cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcscm@unisba.ac.id
Phone
+6282118633944
Journal Mail Official
bcscm@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Communication Management
ISSN : -     EISSN : 28282183     DOI : https://doi.org/10.29313/bcscm.v2i2
Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content Creation, Content Sharing, Daya Tarik Iklan, Drama Televisi, Event, Gaya Hidup, Interior Display, Jingle, Kampanye, Keputusan Pembelian, Keterikatan Pelanggan, Komunikasi antar pribadi, Komunikasi Pemasaran, Konsep Diri, Kredibilitas Komunikator, Kualitas Pelayanan, Literasi Media, Loyalitas Konsumen Manajemen branding, Media Sosial, Minat Beli Konsumen, Online Review, Pemasaran Konten, Penjualan produk, Persepsi Budaya, Personal Branding, Promosi online, Sikap, Store Atmospheredan Layout, Tagline, Terpaan Media, Tindakan Membeli, Transportasi Online, Ujaran Kebencian, Website, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 436 Documents
Manajemen Komunikasi Digital Agency pada Program Jong Kreatif Allfin Dyana Permata; Mochamad Rochim
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.845 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4129

Abstract

Abstract. Along with the development of the times and human knowledge in the field of information exchange, a lot of information circulating today is the fruit of the effects of globalization that will not stop processing. Modern humans will not be able to escape the need for social processes to obtain information that brings changes in the dynamics of social life. The shift in people's social behavior in various fields is at least influenced by massive information technology. In this case, the Telecommunications and Information Accessibility Agency of the Ministry of Communication and Information (BAKTI Kominfo) plays an important role in supporting the distribution of communication and information technology in areas that are still rarely touched by modern technology. Through the Digital Agency, namely the Karya Bangsa Alkademi Foundation, BAKTI Kominfo in collaboration with the Ministry of Education and Culture (Kemendikbud) held the "Jong Kreatif" program as a medium to bridge technology to people in the 3T (Lagged, Frontier, Outermost) area and located far from The provincial capital has hampered economic growth due to uneven infrastructure development. Based on this, the researcher wants to know how the Karya Bangsa Alkademi Foundation manages the Jong Kreatif program. This research uses a qualitative method with a case study approach and data collection techniques through interviews and also in-depth field observations of the resource persons in this case, namely Kang Helmi as the chairman of the Alkademi Foundation and the Chief Executive of the Jong Kreatif Program in order to obtain relevant data about the Karya Bangsa Alkademi Foundation in manage the Jong Kreatif program. Abstrak. Seiring perkembangannya zaman dan pengetahuan manusia dibidang pertukaran informasi, banyak sekali informasi yang beredar saat ini adalah buah dari efek globalisasi yang tidak akan berhenti berproses. Manusia modern tidak akan bisa lepas dari kebutuhan proses sosial untuk memperoleh informasi yang membawa perubahan dalam dinamika kehidupan sosial. Pergeseran perilaku sosial masyarakat di berbagai bidang sedikitnya dipengaruhi oleh teknologi informasi yang bersifat masif.Dalam hal ini Badan Aksesibilitasi Telekomunikasi dan Informasi Kementrian Komunikasi dan Informassi (BAKTI Kominfo) berperan penting untuk menunjang pemerataannya teknologi komunikasi dan informasi pada daerah-daerah yang masih jarang terjamah oleh teknologi modern.Melalui Digital Agency yaitu Yayasan Alkademi Karya Bangsa, BAKTI Kominfo bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengadakan program “Jong Kreatif” sebagai media untuk menjembatani teknologi kepada masyarakat yang berada di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) dan letaknya berada jauh dari Ibu Kota Provinsi menjadikan pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat dikarenakan pembangunan infrastruktur yang belum merata.Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin mengetahui bagaimana Yayasan Alkademi Karya Bangsa dalam mengelola program Jong Kreatif.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan juga observasi lapangan yang mendalam terhadap narasumber dalam hal ini yaitu Kang Helmi selaku ketua Yayasan Alkademi dan Ketua Pelaksana Program Jong Kreatif agar mendapatkan data yang relevan mengenai Yayasan Alkademi Karya Bangsa dalam mengelola program Jong Kreatif.merek yang termasuk kategori sedang.
Hubungan Konten Informasi Instagram @Infobmkg dengan Tingkat Kesiapsiagaan Pengikut Naufal Fakhri Rasyid Rasyid; Mochamad Rochim
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.434 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4130

Abstract

Abstract. Mass media is a place where we can exchange information. One form of mass media is social media, one of which is Instagram. Instagram @infobmkg is a platform to find information, which contains all kinds of information regarding meteorology, climatology, and geophysics. One of them is information about earthquakes. Due to the community's need to obtain fast, accurate, and effective information, the BMKG is responsible for all information submitted. This relates to the value of information, which includes accuracy, clarify, and accessibility. Because this will be closely related to the preparedness of his followers. The study uses mass communication theory, with the aim of knowing how the relationship between the value of information and follower preparedness is, using quantitative research methods with a correlational approach that connects two variables. The population in this study were followers with a sample of likes (likers) from the @infobmkg Instagram photo upload about earthquake information. Using systematic random sampling with intervals per ten people and to determine the sample using the Slovin formula as much as 10% with data collection techniques through questionnaires, observations, and literature studies. There are conclusions as follows, namely there is a significant relationship between the information content in the @infoBMKG Instagram upload and preparedness. Abstrak. Media massa adalah salah satu tempat dimana kita dapat bertukar informasi. Salah satu bentuk dari media massa yaitu media sosial dimana salah satunya adalah Instagram. Instagram @infobmkg adalah salah satu platform untuk mencari informasi, yang didalamnya berisikan segala macam informasi mengenai meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Salah satu diantaranya adalah informasi mengenai gempa bumi. Karena kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan tepat guna maka BMKG bertanggung jawab atas segala informasi yang di sampaikan. Hal ini berhubungan dengan nilai informasi, yang didalamnya terdapat accuracy, clarify, dan accessibility. Karena hal tersebut akan sangat berkaitan dengan kesiapsiagaan pengikutnya. Penelitian menggunakan teori komunikasi massa, dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara nilai informasi dengan kesiapsiagaan pengikut, dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional yang menghubungkan dua variable. Populasi pada penelitian ini adalah followers dengan sampel penyuka (likers) dari unggahan foto instagram @infobmkg tentang informasi gempa. Menggunakan pengambilan sampel acak sistematis ( systematic random sampling) dengan interval per sepuluh orang dan untuk menentukan sampel menggunakan rumus slovin sebanyak 10% dengan Teknik pengumpulan data melalui metode angket, observasi, dan studi kepustakaan. Terdapat kesimpulan sebagai berikut yakni terdapat hubungan yang signifikan antara konten informasi dalam unggahan Instagram @infoBMKG dengan kesiapsiagaan.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Twitter Terhadap Keterbukaan Diri Penggemar K-pop Azizatul Karimah; Yulianti
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.233 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4171

Abstract

Abstract. Twitter is a social media that facilitates its users to provide information about themselves or their experiences openly and freely through what they write in tweets. With the ease and high consumption of this media can trigger the emergence of an interpersonal communication in the form of a process of self-disclosure to others or vice versa. Currently, self-disclosure among k-pop fans tends to use Twitter as a social media. This study was conducted to determine whether there is an influence between the use of social media Twitter on self-disclosure. The theory in this study is the theory of new media and the theory of self-disclosure proposed by Joseph Luth and Harry called the Johari window. The method used is quantitative with a correlational approach. The sampling technique in this study used simple random sampling using the Taro Yamane formula. The data processing technique used descriptive analysis and simple regression analysis through IBM SPSS software version 25. The data collection technique used an online questionnaire which was distributed to 417 respondents who are followers of the @Blink_OFCINDO twitter account with the help of google forms. The results of the study show that the use of Twitter social media affects the self-disclosure of k-pop fans. Abstrak. Twitter merupakan media sosial yang memfasilitasi penggunanya untuk memberikan informasi mengenai diri sendiri atau pengalaman yang pernah di alaminya secara terbuka dan bebas melalui apa yang mereka tulis di tweets. Dengan kemudahan dan tingginya konsumsi media ini bisa memicu timbulnya sebuah komunikasi interpersonal berupa proses keterbukaan diri kepada orang lain atau sebaliknya. Saat ini Keterbukaan diri dikalangan penggemar k-pop cenderung menggunakan media sosial twitter. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adakah pengaruh antara penggunaan media sosial twitter terhadap keterbukaan diri. Teori pada penelitian ini adalah teori new media dan teori keterbukaan diri yang dikemukakan oleh Joseph Luth dan Harry yang disebut dengan Johari window. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan menggunakan rumus Taro Yamane. Teknik pengolahan data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana melalui sofware IBM SPSS versi 25. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada 417 responden yang merupakan followers dari akun twitter @Blink_OFCINDO dengan bantuan google form. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penggunaan media sosial twitter berpengaruh terhadap keterbukaan diri penggemar k-pop.
Pengelolaan Media Sosial Instagram Sebagai Strategi Digital Marketing Farah Kamila Dewi; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.038 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4175

Abstract

Abstract. The development of technology is currently growing rapidly, one of which is the internet, the Internet has a communication medium currently entering the world of competition. This competition arises with increasingly sophisticated technology, namely digital marketing.The application of digital marketing communications requires proper management of the digital media used by the company. Basically social media management will make it easier for business actors, managing social media is not just posting but can interact with consumers so that companies can listen to what consumers want. The unique thing in this research is that @caprotibuaya posts an instastory at least five times a day, then posts on feeds at least one upload a day, and finally for content using the reels feature which is done intensely once a month. The location of this research is Jalan Cilaki. The research subjects are CEO @caprotibuaya Hariztsani, content marketing Dara Yudha and consumers who follow Instagram @caprotibuaya. The purpose of this research is to find out the process of distributing content, the interactions that are built, managing content, and the reasons for using social media for digital marketing activities. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques are used through interviews, observation, and documentation. The results of this research @caprotibuaya make interactions in terms of service, provide responsiveness to reply to consumers, and repost through Instagram social media. @caprotibuaya shares content with a campaign in the program, @caprotibuaya makes discounts related to the products offered and @caprotibuaya uses influencers to convey a message. Furthermore, @caprotibuaya manages content by making plans, and @caprotibuya uses several content features such as feeds, reels, and stories besides @caprotibuaya manage time to respond to consumers. Finally, @caprotibuaya using Instagram as a digital marketing social media has had a big enough impact, getting awareness and engagement is quite high and the target market is using Instagram more. Abstrak. Perkembangan teknologi saat ini berkembang pesat, salah satunya internet, Internet memiliki media komunikasi yang saat ini memasuki dunia persaingan. Persaingan ini muncul dengan teknologi yang semakin canggih, yaitu digital marketing. Penerapan komunikasi pemasaran digital ini diperlukan pengelolaan yang tepat terhadap media digital yang digunakan oleh perusahaan. Pada dasarnya pengelolaan media sosial akan mempermudah para pelaku usaha, mengelola media sosial tidak hanya sekedar memposting tetapi kita dapat berinteraksi dengan konsumen agar perusahaan bisa mendengarkan apa yang diinginkan oleh konsumen. Hal unik pada penelitian ini yaitu @caprotibuaya memposting sebuah instastory minimal lima kali sehari, selanjutnya posting pada feeds minimal sehari satu kali upload, dan yang terakhir untuk konten menggunakan fitur reels dilakukan secara intens selama sebulan sekali. Lokasi penelitian ini terletak di Jalan Cilaki. Subjek penelitian yaitu CEO @caprotibuaya Hariztsani, konten marketing Dara Yudha dan konsumen yang mengikuti akun instagram @caprotibuaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses penyebaran konten, interaksi yang dibangun, pengaturan konten, dan alasan penggunaan media sosial untuk kegiatan digital marketing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data yang digunakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini @caprotibuaya melakukan bentuk interaksi dari segi pelayanan, memberikan responsif untuk membalas konsumen, dan melakukan repost melalui media sosial Instagram. @caprotibuaya membagikan sebuah konten dengan campaign pada program tersebut @caprotibuaya melakukan diskon terkait produk yang ditawarkan dan @caprotibuaya menggunakan influencer untuk menyampaikan sebuah pesan. Selanjutnya @caprotibuaya mengatur konten dengan membuat planning, @caprotibuya menggunakan beberapa fitur konten seperti feeds,reels dan story selain itu juga @caprotibuaya mengatur waktu untuk merespon konsumen. Terakhir @caprotibuaya menggunakan media sosial Instagram sebagai digital marketing sudah mempunyai impact yang cukup besar, mendapatkan sebuah awareness dan engagement sudah cukup tinggi dan target market lebih banyak menggunakan Instagram.
Pemanfaatan Media Sosial Tik Tok sebagai Media Promosi Brand El Pietro Putri Syifa; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.638 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4198

Abstract

Abstract. El Pietro Coffee was founded in 2019. El Pietro introduces and utilizes Tik Tok social media to develop brand awareness. The Tik Tok @pietro.coffee account itself already has 13 thousand followers. The purpose of this study was to determine the implementation of the use of Tik Tok social media as a promotional media, to find out the forms of barriers to the use of Tik Tok social media as a promotional media, and to find out the reasons for choosing Tik Tok social media as a promotional media. This study uses a qualitative research method, using a case study approach. This study uses informants consisting of marketing El Pietro Coffee, Operational El Pietro Coffee. Data collection techniques used are observation, interviews, and literature study. The results obtained show the implementation of the use of Tik Tok social media on the @pietro.coffee account as a brand promotion media, using advertising, public relations and publicity, event and experience, and online and social media marketing in its promotional activities. Utilization of Tik Tok social media as a promotional medium to create and increase brand awareness. El Pietro Coffee stated that there are obstacles in the form of peopleware and hardware, namely the uncertainty of the Tik Tok algorithm in determining prime-time in each Tik Tok user account. The reason El Pietro Coffee uses Tik Tok social media as an online business tool is because currently the world is still being hit by the Covid-19 pandemic where the mobility of community activities outside the home still has to be limited, so El Pietro Coffee decided to use Tik Tok as a platform to promote brands, create and increase brand awareness, expand product target market, and get new target market. Abstrak. El Pietro Coffee berdiri pada tahun 2019. El Pietro memperkenalkan dan memanfaatkan media sosial Tik Tok untuk mengembangkan brand awareness. Akun Tik Tok @pietro.coffee sendiri sudah memiliki 13 ribu pengikut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pemanfaatan media sosial Tik Tok sebagai media promosi, untuk mengetahui bentuk hambatan pada pemanfaatan media sosial Tik Tok sebagai media promosi, dan untuk mengetahui alasan mengapa memilih media sosial Tik Tok sebagai media promosi. Penelitian ini menggunakan penelitian metode kualitatif, dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan informan yang terdiri dari marketing El Pietro Coffee, Operational El Pietro Coffee. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil yang diperoleh menunjukkan pelaksanaan pemanfaatan media sosial Tik Tok pada akun @pietro.coffee sebagai media promosi brand, menggunakan advertising, public relations and publicity, event and experience, dan online and social media marketing dalam kegiatan promosinya. Pemanfaatan media sosial Tik Tok sebagai media promosi untuk menciptakan dan meningkatkan brand awareness. El Pietro Coffee mengemukakan adanya hambatan dalam bentuk peopleware dan hardware yaitu tidak menentunya alogaritma Tik Tok dalam penentuan prime-time di setiap akun pengguna Tik Tok. Alasan El Pietro Coffee memanfaatkan media sosial Tik Tok sebagai sarana bisnis online dikarenakan saat ini dunia masih sedang dilanda pandemic Covid-19, maka El Pietro Coffee memutuskan untuk memanfaatkan Tik Tok sebagai platform untuk mempromosikan brand, menciptakan dan meningkatkan brand awareness, memperluas target pasar produk, dan mendapatkan target pasar yang baru.
Electronic Word Of Mouth Music Studio Fikri Zaka Rahmansyah; Satya Indra Karsa
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.256 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4278

Abstract

Abstract. People's habits as consumers always rely on reviews from other consumers before using products and services. Google Review is one of the platforms that is easily accessible and has credibility and is trusted to display various kinds of impressions, positive or negative criticism, and suggestions. The assessment on this google review is used by Rocket Music Studio 3 as a promotional medium in the form of electronic word of mouth. The purpose of this study was to understand the quality, quantity, and expertise of Rocket Music Studio 3's electronic word of mouth on google reviews and to find out the reasons for google reviews. The research method used is a qualitative research method with a content analysis approach. Data collection techniques are carried out by; interviews, observations, literature studies, documentation. The informant in this study is the owner of Rocket Music Studio 3. This research will result that the promotion of Rocket Music Studio 3 through electronic word of mouth on google reviews is based on the dimensions of Jeong & Jang's eWOM. This research results that the communication form of Rocket Music Studio 3's eWOM on Google Review is Online Customer Review and Online Customer Rating based on Jeonga & Jang's eWOM dimension. Abstrak. Kebiasaan masyarakat sebagai konsumen selalu mengandalkan review dari konsumen lain sebelum menggunakan produk dan jasa. Google Review menjadi salah satu platform yang mudah diakses serta memiliki kredibilitas dan terpercaya untuk menampilkan berbagai macam kesan, kritik positif atau negatif, serta saran. Penilaian pada google review ini dimanfaatkan oleh Rocket Music Studio 3 sebagai media promosi dalam bentuk electronic word of mouth. Tujuan penelitian ini untuk memahami kualitas, kuantitas, keahlian electronic word of mouth Rocket Music Studio 3 di google review dan mengetahui alasan google review. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara; wawancara, observasi, studi pustaka, dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Owner dari Rocket Music Studio 3. Penelitian ini akan menghasilkan bahwa promosi Rocket Music Studio 3 melalui electronic word of mouth di google review berdasar pada dimensi eWOM Jeong & Jang. Penelitian ini menghasilkan bahwa bentuk komunikasi eWOM Rocket Music Studio 3 pada Google Review adalah Online Costumer Review dan Online Costumer Rating yang berlandaskan Dimensi eWOM Jeonga&Jang.
Strategi Komunikasi Pemasaran Brand Korek.Si Melalui Tiktok pada Masa Pandemi Covid-19 Nabil Muhamad Naufal; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.052 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4293

Abstract

Abstract. Marketing Communication plays an important role for business owners, a brand can interact with consumers and potential customers. Korek.si is a local brand engaged in accessories. Korek.si also started its business through social media in 2019. Korek.si hopes to introduce its products to the public. The objectives of this study are (1) To determine the planning stages in the Marketing Communication strategy carried out by Correctional management during the covid-19 period, (2) To find out the obstacles faced by Correctional in its marketing implementation, (3) To determine the anticipation What Korek.si did in marketing its products during the covid-19 pandemic, (4) To find out why Korek.si is engaged in accessories and collections. The method chosen by researchers to conduct research on the Korek.si brand's marketing communication strategy through tik tok to increase customer interest during the Covid-19 period is a qualitative method with a case study approach. The data collection technique used in this research is through interviews, documentation and internet sources. Abstrak. Komunikasi Pemasaran memegang peranan yang penting bagi pemilik usaha, sebuah brand bisa berinteraksi dengan para konsumen dan calon konsumen. Korek.si merupakan brand lokal yang bergerak di bidang aksesori. Korek.si juga memulai bisnisnya melalui media sosial pada tahun 2019. Korek.si berharap bisa memperekenalkan produknya kepada khalayak. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui strategi Komunikasi Pemasaran yang dilakukan oleh manajemen Korek.si pada masa covid-19, (2) Untuk mengetahui hambatan yang dihadapi Korek.si dalam pelaksanaan pemasarannya, (3) Untuk mengetahui antisipasi yang dilakukan Korek.si dalam memasarkan produknya pada masa pandemi covid-19, (4) Untuk mengetahui mengapa Korek.si bergerak di bidang aksesori dan koleksi. Metode yang dipilih oleh peneliti untuk melakukan penelitian mengenai strategi komunikasi pemasaran brand Korek.si melalui tik tok pada masa Covid-19 ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui wawancara, dokumentasi dan sumber internet. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Bisnis, Korek.Si.
Pengelolaan Konten Instagram dalam Komunikasi Pemasaran Digital Lulu Aulia Kusumah; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.229 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4322

Abstract

Abstract. Social media with all its advantages can help the marketing communication process. Regarding this research, Sajjad Muslim Apparel uses Instagram social media in carrying out its digital marketing communication activities through daily content tausiah. The main focus of this research is how Instagram's daily content is in digital marketing communication activities carried out by Sajjad Musim Apparel. The purpose of this study is to find out the digital marketing communication strategy through daily content tausiah on Instagram. This study uses a qualitative method with a case study approach. In addition, this study also uses the theory of The Circular Model of Some as a reference material to strengthen the research. The conclusion of this research is that Sajjad Muslim Apparel has three main aspects in using Instagram social media in conducting digital marketing communications, such as the program of tausiah content, optimization of tausiah content, and interaction of tausiah content. In the end, the use of tausiah content in social media Instagram can help Sajjad in conducting their digital marketing communications. Abstrak. Media sosial dengan segala kelebihannya dapat membantu proses komunikasi pemasaran. Terkait penelitian ini Sajjad Muslim Apparel menggunakan media sosial Instagram dalam melakukan kegiatan komunikasi pemasaran digitalnya melalui daily content tausiah. Fokus utama dalam penelitian ini adalah bagaimana daily content Instagram dalam kegiatan komunikasi pemasaran digital yang dilakukan Sajjad Musim Apparel. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran digital melalui daily content tausiah di media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teori The Circular Model of SOME sebagai bahan rujukan untuk memperkuat penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Sajjad Muslim Apparel mempunyai tiga aspek utama dalam menggunakan media sosial Instagram dalam melakukan komunikasi pemasaran digital yaitu melalui program konten tausiah, pemaksimalan konten tausiah, dan keterlibatan pada konten tausiah. Pada akhirnya penggunaan media sosial Instagram ini dapat membantu Sajjad dalam melakukan komunikasi pemasaran digital.
Pemanfaatan Konten Komunikasi Pemasaran Digital Melalui Konten Interaksi Salma Salsabila Alitriyanti; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.63 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4332

Abstract

Abstract. Nah project creates Sunday Morning Rhythm content as an effort to update previous content so that followers can always interact and the planning of the interaction content has been structured and well so that it can achieve the goals to be achieved. Nah project uses this interaction content on their Instagram account is in accordace with the digital marketing communications. The theory in this research Content Marketing Theory. This research method uses constructivism paradigm, wualitative method with case study approach. Data collection techniques used are interviews and observation. Abstrak. Nah project menciptakan konten Sunday Morning Rhythm sebagai upaya dalam memperbaharui konten terdahulu agar followers dapat selalu berinteraksi serta perencanaan konten interaksi tersebut telah terstruktur dan baik sehingga dapat mencapai tujuan yang ingin dicapai. Nah project memanfaatkan konten interaksi ini di akun Instagram mereka sudah sesuai dengan komunikasi pemasaran digital yang dilakukannya. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu Content Marketing. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan paradigma konstruktivisme, metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi.
Strategi Komunikasi Pemasaran Radio Anak Muda dalam Meningkatkan Minat Calon Pengiklan Dimasa Pandemi Covid-19 M Diki Ramadan Diki; Endri Listiani
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.114 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4396

Abstract

Abstract. Play99ers radio is a commercial radio whose entire activities are supported by income from advertising services, developments in communication technology and the Covid-19 pandemic conditions also affect client interest in advertising on radio, so this changes the marketing communication strategy carried out by radio play99ers. Therefore, the authors are interested in conducting research on How Youth Radio Marketing Communication Strategies in Increasing Interest of Prospective Advertisers During the Covid-19 Pandemic including planning management using marketing communications, reasons and processes for implementing marketing communications, then the obstacles and carrying capacity experienced in its implementation. Then using the marketing communication mix theory according to Kotler and Keller includes Advertising/advertising, Sales promotion/sales promotion, Events and Experiences, Public Relations and Publicity, Online and Social Media Marketing, Direct and Database Marketing, and Personal Selling/Personal Selling. The research method uses a qualitative case study approach, so that the disclosure of the object of research is carried out naturally and in accordance with the facts. The results that the researchers got after going through the interviews, documentation, observation and library studies concluded that planning using marketing communications by radio players was good enough, by offering the concept of live on air broadcast programs and events with complete promotional packages, prices adjusted to the candidate's budget. advertisers, collaborate with third parties and use supporting media other than radio. This then provides advantages and uniqueness in the form of concept flexibility that can be adapted to the needs of potential advertisers during the covid-19 pandemic. Then the reason the process was carried out was because it was considered effective enough to be designed in such a way through discussions with members of the marketing division of radio play99ers with the aim of gaining cooperation with clients. technically rainy weather, poor internet quality during promotions, cancellation of meetings by clients and the COVID-19 pandemic condition. While the carrying capacity is good communication, neat appearance, showing branding from radio, and the use of internet-based social media to reach a larger audience. Abstrak. Radio play99ers merupakan radio komersil yang seluruh kegiatanya ditunjang oleh pendapatan dari hasil jasa periklanan, perkembangan teknologi komunikasi dan kondisi pandemic covid-19 turut memengaruhi minat klien dalam beriklan di radio, sehingga hal tersebut mengubah strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh radio play99ers. Maka dari itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai Bagaimana Strategi Komunikasi Pemasaran Radio Anak Muda dalam Mengingkatkan Minat Calon Pengiklan Dimasa Pandemi Covid-19 meliputi manajemen perencanaan menggunakan komunikasi pemasaran, alasan dan proses pelaksanaan komunikasi pemasaran, kemudian kendala dan daya dukung yang dialami dalam pelaksanaanya. Kemudian menggunakan teori bauran komunikasi pemasaran menurut Kotler dan Keller mencakup Advertising/iklan, Sales promotion/promosi penjualan, Events and Experiences, Public Relation and Publicity, Online and Social Media Marketing, Direct and Database Marketing, dan Personal Selling/Penjualan Pribadi. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus, sehingga pengungkapan objek penelitian dilakukan secara natural dan sesuai dengan fakta. Hasil yang peneliti dapatkan setelah melalui tahap wawancara, dokumentasi, observas dan studi Pustaka menyimpulkan bahwa perencanaan menggunakan komunikasi pemasarana oleh radio play99ers sudah cukup baik, dengan menawarkan konsep program siaran live on air dan event dengan paket promosi yang lengkap, harga yang disesuaikan dengan budget calon pengiklan, melakukan kerjasama dengan pihak ketiga dan menggunakan media pendukung selain radio. Hal tersebut kemudian memberikan keunggulan dan keunikan berupa fleksibilitas konsep yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan calon pengiklan pada saat pandemic covid-19. Kemudian alasan Proses tersebut dilakukan karena dirasa cukup efektif dirancang sedemikian rupa melalui diskusi dengan anggota divisi marketing radio play99ers dengan tujuan untuk memperoleh kerjasama dengan klien Kemudian kendala yang dialai yaitu lambatnya pengambilan keputusan dari klien, kurangnya kesadaran akan eksistensi radio, kurangnya SDM radio play99ers, kendala teknis cuaca hujan, kualitas internet yang kurang baik pada saat promosi, pembatalan meeting oleh klien dan kondisi pandemic covid-19. Sedangkan daya dukungnya yaitu komunikasi yang baik, penampilan yang rapih, memeperlihatkan branding dari radio, dan penggunaan media sosial berbasis internet untuk mencapai khalayak yang lebih banyak .