cover
Contact Name
Eka Nurdianty Anwar
Contact Email
admbengkuluinstitute@gmail.com
Phone
+628562911777
Journal Mail Official
admbengkuluinstitute@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kalimantan No 4 RT 004 RW 001 Kelurahan Kampung Kelawi, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Vokasi Kesehatan
Published by Gayaku Publisher
ISSN : -     EISSN : 29636833     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Vokasi Kesehatan is published by Gayaku Publisher and distributed twice a year. Jurnal Vokasi Kesehatan is dedicated to researchers and academics intent on publishing research, scientific thinking, and other original scientific ideas. Jurnal Vokasi Kesehatan scientific periodical publication on Public Health Science and Healthcare Studies issue as a media for information dissemination of research results for lecturer, researcher, and practitioner. The article published in the Jurnal Vokasi Kesehatan is the authors original work with a broad spectrum of topics. Detailed scopes of articles accepted for submission are The Journals mission is to promote excellence in public health and a range of disciplines and specialties of allied health professions. It welcomes submissions from the international academic and health professionals community. The Journal publishes evidence based articles with solid and sound methodology, clinical application, description of best clinical practices, and discussion of relevant professional issues or perspectives. Articles can be submitted in the form of research articles, reviews, case reports, and letters to the editor or commentaries. The Journals priorities are papers in the fields of nursing, physical therapy, medical laboratory science, environmental health, and medical imaging and radiologic technologies. Relevant articles from other disciplines of allied health professions may be considered for publication.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2025)" : 25 Documents clear
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT SKABIES TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PADA REMAJA KELAS 8 DI PONDOK PESANTREN DAARUL MUKHTARIN KABUPATEN TANGERANG Sahara, Syawal Nur; Mursiah; Ria Setia Sari
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1461

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei. Penyakit ini sering ditemukan di lingkungan padat seperti pondok pesantren, dan rendahnya pengetahuan santri menjadi salah satu faktor tingginya prevalensi. Tujuan: Mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja dalam pencegahan penyakit skabies. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental dengan rancangan Pre-Test Post-Test With Control Group Design. Teknik Sampel: random sampling. Jumlah Sampel: 132 responden, terdiri dari 66 kelompok intervensi dan 66 kelompok kontrol. Analisis Data: Menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan pre dan post dalam kelompok, dan uji Mann-Whitney untuk membandingkan antar kelompok kontrol. Hasil Penelitian: Kelompok intervensi mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan penyuluhan kesehatan (p-value=0,000), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan (p-value=0,083). Perbedaan pengetahuan antara kedua kelompok signifikan (p-value=0,000).
Pengaruh Edukasi Mencuci Tangan Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa/I Kelas 5 Di SDN Sarakan 3 Kabupaten Tangerang Anggraeni, Susan Tri; Mursiah; Ria Setia Sari
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1464

Abstract

Pengetahuan siswa sekolah dasar tentang mencuci tangan masih rendah, padahal perilaku ini penting untuk mencegah penyakit menular. Tujuan : Mengetahui pengaruh edukasi mencuci tangan terhadap Tingkat pengetahuan siswa/I kelas 5 di SDN Sarakan 3 Kbupaten Tangerang. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen two group pretest-design. Sampel berjumlah 108 siswa yang dibagi menjadi kelompok intervensi (54 siswa) dan kelompok kontrol (54 siswa) dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian : Sebelum intervensi, mayoritas siswa pada kedua kelompok memiliki pengetahuan rendah. Setelah edukasi, kelompok intervensi mengalami peningkatan signifikan dengan mayoritas (87%) berpengetahuan tinggi, sedangkan pada kelompok control hanya (52%) yang meningkat. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p = 0.000 pada kelompok intervensi dan p = 0.066 pada kelompok control.
Analisis Ketepatan Kode Diagnosis Hipertensi Berdasarkan ICD-10 di Puskesmas Sukamulya Umami, Nisa; Nurjanah, Nourma; Oktavia, Nova; tri sutarno, teguh
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1783

Abstract

ICD-10 is an international disease classification system used for accurate and systematic diagnosis recording. Hypertension is one of the most prevalent diseases in primary health care facilities, including the Sukamulya Community Health Center. However, inaccuracies in diagnosis coding that do not comply with ICD-10 guidelines are still frequently found. This study aims to analyze the accuracy of hypertension diagnosis codes, describe the coding procedures, and identify factors affecting coding inaccuracies. This research employed a qualitative descriptive method with data collection through observation of 100 hypertension medical records and interviews with two coding officers. The results showed that 42% of diagnosis codes were accurate, while 58% were inaccurate. The inaccuracies were caused by limited understanding of combination codes, lack of coding training, and the absence of specific Standard Operating Procedures (SOPs). The study concludes that improving coding accuracy requires regular training and the development of clear SOPs.
Pengaruh Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Pusksesmas Perumnas Susanty, Yunita Ery; Zuraida, Zuraida; Silvalia Rahma Pratiwi; Shinta Puji Lestari; Vevbi Apriani; Yiyin Widia Sari
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1790

Abstract

Baik di negara industri maupun negara berkembang, penyakit kardiovaskular merupakan ancaman signifikan bagi kesehatan masyarakat. Secara global, hipertensi menduduki peringkat sebagai penyebab kematian utama setiap tahunnya. Di seluruh dunia, hipertensi memengaruhi sekitar 1,28 miliar individu berusia 30-79 tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Kementerian Kesehatan Indonesia melaporkan bahwa 30,8% penduduk menderita hipertensi pada tahun 2023. Dengan tren yang mengkhawatirkan di semua kelompok usia, prevalensi hipertensi di Indonesia terus berada di sekitar sepertiga populasi dewasa pada tahun 2025. Sementara itu, hipertensi termasuk dalam sepuluh penyakit teratas di Kabupaten Bengkulu Utara. Menurunkan tekanan darah tanpa menggunakan obat-obatan dan potensi efek sampingnya dimungkinkan melalui pengobatan non-farmakologis. Senam untuk lansia adalah salah satu jenis pengobatan non-farmakologis tersebut. Sebagai jenis latihan fisik, senam lansia terdiri dari serangkaian gerakan terkoordinasi yang dirancang untuk menjaga tubuh tetap bergerak dan kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana senam untuk lansia memengaruhi tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Secara spesifik, pendekatan kuasi-eksperimental pretest-posttest satu kelompok digunakan dalam penelitian ini. Pendekatan pengambilan sampel yang digunakan sangat teliti. Sebanyak 21 orang berpartisipasi dalam penelitian ini. Temuan menunjukkan bahwa lansia yang melakukan senam lansia menurunkan tekanan darah sistolik mereka dari rata-rata 141 mmHg sebelum aktivitas menjadi 125 mmHg setelahnya, menunjukkan bahwa senam lansia membantu mengatur tekanan darah. Tekanan darah diastolik turun dari rata-rata 91 mm Hg sebelum olahraga menjadi 79 mm Hg setelahnya. Lansia dengan hipertensi mungkin mendapat manfaat dari senam dalam menurunkan tekanan darah, seperti yang ditunjukkan oleh nilai p 0,000 (nilai p <0,005).
Tinjauan Penyimpanan Rekam Medis Elektronik Pada SIMRS di Rumah Sakit “X” Kota Bengkulu Agusianita, Agusianita; Arifin, Ismail; Nofri Heltiani
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1804

Abstract

Penyimpanan Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan bagian krusial dalam Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) guna menjamin keamanan, integritas, dan ketersediaan data pasien. Di RS “X” Kota Bengkulu, masih ditemukan beberapa tantangan seperti media penyimpanan yang belum tersertifikasi ISO 27001 serta aspek ketersediaan data yang belum optimal. Hasil penelitian ini diketahui gambaran Penyimpanan Rekam Medis Elektronik pada Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di RS “X” dari segi Media Penyimpanan, Standar Prosedur Operasional (SPO), Serta Keamanan Dan Kerahasiaan data. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan teknik Snowball Sampling terhadap seluruh petugas SIMRS/IT sebanyak 2 orang di instalasi rawat jalan. Data dikumpulkan melalui wawancara, kemudian dianalisis menggunakan metode Colaizzi (1978). Media penyimpanan Rekam Medis Elektronik di RS “X” sebagian besar telah sesuai ketentuan, seperti penggunaan server lokal digital, sudah terinteroperabilitas dengan SATUSEHAT, backup dilakukan secara berkala, lokasi penyimpanan cloud berbeda dari lokasi fasyankes dan penyedia server sudah terdaftar di PSE KOMINFO, namun belum memiliki sertifikasi ISO 27001 yang artinya belum ada sistem pengendalian formal yang terstruktur secara menyeluruh dan diakui secara internasional. Standar Prosedur Operasional mengatur penyimpanan rekam medis elektronik, termasuk prosedur backup dan hak akses, telah tersedia dan terdokumentasi dengan baik. Dari aspek keamanan dan kerahasiaan, prinsip kerahasiaan (Confidentiality) dan integritas (Integrity) telah diterapkan, namun aspek ketersediaan (availability) masih belum terpenuhi secara optimal yang dapat menyebabkan sistem tidak dapat diakases dalam waktu yang cukup lama jika terjadi gangguan teknis pada server utama sehingga dapat menghambat pelayanan medis yang bergantung pada data elektronik. Rumah sakit disarankan segera mengupayakan sertifikasi ISO 27001 untuk media penyimpanan, serta memperkuat sistem ketersediaan data agar proses pelayanan tetap berjalan optimal dalam segala kondisi.

Page 3 of 3 | Total Record : 25