cover
Contact Name
Dwi Nurwulan Pravitasari
Contact Email
saintika_medika@umm.ac.id
Phone
+628123086679
Journal Mail Official
saintika_medika@umm.ac.id
Editorial Address
Editorial Office: Faculty of Medicine University of Muhammadiyah Malang Jl. Bendungan Sutami No 188A Malang, East Java
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga.
ISSN : 0216759X     EISSN : 2614476     DOI : https://doi.org/10.22219/
Core Subject : Health,
Journal of Saintika Medika is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community or public health research to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also interesting case reports. Brief communications containing short features of medicine, latest developments in diagnostic procedures, treatment, or other health issues that is important for the development of health care system are also acceptable. Letters and commentaries of our published articles are welcome.
Articles 564 Documents
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK DEEP FRYING TERHADAP PERUBAHAN HISTOPATOLOGI JANTUNG TIKUS PUTIH (Rattus novergicus strain wistar) Lianda Destrin Nurfadilah; Sri Adilla Nurainiwati; S.M Agustini
Saintika Medika Vol. 9 No. 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.v9i1.4126

Abstract

Pengaruh Pemberian Minyak Deep Frying Terhadap Perubahan Histopatologi Jantung Tikus Putih (Rattus novergicus strain wistar). Latar belakang: Peningkatan harga minyak tiap tahunnya mengakibatkan banyak masyarakat menggunakan minyak goreng berulang kali sehingga mengakibatkan terbentuknya senyawa radikal bebas yang dapat menyebabkan nekrosis sel otot jantung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pemberian minyak deep frying terhadap perubahan histopatologi jantung tikus putih (Rattus novergicus strain wistar). Metode: Penelitian ini merupakan true experimental menggunakan 20 ekor tikus, yang dibagi menjadi 4 kelompok dan diberi perlakuan selama 28 hari. Kelompok pertama diberikan pakan dan minum, kelompok II, III, IV diberikan 4x, 8x, 16x penggorengan. Tikus diberikan minyak deep frying dengan dosis 0.25 ml/ 100g BB/ hari menggunakan sonde lambung. Setelah 28 hari dilakukan pengambilan jantung tikus dan dibuat sediaan dengan pengecatan Hematoksilin Eosin kemudian dilakukan pengamatan sel nekrosis jantung. Hasil penelitian: Uji one way ANOVA didapatkan nilai sig = 0,000 (p < 0.01), terdapat pengaruh yang bermakna dari penggorengan berulang minyak deep frying terhadap nekrosis sel otot jantung. Uji Korelasi sig (2-tailed) = 0,000 (p < 0.01) dengan uji regresi didapatkan nilai R2 = 0,861, nekrosis sel otot jantung dipengaruhi minyak deep frying sebesar 86.1%. Kesimpulan: Pemberian minyak deep frying berpengaruh bermakna terhadap peningkatan jumlah sel nekrosis pada jantung tikus putih (Rattus novergicus strain wistar).Kata Kunci: minyak deep frying, stres oksidatif, nekrosis sel otot jantung.
PENGARUH REBUSAN DAUN SIRIH MERAH (Piper Crocatum) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus YANG DIINDUKSI Alloxan) Kusuma Hati; Meddy Setiawan; Dian Yuliarta
Saintika Medika Vol. 9 No. 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.v9i1.4127

Abstract

Latar Belakang : Pengobatan diabetes mellitus dengan obat anti diabetes sintetis sering menimbulkan efek samping. Untuk itu perlu dikembangkan system pengobatan tradisional sebagai alternatif pengobatan diabetes yang aman dan mudah cara pembuatannya, yaitu daun sirih merah (Piper crocatum). Tujuan penelitian : Untuk membuktikan adanya pengaruh rebusan daun sirih merah terhadap penurunan kadar gula darah pada tikus putih yang diinduksi alloxan Metode Penelitian : Jenis penelitian eksperimental, populasi tikus putih jantan dengan sampel 24 ekor yang terdiri dari 6 kelompok perlakuan dan 4 kali pengulangan. Alloxan diberikan pada hari ke-8 sampai dengan hari ke-14 dan rebusan daun sirih merah diberikan pada hari ke-15 sampai hari ke-28. Pemeriksaan kadar gula darah pada tikus putih dilakukan pada hari ke-7, ke- 14, dan ke-28. Hasil Penelitian : Hasil uji One Way Anova menunjukan adanya pengaruh perlakuan terhadap penurunan kadar gula darah tikus putih secara sangat bermakna (p< 0,01). Koefisien korelasi = 0,925 menunjukan korelasi positif yang kuat antara dosis rebusan daun sirih merah dengan penurunan kadar gula darah. Kesimpulan : Pemberian rebusan daun sirih merah dapat menurunkan kadar gula darah tikus putih yang diinduksi alloxan.Kata kunci : Daun sirih merah, kadar gula darah
EFEK ANTI INFLAMASI EKSTRAK ETANOL WORTEL (DAUCUS CAROTA L.) TERHADAP TIKUS STRAIN WISTAR (RATTUS NOVERGICUS) YANG DIINJEKSI KARAGENAN Yusrin Aulia; Fathiyah Safitri; Rahmiyah Fadilah
Saintika Medika Vol. 9 No. 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.v9i2.4131

Abstract

Efek Anti Inflamasi Ekstrak Etanol Wortel (Daucus carota L.) terhadap Tikus Strain Wistar (Rattus Novergicus) yang Diinjeksi Karagenan. Latar Belakang: Inflamasi merupakan respon fisiologis terhadap kerusakan jaringan. Inflamasi biasa diobati dengan golongan NSAID dan kortikosteroid yang memiliki efek samping cukup banyak. Wortel mengandung flavonoid yang menghambat enzim fosfolipase dan cyclooxygenase, serta saponin yang menghambat peningkatan permeabilitas vaskuler. Tujuan: Untuk membuktikan ekstrak etanol wortel (Daucus carota L.) memiliki efek anti inflamasi terhadap tikus strain wistar (Rattus novergicus) yang diinjeksi karagenan. Metode: Penelitian eksperimental dengan The Pre and Post Test Control Group Design, menggunakan 4 kelompok: (1) kontrol, (2) perlakuan dosis 100 mg/kgBB, (3) perlakuan dosis 200 mg/kgBB, dan (4) perlakuan dosis 400 mg/kgBB. Analisis data menggunakan uji One-Way ANOVA, HSD Tukey 5%, korelasi Pearson, dan regresi linier. Hasil dan Diskusi: Ekstrak etanol wortel meningkatkan prosentase reduksi radang secara bermakna (ANOVA p<0,05) dengan signifikansi 0,000. Hal ini diduga karena kandungan flavonoid serta saponin pada wortel. Dosis ekstrak wortel yang memberikan efek anti inflamasi paling besar pada penelitian ini adalah 400 mg/kgBB. Uji regresi linier menunjukkan ekstrak wortel berpengaruh 46,6% terhadap inflamasi. Kesimpulan: Ekstrak etanol wortel memberikan efek anti inflamasi terhadap tikus strain wistar yang diinjeksi karagenan.
EFEK GENISTEIN TOPIKAL TERHADAP EKSPRESI IL-8 PADA KORNEA TIKUS (RATTUS NOVERGICUS STRAIN WISTAR) MODEL INFLAMASI (TRAUMA KIMIA BASA) Zuhal Afkar Zulkarnain; Alva Sylvestris; Ruby R
Saintika Medika Vol. 9 No. 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.v9i2.4132

Abstract

Efek Genistein Topikal Terhadap Ekspresi IL-8 Pada Kornea Tikus (Rattus novergicus strain wistar) Model Inflamasi (Trauma Kimia Basa). Latar Belakang: Inflamasi kornea adalah penyakit mata yang paling sering menyebabkan kebutaan. Genistein sebagai anti-inflamasi dapat menghambat IL-8. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian genistein terhadap ekspresi IL-8 kornea tikus model inflamasi. Metode: The Post Test Only Control Group Design. Hasil dan Diskusi: Uji ANOVA menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan bermakna ekspresi IL-8 pada berbagai kelompok perlakuan (Sig 0.000 < p (0.05)). Kesimpulan: Pemberian genistein topikal tetes mata pada kornea tikus putih jantan dapat menurunkan ekspresi IL-8.
EFEK PEMBERIAN SEDUHAN SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS L.)TERHADAP KADAR ASAM URAT PADA TIKUS PUTIH JANTAN STRAIN WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) HIPERURISEMIA Reni Deviandra; Fathiyah Safitri; Djaka Handaja
Saintika Medika Vol. 9 No. 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.v9i2.4133

Abstract

Efek Pemberian Seduhan Seledri (Apium graveolens L.)Terhadap Kadar Asam Urat Pada Tikus Putih Jantan Strain Wistar (Rattus norvegicus) Hiperurisemia. Latar Belakang: Salah satu jenis tanaman yang diduga dapat menurunkan kadar asam urat adalah seledri. Seledri mengandung flavonoid dan 3-n butylphtalide (3nB) dapat menurunkan kadar asam urat dengan menghambat kerja enzim xantin oksidase. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh seduhan seledri (Apium graveolens L.) terhadap penurunan kadar asam urat pada tikus putih jantan hiperurisemia. Metode Penelitian: Menggunakan eksperimental murni, dengan rancangan Randomized Post Test Control Group Design. Sampel penelitian dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I: Kontrol positif (Saripati hati ayam mentah 3 ml/150grBB selama 21 hari + pakan normal selama 7 hari), II, III dan IV: diberikan Saripati hati ayam mentah 3 ml/150grBB selama 21 hari + seduhan seledri dengan dosis 50, 100, 150mg/ekor/hari selama 7 hari, V: Kontrol negatif (Pakan normal selama 28 hari). Pengukuran kadar asam urat dengan menggunakan metode kolometrik enzimatik. Hasil: Hasil pengukuran asam urat kelompok dengan pemberian seduhan seledri dosis 150 mg/ekor/hari menunjukkan kadar asam urat paling rendah (4,679±0,687) dibanding dengan kelompok kontrol positif menunjukkan kadar asam urat paling tinggi (11,563±1,541). Kesimpulan: Ada hubungan antara dosis seduhan seledri (Apium graveolens L.) terhadap kadar asam urat pada tikus putih jantan (Rattus Norvegicus) hiperurisemia.Kata Kunci: Seledri, Hiperurisemia, Kadar Asam Urat, Saripati Hati Ayam,
EFEKTIFITAS PELAKSANAAN 3M (MENGURAS, MENUTUP, DAN MENGUBUR) UNTUK MENURUNKAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KOTA BLITAR PADA PERIODE 2010-2011 Ari Prasetyo Utomo; Soebakti Ningsih; Febri EBS
Saintika Medika Vol. 9 No. 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.v9i2.4134

Abstract

EFEKTIFITAS PELAKSANAAN 3M (MENGURAS, MENUTUP, DAN MENGUBUR) UNTUK MENURUNKAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KOTA BLITAR PADA PERIODE 2010-2011. Penyakit DBD di Indonesia merupakan penyakit yangmematikan dengan angka kejadian yang meningkat dari tahun ke tahun. Akan tetapi di Kota Blitar pada periode 2010-2011 terjadi penurunan kasus yang cukup signifikan. Tujuan : mengetahui tingkat efektifitas pelaksanaan 3M untuk mencegah kasus DBD di Kota Blitar. Metode : Deskriptif analitik dengan uji korelasi row Spearman. Pengambilan sampel secara random sampling, besar sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebesar 88 responden. Analisis data menggunakan statistik uji Spearman dengan α=0.05. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecamatan A mempunyai tingkat keefektifitasan paling tinggi di antara seluruh kecamatan di Kota Blitar dengan persentase 39,8%. Kecamatan B memperoleh persentase 30,7%, dan Kecamatan C memiliki persentase terendah sebesar 25,5%. Hasil uji Spearman menunjukan nilai koefisien -0,841 dan nilai signifikansi 0,000 (dengan nilai p<á 0.05) sehingga terdapat hubungan yang signifikan (bermakna) dan negatif antara pelaksanaan 3M dengan angka kejadian DBD di Kota Blitar periode 2010-2011. Kesimpulan : Terdapat hubungan negatif antara efektifitas 3M dengan angka kejadian Demam Berdarah Dengue di Kota Blitar perode 2010-2011.Kata Kunci : efektifitas 3M, kader juru pemantau jentik, DBD di Kota Blitar.
HUBUNGAN ANTARA HIPERTENSI DENGAN PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA Anisa Wahyuniarti; Moch Bahrudin; Fathiyah Safithri
Saintika Medika Vol. 9 No. 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.v9i2.4135

Abstract

Hubungan Antara Hipertensi Dengan Penurunan Fungsi Kognitif Pada Lansia. Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu faktor terjadinya penurunan fungs kognitif. Pada orang lanjut usia terjadi penurunan kapasitas fungsional otak yang akan menimbulkan berbagai gangguan neuropsikologis salah satunya yaitu penurunan fungsi kognitif. Mini Mental State Examination (MMSE) merupakan salah satu cara untuk mendeteksi penurunan fungsi kognitif. Tujuan: Mengetahui Hubungan Antara Hipertensi dengan Penurunan Fungsi Kognitif Pada Lansia. Metode: Analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel 63sampel. Dilakukan uji hipotesis Chi-Square untuk menentukan hubungan antar variable,dan dikatakan signifikan bila nilai P < 0,05 Hasil dan Diskusi: Didapatkan penurunan fungsi kognitif pada laki-laki sebanyak 22% sedangkan perempuan 54%, pada umur 60-69 tahun sebanyak 42%, umur 70-74 tahun sebanyak 38% dan pada hipertensi Staduim I sebanyak 20 %, hipertensi stadium II sebanyak 38% sedangkan pada penderita yang tidak hipertensi sebanyak 5%, pada uji Chi Square didapatkan x2 = 0,015 dan p < 0,05 Kesimpulan: Ada hubungan antara hipertensi dengan penurunan fungsi kognitif.Kata Kunci: hipertensi, lansia, penurunan fungsi kognitif.
HUBUNGAN ANTARA PEMAKAIAN OBAT NYAMUK BAKAR DAN FREKUENSI PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK) Chandra Ilyas Nampira; Isbandiyah .; Melany Farahdila
Saintika Medika Vol. 9 No. 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.v9i2.4136

Abstract

Hubungan Antara Pemakaian Obat Nyamuk Bakar dan Frekuensi Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK). Latar Belakang: PPOK menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan penggunaan obat nyamuk bakar sebagai faktor risiko PPOK. Tujuan: Membuktikan hubungan antara pemakaian obat nyamuk bakar dan frekuensi PPOK. Metode: Observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Hasil dan Diskusi: Terdapat hubungan yang bermakna antarapemakaian obat nyamuk bakar dan frekuensi PPOK (chi square p-value < 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan pemakaian obat nyamuk bakar dan frekuensiPPOK.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DAN III DENGAN RESIKO TERJADINYA ANEMIA DALAM KEHAMILAN DI PUSKESMAS SUKORAME KEDIRI Rabitha Rachmaniar; Halida Nelasari; Bambang Widiwanto
Saintika Medika Vol. 9 No. 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.v9i2.4137

Abstract

Hubungan Antara Pengetahuan Tentang Anemia Pada Ibu Hamil Trimester II dan III dengan Resiko Terjadinya Anemia dalam Kehamilan di Puskesmas Sukorame Kediri. Latar Belakang: Tingkat pengetahuan ibu hamil yang rendah menimbulkan resiko anemia dalam kehamilan. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil dengan resiko terjadinya anemia dalam Metode: Observasional analitik dengan pendekatan CrossSectional. Hasil dan Diskusi: Hasil uji Chi – Square yang menunjukkan nilai X2 = 7,108 dengan nilai signifikansi (p=0,029)<0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang anemia pada ibu hamil trimester II dan III dengan resiko terjadinya anemia dalam kehamilan di Puskesmas Sukorame Kediri.
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PADAT DINI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI DI RSUD AMBARAWA Risang Bhaskoro; Bambang Mulyawan
Saintika Medika Vol. 9 No. 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.v9i2.4138

Abstract

Hubungan Pemberian Makanan Padat Dini Dengan Kejadian Diare Pada Bayi di RSUD Ambarawa Latar Belakang: Diare diartikan sebagai buang air besar yang tidak normal atau bentuk tinja yang encer dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya. Neonatus dinyatakan diare bila frekuensi buang air besar sudah lebih dari 4 kali, sedangkan untuk bayi berumur lebih dari 1 bulan dan anak, bila frekuensinya lebih dari 3 kali sehari. Bayi yang tidak diberi ASI eksklusif mempunyai kemungkinan 14,2 kali lebih sering terkena diare dibandingkan dengan bayi yang mendapat ASI eksklusif. Tujuan: Mengetahui hubungan pemberian makanan padat dini dengan kejadian diare pada bayi di RSUD Ambarawa. Metode: Observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Jumlah sampel 39. Dianalisis dengan uji Chi-Square dan koefisien kontingensi. Hasil Penelitian: 69,2% ibu memberikan makanan padat, 51,3% bayi mengalami diare dan 17,9% bayi tidak mengalami diare. Sedangkan 30,8% ibu yang tidak memberikan makanan padat, 5,1% bayi mengalami diare dan 25,6% bayi tidak mengalami diare, dengan nilai p sebesar 0,001, nilai r sebesar 0,471 dan RR =4,44 {95% CI: (1,82 – 10,72)}. Kesimpulan: Ada hubungan antara pemberian makanan padat dini dengan kejadian diare pada bayi di RSUD Ambarawa.

Filter by Year

2009 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 2 (2024): December 2024 Vol. 20 No. 1 (2024): June 2024 Vol. 19 No. 2 (2023): December 2023 Vol. 19 No. 1 (2023): June 2023 Vol. 18 No. 2 (2022): December 2022 Vol. 18 No. 1 (2022): June 2022 Vol. 17 No. 2 (2021): December 2021 Vol. 17 No. 1 (2021): June 2021 Vol. 16 No. 2 (2020): December 2020 Vol 16, No 1 (2020): June 2020 Vol. 16 No. 1 (2020): June 2020 Vol 16, No 1 (2020): June 2020 (on progress) Vol 15, No 2 (2019): December 2019 Vol. 15 No. 2 (2019): December 2019 Vol 15, No 1 (2019): JUNI 2019 Vol. 15 No. 1 (2019): JUNI 2019 Vol. 14 No. 2 (2018): DESEMBER 2018 Vol 14, No 2 (2018): DESEMBER 2018 Vol. 14 No. 1 (2018): JUNI 2018 Vol 14, No 1 (2018): JUNI 2018 Vol 13, No 2 (2017): DESEMBER 2017 Vol. 13 No. 2 (2017): DESEMBER 2017 Vol. 13 No. 1 (2017): JUNI 2017 Vol 13, No 1 (2017): JUNI 2017 Vol 12, No 2 (2016): DESEMBER 2016 Vol. 12 No. 2 (2016): DESEMBER 2016 Vol 12, No 1 (2016): JUNI 2016 Vol. 12 No. 1 (2016): JUNI 2016 Vol. 11 No. 2 (2015): Desember 2015 Vol 11, No 2 (2015): Desember 2015 Vol. 11 No. 1 (2015): Juni 2015 Vol 11, No 1 (2015): Juni 2015 Vol 10, No 2 (2014): Desember 2014 Vol. 10 No. 2 (2014): Desember 2014 Vol 10, No 1 (2014): Juni 2014 Vol. 10 No. 1 (2014): Juni 2014 Vol. 9 No. 2 (2013): Desember 2013 Vol 9, No 2 (2013): Desember 2013 Vol. 9 No. 1 (2013): Juni 2013 Vol 9, No 1 (2013): Juni 2013 Vol. 8 No. 2 (2012): Desember 2012 Vol 8, No 2 (2012): Desember 2012 Vol. 8 No. 1 (2012): Juni 2012 Vol 8, No 1 (2012): Juni 2012 Vol. 5 No. 2 (2009): Juli 2009 Vol. 7 No. 2 (2011): Desember 2011 Vol 7, No 2 (2011): Desember 2011 Vol. 7 No. 1 (2011): Januari 2011 Vol 7, No 1 (2011): Januari 2011 Vol. 6 No. 2 (2010): Desember 2010 Vol 6, No 2 (2010): Desember 2010 Vol 6, No 1 (2010): Januari 2010 Vol. 6 No. 1 (2010): Januari 2010 Vol 5, No 2 (2009): Juli 2009 Vol 5, No 1 (2009): Januari 2009 Vol. 5 No. 1 (2009): Januari 2009 More Issue