cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024)" : 14 Documents clear
Perancangan Perancangan Alat Distilasi Air Mawar : Perancangan Alat Distilasi Air Mawar Siswantoro , A. Teguh; Kurnianingtyas, Chandra Dewi; Widiatma , Imanuel Wahyu Putra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i2.8170

Abstract

The Sapuangin Merapi area, Klaten Regency is a buffer village. The Sapuangin area is under the supervision of the Mount Merapi National Park Office. The Sapuangin area includes the Tegalmulyo Village area, Kemalang District, Klaten Regency. Tegalmulyo Village is located close to Mount Merapi, so this village has good natural resources, fertile soil and cool air. Local village people plant roses in fields. Every day, roses are harvested with a yield of 50 kg. Roses are sold to collectors every day. The price of roses sold is adjusted to the price of roses on the market on that day. The price of roses can change at any time according to market mechanisms. In certain months it is related to the tradition of visiting graves. The price of roses can be very high due to high demand. On the other hand, in normal months the market demand for roses is very low, while the rose harvest remains abundant, so the price of roses becomes very cheap, and sellers find it difficult to market them. To increase/maintain the economic value of roses, the Atma Jaya Yogyakarta University (UAJY) community service team provide training and provide equipment for processing rose flowers into rose water. Processing rose flowers into rose water uses a distillation process. The UAJY Faculty of Industrial Technology community service team designed the distillation equipment. The result of distilling rose water has many benefits and higher economic value, so it can increase the income of local people when the price of roses is cheap.
Pelatihan Google Workspace untuk Peningkatan Kapasitas Anggota Mission 21 Asia dalam Pengolahan Data Kegiatan dan Alumni Chrisantyo, Lukas; Chrismanto, Antonius Rachmat; Wibowo, Wahju Satria; Delima, Rosa; Lukito, Yuan
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i2.8227

Abstract

Mission 21 Asia merupakan organisasi kemasyarakatan yang berpusat Basel, Switzerland. Mission 21 memiliki berbagai program pelatihan untuk pengembangan diri baik bagi anggota maupun masyarakat umum. Saat ini belum dilakukan pengolahan data yang terstuktur dan tersistem untuk program pelatihan yang telah dilaksanakan. Kebutuhan pengelolaan data hasil pelatihan yang rutin diadakan oleh suatu institusi menjadi hal yang diperlukan untuk evaluasi dan pengukuran kinerja hasil pelatihan. Selain itu pengelolaan data alumni dari sebuah program pelatihan sangat dibutuhkan untuk memudahkan proses pencarian data. Berdasarkan kebutuhan tersebut Mission 21 Asia dituntut untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk membantu pengelolaan data alumni dan mitra mereka yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Duta Wacana (FTI UKDW) bekerjasama dengan Mission 21 Asia memberikan pelatihan dan pendampingan pengelolaan data menggunakan Google Workspace mulai dari teori hingga implementasi. Materi pelatihan meliputi pemanfaatan Google Forms, pengelolaan data dilakukan baik secara online maupun onsite melalui aplikasi pengolah data, hingga mengembangkan sebuah aplikasi dashboard sederhana yang bisa dimanfaatkan secara langsung oleh para mitra Mission 21. Hasil pelatihan adalah peningkatan kemampuan peserta untuk membuat sistem data base alumni berdasarkan kebutuhan informasi yang diharapkan. Peserta memahami bagaimana mengolah informasi alumni melalui pengembangan sistem manajemen alumni.
Peningkatan Kemampuan Kewirausahaan Ibu-ibu Rumah Tangga Di RW 18 Kalurahan Baciro Kota Yogyakarta Melalui Pembuatan Ecoprint Winarna, Winarna; Probo Saputra, Kuncoro; Seliari, Tutun; Hartono, Steffany
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i2.8317

Abstract

The high poverty rate in DIY requires efforts to increase people's income. Some things that need to be done are creating jobs for people in the lower classes, increasing farmers' income, and increasing the income of small businesses. Poverty alleviation programs need to be held by the conditions of the target community and their environment. Based on the monographic data obtained, it is known that the majority of residents in RW 18, Baciro Subdistrict, make their living as laborers and small traders, MSMEs in RW 18, Baciro Subdistrict are still not developed, homemakers in RW 18, Baciro Subdistrict are still unemployed, and less productive. Most homemakers need help generating income to help with household finances. For this reason, activities are needed to empower the community, especially homemakers, to earn income to meet family needs. Homemakers need to be encouraged to be more creative by making products that have economic value. This community service activity aims to improve the entrepreneurial abilities of homemakers in RW 18 Baciro Village. Service activities are carried out in the form of counseling about the importance of developing skills in the field of entrepreneurship, followed by training on how to make Ecoprints that are economically valuable. Furthermore, in the third stage, digital content creation and online marketing training were carried out to support promoting and marketing eco-print products. As a result of this PKM activity, homemakers in RW18, Baciro Village, Gondokusuman District, Yogyakarta, know and understand the importance and benefits of entrepreneurship and have skills in making economically valuable eco prints. However, forming an ecoprint business group and entrepreneurship counseling activities are still needed Intense.
Pengenalan Aplikasi TikTok Sebagai Platform Digital Marketing Kepada iGeneration Wardhanie, Ayouvi; Wibowo, Alexander; Arion, Benediktus; Putri Agustin, Heppy; Azmi Syahputra, Noval
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i2.8362

Abstract

The community service aims to provide knowledge to the young generation, primarily middle and high school students, to get to know TikTok as an application that is not just entertainment but can also be used as a digital marketing medium for branding oneself and doing business. The method in this activity consists of three stages: preparation, which includes observing the application, reviewing problems, and creating modules; the second stage of implementation, which consists of workshops and consultations; and finally, the report, namely evaluation and journal publication. The results of this activity include training attended by six people from various schools in Indonesia and carried out online via Google Meet. Based on the results of the questionnaire via Google Form, overall, participants felt that the material provided was relatively straightforward to understand, participants were able to create content plans, and most importantly, they were able to hone their skills in business and personal branding on social media, especially on TikTok.
Pendampingan Masyarakat dalam Merumuskan Bentuk Partisipasi pada Padukuhan Karang dan Eco-camp Mangun Karsa: Discovery, Dream, Design, Delivery Sri Rejeki, MC Ninik; Praharsiwi, Caecilia Santi; Dwi Asmoro Tunggal, Immanuel
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i2.8656

Abstract

Abstrak—Keberadaan Eco Camp Mangun Karsa hidup berdampingan dengan warga Pedukuhan Grigak. Peran dari Eco Camp sendiri seharusmya dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan potensi yang ada di Pedukuhan Grigak. Oleh karena itu, penting untuk dilakukan pemetaan kebutuhan dari warga Grigak dan berasal dari kesadaran warga secara langsung. Pendekatan dengan menerapkan prinsip-prinsip Appreciative Inquiry yang menekankan pada paradigma dimana masyarakat atau komunitas menemukan apa yang dibutuhkan untuk membuat hidup komunitasnya menjadi lebih baik. Hasil dari FGD ditemukan bahwa warga Pedukuhan Karang dan Eco Camp Mangun Karsa dapat bersinergi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembukaan akses pasar dalam memasarkan hasil produksi warga. Kata Kunci—Eco-Camp, Appreciative Inquire, Pemberdayaan
Community-Based Flood Resilience: Upaya Mitigasi Banjir Kawasan Semi-Perkotaan Berbasis Nature Based Solution Candra Partarini, Ni Made; Wirastri, Maria Vika
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i2.8692

Abstract

Bencana banjir dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan, jalan, jembatan, serta mengganggu transportasi dan distribusi barang dan jasa. Hal ini dapat mempengaruhi berbagai sektor dalam Pembangunan sehingga diperlukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan banjir. Salah satu fokus upaya penanganan banjir dalam pengamdian ini ialah dengan menghimpun partisipasi masyrakat. Pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam upaya kesiapan dan penanganan bencana banjir yang selama ini kerap melanda Kawasan Padukuhan Karangtengah Kidul. Bentuk mitigasi banjir berupa penerapan edukasi terkait home garden dan Nature Based Solution dengan praktik biopori. Tahapan pengabdian dimulai dengan kegiatan mengidentifikasi permasalahan, desktop study terkait lokasi, dan perumusuan metode penanganan banjir. Setelah dikaji, pelaksanaan dilakukan dengan menggunakan metode presentasi, sosialisasi, dan pelatihan kepada masyarakat di Pedukuhan Karangtengah Kidul dengan sasaran utama penduduk yang tinggal di Perumahan Bumi Progo Sejahtera dan pemukiman di sekitarnya. Berdasarkan pengabdian ini, minat masyarakat sangat besar serta sangat antusias dalam upaya mitigasi banjir. Dengan demikian, diperlukan dukungan dan kegiatan lanjutan guna memperluas gerakan ini sehingga keberhasilan program dapat lebih terukur dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Perancangan Masterplan Pastoran dan Gedung Pastoral Somohitan, Yogyakarta Karang, Anak Agung Ayu Ratih Tribhuana Adityadewi; Nino Ardiansyah, Nicolaus; Retno Yanti, Sugesti
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i2.8817

Abstract

Gedung Pastoran Somohitan dahulu disebut Loji terletak 11,5 km dari Gunung Merapi tergolong dalam Kawasan Rawan Bencana I. Gedung ini terletak di sebelah sungai dari Kaki Gunung Merapi dan memiliki suhu sejuk antara 21-24 Celcius. Menurut Kitab Hukum Kanonik no. 533 §1, Pastoran selayaknya rumah berfungsi sebagai tempat tinggal pribadi yang bersifat privat dan naungan beraktivitas harian para pastor. Saat ini, Gedung Paroki Santo Yohanes Rasul Somohitan menyatu dengan Gedung Pastoran berupa sarana pelayanan umat yang bersifat publik sehingga dari segi privasi kurang nyaman. Selain zonasi, kondisi Gedung Pastoran Somohitan tidak berada dalam kondisi yang layak sebagai rumah tinggal dan tidak memiliki perencanaan tata ruang yang baik. Akibatnya Gedung Pastoran menjadi tidak representatif padahal rumah pastor atau pastoran merupakan sebuah rumah tinggal. Gedung Pastoral sebagai sarana pelayanan umat akan didesain dari awal, bersamaan dengan Gedung Pastoran sebagai satu kesatuan masterplan dari Masterplan Gereja Somohitan. Karena kondisi fisik bangunan Gedung Pastoran saat ini sudah tidak layak seperti dinding berlumut, dan berjamur serta kondisi bangunan rapuh dan belum adanya gedung pelayanan publik yang layak maka pihak mitra yaitu Tim Pembangunan Somohitan mengajak Tim Pengabdian UAJY membantu mendesain masterplan Gedung Pastoran dan Pastoral agar dapat berfungsi secara optimal. Hasil pengabdian berupa desain masterplan dan jurnal pengabdian
Perancangan Perancangan Alat Distilasi Air Mawar : Perancangan Alat Distilasi Air Mawar Siswantoro , A. Teguh; Kurnianingtyas, Chandra Dewi; Widiatma , Imanuel Wahyu Putra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i2.8170

Abstract

The Sapuangin Merapi area, Klaten Regency is a buffer village. The Sapuangin area is under the supervision of the Mount Merapi National Park Office. The Sapuangin area includes the Tegalmulyo Village area, Kemalang District, Klaten Regency. Tegalmulyo Village is located close to Mount Merapi, so this village has good natural resources, fertile soil and cool air. Local village people plant roses in fields. Every day, roses are harvested with a yield of 50 kg. Roses are sold to collectors every day. The price of roses sold is adjusted to the price of roses on the market on that day. The price of roses can change at any time according to market mechanisms. In certain months it is related to the tradition of visiting graves. The price of roses can be very high due to high demand. On the other hand, in normal months the market demand for roses is very low, while the rose harvest remains abundant, so the price of roses becomes very cheap, and sellers find it difficult to market them. To increase/maintain the economic value of roses, the Atma Jaya Yogyakarta University (UAJY) community service team provide training and provide equipment for processing rose flowers into rose water. Processing rose flowers into rose water uses a distillation process. The UAJY Faculty of Industrial Technology community service team designed the distillation equipment. The result of distilling rose water has many benefits and higher economic value, so it can increase the income of local people when the price of roses is cheap.
Pelatihan Google Workspace untuk Peningkatan Kapasitas Anggota Mission 21 Asia dalam Pengolahan Data Kegiatan dan Alumni Chrisantyo, Lukas; Chrismanto, Antonius Rachmat; Wibowo, Wahju Satria; Delima, Rosa; Lukito, Yuan
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i2.8227

Abstract

Mission 21 Asia merupakan organisasi kemasyarakatan yang berpusat Basel, Switzerland. Mission 21 memiliki berbagai program pelatihan untuk pengembangan diri baik bagi anggota maupun masyarakat umum. Saat ini belum dilakukan pengolahan data yang terstuktur dan tersistem untuk program pelatihan yang telah dilaksanakan. Kebutuhan pengelolaan data hasil pelatihan yang rutin diadakan oleh suatu institusi menjadi hal yang diperlukan untuk evaluasi dan pengukuran kinerja hasil pelatihan. Selain itu pengelolaan data alumni dari sebuah program pelatihan sangat dibutuhkan untuk memudahkan proses pencarian data. Berdasarkan kebutuhan tersebut Mission 21 Asia dituntut untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk membantu pengelolaan data alumni dan mitra mereka yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Duta Wacana (FTI UKDW) bekerjasama dengan Mission 21 Asia memberikan pelatihan dan pendampingan pengelolaan data menggunakan Google Workspace mulai dari teori hingga implementasi. Materi pelatihan meliputi pemanfaatan Google Forms, pengelolaan data dilakukan baik secara online maupun onsite melalui aplikasi pengolah data, hingga mengembangkan sebuah aplikasi dashboard sederhana yang bisa dimanfaatkan secara langsung oleh para mitra Mission 21. Hasil pelatihan adalah peningkatan kemampuan peserta untuk membuat sistem data base alumni berdasarkan kebutuhan informasi yang diharapkan. Peserta memahami bagaimana mengolah informasi alumni melalui pengembangan sistem manajemen alumni.
Peningkatan Kemampuan Kewirausahaan Ibu-ibu Rumah Tangga Di RW 18 Kalurahan Baciro Kota Yogyakarta Melalui Pembuatan Ecoprint Winarna, Winarna; Probo Saputra, Kuncoro; Seliari, Tutun; Hartono, Steffany
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i2.8317

Abstract

The high poverty rate in DIY requires efforts to increase people's income. Some things that need to be done are creating jobs for people in the lower classes, increasing farmers' income, and increasing the income of small businesses. Poverty alleviation programs need to be held by the conditions of the target community and their environment. Based on the monographic data obtained, it is known that the majority of residents in RW 18, Baciro Subdistrict, make their living as laborers and small traders, MSMEs in RW 18, Baciro Subdistrict are still not developed, homemakers in RW 18, Baciro Subdistrict are still unemployed, and less productive. Most homemakers need help generating income to help with household finances. For this reason, activities are needed to empower the community, especially homemakers, to earn income to meet family needs. Homemakers need to be encouraged to be more creative by making products that have economic value. This community service activity aims to improve the entrepreneurial abilities of homemakers in RW 18 Baciro Village. Service activities are carried out in the form of counseling about the importance of developing skills in the field of entrepreneurship, followed by training on how to make Ecoprints that are economically valuable. Furthermore, in the third stage, digital content creation and online marketing training were carried out to support promoting and marketing eco-print products. As a result of this PKM activity, homemakers in RW18, Baciro Village, Gondokusuman District, Yogyakarta, know and understand the importance and benefits of entrepreneurship and have skills in making economically valuable eco prints. However, forming an ecoprint business group and entrepreneurship counseling activities are still needed Intense.

Page 1 of 2 | Total Record : 14