Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan
Edukasiana is a scientific journal published by Papanda. The purpose of this journal publication is to disseminate new theories and research results that have been achieved in the field of education. Edukasiana has been published online since 2022. This Journal was published in January, April, July, and October. Edukasiana published by Papanda Publisher mainly focuses on major issues in teaching, Teaching Assessment, learning media, development of subjects of education, and management of education. This Journal received all the topics about the results of studies and research by lecturers, students, teachers, practitioners, and scientists in the field of elementary education. For the research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches and can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies.
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 3 (2023)"
:
8 Documents
clear
Kamus Online Sebagai Media Penerjemahan Teks Bagi Calon Guru Bahasa Arab
Yuniarti Amalia Wahdah;
Muhajir Muhajir;
Abdurrahman Wahid Abdullah
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Papanda Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56916/ejip.v2i3.368
Bersamaaan dengan berkembangnya teknologi di era revolusi 4.0 ini, kamus yang memiliki peran dalam penerjemahan juga mengalami perkembangan. Kini kamus tidak hanya ditemukan dalam bentuk cetak, namun sudah dikembangkan dalam bentuk kamus online. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kamus online di kalangan mahasiswa PBA IAIN Manado sebagai media penerjemahan teks berbahasa Arab serta presepsi mahasiswa dalam penggunaan kamus online. Penulis menggunakan metode penelitian survei yang besifat deskriptif dalam penelitian ini. Data diperoleh memalui instrumen kuesioner. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Manado semester Ganjil (5) TA 2022-2023. Hasil temuan menunjukkan bahwa mahasiswa PBA IAIN Manado menggunakan kamus online sebagai media penerjemahan teks bahasa Arab. Dan kamus online yang paling banyak diminati oleh para mahasiswa adalah kamus Al-Ma'any. Dalam penggunaanya, mayoritas mahasiswa lebih banyak menggunakan kamus online untuk menerjemahkan kata per kata bahasa Arab. The conclusion of this study is that the presence of this online dictionary is very helpful in the translation process and makes it easier for them to translate Arabic texts.
Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar
Yusron Eriansyah;
Irwan Baadilla
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Papanda Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56916/ejip.v2i3.378
Pendidikan Bahasa Indonesia merupakan pendidikan dasar yang sangat penting dalam dunia pengetahuan. Pembelajaran Bahasa Indonesia menggaris bawahi, pemanfaatan bahasa Indoensia. Peserta didik diharapkan memiliki kemampuan berbahasa, karena bahasa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, khususnya oleh pengajar bahasa Indonesia. Peneliti menggunakan pembelajaran berpikir kritis discovery learning dan kelompok kontrol sehingga dalam penelitian akan terlihat perbandingan dan dari perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Peneliti menggunakan metode true experimental design. Dengan rancangan Posttest-Only Control Design melalui teknik pengambilan sempel dengan sampling yang terdiri dari 2 kelas V sebagai kelas ekperimen dan kelas kontrol disekolah dasar. Instrumen yang digunakan yaitu indikator kemampuan berpikir kritis yang terdiri dari 10 soal essay. Teknik analisis data menggunakan Uji Independent Samples T Test dengan menggunakan Software SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh dalam model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V di SDN Srengseng Sawah 11.
Video Animasi Melalui Aplikasi Canva Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar
Hanny Rahma Sari;
Ika Yatri
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Papanda Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56916/ejip.v2i3.381
Ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkemban seharus dapat dimanfaatkan dunia pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pembelajaran yang berkualitas dapat memudahkan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Namun masih banyak guru yang belum memanfaatkan teknologi dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video animasi melalui aplikasi canva terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Srengseng Sawah 11. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif jenis eksperimen, dengan jumlah sampel sebanyak 30 siswa yang diambil menggunakan teknik pretest-posttest. Peneliti menggunakan metode kuasi eksperimen yang terapkan dikelas 4a dan 4b, sebagai kelas ekperimen dan kelas kontrol di sekolah dasar. Intrumen yang gunakan menyesuaikan dengan indikator pada penggunaaan vidio animasi dengan menggunakan soal pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan uji independen sempel T Test dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan vidio animasi pada materi puisi bahasa Indonesia menjadikan pembelajaran lebih berkualitas. Media animasi ini mampu menjadikan pembelajaran lebih menarik dan interaktif sehingga hasil belajar siswa meningkat. Hasil belajar siswa yang menggunakan media animasi lebih baik dibandingkan siswa yang tidak menggunakan media animasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran bahasa indonesia dengan menggunakan media animasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Media Video Animasi Berbasis Powtoon Materi Keragaman Budaya Indonesia di Sekolah Dasar
Shilvi Almi Ashar;
Supriansyah Supriansyah
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Papanda Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56916/ejip.v2i3.384
Perkembangan IPTEK menuntut guru guna terus berinovasi dalam pembelajaran. Tidak hanya merancang strategi pembelajaran yang interaktif, guru juga perlu mendesain media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video animasi berbasis Powtoon untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang memiliki tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Bambu Apus 04 dengan subyek penelitian ialah 31 siswa kelas IV. Penelitian ini berhasil mengembangkan produk berupa media video animasi berbasis Powtoon pada materi keragaman budaya Indonesia untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Produk ini layak digunakan berdasarkan validasi ahli media serta materi dan responen siswa. Validasi ahli media memperoleh skor 92,5% dengan kategori sangat layak. Hasil validasi ahli materi memperoleh skor 88,5% dengan katagori sangat layak. Ada pun hasil uji coba produk menunjukkan hasil skor 91,8% dengan kategori sangat layak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran video animasi berbasis Powtoon layak diterapkan sebagai media pembelajaran IPS di sekolah dasar khususnya pada materi keragaman budaya Indonesia.
Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Indonesia Siswa di Sekolah Dasar
Fani Rizkiyana;
Safrul Kodri
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Papanda Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56916/ejip.v2i3.388
Peran orang tua merupakan hal yang sangat penting dalam membantu perkembangan belajar anak, jika orang tua menyampaikan atau memberikan kepada arah yang kurang baik maka akan mengakibatkan kurangnya keberhasilan anak dalam proses belajarnya. Orang tua juga memiliki peran dalam menumbuhkan minat seorang anak dalam belajar agar anak dapat disiplin dan juga mengontrol belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perang orang tua terhadap minat belajar bahasa Indonesia siswa kelas V di SDN Kapuk 08 Petang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu mengungkap 6 orang tua siswa. Metode untuk pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan menerapkan model Teknik analisis data Miles and Huberman yaitu proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik pemeriksaan keabsahan data triangulasi dengan sumber dan triangulasi dengan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil wawancara peran orang tua terhadap minat belajar Bahasa Indonesia para siswa penting dan berpengaruh terhadap perkembangan, minat, serta hasil belajar anak. Adanya dukungan, bimbingan, dan perhatian dari orang tua yang sangat dibutuhkan oleh anak, terutama terhadap minat belajar anak.
Multimedia Interaktif Berbasis Contekstual Teaching Learning Pada Materi Pecahan Sederhana di Sekolah Dasar
Ika Khoirunisa;
Riawan Yudi Purwoko;
Titi Anjarini
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Papanda Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56916/ejip.v2i3.389
Matematika hingga saat ini masih dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dipelajari oleh sebagian besar siswa di sekolah dasar. Multimedia interaktif dapat menjadi solusi agar matematika dapat digemari. Selain itu, pembelajaran dengan Contekstual Teaching Learning (CTL) juga dapat menjadikan matematika menjadi lebih bermakna sehingga siswa mudah memahaminya. Penelitian ini merupakan pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif berbasis CTL yang layak serta efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pecahan sederhana. Penelitian pengembangan ini meggunakan model ADDIE. Pelaksanaan penelitian di SD Negeri Grantung dengan subjek adalah seluruh peserta didik kelas III dengan jumlah 22 orang. Kelayakan multimedia interaktif berbasis CTL ditinjau dari kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan produk. Kevalidan rata-rata yang diperoleh dari hasil validasi ahli media yaitu 3,67 dengan kriteria sangat valid. Rata-rata hasil validasi oleh ahli materi memperoleh 3,33 dengan kategori valid. Rata-rata dari praktisi memperoleh 3,53 dengan kriteria sangat valid. Sedangkan kepraktisan pada uji coba terbatas diperoleh rata-rata 3,85 dan pada uji coba lebih luas diperoleh 3,72 dengan kategori sangat praktis. Keefektifan diperoleh berdasarkan hasil tes secara keseluruhan dengan persentase 92,85% dengan kriteria efektif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah multimedia interaktif berbasis CTL yang dikembangkan telah layak serta efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pecahan sederhana di kelas III sekolah dasar.
Tongue Twister Method in Teaching Pronunciation: A Narrative Inquiry of Pre-Service English Teacher
Nadia Puspita;
Kelik Wachyudi;
Nia Hoerniasih
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Papanda Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56916/ejip.v2i3.391
Since English has become a foreign language in Indonesia, the capability to communicate in English has become ever more crucial. Correct speech is progressively required to prevent misunderstandings in articulating a message to the public. As a result, teaching English speaking is essential for teachers to improve their students' speaking abilities. As English is a second language in Indonesia, students struggle to acquire it. In the context of communication, the mother tongue or the language used in daily activities is more dominant. Because the use of foreign languages is still descending, one of the alternative techniques that a teacher can accomplish is a tongue twister. Tongue twisters as a teaching method enable pupils to speak more clearly, especially when pronouncing words. This research aims to report on the researchers’ experience using tongue twister to teach pronunciation in speaking practice. This research was conducted in an Indonesian Vocational High School in the Karawang district. Besides that, the role of the researchers was as active observers. The findings are that students relish learning using the tongue twister technique. Relish means that the students vigorously participate in learning because the teaching method is delightful and comfortable for students to comprehend the crux material. Therefore, the tongue twister technique assists students in learning English speaking continually.
The Effects of Class Schedules on the Focus and Punctuality of Senior High School Students
Marinell Moral;
Leila Anne Tabien;
France Mariella Napoles;
Jane Cyrile Nunez;
Cyruz Benn Guevara
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Papanda Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56916/ejip.v2i3.403
This study aimed to investigate the effects of class schedules on the focus and punctuality of senior high school students, particularly the Grades 11 and 12, in Nazareth School of National University and compare its effects on the two different grade levels who start their face-to-face classes at different times. With the time their classes are scheduled, students may experience its effects on their ability to focus and be punctual in their classes. This study used a quantitative research design employing a descriptive-comparative approach as it enables understating the effects of different class schedules on the focus and punctuality of senior high school students and compares two different class schedules, namely the morning classes and afternoon classes. The study was conducted using a questionnaire with twenty-nine (29) items that aims to assess the focus and punctuality of senior high school students in their scheduled face-to-face classes. The study had hundred sixty-six (166) participants using a stratified sampling technique, particularly Grade 11 students who attend morning scheduled classes and Grade 12 who attend afternoon scheduled classes. The findings of the study showed that students from morning and afternoon scheduled classes may exhibit similar levels of focus and punctuality while there is no sufficient evidence to reject the null hypothesis of the study stating that there is no difference between morning and afternoon classes in terms of the focus of the students.