cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+6282214483006
Journal Mail Official
journalproficiency@gmail.com
Editorial Address
Blok Salasa RT 004/RW 005 Ds. Trajaya Kec. Palasah, Kab. Majalengka, Jawa Barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Progressive of Cognitive and Ability
Published by Edupedia Publisher
ISSN : -     EISSN : 29621631     DOI : 10.56855
Core Subject : Education,
This journal is a publication that contains research results, development of innovative and relevant research and related conceptual studies and/or developments in the field of Education. This journal has a focus and scope that includes: 1. Educational learning and services. 2. Evaluation of education in general, including educational processes and outcomes. 3. Utilization of information and communication technology in education. 4. Development and implementation of educational curricula. 5. Education policy and management.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2023)" : 22 Documents clear
Affirmation as a Method of Implementing Islamic Values in Social and Science Learning Saipul Umar; Agung Gumelar
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v2i3.508

Abstract

Affirmations are psychologically very powerful in influencing positive changes to one's personality. One of the affirmation techniques is to use positive sentences, in the form of Islamic values built from science and social science learning materials. This research uses a mixed method (Mixed Methode Research) taking a population of grade 2 students at Madrasah Aliyah Darul Huda in OKU Selatan District. The analysis was carried out by interpretive and inferential statistical analysis. The results of the study prove that integrating principles in each sub-subject of science and social studies with Islamic values, conveyed by an affirmative approach is able to shape Islamic behavior in MA students. It can be concluded that affirmation as a teaching and learning process, which absorbs Islamic values that are integrated from each science learning sub-material has been shown by students in social behavior and behavior of order, balance, beauty and cause and effect. Students are also able to demonstrate behavior which is the absorption of social science with Islamic values such as compassion, togetherness, honesty and generosity.
Madrasa Committee Participation in the Implementation of the Integrated Curriculum as an Effort to Strengthen the Profile of Madrasah Aliyah Institutions Saipul Umar; Agung Gumelar
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v2i3.509

Abstract

Curriculum planning is the stage of determining goals according to the vision and mission of the madrasa. For this reason, the purpose of this study is to examine the involvement of madrasah committees and the application of an integrated curriculum as an effort to strengthen the character of Islamic-based institutions. This mixed-method research (quantitative-quantitative) took primary data (interviews and questionnaires) and secondary data (documents) at Madrasah Aliyah Darul Huda in MA Darul Huda is one of the educational institutions within the Darul Huda Islamic Boarding School which is located in Sri Menanti Village, Buay Pemaca District, South Ogan Komering Ulu Regency in South Sumatra Province with a one-roof madrasa education model as a formal educational institution. OKU district. The results of the study explain that the role of school committees is very important in the implementation of madrasah education to improve quality and emphasize the character of Islamic educational institutions. Madrasah Aliyah has implemented an integrated curriculum by absorbing the national curriculum with the Islamic boarding school curriculum-based Madrasah curriculum. Teaching materials at MA Darul Huda have been adjusted to the competency standards and basic competencies that exist in the curriculum content standards of the Ministry of Religion. In the process of implementing education, Madrasahs involve madrasah committees, but the committees have not made the maximum contribution to efforts to improve the quality and strengthen the institutional character of Islamic boarding schools, even though the madrasah committees have been heavily involved.
Strategi Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Kejuruan (SMK) Islam Swasta pada Era 4.0 Muhammad Rendi Ramdhani; Robiatul Adawiyah
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v2i3.510

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya afirmasi DUDI terhadap lulusan SMK. DUDI menilai lulusan SMK belum kompeten seperti yang dibutuhan lapangan kerja. Data BPS tahun 2020 menyebutkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) lulusan SMK paling tinggi dibandingkan dengan jenjang pendidikan lainnya. TPT SMK sebesar 8,49 persen lebih tinggi dari TPT SD sebesar 2,64 persen. hal ini tentu bertentangan dengan tujuan dan cita-cita pendirian Pendidikan kejuruan seperti penjelasan pasal 15 UU No. 20 tahun 2003 dirancang untuk menyiapkan lulusan yang siap bekerja pada bidang-bidang tertentu. Untuk itu sekolah kejuruan kiranya perlu untuk meningkatkan kualitas Sumber daya manusia (SDM) agar dapat mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing global. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi peningkatan kompetensi guru SMK Islam swasta di era 4.0. Penelitian ini merupakan jenis pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Peneliti mengumpul kan data dari berbagai terbitan terdahulu, baik berupa buku, hasil penelitian, jurnal, artikel dan lain sebagainya. Analisis data yang digunakan adalah content analysis. Hasil penelitian menunjukan bahwa beberapa kompetensi yang harus disiapkan guru SMK Islam dalam menghadapi era 4.0 diantaranya dengan menguasai Skill 7 K: 1) Komunikasi, 2) Kolaborasi, 3) Kemampuan berfikir kritis, 4) Kemampuan menggunakan TIK, 5) Kecepatan memahami informasi & media 6) Kreatifitas dan Inovasi, 7) Kemampuan memecahkan masalah. Strategi peningkatan kompetensi Guru SMK Islam swasta dapat melalui 2 cara: 1) optimalisasi kemitraan berkelanjutan dengan DUDI, 2) program peningkatan kompetensi guru produktif. Strategi dalam peningkatan kompetensi guru produktif pada SMK Islam dapat dilakukan dengan beberapa program diantaranya: a) Pelatihan dalam bentuk IHT, b) Pemagangan guru industry, c) Kursus singkat di LPTK atau lembaga pendidikan lainnya, d) Pembinaan internal sekolah seperti diskusi dan membuat kelompok kerja guru, mengikut sertakan seminar, pemberian tugas dan lain-lain, e) Melanjutkan studi belajar pada jenjang yang lebih tinggi.
Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri Jati Padang 01 Jakarta Selatan Hanifah; Rabiatul Adawiyah
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v2i3.511

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui stategi, pelaksanaan program, dan hambatan-hambatan yang dihadapi kepala sekolah untuk meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan agama Islam pendidikan SD Negeri Jati Padang 01 Jakarta Selatan. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Data dianalisis dengan cara mereduksi, display, mengambil kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Program disusun semuanya berdasarkan hasil musyawarah personel sekolah. Program peningkatan mutu didokumentasikan dalam program tahunan dan program semester untuk dijadikan sebagai acuan dalam melaksanakan program. (2) Pelaksanaan program peningkatan mutu diawali dengan pembagian tugas dengan membentuk panitia guru pelaksana kegiatan harian sekolah. Program dilaksanakan tidak seluruhnya berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan. (3) Adanya hambatan-hambatan yang dihadapi kepala sekolah.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Bercerita Anak pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI melalui Media Video di SDN 2 Palembang Risky Diana Putri
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v2i3.512

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan tujuan: untuk meningkatkan kemampuan bercerita anak pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI melalui media video di SDN 2 Palembang. Eksekusi dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat (4) langkah kegiatan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Sebelum siklus pertama dimulai dengan kegiatan penelitian awal untuk mengetahui kondisi mata pelajaran. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan disusun dalam bentuk penelitian, perencanaan rencana pelaksanaan pembelajaran. siklus I tindakan sebagai upaya untuk memperbaiki kondisi yang dinyatakan kurang atau rendah pada penelitian awal. Kegiatan Siklus II, upaya untuk memperbaiki / perbaikan keadaan yang masih kurang pada siklus pertama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan bercerita siswa berdasarkan penelitian awal, salah satu yang menyebabkan tidak ada / tidak menggunakan media pembelajaran yang tepat untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Dalam studi ini, tindakan yang diambil untuk meningkatkan proses dan hasil belajar menggunakan media pembelajaran video berbentuk animasi. Setelah melakukan aksi selama dua siklus terakhir, hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan media video kemampuan untuk bercerita siswa dapat ditingkatkan.
desiyanto, jatim Tradisi “Jhuduen” Dalam Sistem Kekerabatan (Studi Kasus Di Desa Pangtonggal Kabupaten Pamekasan Madura) Jatim Desiyanto; Ainul Fajar
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v2i3.397

Abstract

Tradisi merupakan sebuah adat atau kebiasaan yang sudah turun-temurun dilestarikan oleh masyarakat, begitu pula dengan tradisi perjodohan “jhuduen” di kalangan masyarakat Madura. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan tujuan dari tindak “jhuduen” serta alur tindak “jhuduen” di Desa Pangtonggal Kabupaten Pamekasan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang melibatkan empat informan di Desa Pangtonggal Kabupaten Pamekasan, hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat atau orang tua beranggapan bahwa perjodohan dalam sistem kekerabatan merupakan sebuah tradisi yang tidak bisa dihilangkan disebabkan pernikahan antar anggota keluarga diyakini dapat memelihara, mempertahankan serta melestarikan hubungan-hubungan kekerabatan yang sudah terjalin sebelumnya yang didasari oleh faktor sosial, ekonomi, komunikasi serta keyakinan para leluhur. Alur dari tindak “jhuduen” dimulai dari: (1). “pangadhek” atau disebut (perantara)  mengenalkan anaknya ke orang tua calon tunangannya; (2). “masang ngin-angin” (mengikat pembicaraan); (3).“nacer” (pemberian tanda/simbol); (4). Proses lamaran “tunangan” dilakukan setalah ada izin dari sesepuh dari kedua calon pasangan.  Namun dengan demikian tradisi perjodohan di kalangan masyarakat Madura sudah mulai berkurang untuk daerah perkotaan, akan tetapi untuk daerah pedesaan tradisi ini masih sangat membudaya.
The Strategi Pembelajaran dalam Memotivasi Belajar Peserta Didik Fitri Rahmi; Amrizal, Nailul Fauzi
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v2i3.418

Abstract

Motivasi merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan hasil belajar siswa, dalam hal ini yang menjadikan perilaku untuk bekerja atau belajar dengan penuh prakarsa, kreatifitas dan terarah. motivasi belajar adalah segala usaha dalam diri yang mengarah pada kegiatan belajar, dan menjamin kelangsungan kegiatan belajar serta memberi arah pada kegiatan belajar sehingga tujuan yang diinginkan tercapai. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya motivasi belajar setiap individu terbagi menjadi dua yaitu; 1. faktor eksternal (dari luar), 2. faktor internal (dari dalam). Strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam memotivasi belajar untuk menumbuhkan keinginan dan hasrat belajar siswa. Dalam proses pembelajaran guru mampu memotivasi siswa secara langsung maupun tidak langsung melalui alternatif-alternatif yang tepat. Bentuk-bentuk strategi pertumbuhan memotivasi siswa. Dengan motivasi siswa dapat meningkatkan keaktifan dan keinginannya dalam belajar, siswa mampu mengarahkan dan memelihara ketekunan dalam menjalani proses pembelajaran di kelas. Strategi dalam menumbuhkan motivasi siswa berupa Strategi Internal: Keterlibatan Ego, Keinginan Belajar, Minat, Memberi penilaian, Pujian. Sedangkan Strategi Eksternal: Hadiah, Saingan/Kompetisi, Pemberian Ulangan, Mengetahui Hasil, Hukuman, Tujuan yang Diakui. Kemudian strategi untuk meningkatkan motivasi siswa dalam proses pembelajaran adalah: Strategi Internal: Meningkatkan keaktifan siswa di kelas, Memotivasi siswa secara langsung, Memberikan pujian. Strategi Eksternal: Menggunakan metode pembelajaran yang tepat dan beragam, Menciptakan persaingan dan persaingan, Memanfaatkan media seoptimal mungkin, Melakukan evaluasi secara berkala.
Environmental Attitude dengan Science Process Skills Sekolah Dasar shofiyah, Tsaniyatus; Apri Irianto; Reza Rachmadtullah
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v2i3.445

Abstract

Science process skills are important to teach to students because they can create meaningful learning. To be able to create a learning environment that facilitates science process skills, learning must involve aspects contained in science process skills. However, in science school, student process skills still involve aspects of observation while other aspects such as classifying, predicting, and communicating are still not applied. So students are still not actively involved in science process skills. Efforts can be done by involving direct experience in the form of students' environmental attitudes. Therefore, the purpose of this study is to determine the relationship between environmental attitude and science process skills in elementary schools. This study used quantitative methods with a correlational approach. The sample of this study amounted to 36 students. Data collection is carried out through questionnaires, tests, and observations. The data were analyzed using a normality test, linearity test, and hypothesis test. The results of this study obtained a relationship between environmental attitude and science process skills in elementary schools. The relationship is quite strong, which means that the higher the students' environmental attitude towards environmental care and awareness, the higher the behavior and science process skills. Conversely, if students' environmental attitudes towards environmental care and environmental awareness are low, then behavior and science processing skills are also low.
Hubungan Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Fitri Awaliyah
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v2i3.561

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan hasil belajar IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MTs Negeri Kelas VIII, Jakarta Selatan yang berjumlah 720 siswa. Teknik pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik gabungan antara klaster, proporsional dan random. Sampel penelitian ini berjumlah 88 orang. Kelas yang menjadi sampel penelitian diberikan tes kecerdasan emosional berupa angket. Data kecerdasan emosional diperoleh dari angket siswa, sedangkan nilai hasil belajar diperoleh dari data rapor siswa, kemudian dikorelasikan dengan nilai tes kecerdasan emosional. Dalam pengujian hipotesis dengan menggunakan uji korelasi product moment = 0,450 pada nilai sig. α = 0,05. Persentase pengujian hipotesis diperoleh hasil sebesar 23 % hubungan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar IPA. Berdasarkan hasil yang diperoleh, disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dengan hasil belajar IPA.
Penerapan Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Ketrampilan Pemasangan Sistem Proteksi Motor Listrik Purnomo Raharjo
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v2i3.615

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan memasang system proteksi motor listrik kelas XII TTL3 SMK Negeri 3 Semarang dengan penerapan video pembelajaran. Data hasil belajar diambil dari rubrik observasi dan nilai tes ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dengan perumusan sederhana. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah peserta didik Kelas XII TTL3 SMK Negeri 3 Semarang. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari penelitian ini didapatkan data bahwa hasil rata-rata tes mengalami peningkatan dari siklus 1 sampai siklus 2 yaitu dari 71,94 menjadi 82,22 . untuk ketuntasan klasikal klasikal mengalami peningkatan dari 63,88% menjadi 86,11%. Kesimpulan dari Penelitian Tindakan Kelas ini adalah penerapan Video Pembelajaran dapat meningkatkan ketrampilan pemasangan sistem proteksi motor listrik pada mata pelajaran Teknik Ketenagalistrikan peserta didik Kelas XII TTL3 SMK Negeri 3 Semarang.

Page 2 of 3 | Total Record : 22