cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcscm@unisba.ac.id
Phone
+6282118633944
Journal Mail Official
bcscm@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Communication Management
ISSN : -     EISSN : 28282183     DOI : https://doi.org/10.29313/bcscm.v2i2
Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content Creation, Content Sharing, Daya Tarik Iklan, Drama Televisi, Event, Gaya Hidup, Interior Display, Jingle, Kampanye, Keputusan Pembelian, Keterikatan Pelanggan, Komunikasi antar pribadi, Komunikasi Pemasaran, Konsep Diri, Kredibilitas Komunikator, Kualitas Pelayanan, Literasi Media, Loyalitas Konsumen Manajemen branding, Media Sosial, Minat Beli Konsumen, Online Review, Pemasaran Konten, Penjualan produk, Persepsi Budaya, Personal Branding, Promosi online, Sikap, Store Atmospheredan Layout, Tagline, Terpaan Media, Tindakan Membeli, Transportasi Online, Ujaran Kebencian, Website, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 436 Documents
Konstruksi Makna Budaya Ngopi sebagai Sarana Komunikasi Antarpribadi Remaja Kinanti Novinka; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.982 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4459

Abstract

Abstract. The background of this research is the coffee culture that is popular with the community, especially for teenagers..Researchers want to examine more deeply about the meanings, motives, and experiences of teenagers when drinking coffee. In addition, coffee is also a means of communication, especially interpersonal communication. Communication activities themselves can be done anywhere. One of them with coffee activities. Researchers also want to know how interpersonal communication occurs when drinking coffee. This study uses a qualitative phenomenological method. The theory used in this research is social construction theory. Researchers also set eight informants as sources of information for this study with the category of adolescents aged 19 to 24 years. The results showed that the meaning of coffee for teenagers is the activity of enjoying a cup of coffee while doing certain activities. Teenagers' motives for coffee are as a means of interaction, as a medium of activity, and as entertainment. The coffee experience experienced by teenagers is divided into positive and negative experiences. Meanwhile, in terms of interpersonal communication, communication while “ngopi” are effective for communication activity. Abstrak. Latar belakang penelitian ini adalah budaya ngopi yang semakin digemari masyarakat khususnya para remaja. Saat ini, ngopi bukan hanya sebagai kegiatan untuk menikmati secangkir kopi saja. seiring dengan perkembangan zaman, ngopi kini menjadi satu rutinitas bagi penikmatnya. peneliti ingin mengkaji lebih dalam tentang pemaknaan, motif, dan pengalaman remaja ketika ngopi. Selain itu, ngopi juga menjadi suatu sarana untuk berkomunikasi, khususnya komunikasi antarpribadi. Kegiatan komunikasi sendiri dapat dilakukan dimana saja. Salah satunya dengan kegiatan ngopi. Peneliti juga ingin mengetahui bagaimana komunikasi antarpribadi yang terjadi ketika ngopi. Hasil penelitian menunjukan bahwa makna ngopi bagi remaja adalah kegiatan menikmati secangkir kopi sambil melakukan aktivitas tertentu. Motif remaja untuk ngopi yaitu sebagai sarana interaksi, sebagai medium kegiatan, dan sebagai hiburan. Pengalaman ngopi yang dialami remaja terbagi menjadi pengalaman positif dan negatif. Sedangkan dari sisi komunikasi antarpribadi, adanya interaksi yang terjadi ketika ngopi menunjukan bahwa ngopi bisa menjadi sarana dan kegiatan komunikasi yang efektif khususnya bagi individu.
Hubungan Iklan Mie Sedaap Bersama Choi Siwon dengan Minat Beli di Kalangan Followers Prushilia Putri Nur Taufik; Mochammad Rochim
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.388 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4496

Abstract

Abstract. The development of technology has changed the pattern of life. Especially in terms of developing creations in advertising to get consumers. Products or services can be known by consumers through advertising, this is the initial process in advertising, namely the occurrence of perceptions that touch the human senses. One of the social media, namely Instagram, is now growing rapidly, many people use Instagram social media. Currently, many companies in Indonesia are using social media as a means of promotion because nowadays almost every community has social media and actively uses it, one of which is Instagram. Although Instagram social media is said to be a medium that is able to interact with its consumers, it is necessary to examine the extent to which the goals can be reached when viewed from the advertising function on the @miesedaapid Instagram account. This study aims to determine and understand the relationship between the advertisement of delicious noodles with Choi Siwon and buying interest among Instagram followers @miesedaapid. This study uses the uses and effects theory. The research method used is quantitative with a correlational approach. The population of this study are followers of the Instagram account @miesedaapid. This study used a simple random sampling technique. The sample in this study was 100 respondents based on the results of the slovin formula calculation and the sample was a follower of the @miesedaapid Instagram account and who liked uploads to the @miesedaapid Instagram account in March. Data collection techniques were carried out by distributing questionnaires, literature studies, interviews and analyzed using inferential statistical data analysis techniques with the help of the SPSS application. The results of this study state that there is a relationship between advertising and buying interest among followers of @miesedaapid. The correlation result is 0.884, there is a strong relationship between the delicious noodle advertisement with Choi Siwon with buying interest among followers. Abstrak. Perkembangan teknologi membuat pola kehidupan menjadi berubah. Terutama dalam hal mengembangkan kreasi-kreasi dalam iklan untuk mendapatkan konsumen. Produk barang atau jasa dapat diketahui oleh konsumen melalui iklan, ini merupakan proses awal dalam periklanan yaitu terjadinya persepsi yang menyentuh indra manusia. Salah satu media sosial yaitu Instagram kini sedang berkembang pesat banyak masyarakat menggunakan social media Instagram.Saat ini banyak perusahaan di Indonesia yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi karena saat ini hampir setiap masyarakat memiliki media sosial dan aktif menggunkannya salah satunya Instagram. Walaupun media sosial Instagram dikatakan sebagai media yang mampu berinteraksi dengan para konsumennya namun perlu diteliti sejauh mana tujuan yang bisa dijangkau jika dilihat dari fungsi iklan di akun Instagram @miesedaapid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami hubungan antara iklan mie sedaap Bersama Choi Siwon dengan minat beli di kalangan followers Instagram @miesedaapid. Penelitian ini menggunakan teori uses and effect. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah followers dari akun Instagram @miesedaapid. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 responden yang berdasarkan hasil perhitungan rumus slovin dan sampel merupakan pengikut dari akun Instagram @miesedaapid dan yang menyukai unggahan pada akun Instagram @miesedaapid pada bulan Maret. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner, studi kepustakaan, wawancara dan dianalisis menggunakan teknik analisis data statistik inferensial dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan antara iklan dengan minat beli di kalangan followers @miesedaapid. Didapatkan hasil korelasinya 0,884 terdapat hubungan yang kuat dari iklan mie sedaap bersama Choi Siwon dengan minat beli di kalangan followers.
Strategi Komunikasi Pemasaran Melalui Event Salma Nurrul Fazrin; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.229 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4499

Abstract

Abstract. PT Grab Sukabumi held an event to improve and maintain Grab's online motorcycle taxi services. The event organized by Grab Sukabumi is the Grab Sukabumi Branding Event where this event is a Local Festival involving MSMEs and Grab partners. The purpose of this study is to find out the management carried out by Grab Sukabumi in carrying out marketing communication strategies through events. In this study, the method used was descriptive with qualitative data using interview, observation, and documentation data collection techniques. Based on the results of the study, Grab Sukabumi in organizing the Grab Sukabumi Branding Event has indicators obtained from an event. First, Grab Sukabumi held the event virtually or online. Secondly, Grab Sukabumi is a service that is responsible for increasing the income of MSMEs and Grab drivers. Third, intangibility, Grab in its implementation of the event made the virtual theme interesting. The four atmospheres and services, with the online event, the atmosphere received by the target will be different, but the services carried out by Grab will remain the same as events held offline. Fifth, personal interaction, personal interaction at this event can be well received between the individuals involved. This indicates that the communication carried out is successful and effective. Abstrak. PT Grab Sukabumi menyelenggarakna sebuah event untuk meningkatkan dan mempertahankan layanan ojek online mitra Grab. Event yang diselenggarakan oleh Grab Sukabumi ini yaitu Event Branding Grab Sukabumi yang dimana event ini merupakan sebuah Festival Lokal dengan melibatkan UMKM serta mitra Grab. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui manajemen yang dilakukan Grab Sukabumi dalam melakukan strategi komunikasi pemasaran melalui event. Pada penelitian ini metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan data kualitatif yang menggunakan Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, Grab Sukabumi dalam menyelenggarakan Event Branding Grab Sukabumi ini memiliki indikator yang didapat dari sebuah event. Pertama keunikan, Grab Sukabumi menyelenggarakan event tersebut melalui virtual atau online. Kedua perishability, Grab Sukabumi merupakan jasa yang bertanggung jawab untuk dapat meningkatkan pendapatan UMKM dan driver Grab. Ketiga intangibility, pihak Grab dalam pelaksaannya event tersebut membuat tema virtual dengan menarik. Keempat suasana dan pelayanan, dengan diselenggarakannya event secara online suasana yang diterima oleh target akan berbeda, tetapi pelayanan yang dilakukan oleh pihak Grab akan tetap sama seperti event yang diselenggarakan secar offline. Kelima interaksi personal, interaksi personal pada event ini dapat diterima secara baik antar individu yang terlibat. Hal ini menandakan bahwa komunikasi yang dilakukan berhasil dan efektif.
Hubungan Konten Media Sosial Instagram Dengan Self-Acceptance Followers Alya Putri Hisana; Yulianti
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.289 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4502

Abstract

Abstract. In this current era of digitalization, social media has an important role in daily life. The process of communication and interaction mostly occurs through social media. Social media, especially Instagram, can affects the users. Of the many negative effects of social media Instagram, this study actually wants to see the impact on the positive side. Self-acceptance is the attitude of how a person can accept everything about himself, both positive and negative. The importance of this research is that people have awareness how necessary is self-acceptance. This research aims to know the relationship between Instagram @Greatmind.id social media content and self-acceptance on its followers using a quantitative approach with the correlational method. The research use the Stimulus-Response theory and New Media Theory. The theory applied in this research is Instagram Social Media Content and Self-Acceptance. The sample in this study are 132 respondents from followers @Greatmind.id, which is come from 368,000 population using the Slovin formula. Data collection techniques in this study were carried out by questionnaires and literature study. Data analysis method in this research is using correlation of Pearson Product Moment. The results of this study state that there is a relationship between Instagram social media content and self-acceptance and the results is 0.811, which means the correlation is very strong, and it’s proved the stimulus provided by @Greatmind.id Instagram social media content can provide a response in the form of self-acceptance to their followers. Abstrak. Pada era digitalisasi saat ini, media sosial memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Proses komunikasi dan interaksi sebagian besar terjadi melalui media sosial. Media sosial, khususnya Instagram dapat menimbulkan efek bagi para penggunanya. Dari sekian banyaknya efek negatif dari media sosial Instagram, penelitian ini justru ingin melihat dampak dari sisi positifnya. Self-acceptance adalah sikap bagaimana seseorang dapat menerima segala sesuatu tentang dirinya, baik positif maupun negatif. Pentingnya penelitian ini dilakukan yaitu agar masyarakat memiliki kesadaran akan betapa pentingnya sikap penerimaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterhubungan antara Konten Media Sosial Instagram @Greatmind.id dengan Self-Acceptance followers yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teori yang digunakan adalah teori Stimulus-Respon dan New Media. Adapun applied theory dalam penelitian ini yaitu Konten Media Sosial Instagram dan Self-Acceptance. Sampel pada penelitian ini merupakan followers dari akun @Greatmind.id sebanyak 132 responden yang dihasilkan dari 368.000 populasi dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan kuisioner dan studi kepustakaan. Metode analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan antara konten sosial media Instagram dengan self-acceptance yang didapatkan hasil korelasinya sebesar 0,811, dimana korelasi tersebut masuk ke dalam kategori sangat kuat yang membuktikan bahwa stimulus yang diberikan oleh konten sosial media Instagram @Greatmind.id dapat memberikan respon berupa self-acceptance pada followers-nya.
Strategi Komunikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat Tarissa Karima Wahdah; Satya Indra Karsa
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.689 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4504

Abstract

Abstract. The General Elections Commission (KPU) is a national, permanent, and independent election administration institution. In an effort to improve the quality of higher education in order to create graduates who are superior, qualified and highly competitive, the KPU collaborates with the Regional Higher Education Service Institution (LLDIKTI) area 4. Voter education is considered very important and significant in improving the implementation of political and democratic elections. This study aims to determine the communication strategy of the West Java Provincial KPU in collaboration with LLDIKTI region 4. The theory used in this study is the theory of Communication Strategy from Cangara Hafied. This research method uses constructivism paradigm, qualitative method with descriptive approach. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The results of this study are, in the process of selecting communicators in this activity, there are high-ranking officials who serve in the KPU, LLDIKTI, as well as teaching lecturers. who will play the role of carrying material to educate students in higher education in this activity. At the message preparation stage, KPU and LLDIKTI do not yet have an appropriate message strategy, because the agreement process has only reached the stage of signing a Memorandum of Understanding (MoU) or a memorandum of understanding. The target of communication in the socialization that will be carried out is young voters who are at the university level because lack of knowledge about elections is one of the factors for implementing this collaboration. The reason the KPU uses social media WhatsApp, Twitter, Instagram and Facebook is because these media are often used today. KPU to disseminate information about the socialization that will be carried out. The information distributed is in the form of narration, visual display of narration, audio, audio-visual, and of course pictures. Abstrak. Komisi Pemilihan Umum (KPU) merupakan sebuah lembaga penyelenggaraan pemilu yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri. Dalam upaya melakukan peningkatan mutu pendidikan tinggi guna menciptakan lulusan yang unggul, berkualitas dan juga berdaya saing yang tinggi, KPU melakukan kerjasama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah 4. Pendidikan pemilih dirasa sangat penting dan signifikan dalam meningkatkan penyelenggaraan kepemiluan politik dan demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi KPU Provinsi Jawa Barat dalam kerjasama yang dilakukan dengan LLDIKTI wilayah 4. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Strategi Komunikasi dari Cangara Hafied. Metode penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme, metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, pada proses pemilihan komunikator dalam kegiatan ini adalah petinggi-petinggi yang menjabat di KPU, LLDIKTI, juga Dosen pengajar. yang akan berperan menjadi pembawa materi untuk mengedukasi mahasiswa di perguruan tinggi di kegiatan ini. Pada tahap penyusunan pesan, KPU dengan LLDIKTI belum memiliki strategi pesan yang sesuai, karena proses kesepakatan baru sampai pada tahap penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman. Sasaran komunikasi dalam sosialisasi yang akan dilakukan adalah pemilih muda yang berada ditingkat perguruan tinggi karena kurangnya pengetahuan mengenai kepemiluan menjadi salah satu faktor dilaksanakannya kerjasama ini. Alasan KPU menggunakan media sosial WhatsApp, Twitter, Instagram dan Facebook karena media tersebut sering digunakan saat ini. KPU untuk menyebarkan informasi mengenai sosialisasi yang akan dilakukan. Informasi yang disebarkan berupa narasi, tampilan visual narasi, audio, audio visual, dan pastinya gambar.
Promosi Penjualan Thrift Shop di Media Sosial Instagram Dindra Harianto; Aning Sofyan
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.671 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4520

Abstract

Abstract. In this era of globalization, the fashion business has experienced very significant growth, one of which is in Bandung. TILAS Berkelas is one of the businesses in the fashion sector in Majalaya, Bandung Regency, which has its own uniqueness in terms of presenting content and in terms of sales. The purpose of this study was to find out how to present thriftshop advertisements on Instagram, promote sales of preloved products, barriers to promotion of preloved products and efforts to overcome them, as well as the reasons for choosing Instagram Feeds and Insta Story features to be the mainstay. So this research is expected to gain more knowledge for other researchers regarding the promotion of Preloved Products through Instagram, and it is hoped that there will be more developments for TILAS Berkelas regarding the presentation of advertisements and content as product promotions. This study uses a qualitative research method with a case study approach. Data collection techniques used are observation, interviews, documentation, and literature study. The subjects of this research are the owners, Instagram admins and TILAS Berkelas consumers.The result of this research is that @tilas.berkelas uses the feeds and Instagram Story features to present their sales promotion advertisements. Sales promotions carried out by @tilas.berkelas are price discounts, give aways and special steal deals. Their sales promotion aims to introduce and attract many consumers to buy the products they sell. The obstacle that is often experienced in conducting sales promotions is the Instagram algorithm which changes frequently. With these obstacles, @tilas.berkelas also often uses the personal accounts of friends of shop owners and employees to promote their brands. The features that are often used by @tilas.berkelas are feeds and Instagram Stories to present promotional content and product photos.Abstrak. Di era globalisasi ini bisnis fashion mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, salah satunya di Bandung. TILAS Berkelas merupakan salah satu usaha dibidang fashion di Majalaya Kabupaten Bandung, yang memiliki keunikan tersendiri dari segi menyajian konten dan dari segi penjualannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penyajian iklan thriftshop di instagram, promosi penjualan produk preloved, hambatan promosi produk preloved dan upaya mengatasinya, serta alasan memilih fitur Instagram Feeds dan Insta Story menjadi andalan. Maka penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang lebih bagi peneliti lain mengenai Promosi Produk Preloved melalui Instagram, serta diharapkan adanya perkembangan lebih bagi TILAS Berkelas mengenai penyajian iklan dan konten sebagai kegiatan promosi produknya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pedekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Subjek penelitian ini yaitu pemilik, admin instagram dan Konsumen TILAS Berkelas. Hasil dari penelitian ini adalah akun @tilas.berkelas menggunakan fitur feeds dan Instagram Story untuk menyajikan iklan promosi penjualan mereka. Promosi penjualan yang dilakukan oleh akun @tilas.berkelas adalah memberikan potongan harga, give away dan special steal deal. Promosi penjualan yang mereka lakukan bertujuan untuk mengenalkan dan menarik banyak konsumen untuk membeli produk yang mereka jual. Hambatan yang sering dialami dalam melakukan promosi penjualan, yaitu alogoritma Instagram yang sering berubah. Dengan adanya hambatan tersebut, akun @tilas.berkelas juga sering memanfaatkan akun pribadi teman-teman dari pemilik toko dan pegawainya dalam mempromosikan brand mereka. Fitur yang sering dipakai oleh akun @tilas.berkelas adalah feed dan Instagram Story untuk menyajikan konten-konten promosi dan foto produk.
Makna Komunikasi Keluarga dalam Video Klip Hindia “ Secukupnya” Rizaldy; O. Hasbiansyah
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.123 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4634

Abstract

Abstract. Hindia video clip entitled “Sufficiently” The video clip uploaded on the Sun Eater youtube channel on May 3, 2019 shows texts that have stories, most of these texts are related to family matters. this video clip has been viewed by 4,954,475 people to date. Therefore, the researcher is interested in researching the meaning of family communication in the Indies Video Clip "as needed"(semiotic analysis of the text of the meaning of family communication in the Indian video clip "as needed" ) by doing hermeneutic reading of texts and text hypograms. Researchers used qualitative research methods with Michael Riffattere's Semiotics approach. The results of this study show (semiotic analysis of the text of the meaning of family communication in the Indian video clip "as needed" Using the qualitative research method with Michael Riffattere's semiotic approach. The result of this research is communication describes the feeling of distress, filled with regret, disappointed, sad, happy mingled into one packed with the familiar faces with an unhappy and facial expression. Video represent the events and the current, where family communication forms in culture has the same case, resulting in a lack of creates happiness for children from their parents Abstrak. Video klip Hindia yang berjudul “Secukupnya” Video klip yang di unggah di kanal youtube Sun Eater pada tanggal 3 Mei 2019 memperlihatkan teks-teks yang memiliki cerita, kebanyakan tek-teks ini berhubungan dengan masalah keluarga. video klip ini telah dilihat oleh 4.954.475 orang hingga saat ini. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti Makna Komunikasi Keluarga dalam Video Klip Hindia “Secukupnya” (Analisis Semiotika teks Makna Komunikasi Keluarga dalam Video Klip Hindia “Secukupnya”) dengan melakukan pembacaan hermeunetik teks dan hipogram teks. Peneliti menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan pendekatan Semiotika Michael Riffattere. Hasil dari penelitian ini menunjukan komunikasi keluarga yang menggambarkan anak merasa tertekan, penuh dengan penyesalan, kecewa, sedih, bahagia bercampur menjadi satu dikemas dengan cerita yang pilu dengan raut wajah dan ekspresi wajah yang tidak bahagia. Video merepresentasikan pesan peristiwa dan fenomena yang terjadi saat ini, di mana bentukan komunikasi keluarga secara budaya mempunyai kasus yang sama, yang berdampak pada kurangnya menciptakan kebahagiaan bagi anak dari orang tuanya.
Komunikasi Antar Pribadi Barista dengan Konsumen Pandu Kurnia Priyambada; Ike Junita Triwardhani
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.4814

Abstract

Abstract. The basic human activity is communication, whereby communication individuals can relate closely to other individuals wherever the individual is located. In dealing with family, relatives and consumers the most important thing in a relationship is good interpersonal communication that occurs. Therefore, there are demands for business actors, especially F&B businesses. Openness, Positive Attitude, Barriers & Efforts. This study used a qualitative case study approach with data collection techniques through interviews. A positive attitude in supporting effective interpersonal communication between baristas and consumers is a positive view of themselves, so that baristas and consumers can show a good attitude towards others to create a sense of comfort and can increase the barista's sense of trust with consumers. Abstrak. Aktivitas dasar manusia adalah komunikasi, dimana dengan komunikasi individu dapat berhubungan erat dengan individu lain dimanapun individu itu berada. Dalam berhubungan dengan keluarga, kerabat maupun konsumen hal yang paling utama dalam berhubungan adalah baiknya komunikasi interpersonal yang terjadi. Maka dari itu muncul tuntutan bagi para pelaku usaha, khususnya usaha F&B Sikap Keterbukaan Sikap Positif Hambatan & Upaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui interview. Sikap positif dalam menunjang komunikasi interpersonal yang efektif antar barista dengan konsumen yaitu adanya pandangan positif terhadap dirinya sendiri, dengan begitu barista dan konsumen dapat menunjukan sikap baik kepada sesama untuk menciptakan rasa nyaman dan bisa meningkatkan rasa kepercayaan barista dengan konsumen.
Pengaruh Daya Tarik Pesan Iklan terhadap Minat Beli Customer Robby Suparyogi Eka Rahman; Endri Listiani
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5089

Abstract

Abstrak. Penggunaan internet untuk melakukan transaksi bisa lebih mudah lagi dan tidak repot untuk datang ke toko. E-commerce Shopee adalah salah satu platform toko online yang mudah untuk dijangkau oleh masyarakat. Shopee membantu masyarakat untuk melakukan pemasaran dalam penjualan produk apapun. Dengan sistem Cash On Delivery (COD) yang dimiliki Shopee menjadikan kemudahan untuk konsumennya sendiri. Dalam penelitian ini, peneliti menjelaskan apakah adanya pengaruh tentang iklan Shopee COD terhadap minat beli konsumen dikalangan mahasiswa Universitas Islam Bandung (UNISBA). Pada penelitian ini, teori yang dipakai yaitu komunikasi pemasaran dimana berbagai macam model sarana dimana perusahaan berusaha untuk menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen secara langsung maupun tidak langsung tentang produk dan merek yang dijual. Penelitian ini menggunakan metode kuantatitaif untuk menghasilkan temuan yang dapat diperoleh dengan menggunakan prosedur statistik dengan menggunakan uji regresi linier sederhana. Mahasiswa Universitas Islam Bandung Angkatan 2017 – 2021 menjadi populasi dalam penelitian ini dan telah ditetapkan 100 mahasiswa aktif yang menjadi sampel untuk mengisi kuesioner yang telah ditetapkan. Setelah dilakukan analisis didapatkan hasil yang memberikan pengaruh positif antara daya tarik pesan rasional terhadap minat beli sebesar 41,5%, daya tarik pesan emosional terhadap minat beli sebesar 45%, dan daya tarik pesan secara keseluruhan terhadap minat beli sebesar 56%. Abstract. Using the internet to make transactions can be even easier and you don't have to bother coming to the store. E-commerce Shopee is an online store platform that is easy for the public to reach. Shopee helps the public to do marketing in selling any product. With the Cash On Delivery (COD) system owned by Shopee, it makes it easy for their own consumers. In this study, the researchers explained whether there was any influence on Shopee COD advertising on consumer buying interest among Bandung Islamic University (UNISBA) students. In this study, the theory used is marketing communication where various models of means by which companies try to inform, persuade, and remind consumers directly or indirectly about the products and brands being sold. This study uses a quantitative method to produce findings that can be obtained using statistical procedures using a simple linear regression test. Students of Bandung Islamic University Class of 2017 – 2021 are the population in this study and 100 active students have been selected as samples to fill out the established questionnaire. After analyzing the results, it was found that there was a positive influence between the appeal of rational messages to purchase intention of 41.5%, the appeal of emotional messages to purchase intention of 45%, and the appeal of the message as a whole to purchase intention of 56%.
Penggunaan Media Sosial Instagram @Adihidayat.Official sebagai Sumber Informasi Dakwah pada Pemuda Persis di Masa Pandemi Covid-19 Abdulhamid Sofyan Harahap; Aning Sofyan
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5193

Abstract

Abstract. The development of social media, which continues to experience growth in Indonesia, is used by several parties to disseminate information, including Adi Hidayat. Instagram @Adihidayatofficial is a source of da'wah information for Persis youth, especially during the Covid-19 pandemic to meet their need for information. The method used in this research is a survey, this type of research includes correlational research. The population in this study were teenagers in the city of Bandung. The sample in this study were 98 respondents. The data analysis technique used is product moment correlation. The results of the study show the level of participation of Persis Youth members of the Batununggal Buah Batu Branch in the Instagram account @Adihidayat. Official makes it easy to connect followers and Instagram admins to each other. Overall the relationship between the two has been going well. Abstrak. Perkembangan media sosial yang terus mengalami perkembangan di Indonesia, dimanfaatkan oleh beberapa pihak untuk menyebarkan informasi termasuk oleh Adi Hidayat. Instagram @Adihidayatofficial menjadi sumber informasi dakwah bagi pemuda Persis terutama di masa pandemic Covid-19 untuk memenuhi kebutuhannya akan informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei, jenis penelitian ini termasuk penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Kota Bandung. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 98 orang responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan Tingkat partisipasi anggota Pemuda Persis Cabang Batununggal Buah Batu di dalam akun instagram @Adihidayat. Official memudahkan untuk saling terhubungnya antara followers dengan admin Instagram. Secara keseluruhan keterhubungan antara keduanya sudah berjalan baik.