ferdinand De Saussure method of semiotic analysis. The formulation of problem is to examine message contained in the StandUp Comedy material and its effect on many people if it is broadcast, especially television media. Stand Up Comedy performances are not just entertainment. It can be a tool for social criticism for a person, a group of people, and a certain community. The more showtimes of new comedians, the more they will train each sense of humour so that they are able to make a show with mature material. 
Gerakan Kontra-Hegemoni Masyarakat Adat Mollo Kepada Negara Dalam Pemberitaan Project Multatuli Velrahga, Kevino Dwi; Achmad, Ardan; Sungkono, Nono
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 6, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v6i1.3753

Abstract

Project Multatuli merupakan sebuah media alternatif yang mengaku bergerak dengan landasan jurnalisme publik sehingga membuat mereka fokus menyuarakan suara kaum marginal. Salah satu kaum marginal yang mereka sorot ialah masyarakat adat Indonesia di mana mereka sering memiliki konflik serta mengalami ketidakadilan akibat dari kebijakan yang dibuat pemerintah Indonesia. Melalui produknya, yang salah satunya ialah serial artikel, Project Multatuli berusaha menyebarkan wacana alternatif terkait masyarakat adat sebagai tandingan dari wacana yang sudah kadung tertanam di benak masyarakat. Maka dari itu, penelitian ini pun dibuat untuk mencari tahu wacana di dalam salah satu artikel feature Project Multatuli yang mengangkat kisah Masyarakat Adat Mollo, Nusa Tenggara Timur dengan menggunakan metode Analisis Wacana Kritis model Norman Fairclough. Nantinya, teks akan dibedah melalui 3 dimensi yakni dimensi teks, discourse practice, dan sociocultural practice yang difokuskan untuk mencari aspek gerakan kontra-hegemoni yang mereka lakukan terhadap otoritas negara Indonesia.

Page 6 of 11 | Total Record : 109