cover
Contact Name
Galu
Contact Email
Jurnabastra@uho.ac.id
Phone
+6285241410992
Journal Mail Official
jurnalbastra@uho.ac.id
Editorial Address
https://www.google.com/search?q=fkip+universitas+halu+oleo&oq=fkip+universitas+halu+oleo&aqs=chrome..69i57.6474j0j4&sourceid=chrome&ie=UTF-8
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25033875     DOI : 10.36709
Core Subject : Education,
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles 805 Documents
REPRESENTASI EMOSI DAN PERASAAN DALAM LIRIK LAGU ”MONOLOG” KARYA PAMUNGKAS Syadeka Nisa Hanifah; Sri Yanuarsih
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2510

Abstract

Lirik lagu tidak sekadar menghadirkan ekspresi estetis, tetapi juga merekam dinamika psikis yang bekerja di balik pengalaman manusia. “Monolog” karya Pamungkas memperlihatkan bagaimana bahasa puitis menjadi medium artikulasi konflik batin yang bergerak dari ketegangan emosional menuju kestabilan perasaan. Kajian ini memosisikan lirik sebagai representasi simbolik dari proses psikologis yang berlangsung secara bertahap, dengan menautkannya pada kerangka psikologi analitik Carl Gustav Jung. Melalui pendekatan kualitatif interpretatif, data berupa satuan lingual dalam lirik dianalisis menggunakan teknik simak-catat untuk menelusuri jejak emosi, ketidaksadaran personal, serta fungsi perasaan dalam struktur teks. Pembacaan menunjukkan bahwa fase awal lirik ditandai oleh dominasi emosi yang intens, sporadis, dan cenderung destruktif sebagai manifestasi konflik antara ego dan ketidaksadaran. Simbol kegelapan, diam, dan keterasingan mengindikasikan tekanan psikis yang belum terintegrasi. Pada fase berikutnya, terjadi pergeseran signifikan menuju perasaan (feeling) yang lebih stabil dan reflektif, di mana tokoh lirik mulai melakukan evaluasi batin secara sadar terhadap relasi yang dijalani. Cinta dan rindu tidak lagi tampil sebagai gejolak emosional, melainkan sebagai konstruksi makna yang tenang, konsisten, dan penuh penerimaan. Transformasi makna keheningan dari simbol stagnasi menjadi ruang harmoni menegaskan adanya integrasi psikis. Temuan ini menguatkan bahwa lirik lagu mampu merepresentasikan proses individuasi, yakni pergerakan dari konflik internal menuju keseimbangan batin. Pergeseran dari emosi menuju perasaan menandai kematangan psikologis individu dalam memaknai pengalaman relasional secara lebih utuh dan sadar.
PERJUANGAN IDENTITAS PEREMPUAN BALI DALAM NOVEL TARIAN BUMI KARYA OKA RUSMINI KAJIAN FEMINISME EKSISTENSIALISME SIMONE DE BEAUVOIR Sofyaningrun, Rosita; Pangestuti, Tri
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2585

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk penindasan dan perjuangan tokoh perempuan dalam memperoleh eksistensinya sebagai subjek dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Data berupa kutipan narasi dan dialog yang menunjukkan pengalaman tokoh perempuan. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis dengan mengelompokkan bentuk penindasan dan bentuk perjuangan eksistensial tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh perempuan mengalami subordinasi, marginalisasi, stereotip, dan kontrol patriarkal akibat sistem kasta dan budaya patriarki. Namun, tokoh perempuan juga menunjukkan perjuangan melalui kesadaran diri, keberanian memilih, keteguhan identitas, dan transendensi diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun tokoh perempuan mengalami berbagai bentuk penindasan, ia mampu memperoleh eksistensinya sebagai subjek melalui pilihan sadar dan tanggung jawab atas hidupnya sendiri.
ANALISIS DEIKSIS DALAM NASKAH DRAMA BERJUDUL “KERETA KENCANA” KARYA W. S. RENDRA Afifah, Aulia Nur; Setianingrum, Wahyuana Endah; Dodi Firmansyah; Dase Erwin Juansah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2251

Abstract

Berangkat dari asumsi bahwa makna dalam teks dramatik tidak pernah berdiri secara literal, penelitian ini menelaah bagaimana deiksis bekerja sebagai mekanisme pembentuk makna dalam naskah drama Kereta Kencana karya W. S. Rendra. Kajian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan metode deskriptif kualitatif melalui teknik simak dan catat terhadap tuturan tokoh. Analisis diarahkan tidak hanya pada identifikasi bentuk deiksis persona, waktu, dan tempat, tetapi juga pada cara unsur-unsur tersebut mengonstruksi realitas dramatik. Hasil analisis memperlihatkan bahwa deiksis persona berfungsi sebagai instrumen pembingkaian relasi yang semu, di mana pronomina menciptakan kesan kedekatan yang justru menyembunyikan keterasingan tokoh. Pada saat yang sama, deiksis waktu menunjukkan ketidakteraturan temporal yang mengaburkan batas antara masa lalu, kini, dan yang akan datang, sehingga menghadirkan pengalaman waktu yang bersifat psikologis, bukan kronologis. Adapun deiksis tempat mengoperasikan dualitas ruang, yakni antara ruang konkret yang terbatas dan ruang imajinatif yang meluas, yang secara simbolik merepresentasikan keterputusan tokoh dari dunia sosial. Dengan demikian, deiksis dalam teks ini tidak sekadar berfungsi sebagai penunjuk referensial, melainkan sebagai strategi semiotik yang membangun absurditas, ironi, dan kritik terhadap kondisi eksistensial manusia modern. Temuan ini menegaskan pentingnya analisis deiksis secara interpretatif dalam kajian pragmatik sastra serta membuka peluang pemanfaatannya dalam pengembangan pembelajaran berbasis pemaknaan kritis.
A METAPHOR ANALYSIS IN KUNTO AJI'S SONG ALBUM "MANTRA MANTRA simbolon, Valensia Rossy; Sinambela, Erika; Sihite, Jubil Ezer
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2616

Abstract

This study examines the use of metaphor in Kunto Aji’s album Mantra Mantra as a form of figurative language that conveys complex emotional and psychological meanings. The research is grounded in Conceptual Metaphor Theory proposed by George Lakoff and Mark Johnson, which views metaphor not only as a linguistic device but also as a cognitive tool for understanding abstract experiences. The objectives of this study are to identify the types of metaphors used in the song lyrics and to interpret their meanings within the context of the album. This research employs a descriptive qualitative method, with song lyrics from nine selected songs in the Mantra Mantra album as the primary data. The data were collected through close reading and analyzed using textual analysis. The metaphors were classified into three types: structural, orientational, and ontological metaphors, followed by interpretation based on their contextual meanings. The findings reveal that all three types of metaphors are present in the lyrics, with ontological metaphors appearing most frequently. These metaphors conceptualize abstract experiences such as anxiety, love, memory, identity, and self-healing through concrete domains like physical objects, movement, space, and human actions. Furthermore, the metaphors form consistent conceptual patterns, such as emotions as physical entities, life as a journey, and self-development as a process of struggle. The study also finds that metaphors in the album carry critical meanings, challenging modern societal values such as productivity pressure, social expectations, and the measurement of success through numerical achievement. In conclusion, metaphors in Mantra Mantra function not only as aesthetic elements but also as cognitive and critical tools that shape human understanding of emotional experiences. They enable listeners to interpret complex psychological conditions and reflect on themes of mental health, self-awareness, and personal growth.
ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM KONFLIK DIGITAL SEABLINGS DAN KNETZ: KAJIAN PRAGMATIK BERDASARKAN PERSPEKTIF AUSTIN Desi Sanjung Ayu Harepa; Andini Aulia; Kristiani Purba; Cindy Adelia; Santa Ulina; Sahputra Sihombing; M OKY Fardian Gafari; Herning Puspitarini
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2617

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang berfokus pada teori pragmatik, khususnya teori tindak tutur, untuk menyelidiki bentuk dan fungsi sindiran linguistik dalam interaksi digital pada konflik antara SEAblings dan K-Netz di platform X. Data dikumpulkan dari komentar pengguna yang mengandung sindiran, penghinaan, dan parodi bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujaran dalam konflik digital didominasi oleh tindak tutur ilokusi evaluatif dan konfrontatif. Sindiran linguistik dan parodi bahasa digunakan sebagai cara tidak langsung untuk menyampaikan ejekan, sementara ujaran rasis dianggap sebagai bentuk penghinaan yang memanfaatkan perbedaan budaya. Dari perspektif perlokusi, sebagian besar audiens menanggapi dengan humor dan solidaritas, sehingga tanggapan yang muncul tidak selalu sesuai dengan apa yang dimaksudkan oleh pembicara. Hal ini menunjukkan bahwa konteks dan interpretasi pengguna sangat memengaruhi makna ujaran dalam komunikasi digital. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa bahasa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi tetapi juga berfungsi untuk membangun identitas, konflik, dan dinamika sosial.
EXPLORING SEMANTIC ENTAILMENT STRATEGIES OF THE MAIN CHARACTERS IN "SET IT UP" Tambunan, Rizka Aulia; Sinambela, Erika; Rajagukguk, Rosdiana
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2624

Abstract

This study examined semantic entailment in the dialogues of the main characters in the movie Set It Up (2018). The research aimed to identify the types of entailment used and determine the most dominant type in the film. A descriptive qualitative method was applied, focusing on textual analysis of spoken utterances produced by the main characters, Harper Moore and Charlie Young. The data were collected through visual analysis and note-taking techniques, including watching the movie, transcribing dialogues, and selecting relevant utterances containing entailment. The findings revealed that four types of entailment were identified, namely one-way entailment, two-way entailment, negative entailment, and metaphorical entailment. A total of 30 data were analyzed, showing that one-way entailment was the most dominant type, followed by negative entailment, two-way entailment, and metaphorical entailment. The results indicated that entailment played an important role in constructing meaning, expressing intentions, and creating humor in the dialogues. In conclusion, semantic entailment contributed significantly to meaning-making in film discourse, particularly in reflecting interpersonal relationships and communicative strategies within a workplace setting.
PERUBAHAN MAKNA KATA DALAM BAHASA INDONESIA DI MEDIA SOSIAL: KAJIAN SEMANTIK Sanjaya Gajah, Ewin; Anugerah Agung Pohan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pergeseran makna dalam bahasa gaul di media sosial serta menjelaskan bagaimana ekspresi identitas pengguna tercermin melalui penggunaan bahasa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik simak dan catat, yang ditandai dengan analisis deskriptif. Metode penyimakan digunakan untuk mengetahui bagaimana makna kata berubah dalam konteks media sosial, dengan menitikberatkan pada bahasa tertulis. Data penelitian berupa kalimat yang menunjukkan pergeseran makna semantik, diperoleh dari berbagai platform media sosial seperti Instagram, X, dan TikTok.Penelitian dilakukan pada unggahan dan komentar publik yang aktif sepanjang tahun 2024. Data dianalisis menggunakan pendekatan semantik untuk mengidentifikasi bentuk dan makna baru dari kata-kata bahasa gaul yang mengalami pergeseran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran makna dalam bahasa gaul di media sosial terjadi secara meluas dan mulai digunakan dalam percakapan sehari-hari. Selain itu, penggunaan bahasa gaul di media sosial juga merepresentasikan identitas individual dan kreativitas pengguna. Kajian semantik ini memberikan wawasan penting tentang dinamika bahasa dan budaya masyarakat di era digital.
CENANA DAN TUBUH DALAM ARENA KUASA: KAJIAN FEMINISME SIMONE DE BEAUVOIR DALAM SASTRA BALI KONTEMPORER Reynaldi Hutapea; Najwa Fitri Sahira; Hotni Purba Tondang; Carmel Auta Sitepu; Syairal Fahmy Dalimunthe; Tomi Arianto
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2618

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana tubuh dan subjektivitas tokoh perempuan dalam cerita pendek Oka Rusmini “Cenana” dikonstruksi dan dilawan melalui lensa feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Dalam sistem patriarki Bali, tokoh Cenana digambarkan mengalami berbagai bentuk penindasan, seperti pernikahan paksa, kehamilan, dan objektivasi tubuh. Untuk menyelidiki narasi, deskripsi tubuh, dan dialog yang mengandung ketegangan gender, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis teks yang dikenal sebagai pembacaan cermat (close reading). Data dikumpulkan dari unsur-unsur naratif cerita pendek yang mengungkapkan konflik antara kesadaran individu tokoh perempuan dan peran yang dipaksakan secara sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa Cenana mengalami proses objektivasi yang menjadikannya “yang Lain” dalam struktur sosial. Di sisi lain, ia menunjukkan bentuk-bentuk perlawanan melalui kesadarannya akan tubuh dan identitasnya. Di dalam tubuhnya, dominasi tradisi dan patriarki secara simbolis dan internal ditantang.
KATA SAPAAN KEKERABATAN BAHASA MELAYU JAMBI PADA MASYARAKAT DESA JAMBI KECIL: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Ayie Zahara, Aisyah; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Gati Ningsih, Arum
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan penggunaan kata sapaan kekerabatan dalam bahasa Melayu Jambi di Desa Jambi Kecil Sebagai bagian penting dari identitas budaya, Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap (SBLC), wawancara semi-terstruktur, serta perekaman tuturan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sistem sapaan kekerabatan di Desa Jambi Kecil sangat terstruktur berdasarkan  generasi, mulai dari generasi vertikal atas (+3, +2, +1), generasi horizontal (0), hingga generasi vertikal bawah (-1). Ditemukan keberagaman bentuk sapaan yang spesifik, seperti Puyang pada generasi +3 hingga Kambok pada generasi horizontal. Keragaman ini menunjukkan bahwa pemilihan kata sapaan tidak hanya ditentukan oleh hubungan darah, tetapi juga dipengaruhi oleh urutan usia, kedudukan sosial, dan kedekatan emosional. Meskipun sistem ini masih terjaga secara fungsional, terdapat kecenderungan pergeseran penggunaan akibat pengaruh bahasa Indonesia dan gaya hidup modern, sehingga diperlukan upaya pelestarian agar kekayaan linguistik ini tidak tergerus zaman.  
DILEMA KEWAJIBAN DAN KEMANUSIAAN DALAM KONFLIK SURIAH: PERKEMBANGAN MORAL TOKOH SALAMAH DALAM NOVEL AS LONG AS THE LEMON TREES GROW KARYA ZOULFA KATOUH PERSPEKTIF LAWRENCE KOHLBERG Umi Ma'rifatul Fauziyah; Waningyun, Prissilia Prahesta
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan moral tokoh Salamah dalam novel As Long as the Lemon Trees Growkarya Zoulfa Katouh, khususnya dalam proses pengambilan keputusan saat menghadapi dilema moral di tengah konflik Suriah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian adalah novel  As Long as the Lemon Trees Grow, sedangkan data berupa kata, frasa, kalimat, dan wacana yang merepresentasikan perkembangan moral tokoh Salamah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengelompokkan, menafsirkan, dan mendeskripsikan data berdasarkan enam tahap perkembangan moral menurut Lawrence Kohlberg melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan pendekatan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan moral tokoh Salamah mencakup seluruh tingkat perkembangan moral Kohlberg namun tidak berlangsung secara linear dan berurutan, melainkan bersifat fluktuatif dan kontekstual. Perubahan tahap moral tokoh dipengaruhi oleh tekanan psikologis, pengalaman traumatis, serta situasi konflik perang yang memaksa tokoh untuk mempertimbangkan nilai kemanusiaan, keselamatan diri, dan tanggung jawab sosial secara bersamaan. Temuan ini menunjukkan bahwa perkembangan moral tokoh dalam situasi konflik ekstrem cenderung bergerak dinamis mengikuti kondisi yang dihadapi, sehingga memberikan kontribusi pada kajian sastra dalam memahami dinamika perkembangan moral tokoh dalam konteks konflik perang.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026 Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026 Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2025 Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2025 Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024 Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024 Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 3 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023 Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023 Vol. 7 No. 4 (2022): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022 Vol. 7 No. 3 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JULI-SEPTEMBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL BASTRA EDISI APRIL-JUNI 2022 Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI-MARET 2022 Vol. 6 No. 4 (2021): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2021 Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2021 Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 3 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2020 Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020 Vol. 4 No. 4 (2019): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 3 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2019 Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2017 Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016 Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Bastra Edisi Maret 2016 More Issue