cover
Contact Name
Admin
Contact Email
dinasti.info@gmail.com
Phone
+628117404455
Journal Mail Official
editor@dinastires.org
Editorial Address
Casa Amira Prive Jl. H. Risin No. 64D Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Indonesia
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Journal of Accounting and Finance Management (JAFM)
Published by Dinasti Research
ISSN : 27213005     EISSN : 27213013     DOI : https://doi.org/10.38035/jafm
Core Subject : Economy,
Journal of Accounting and Finance Management (JAFM) is a peer-reviewed journal published by Dinasti Research, Dinasti Foundation, Indonesia six times a year. JAFM aims to publish articles in the fields of accounting, finance, and management that make a significant contribution to the development of accounting practices and the accounting profession in Indonesia and in the world. Consistent with its objectives, JAFM provides insights in accounting and finance for academics, practitioners, researchers, regulators, students, and other parties who are interested in developing accounting practices and the accounting profession. JAFM accepts quantitative or qualitative research texts, written in Indonesian or English. JAFM accepts manuscripts from Indonesian writers and writers from various parts of the world.
Articles 757 Documents
Implementasi Penatausahaan Aset Tetap Pada Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Djamal Firmansyah; Firman Hadi Rivai; R Luki Karunia
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i3.3489

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan penatausahaan aset tetap sehingga permasalahan penatausahaan aset tetap pada Dinas Pertamanan dan Hutan Kota selalu diungkap dalam Laporan Hasil Pemeriksaan oleh BPK RI, dan mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan penatausahaan aset tetap pada Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer diperoleh dari observasi dan wawancara mendalam terhadap Sekretaris Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Kepala Sub Bagian Umum Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Kepala Subbagian Tata Usaha Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota dan Pengurus Barang Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. Data sekunder diperoleh dari tinjauan pustaka dari buku-buku, dokumen dan catatan, tulisan karya ilmiah terdahulua dan berbagai media, arsip dan foto maupun video yang mendukung penelitian. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan bahan evaluasi kepada Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta terkait penatausahaan aset tetap yang dilaksanakan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta.
Strategi Penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Rita Tri Damayantie; R Luki Karunia; Neneng Sri Rahayu
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i3.3490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa keterlambatan entitas terperiksa dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, riset ini mengaplikasikan teori peran guna menganalisis perilaku pelaksana dan pengelola Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa rendahnya jumlah LHP yang telah selsai ditindaklanjuti dipicu oleh tiga faktor utama: kelemahan implementasi regulasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP), hambatan dalam koordinasi antarpihak, serta perbedaan persepsi dalam memahami rekomendasi. Ketiga kendala tersebut secara langsung memengaruhi perilaku pelaksana sehingga tidak selaras dengan harapan organisasi. Sebagai implikasi praktis, penelitian ini merekomendasikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memformulasikan peraturan khusus yang mengatur mekanisme pelimpahan tanggunjawab saat terjadi perubahan nomenklatur, serta mengimplementasikan sistem reward and punishment guna mengakselerasi proses tindak lanjut pemeriksaan.
Peran Moderasi Tax Avoidance pada Carbon Emission Disclosure dan Cost of Debt Perusahaan Sektor Energi Indonesia Dewi Kusuma Wardani; Feni Andriani
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i3.3502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Carbon Emission Disclosure terhadap Cost of Debt dengan Tax Avoidance sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling dan menghasilkan 124 observasi perusahaan-tahun. Carbon Emission Disclosure diukur berdasarkan indikator Global Reporting Initiative 305, Cost of Debt diukur menggunakan rasio beban bunga terhadap total utang, sedangkan Tax Avoidance diproksikan dengan Effective Tax Rate. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis dengan bantuan EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Carbon Emission Disclosure berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Cost of Debt, yang berarti semakin tinggi tingkat transparansi lingkungan perusahaan maka semakin rendah biaya utang yang ditanggung perusahaan. Selain itu, Tax Avoidance terbukti mampu memoderasi hubungan antara Carbon Emission Disclosure dan Cost of Debt dengan meningkatkan persepsi risiko kreditur. Temuan ini menunjukkan bahwa transparansi lingkungan dapat menurunkan biaya pendanaan perusahaan, namun manfaat tersebut dapat berkurang ketika perusahaan melakukan praktik penghindaran pajak.
Competitive Strategy For a Niche Oilfield Service Company in Indonesia: a Case Study of Vikingr Danial Wildansyah; Gallang Perdhana Dalimunthe
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i3.3505

Abstract

Indonesia’s upstream oil and gas industry is maturing, making well intervention and plug-and-abandonment central to sustaining production. Between 2025 and 2030 the country may see roughly 16,143 intervention and 2,340 plug-and-abandonment activities, with cumulative spend near US$616 million and US$398 million, while a one-million barrel-per-day production target and local-content thresholds of 55 to 75 percent reshape competition. This study asks how Vikingr, a Scandinavian niche specialist operating in Indonesia, can expand and sustain growth in this market. Using an instrumental single-case study with three semi-structured interviews of senior operator decision-makers and triangulated secondary data, the analysis applies the focus strategy, the resource-based view, supplier-selection theory and the Strategy Diamond, supported by environmental, industry, segmentation and synthesis frameworks. The most defensible position is operational problem-solving with specialized well-barrier and abandonment tools; technical capability alone is insufficient, as trust depends on documented performance, transparent communication, early engagement and assurance documentation. The proposed strategy is a phased Defend, Deepen and Diversify roadmap built on fit-for-purpose tools, an assurance pack and risk-adjusted value pricing. The contribution is contextual and managerial rather than theoretical.
Apakah Pengungkapan Environmental, Social dan Governance Berkaitan Dengan Financial Distress Pada Perbankan di Indonesia? Adelia Pramita; Nadya Eka Putri; Nella Yantiana
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i3.3512

Abstract

Industri perbankan memiliki peranan penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Tekanan financial distress yang diproksikan menggunakan Non-Performing Loan (NPL) menjadi salah satu risiko utama yang dapat mengganggu kinerja perbankan. Di sisi lain, pengungkapan Environmental, Social, and Governance semakin berkembang sebagai bagian dari tuntutan regulasi. Namun, hubungan antara pengungkapan ESG dan financial distress pada sektor perbankan masih menunjukkan hasil yang beragam dalam berbagai penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan Environmental (ENV), Social (SOC), dan Governance (GOV) secara parsial terhadap rasio NPL sebagai proksi financial distress pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai variabel kontrol. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan data panel seimbang pada 10 perusahaan perbankan periode 2021–2025 (50 observasi), pengukuran ESG dilakukan melalui analisis isi berdasarkan standar GRI dengan metode dikotomis. Analisis regresi data panel Fixed Effect Model (FEM) menggunakan EViews 12. Hasil menunjukkan pengungkapan Environmental (p=0,585) dan Social (p=0,951) tidak berpengaruh signifikan terhadap NPL, sedangkan pengungkapan Governance berpengaruh negatif signifikan terhadap NPL (koefisien: -1,722; p=0,013). Tata kelola perusahaan yang baik mampu menekan kredit bermasalah. Model memiliki kemampuan penjelasan tinggi dengan Adjusted R² sebesar 88,97%.
Fraud Hexagon dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan Perbankan di Era Covid-19 Naila Ramadhania Riawan; Elga Yulindisti; Haryono Haryono
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i3.3513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen-elemen Fraud Hexagon Theory, yang meliputi tekanan, kapabilitas, peluang, rasionalisasi, kolusi, dan arogansi terhadap potensi kecurangan pelaporan keuangan (Fraudulent Financial Reporting/FFR) di industri perbankan Indonesia pada masa pandemi Covid-19. Dengan menerapkan purposive sampling, sebanyak 30 perusahaan perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2021 dipilih sebagai sampel, menghasilkan 90 unit observasi. F-score Model digunakan sebagai instrumen pengukuran FFR, dan pengujian dilakukan melalui regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model menggunakan perangkat lunak Eviews 12. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya variabel tekanan yang direpresentasikan oleh ROA yang secara statistik berpengaruh positif dan signifikan terhadap FFR (p = 0.0005) sementara itu, keenam variabel independen lainnya tidak terbukti berpengaruh. Namun secara simultan model terbukti signifikan (Prob. F = 0.0166), dengan nilai Adjusted R² sebesar 10.66%. Temuan ini mengindikasi bahwa tekanan terhadap profitabilitas menjadi faktor risiko dominan dalam kecurangan laporan keuangan sektor perbankan di tengah kondisi pandemi.
Pengaruh Komisaris Independen dan Ukuran Dewan Komisaris terhadap Leverage Perusahaan Sektor Kelapa Sawit di Indonesia Natasya Natasya; Haryono Haryono; Juanda Astarani
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i3.3514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh komisaris independen dan ukuran dewan komisaris terhadap leverage perusahaan yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio pada perusahaan sektor kelapa sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024, dengan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel terhadap 17 perusahaan sehingga diperoleh 68 unit observasi. Pemilihan model dilakukan melalui Uji Chow dan Uji Hausman, yang menunjukkan bahwa Random Effect Model merupakan model terbaik. Permasalahan autokorelasi diatasi menggunakan estimator Heteroskedasticity and Autocorrelation Consistent Newey-West. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komisaris independen dan ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap leverage perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa mekanisme tata kelola perusahaan pada aspek pengawasan dewan komisaris belum terbukti secara langsung memengaruhi kebijakan leverage pada perusahaan sektor kelapa sawit di Indonesia.
Pengaruh Debt to Equity Ratio, Current Ratio, Earning Per Share dan Return on Equity terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sub-Sektor Otomotif dan Komponen Prestasi Kristian Daeli; Rr. Eko Giyartiningrum
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i3.3521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Debt to Equity Ratio, Current Rasio, Earning Per Share dan Return on Equity terhadap Harga Saham Perusahaan Otomotif dan Komponen di BEI periode 2022-2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sumber datanya adalah data sekunder, yaitu berupa laporan keuangan Perusahaan Otomotif dan Komponen di BEI periode 2022-2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah asosiatif kausal. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Total sampel dalam penelitian ini adalah 10 Perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Debt To Equity Ratio, Current Rasio, Earning Per Share dan Return on Equity tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham Perusahaan Otomotif dan Komponen di BEI periode 2022-2025. Secara simultan, Debt to Equity Ratio, Current Ratio, Earning Per Share dan Return on Equity tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham Perusahaan Otomotif dan Komponen di BEI periode 2022-2025.
Pengaruh Kinerja Keuangan, Komite Keberlanjutan dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kualitas Laporan Keberlanjutan Nur Isnaini; Murtanto Murtanto
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i3.3541

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji secara empiris mengenai pengaruh kinerja keuangan, komite keberlanjutan, dan ukuran perusahaan terhadap kualitas laporan keberlanjutan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024. Data yang dianalisis adalah data sekunder termasuk laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang dipublikasikan di situs web resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) atau web resmi perusahaan secara individual. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model analisis regresi logistik ordinal. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel yang terpilih sebanyak 1.326 dari 2.871 observasi dan menggunakan aplikasi olah data berupa Stata 19. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keberlanjutan, sedangkan komite keberlanjutan dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keberlanjutan.
Determinants of Carbon Disclosure: The Role of Sustainability Assurance, Board Independence, Institutional Ownership and Gross Domestic Product in Mining Companies Across Five ASEAN Countries Annisa Annisa; Juniati Gunawan
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i3.3561

Abstract

This study aims to analyze the effect of Sustainability Assurance, Board Independence, Institutional Ownership, and Gross Domestic Product on Carbon Disclosure in Mining Companies Across Five ASEAN Countries (Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand). This research applies a quantitative approach using secondary data obtained from annual reports and sustainability reports during the period from 2022 to 2024. Sustainability Assurance and Carbon Disclosure are measured through content analysis based on ISAE 3000 and TCFD, while the hypotheses are tested using panel data regression with the Fixed Effect Model. The results show that Sustainability Assurance and Institutional Ownership have a positive and significant effect on Carbon Disclosure, while Board Independence and Gross Domestic Product have a positive but insignificant effect. This study recommends that companies improve the quality of carbon reporting and strengthen the reliability of sustainability information through more comprehensive assurance practices.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2026) Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (May - June 2026) Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (March - April 2026) Vol. 6 No. 6 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (January - February 2026) Vol. 6 No. 5 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (November - December 2025) Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (September - October 2025) Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2025) Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (May - June 2025) Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (March - April 2025) Vol. 5 No. 6 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (January - February 2025) Vol. 5 No. 5 (2024): Journal of Accounting and Finance Management (November - December 2024) Vol. 5 No. 4 (2024): Journal of Accounting and Finance Management (September - October 2024) Vol. 5 No. 3 (2024): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2024) Vol. 5 No. 2 (2024): Journal of Accounting and Finance Management (May - June 2024) Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Accounting and Finance Management (March - April 2024) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Accounting and Finance Management (January - February 2024) Vol. 4 No. 5 (2023): Journal of Accounting and Finance Management (November-December 2023) Vol. 4 No. 4 (2023): Journal of Accounting and Finance Management (September-October 2023) Vol. 4 No. 3 (2023): Journal of Accounting and Finance Management (July-August 2023) Vol. 4 No. 2 (2023): Journal of Accounting and Finance Management (May-June 2023) Vol. 4 No. 1 (2023): Journal of Accounting and Finance Management (March - April 2023) Vol. 3 No. 6 (2023): Journal of Accounting and Finance Management (January - February 2023) Vol. 3 No. 5 (2022): Journal of Accounting and Finance Management (November-December 2022) Vol. 3 No. 4 (2022): Journal of Accounting and Finance Management (September-October 2022) Vol. 3 No. 3 (2022): Journal of Accounting and Finance Management (July-Agust 2022) Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Accounting and Finance Management (May-June 2022) Vol. 3 No. 1 (2022): Journal of Accounting and Finance Management (March-April 2022) Vol. 2 No. 6 (2022): Journal of Accounting and Finance Management (January-February 2022) Vol. 2 No. 5 (2021): Journal of Accounting and Finance Management (November-December 2021) Vol. 2 No. 4 (2021): Journal of Accounting and Finance Management (September-October 2021) Vol. 2 No. 3 (2021): Journal of Accounting and Finance Management (July-August 2021) Vol. 2 No. 2 (2021): Journal of Accounting and Finance Management (May-June 2021) Vol. 2 No. 1 (2021): Journal of Accounting and Finance Management (March-April 2021) Vol. 1 No. 6 (2021): Journal of Accounting and Finance Management (January-February 2021) Vol. 1 No. 5 (2020): Journal of Accounting and Finance Management (November-December 2020) Vol. 1 No. 4 (2020): Journal of Accounting and Finance Management (September-October 2020) Vol. 1 No. 3 (2020): Journal of Accounting and Finance Management (July-August 2020) Vol. 1 No. 2 (2020): Journal of Accounting and Finance Management (May-June 2020) Vol. 1 No. 1 (2020): Journal of Accounting and Finance Management (March-April 2020) More Issue