cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcscm@unisba.ac.id
Phone
+6282118633944
Journal Mail Official
bcscm@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Communication Management
ISSN : -     EISSN : 28282183     DOI : https://doi.org/10.29313/bcscm.v2i2
Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content Creation, Content Sharing, Daya Tarik Iklan, Drama Televisi, Event, Gaya Hidup, Interior Display, Jingle, Kampanye, Keputusan Pembelian, Keterikatan Pelanggan, Komunikasi antar pribadi, Komunikasi Pemasaran, Konsep Diri, Kredibilitas Komunikator, Kualitas Pelayanan, Literasi Media, Loyalitas Konsumen Manajemen branding, Media Sosial, Minat Beli Konsumen, Online Review, Pemasaran Konten, Penjualan produk, Persepsi Budaya, Personal Branding, Promosi online, Sikap, Store Atmospheredan Layout, Tagline, Terpaan Media, Tindakan Membeli, Transportasi Online, Ujaran Kebencian, Website, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 437 Documents
Pengaruh Emotional Branding terhadap Brand Loyalty Siti Robiah; Endri Listiani
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7600

Abstract

Abstrak.Tren bisnis parfum semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir dan akan terus meningkat pada tahun 2023 sampai 2030. Dengan persaingan parfum di indonesia yang semakin kompetitif membuat perusahaan harus bisa mempertahankan pertumbuhan perusahaan dan pelanggannya agar tetap loyal terhadap merek. Salah satu strategi yang efektif dilakukan adalah memanfaatkan pendekatan emosional atau emotional branding yang merupakan strategi yang diambil oleh berbagai merek wewangian ketika membangun hubungan yang kuat antara merek dan konsumen. Melalui media sosial Twitter sebagai media untuk melakukan publikasi dan promosi produk agar dikenal publik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori emotional branding yang dikemukakan oleh Marc Gobe (2010) dengan brand loyalty yang dikemukan oleh Kotler dan Keller (2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh emotional branding terhadap brand loyalty. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Populasi pada penelitian ini adalah pengikut Twitter @HmnsId dengan pengambilan sampel 82 orang dengan metode pengambilan sampel yaitu judgemental sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah survei terhadap responden dengan cara membagikan kuisioner kepada pengikut hmns di Twitter melalui reply maupun direct message dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa: emotional branding berpengaruh signifikan terhadap brand loyalty, hubungan berpengaruh signifikan terhadap brand loyalty, pengalaman panca indera berpengaruh signifikan terhadap brand loyalty, imajinasi berpengaruh signifikan terhadap brand loyalty, visi tidak terdapat pengaruh terhadap brand loyalty. Abstract. The industry of perfume has been growing recently and will keep growing from 2023 to 2030. As Indonesia's perfume market becomes more fiercely competitive, businesses must be able to sustain both their own growth and the loyalty of their clientele. When establishing enduring ties between brands and consumers, using an emotional approach or engaging in emotional branding is a successful tactic used by many fragrance companies. Twitter is a platform for product promotion and public awareness through social media. Emotional branding theory according to Marc Gobe (2010) and brand loyalty theory according to Kotler and Keller (2012). The purpose of this study is to ascertain how emotional branding affects brand loyalty. In this study, multiple linear regression analysis approaches are used in quantitative ways. This study used judgemental sampling to select a sample of 82 Twitter users who follow @HmnsId as the population. In order to gather information for this study, questionnaires were distributed to hmns followers on Twitter through responses, direct messages, and interviews. The findings revealed that: emotional branding significantly influences brand loyalty; relationships significantly influence brand loyalty; sensory experience significantly influences brand loyalty; imagination significantly influences brand loyalty; and vision has no significant impact on brand loyalty.
Komunikasi Visual pada Desain Produk Clothing Line Rifqi Aufa Ramadhana; Anne Ratnasari
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7602

Abstract

Abstract. Popculine as a Clothing line brand really thinks about their product design concept. Popculine's product design has the characteristic that the product is black and white and includes quotes or words that describe something that is currently being discussed. This study aims to find out 1) the implementation of Popculine's product design elements, 2) the reasons for choosing black and white colors and including quotes on each product owned by the Popculine fashion brand, and 3) Popculine's obstacles in making its product designs and efforts to overcome them. This study uses a qualitative research method with a case study approach, the researcher wants to find out more about how visual communication is in the product design of the Popculine fashion brand. The data collection techniques for this research are observation, interviews, documentation, and literature study. The research subjects were Popculine as key informants and supporting informants, UNISBA communication science lecturers and a graphic designer. Researchers used data analysis techniques such as data reduction, data presentation, and drawing conclusions. In testing the validity of the data, researchers used data triangulation. The results of this study 1) the implementation of the Popculine product design is identifying problems, seeking initial ideas, making design improvements, developing prototypes, and evaluating design prototypes. 2) Popculine's obstacles in making product designs include difficult vendor selection, and searching for written references on Popculine product designs. Efforts to overcome this are strict supervision in the production process, and being up to date with trends. 3) The reason for choosing black and white colors and including quotes on Popculine products is to make it easier to arrange displays at Popculine stores, distinguish Popculine from other brands, and so that Popculine has a clear path in making its product designs. Abstrak. Popculine sebagai sebuah merek Clothing line sangat memikirkan konsep desain produk mereka. Desain produk Popculine memiliki ciri yaitu produknya berwarna hitam putih dan mencantumkan quotes atau kata-kata yang menggambarkan sesuatu yang sedang hangat dibicarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) implementasi elemen-elemen desain produk Popculine, 2) alasan pemilihan warna hitam dan putih serta mencantumkan quotes pada setiap produk yang dimiliki oleh merek fesyen Popculine, dan 3) hambatan Popculine dalam membuat desain produknya serta upaya mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, peneliti ingin mencari tahu lebih dalam bagaimana komunikasi visual pada desain produk merek fesyen Popculine. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah, observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Subjek penelitan yaitu pihak Popculine sebagai key informan dan informan pendukung yaitu dosen ilmu komunikasi UNISBA dan seorang desainer grafis. Peneliti menggunakan teknik analisis data seperti, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam menguji keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi data. Hasil dari penelitian ini 1) implementasi desain produk Popculine adalah identifikasi masalah, mencari ide awal, melakukan perbaikan desain, mengembangkan prototipe, dan melakukan evaluasi prototipe desain. 2) Hambatan Popculine dalam membuat desain produk meliputi pemilihan vendor yang sulit, dan pencarian referensi tulisan pada desain produk Popculine. Upaya mengatasinya adalah pengawasan yang ketat dalam proses produksi, dan up to date terhadap trend. 3) Alasan pemilihan warna hitam putih dan pencantuman quotes pada produk Popculine adalah untuk memudahkan penyusunan display di toko Popculine, membedakan Popculine dengan merek lain, dan agar Popculine memiliki jalur yang jelas dalam membuat desain produknya.
Komunikasi Antar Pribadi Ibu dan Anak Pengidap Kanker Majida Nurul Izza; Ike Junita Triwardhani
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7620

Abstract

Abstract. Children with cancer backgrounds certainly need communication with mothers, especially for support and motivational needs. There is a cancer shelter in Bandung City, West Java called Rumah Pejuang Kanker Ambu which can be visited by cancer patients, especially those from outside the city of Bandung, but are referred for treatment to the Bandung City hospital. The purpose of this study is to determine the efforts of mothers in providing support to children with cancer, the reasons mothers need to motivate children with cancer, mothers' efforts to create a good atmosphere for children with cancer, and mothers' efforts in overcoming obstacles in children with cancer. This research uses qualitative research methods and case study research approaches. The data collection techniques used in this study were in-depth interviews, observations and documentation. The results of this study are to support children with cancer, one of which is carried out by mothers who often show good facial expressions. There are certain reasons that make mothers more optimistic in supporting children, for example, the number of cancer patients who recover. Mothers are also able to try to improve the child's mood, such as giving physical attention to the child. In addition, mothers are also able to overcome obstacles in children, one of which is by communicating with children. Abstrak. Anak dengan latar belakang penyakit kanker tentumembutuhkan komunikasi dengan ibu khususnya untuk kebutuhan dukungan dan motivasi. Terdapat sebuah rumah singgah kanker di Kota Bandung, Jawa Barat bernama Rumah Pejuang Kanker Ambu yang dapat disinggahi oleh pasien kanker khususnya yang berasal dari luar Kota Bandung, namun dirujuk untuk berobat ke rumah sakit Kota Bandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya ibu dalam memberikan dukungan kepada anak pengidap kanker, alasan ibu perlu memotivasi anak pengidap kanker, upaya ibu untuk menciptakan suasana yang baik untuk anak pengidap kanker, dan upaya ibu dalam mengatasi hambatan pada anak pengidap kanker. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian pada penelitian ini ialah untuk mendukung anak pengidap kanker,salah satunya dilakukan oleh ibu yang kerap memperlihatkan ekspresi wajah yang baik. Adapun alasan-alasan tertentu yang membuat para ibu lebih optimis dalam mendukung anak, misalnya banyaknya pasien kanker yang sembuh. Ibu juga mampu berusaha memperbaiki suasana hati anak, seperti memberikan perhatian fisik kepada anak. Selain itu, ibu juga mampu mengatasi hambatan pada anak salah satunya dengan cara berkomunikasi dengan anak.
Representasi Makna Gaya Kepemimpinan Otoriter Tokoh Thomas Shelby dalam Film Serial Peaky Blinders Mochammad Fajar Adityansyah; Dede Lilis Chaerowati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7633

Abstract

Abstract. A leader usually has a communication style that is quite interesting and unique according to his own leadership style. Leadership is a person's ability to influence other people to do something with the goals to be achieved. There is one character in a serial film called 'Peaky Blinders' that fulfills the criteria of being a leader as it should be, that character is Thomas Shelby. This study is entitled "Representation of the Meaning of Thomas Shelby's Authoritarian Leadership Style in Peaky Blinders Serial Film". The purpose of this research is to find out the denotation, connotation, and mythical meaning of Thomas Shelby's leadership in the Peaky Blinders series. The research method used in this study is a qualitative method with Roland Barthes's semiotic. Data collection techniques used in this research are observation, documentation and literature study. The data analysis technique in this study is to use semiotic analysis from Roland Barthes' theory. In Roland Barthes' theory, researchers will analyze data taken from the movie "Peaky Blinders". The researcher will see how the authoritarian leadership style of Thomas Shelby is. Based on the results of research on the meaning of denotation, Thomas Shelby has a separate policy that must be followed by all its members. The connotation meaning of Thomas Shelby's authoritarian leadership style is not always negative, there is also a positive impact on its members, besides that Thomas Shelby is very capable of using his power to influence the behavior of his members, and the meaning of myth in Thomas Shelby's authoritarian leadership style means that Thomas Shelby as a powerful leader in any case. Abstrak. Seorang pemimpin memiliki gaya berkomunikasi yang cukup menarik dan unik sesuai dengan gaya kepemimpinannya sendiri. Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain agar melakukan sesuatu dengan tujuan yang ingin dicapai. Ada salah satu tokoh di film serial ‘Peaky Blinders’ yang memenuhi kriteria sebagai pemimpin sebagaimana mestinya, tokoh itu bernama Thomas Shelby. Penelitian ini berjudul “Representasi Makna Gaya Kepemimpinan Otoriter Thomas Shelby dalam Film Serial Peaky Blinders”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna denotasi, konotasi, dan mitos kepemimpinan Thomas Shelby pada film serial Peaky Blinders. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis semiotika dari teori Roland Barthes. Dalam teori Roland Barthes ini, peneliti menganalisis data yang diambil dari film “Peaky Blinders”. Penulis menganalisis gaya kepemimpinan otoriter dari Thomas Shelby. Hasil penelitian ini makna denotasi, Thomas Shelby memiliki kebijakan tersendiri yang harus diikuti oleh seluruh anggotanya. Makna konotasi gaya kepemimpinan otoriter Thomas Shelby tidak selalu negatif, terdapat dampak yang positif juga untuk anggotanya. Thomas Shelby sangat mampu menggunakan kekuasaannya unutk memengaruhi tingkah laku anggota nya, dan makna mitos dalam gaya kepemimpinan otoriter Thomas Shelby memiliki makna bahwa Thomas Shelby sebagai seorang pemimpin yang berkuasa dalam hal apapun.
Representasi Nilai Keluarga dalam Penggunaan Bahasa Isyarat sebagai Komunikasi Non Verbal Hashfi Erlingga Prawira; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7648

Abstract

Abstract. Film is a mass media that carries out the function of mass communication and film is one of the mass media that is widely used today. Like the use of dialogue between players in films that not only use verbal communication but also start using nonverbal communication (sign language). The film directed by Sian Heder is different from films in general, where dialogue between actors only uses nonverbal communication. One of the films made by Sian Heder contains family values in it, especially the love of parents for their children, parents who always support their children's activities which are expressed through nonverbal communication (sign language). To test the validity of the data, the researcher will perform a data translating technique, namely a data validity checking technique by conducting interviews with one of the experts in family communication and semiotics. or as a comparison outside the data. The results of this study found that in the CODA film there are family values in the use of sign language such as mutual support between families, guarding and protecting between family members and affection between family members shown by each family member through nonverbal forms of communication, namely body movements, sign language , eye behavior, facial expressions, and touching between family members. Abstrak. Film adalah media massa yang menjalankan fungsi komunikasi massa dan film merupakan salah satu media massa yang banyak digunakan saat ini. Seperti penggunaan dialog antar pemain pada film yang tidak hanya menggunakan komunikasi verbal tetapi juga mulai menggunakan komunikasi nonverbal (bahasa isyarat). Film yang disutradarai oleh Sian Heder memiliki keberbedaan dengan film pada umumnya dimana dialog antar pemainnya hanya menggunakan komunikasi nonverbal. Salah satu film yang dibuat oleh Sian Heder mengandung nilai-nilai keluarga di dalamnya terutama kasih sayang orang tua kepada anaknya, orang tua yang selalu mensupport aktivitas anaknya yang diutarakan melalui komunikasi nonverbal (bahasa isyarat). Untuk menguji keabsahan data peneliti akan melakukan teknik trangulasi data yakni teknik pemeriksaan keabsahan data dengan melakukan wawancara kepada salah satu ahli komunikasi keluarga dan semiotika, hal ini dilakukan sebagai penguat data dari setiap observasi yang dilakukan pada film CODA dan memanfaatkan sesuatu yang diluar data untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding diluar data tersebut. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pada film CODA terdapat nilai-nilai keluarga dalam penggunaan bahasa isyarat seperti saling mensupport antar keluarga, menjaga dan melindungi antar anggota keluarga dan kasih sayang antar anggota keluarga yang ditunjukkan setiap anggota keluarga melalui bentuk komunikasi nonverbal yaitu gerakan tubuh, bahasa isyarat, perilaku mata, ekspresi wajah, dan sentuhan yang dilakukan oleh antar anggota keluarga.
Adaptasi Budaya Muslim di Perguruan Tinggi Berbasis Keagamaan Hadi Agung Setiawan; Mochammad Rochim
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7697

Abstract

Abstract. Becoming a Muslim student at Parahyangan Catholic University College and Maranatha Christian University will certainly be a challenge in itself. Cultural adaptation is something that needs to be considered and implemented properly for Muslim students in the two universities. The purpose of this research is to find out how the cultural adaptation of Muslim students at religious-based tertiary institutions is Parahyangan Catholic University and Maranatha Christian University. The results of this study indicate the goals or motives of Muslim students choosing to study at Parahyangan Catholic University and Maranatha Christian University due to the quality of education and campus accreditation. The results of this study indicate that students have their own way of adapting. The perspectives and prejudices of students towards the environment, supporting factors for adaptation and campus policies are factors in the success of cultural adaptation in this study. Students have their own way of implementing every guideline, values and policies made by the Higher Education. When faced with a new environment, every student must have experiences, supporting factors and obstacles to adapting to a communication culture when facing the process of cultural adaptation. Abstrak. Menjadi seorang mahasiswa muslim di Perguruan Tinggi Universitas Katolik Parahyangan dan Universitas Kristen Maranatha tentu akan menjadi tantangan tersendiri. Adaptasi budaya menjadi hal yang perlu diperhatikan dan diterapkan dengan baik bagi para mahasiswa muslim di kedua perguruan tinggi tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana adaptasi budaya pada mahasiswa muslim di perguruan tinggi berbasis keagamaan Universitas Katolik Parahyangan dan Universitas Kristen Maranatha. Hasil penelitian dari penelitian ini menunjukkan tujuan atau motif mahasiswa muslim memilih menempuh Pendidikan di Universitas Katolik Parahyangan dan Universitas Kristen Maranatha dikarenakan kualitas pendidikan dan akreditasi kampus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki cara masing-masing dalam beradaptasi. Sudut pandang dan prasangka mahasiswa terhadap lingkungan, faktor pendukung adaptasi serta kebijakan kampus menjadi faktor keberhasilan adaptasi budaya pada penelitian ini. Mahasiswa memiliki caranya masing-masing dalam menerapkan setiap pedoman, nilai-nilai dan kebijakan yang dibuat oleh Perguruan Tinggi. Saat dihadapkan dengan lingkungan yang baru, setiap mahasiswa pasti memiliki pengalaman, faktor pendukung dan kendala adaptasi budaya komunikasi ketika sedang menghadapi proses adaptasi budaya tersebut.
Faktor Pendukung Komunikasi Pemasaran Digital Word Of Mouth (WOM) pada Bisnis Beverage Avio Muhammad Kawakibi; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7767

Abstract

Abstract. Digital Word Of Mouth is a type of marketing activity that in general can provide information and opinions on a product or service to people through digital media such as social media. Where social media currently plays an important role in the business sector, especially the world of coffee. For example, Kopi Keliling Matisti Beverage, which is one of the contemporary coffee businesses in the city of Bandung, was originally present because the owner liked bicycles and coffee. The marketing communication strategy used at first was organic word of mouth but over time it has now changed to digital word of mouth. This study focuses on knowing how digital word of mouth marketing communication strategies work on Matisti Beverrage mobile coffee. This research uses a type of qualitative research with a case study approach and this research uses word of mouth marketing theory. The purpose of this study is to find out how digital word of mouth marketing communication strategies work on Matisti Beverrage mobile coffee. Based on the results of this study, it can be concluded that Matisti Beverage uses a digital word of mouth marketing communication strategy with the help of a product and price marketing mix on Instagram social media where this has a big impact because using this strategy on Instagram, Matisti Beverage's engagement has increased and is assisted by coffee reviewers. using Instagram features such as tagging, mentioning, re-posting, and sharing content. Matisti Beverage using this marketing strategy on Instagram is considered successful because it is an inexpensive strategy, and gets a wide and effective audience for business people. Abstrak. Digital Word Of Mouth adalah suatu jenis akivitas pemasaran yang secara umum dapat memberikan informasi dan pendapat terhadap suatu produk barang ataupun jasa kepada orang - orang melalui media digital seperti media sosial. Dimana media sosial saat ini sangat berperan penting di sektor bisnis khususnya dunia kopi. Seperti misalnya kopi Keliling Matisti Beverage yang merupakan salah satu bisnis kopi kekinian di kota Bandung yang hadir pada awalnya karena sang owner menyukai sepeda dan kopi. Strategi komunikas pemasaran yang digunakan pada awalnya adalah organic word of mouth namun seiring berjalanya waktu kini berubah menjadi digital word of mouth. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran digital word of mouth pada kopi keliling Matisti Beverrage. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan penelitian ini menggunakan teori pemasaran word of mouth. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran digital word of mouth pada kopi keliling Matisti Beverrage. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Matisti Beverage menggunakan strategi komunikasi pemasaran digital word of mouth dengan bantuan bauran pemasaran product and price di media sosial Instagram dimana hal tersebut berdampak besar dikarenakan semenjak menggunakan strategi tersebut di Instagram engagement Matisti Beverage meningkat dan dibantu oleh para coffee reviewer menggunakan fitur Instagram seperti tagging, mention, re-posting dan share content. Matisti Beverage menggunakan strategi pemasaran tersebut di Instagram dinilai berhasil karena salah satu strategi yang murah, mendapatkan khalayak yang luas dan efektif untuk pembisnis.
Pemanfaatan Instagram PT. Panasonic Gobel Indonesia Syifa Reimita; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7796

Abstract

Abstract. This research entitled Utilization of Instagram PT. Panasonic Gobel Indonesia. (Case Study as Promotion of the Nanoe X Technology Program for Air Conditioning Products on Instagram @idpanasonic). PT. Panasonic Gobel Indonesia is a company engaged in technology. PT. Panasonic Gobel Indonesia is located in Jakarta. The main attraction of PT. Panasonic Gobel Indonesia is due to one of its promotional strategies through the Nanoe X program which is effective against the corona virus. This is considered to be an attraction as a promotional strategy because it is very adapted to the current situation in the midst of the Covid-19 pandemic. The purpose of this research is to find out how to use Instagram in the promotion strategy carried out by PT. Panasonic Gobel Indonesia (@idpanasonic). The method used in this study is a qualitative research method with a case study approach which aims to examine and analyze the promotion strategy carried out by PT. Panasonic Gobel Indonesia. The theory used in this study uses marketing mix theory. The data obtained in this study were through interviews and observations with the Corporate Communication Supervisor of PT. Panasonic Gobel Indonesia as the main informant was supplemented by a complementary informant from one of the consumers who used the "Nanoe X Effective Against Viruses" program. The results of this study show that the use of Instagram social media carried out by Marketing Management and Corporate Communications of PT.Panasonic Gobel Indonesia in promoting the "Nanoe X Technology Effective Against Viruses" program, the company experienced many benefits. By utilizing social media, companies can easily achieve their goals in implementing the program's promotion strategy. Abstrak. Penelitian ini berjudul Pemanfaatan Instagram PT. Panasonic Gobel Indonesia. (Studi Kasus Sebagai Promosi Program Teknologi Nanoe X Produk Air Conditioning Pada Instagram @idpanasonic). PT. Panasonic Gobel Indonesia ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. PT. Panasonic Gobel Indonesia ini berlokasikan di Jakarta. Yang menjadi daya tarik dari PT. Panasonic Gobel Indonesia ini yaitu karena pada salah satu strategi promosinya melalui program Nanoe X yang efektif melawan virus corona. Hal ini dianggap menjadi daya tarik sebagai strategi promosi karena sangat menyesuaikan dengan keadaan sekarang di tengah-tengah pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana pemanfaatan Instagram dalam strategi promosi yang dilakukan oleh PT. Panasonic Gobel Indonesia (@idpanasonic). Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mencermati dan menganalisis menegenai strategi promosi yang dilakukan oleh PT. Panasonic Gobel Indonesia. Teori yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teori bauran pemasaran. Data yang di peroleh penelitian ini adalah melalui wawancara dan observasi kepada Corporate Communication Supervisor PT. Panasonic Gobel Indonesia sebagai informan utamanya di lengkapi dengan informan pelengkap yaitu dari salah satu konsumen yang menggunakan program "Nanoe X Efektif Melawan Virus". Hasil dari penelitian ini memunjukan bahwa pemanfaatan media sosial Instagram yang dilakukan oleh Manajemen Marteking dan Corporate Communicatiom PT.Panasonic Gobel Indonesia dalam mempromosikan program “Teknologi Nanoe X Efektif Melawan Virus” perusahaan mengalami benyak keuntungan. Dengan pemanfaatan media sosial ini perusahan dapat dengan mudah mecapai tujuan dalam melakukan strategi promosi program tersbut.
Hubungan Penyajian Informasi Pembangunan Infrastruktur dengan Perilaku Pencarian Informasi Followers Yudha Ari Azhar; Anne Ratnasari
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7811

Abstract

Abstract. Information search behavior that changes with the changing times with the media that continues to grow. The isntagram account @dsdadbmkotabdg be an option in obtaining information on the infrastructure development of Bandung City. The purpose of this study was to determine the relationship between the presentation of information in the type of information, the attractiveness of information, and the style of messages on @dsdadbmkotabdg Instagram account with the behavior of information seekers followers of infrastructure development in the city of Bandung. The theory used in this study is the Theory of Information Integration. This study used quantitative research methods, with a correlational approach. Data collection by distributing questionnaires to respondents. The population in this study is 1.153 followers of @dsdabmkotabdg Instagram accounts who liked Instagram posts in February 2023. From calculations using the Slovin formula, the number of samples that must be taken in this study is 93 respondents. The result of this study is that there is a strong relationship between the presentation of information on the development, maintenance, and inauguration of infrastructure with information seeking behavior. Abstrak. Perilaku pencarian informasi yang berubah-ubah seiring perubahan zaman dengan media yang terus berkembang. Akun isntagram @dsdadbmkotabdg menjadi pilihan dalam mendapatkan informasi pembangunan, pemeliharaan, dan peresmian infrastruktur Kota Bandung. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan penyajian informasi dalam jenis informasi, daya tarik informasi, dan gaya pesan pada akun Instagram @dsdadbmkotabdg dengan perilaku pencari informasi followers. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori new media. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan pendekatan korelasional. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada responden. Populasi dalam penelitian ini adalah followers akun Instagram @dsdabmkotabdg sebanyak 1.153 yang menyukai postingan instagram pada Februari 2023 . Dari perhitungan menggunakan rumus Slovin maka jumlah sampel yang harus diambil dalam penelitian ini sebanyak 93 responden. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang sangat kuat antara penyajian informasi pembangunan, pemeliharaan, dan peresmian infrastruktur dengan perilaku pencarian informasi followers.
Hubungan Antara Literasi Digital dengan Kemampuan Berpikir Kritis Generasi Z Nurul Pauziah; Tia Muthiah
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7851

Abstract

Abstract. Currently, the advancement of information technology is so rapid which has implications for the ease of humans in interacting and transacting. The convenience obtained for human life is to launch daily activities / activities, such as work, school, and college. Through various information technology devices, humans can obtain all kinds of information that can be accessed easily and cheaply through social media networking sites. The most popular social media networking site by the public is YouTube, where Indonesian people are ranked 3rd YouTube users in the world. This study is entitled "The Relationship Between Digital Literacy and Critical Thinking Skills on YouTube Media Networking Sites" the purpose of this study is to determine the relationship between digital literacy and critical thinking skills of Generation Z YouTube media. The method used is a quantitative method with a correlational study approach with the help of the SPSS application which aims to find out whether there is a relationship between digital literacy in technical, cognitive and social-emotional dimensions with the critical thinking ability of generation z when they are operating YouTube social media. The respondents of the study were 100 people, the sample was set according to the slovin formula. Meanwhile, the data collection technique used in this study was through questionnaires. The results of this study showed that the technical dimension was positively related to low relationship strength, the cognitive dimension was positively related to moderate relationship strength, the social-emotional dimension was positively related to strong relationship strength. Abstrak. Saat ini kemajuan teknologi informasi demikian pesat yang berimplikasi pada kemudahan manusia dalam berinteraksi dan bertransaksi. Kemudahan yang diperoleh bagi kehidupan manusia adalah melancarkan kegiatan/aktivitas sehari-hari, seperti bekerja, sekolah, dan kuliah. Melalui berbagai perangkat teknologi informasi, manusia dapat memperoleh segala jenis informasi yang dapat diakses secara mudah dan murah melalui media sosial. media sosial yang paling banyak diminati oleh masyarakat adalah YouTube, dimana masyarakat Indonesia termasuk dalam peringkat ke 3 pengguna YouTube di dunia. Penelitian ini berjudul “Hubungan Antara Literasi Digital dengan Kemampuan Berpikir Kritis Generasi Z” tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara literasi digital dengan kemampuan berpikir kritis Generasi Z media YouTube. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan studi korelasional dengan bantuan aplikasi SPSS yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara literasi digital pada dimensi technical, cognitive dan social-emotional dengan kemampuan berpikir kritis Generasi Z pada saat mereka sedang mengoperasikan media sosial YouTube. Responden dari penelitian ini adalah 100 orang, sampel ditetapkan berdasarkan rumus slovin. Sementara itu teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi technical berhubungan positif dengan kekuatan hubungan yang rendah, dimensi cognitive berhubungan positif dengan kekuatan hubungan yang sedang, dimensi social-emotional berhubungan positif dengan kekuatan hubungan yang kuat.