cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2023)" : 40 Documents clear
Pengembangan dan Pemasaran Potensi Beras Menor di Desa Wijimulyo Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo Dharomesz, Vonezyo Yupanzara
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i1.5372

Abstract

Community Service Program is a compulsory program from Atma Jaya Yogyakarta University which is carried out as a form of dedication by students to the community. Wijimulyo village located in Nanggulan District, Kulon Progo Regency, Special Region of Yogyakarta is an area that will be developed by the 120 group. Wijimulyo village has variety potency, start from the tourism until the agriculture and the 120 group wants to develop the agriculture potency which is about the menor rice. Menor rice is an under-development rice in the Kulon Progo Regency. The drawback of this rice is that it has just been registered to the Ministry of Agriculture, so it still not well known by the public of Wijimulyo village. Because of that drawback, the 120 group of Community Service Program wants to develop that potency by doing a marketing about menor rice’s product so that menor rice can be more known by the public of Nanggulan District and known nationally as well.
Pengembangan Potensi Pariwisata Desa Pengkol Binarti, Floriberta
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i1.5943

Abstract

Tourism is one of the leading sectors in several regions that potentially increase the regional income and open up business opportunities for the surrounding community. As a local and foreign tourist destination, the Special Region of Yogyakarta has many unique tourist attractions that are the main tourists’ attraction. Pengkol Village which is located in Patuk District, Gunungkidul Regency, the Special Region of Yogyakarta has some potential tourist destinations. Through the Kuliah Kerja Nyata which was took place in Pengkol Village, authors proposes to develop the tourism potential of Mount Keruk, Mount Genter and cultural art tourism in Pengkol Village. This tourism development proposal is based on the literature review and secondary data related to the Pengkol Village’s potential, identification of problems, data analysis that narrows to solving tourism development problems. Some of the solutions offered to increase tourist visits are the addition of supporting facilities to increase comfort for the visitors and hold cultural arts performances at tourist sites.
Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa sebagai Peningkat Ekonomi Masyarakat Desa Patuk Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul Binarti, Floriberta
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i1.5959

Abstract

Patuk Village is one of the villages located in Patuk District, Gunungkidul Regency, Special Region of Yogyakarta. With KKN 81 Society 5.0 activities in this village, namely increasing the potential of village natural resources, namely garden land that is not cultivated into coconut plantations and coconut processing into coconut oil. The author took the initiative to provide insight by providing how to make coconut oil. Based on the data collection regarding the potential of Patuk Village, the authors produced outputs in the form of e-books and video pocket books on how to process coconuts, e-books and videos about village potential. Authors expect that these results can be useful and become a business opportunity for Patuk Village that can increase the economy of the Patuk Village community.
Pengelolaan dan Pemasaran Ganyong sebagai Salah Satu Potensi Pertanian Desa Terbah untuk Mengembangkan Kuliner Yogyakarta Sitepu, Roberto
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i1.5965

Abstract

Counseling activities were carried out from April to May 2022 with the Society 5.0 method where this espionage activity was carried out by not sending students to the field. The implementation of unit B was placed in Terbah Village, Patuk District, Gunungkidul Regency, Special Region of Yogyakarta. In this program, there will be counseling related to the management and marketing of canna which can be a potential to develop Yogyakarta’s culinary. The programs implemented by unit B are Village Potential Extension and Guidebook Making. The results of the counseling include (1) E-books and documentation of the development of Terbah Village Potential as a tourist spot; (2) E-books and documentation of the potential development of Terbah Village as a culinary place for canna tubers.
Pelatihan Desain Grafis Menggunakan Canva di Tengah Pandemi Covid-19 pada Pondok Asuh Harapan Yogyakarta Cahya, Leoni; Caroline Risya Belinda; Lorensius Dimas Triprasojo; Kezia Nathalie Margareth; Valerya Vioretta Tantra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i1.5997

Abstract

Covid-19 membawa perubahan yang membuat kehidupan masyarakat menjadi sangat berbeda, termasuk pendidikan. Pembelajaran online merupakan model pendidikan baru di Indonesia, sehingga pendidik harus mampu mengakomodir kebutuhan pembelajaran seperti membuat presentasi dan video pembelajaran. Maka pelatihan menggunakan aplikasi online Canva dilakukan di Panti Asuhan Pondok Asuh Harapan Yogyakarta dengan tujuan untuk memberikan pemahaman tentang cara menciptakan desain kreatif. Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu dengan memberikan informasi mengenai cara mengoperasikan aplikasi Canva guna membuat desain yang diperlukan dalam proses belajar mengajar seperti bahan belajar anak, kartu ucapan, logo, power point, dll. Mewujudkan kegiatan tersebut adalah dilaksanakannya kursus pelatihan menggunakan aplikasi Canva, dengan 9 peserta pelatihan mengikuti kursus pelatihan dan peserta pelatihan belajar pengetahuan menggunakan aplikasi Canva untuk meningkatkan keterampilan mereka dari Panti Asuhan Harapan.
Pemanfaatan Energi Alternatif Biogas dan Pengelolaan Hewan Ternak di Desa Semugih, Rongkop, Gunung Kidul Budiyono, Elizabeth Fiesta Clara Shinta
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i1.6026

Abstract

Desa Semugih adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Rongkop. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat desa Semugih adalah di sektor pertanian, peternakan dan industri kecil. Dari ketiga bidang tersebut, penulis berfokus untuk mengembangkan potensi yang ada di bidang peternakan, yaitu dengan melakukan penyuluhan terkait pengolahan limbah peternakan untuk dijadikan sebagai energi alternatif biogas. Selain itu luaran lainnya adalah buku elektronik ajar yang memuat Pendidikan pengelolaan hewan ternak. Tujuannya adalah untuk mengedukasi dan membantu mensejahterakan masyarakat di desa Semugih. Karena masih dalam masa Pandemi, maka penerjunan KKN ke lapangan secara langsung tidaklah memungkinkan. Oleh karena itu, penulis memuat penyuluhan tersebut kedalam bentuk buku elektronik potensi desa Semugih dan buku elektronik ajar terkait pengelolaan ternak. Semua data dan informasi penulis dapatkan dari sumber yang dapat dipercaya di internet. Selain itu, terdapat potensi lain yang dapat dikembangkan, seperti wisata, pengembangan UMKM, dan sebagainya
Strategi Pemasaran Produk Hasil Olahan Sekam Desa Balong, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta Egatama, Henda Febrian
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i1.6055

Abstract

Universitas Atma Jaya Yogyakarta mengadakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata periode 81 secara daring dengan menerapkan metode KKN Society 5.0. Kegiatan KKN dilakukan secara daring dikarenakan masa pademi Covid-19 yang belum berakhir. Kegiatan KKN kelompok 59 dilaksanakan di Desa Balong, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Data-data yang dikumpulkan oleh kelompok diperoleh dari hasil studi literatur. Rancangan program kerja yang dilakukan oleh kelompok yaitu pemetaan potensi Desa Balong dengan melihat dari segala sektor setiap hal yang dapat dikembangkan. Sektor yang menjadi fokus pengamatan kelompok adalah pertanian dengan pemanfaatan limbah padi atau sekam yang diolah kembali sehingga dapat digunakan lebih maksimal. Hasil dari program pengabdian adalah berupa e-book dan video mengenai potensi Desa Balong dan strategi pemasaran produk yang dihasilkan dari pengolahan sekam yang merupakan limbah pertanian. Harapan kelompok dengan pembuatan video dan e-book dapat bermanfaat bagi penduduk setempat dan beragam potensi yang terdapat pada desa tersebut dapat dikelola dan diusahakan dengan baik.
Perancangan “Alas Jati” Sebagai Wisata Alam di Desa Wisata Caturharjo, Bantul Sekarlangit, Nimas; Setiadi, Amos; Priatama, Andika
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i1.6514

Abstract

Desa Wisata merupakan pedesaan yang memiliki karakteristik khusus dan dapat digunakan sebagai daerah tujuan wisata karena penduduknya masih memiliki tradisi dan budaya asli. Faktir pendukung desa wisata adalah pertanian, kekayaan alam dan struktur sosial yang masih asli. Salah satu desa wisata yang memiliki tradisi dan alam yang masih asli adalah Desa Caturharjo. Desa ini memiliki kekayaan pemandangan alam yang indah yang menyebar di seluruh wilayah. Salah satu potensi wisata alam yang menjadi unggulan adalah wisata alam Alas Jati. Wisata ini memiliki keunikan karena hutan jati tumbuh di batu kapur bekas pertambangan kapur. Pohon jati memiliki karakteristik akan menggugurkan daunnya pada musim kemarau, sehingga hutan tersebut akan tampak berwarna putih pada saat musim kemarau. Metode yang digunakan untuk mencari kebutuhan pengguna adalah metode observasi lapangan dan wawancara dengan pihak desa. Pengaruh budaya yang kental dan tuntuntan akan modernitas membuat perancangan masterplan kawasan wisata Alas Jati menggunakan konsep Neo-Vernakular . Konsep tersebut mampu menyatukan lokalitas dan modernitas. Penggunaan konsep Neo-Vernakular tercermin dalam desain fasilitas wisata dan material yang digunakan.
Disain Wisata Desa Triwidadi, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul - Zona A Setiadi, Amos; Binarti, Floriberta; Tesalonika, Clara
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i1.6610

Abstract

“Pengabdian pada Masyarakat” was done to assist partners by designing tourism-supporting facilities. The intended outcomes of this Pengabdian kepada Masyarakat are the increase in tourist visits and its effect on the welfare of the surrounding local communities. The Pengabdian kepada Masyarakat was conducted in three steps, i.e., Preparation and Data Collection, Location Survey and Interviewing Partners, and Drafting Concepts and Designs. This tourist destination has a potential artificial lake, but no tourism support facilities exist, so it can not be developed. Tourism support facilities are essential because they serve as tourist attractions when in a tourist destination. The problem in this design is how the creation of this attraction is aligned with the local natural conditions. The program’s conclusion is a design of tourism-supporting facilities in Triwidadi village such as Resto, Gazebo, Viewing Post, Toilet, and Playground.
Pendampingan Lansia di atas 70 tahun: Hidup Bergembira dan Bermakna di Usia Lanjut Wiratsih, Woro; Tridiatno, Yoachim Agus
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i1.6735

Abstract

Pengabdian masyarakat ini memiliki beberapa tujuan, yaitu (1) memberi penghormatan kepada lansia 70 tahun ke atas yang sudah berjasa besar dalam hidup mereka bagi pendidikan dan pengembangan anak-anak muda hingga dewasa; (2) memberi kesempatan kepada lansia untuk menyadari rahmat dan berkat-berkat yang telah diperoleh selama ini; (3) memberi kesempatan kepada lansia untuk menemukan kebutuhan dan beban-beban khusus yang dimiliki, serta menemukan cara-cara untuk meringankan dan melepaskan kebutuhan dan beban tersebut. Tidak seperti kegiatan-kegiatan lansia yang selama ini banyak dilakukan yaitu senam, bernyanyi-bermusik, tamasya, pengabdian masyarakat ini memilih model pendampingan rohani. Dengan kegiatan tersebut, peneliti ingin menjawab permasalahan, apakah pendampingan secara rohani memenuhi kebutuhan para lansia? Penelitian ini memberi jawaban afirmatif pada pertanyaan tersebut. Kata Kunci: lansia di atas 70 tahun, pendampingan rohani, bermakna

Page 2 of 4 | Total Record : 40