Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles
712 Documents
VARIASI BAHASA SLOGAN PADA IKLAN GOJEK DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
Fentani, Wilsa;
Puspita Sari, Anisa;
Sandi Kurniawan, Rifky;
Saptomo, Sri Wahono;
Suparmin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i2.1204
Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mengungkap pola variasi bahasa yang digunakan dalam slogan iklan Gojek pada media sosial Instagram serta makna komunikatif yang dibangun melalui penggunaan variasi tersebut. Fenomena bahasa dalam iklan digital menunjukkan kecenderungan adaptasi terhadap dinamika bahasa populer yang berkembang di masyarakat, terutama di kalangan generasi muda sebagai pengguna utama media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif sosiolinguistik untuk menelaah bentuk, kecenderungan, dan fungsi penggunaan variasi bahasa dalam slogan iklan. Sumber data diperoleh dari slogan iklan yang dipublikasikan pada akun Instagram resmi Gojek, yaitu @gojekindonesia, yang berupa kata dan frasa dalam konten promosi. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dengan teknik sadap dan teknik catat, serta diperkuat melalui dokumentasi berupa tangkapan layar. Analisis data menggunakan metode padan ekstralingual untuk menghubungkan unsur kebahasaan dengan konteks sosial, budaya, dan tujuan komunikasi dalam praktik periklanan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bahasa yang muncul dalam slogan iklan Gojek mencakup tiga bentuk utama, yaitu variasi bahasa gaul (slang), variasi bahasa Indoglish, dan variasi bahasa plesetan. Ketiga bentuk variasi tersebut berfungsi sebagai strategi linguistik untuk membangun kedekatan dengan audiens, memperkuat daya tarik persuasif pesan iklan, serta menciptakan identitas komunikasi yang selaras dengan kultur bahasa digital masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan variasi bahasa dalam slogan iklan tidak hanya berperan sebagai bentuk kreativitas linguistik, tetapi juga sebagai strategi komunikasi yang efektif dalam memperkuat citra merek dan meningkatkan keterlibatan pengguna di ruang media sosial.
RELASI MAKNA DALAM CERPEN "KARTU POS DARI SURGA" KARYA AGUS NOOR
Iman Amirul Haq;
Fadil Nurjaman;
Khoirul Fahmi Nazar;
Maman Abdul Djaliel
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2094
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis dan fungsi relasi makna dalam cerpen Kartu Pos dari Surga karya Agus Noor serta menjelaskan perannya dalam membangun kedalaman estetik narasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik. Sumber data berupa teks cerpen, sedangkan data penelitian meliputi kata, frasa, dan klausa yang mengandung relasi makna. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dengan teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan dan agih berdasarkan klasifikasi relasi makna menurut Chaer. Hasil penelitian menunjukkan adanya enam jenis relasi makna, yaitu sinonimi, antonimi, polisemi, hiponimi, ambiguitas, dan redundansi. Relasi sinonimi dan antonimi menjadi bentuk yang paling dominan dan berfungsi menghadirkan variasi diksi serta kontras emosional dalam cerita. Polisemi dan ambiguitas memperluas makna simbolik yang berkaitan dengan tema kehilangan dan spiritualitas, sedangkan hiponimi dan redundansi memperkuat detail pengalaman serta intensitas ekspresi tokoh. Temuan ini menegaskan bahwa relasi makna tidak hanya berfungsi sebagai fenomena linguistik, tetapi juga sebagai strategi stilistika yang memperkuat kohesi teks dan pengalaman estetik pembaca. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian semantik sastra Indonesia serta menjadi rujukan bagi penelitian lanjutan yang mengkaji hubungan antara struktur bahasa dan makna simbolik dalam karya sastra kontemporer
JEJAK LUKA DALAM RELASI SOSIAL MANUSIA DALAM NOVEL CANTIK ITU LUKA BERDASARKAN PERSPEKTIF SOSIOLOGI SASTRA
Sofyaningrun, Rosita;
Rofiudin, Agus
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2116
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi relasi sosial dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan dengan menelaah interaksi antartokoh sebagai cerminan masyarakat Indonesia pada masa kolonial dan pascakolonial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data diperoleh melalui teknik pembacaan intensif (close reading) dan dianalisis secara interpretatif dengan memfokuskan pada interaksi sosial, relasi kuasa, dinamika gender, serta struktur kelas yang tergambar dalam narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi sosial dalam novel tersebut dibentuk oleh persilangan ketimpangan kelas, dominasi patriarki, dan kekuasaan kolonial yang secara kolektif melahirkan luka sosial, baik pada tingkat individu maupun komunitas. Tokoh-tokoh perempuan diposisikan sebagai subjek yang termarginalkan dan mengalami penindasan berlapis, sedangkan otoritas laki-laki dan kolonial berperan sebagai agen yang mempertahankan struktur sosial yang hierarkis dan timpang. Penelitian ini mengungkap bahwa relasi kuasa, gender, dan kelas tidak bekerja secara terpisah, melainkan berlangsung secara simultan sehingga menghasilkan kekerasan sosial yang bersifat sistemik, bukan sekadar bentuk penindasan yang terisolasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif mengenai luka sosial sebagai akumulasi dari relasi kuasa yang saling berkelindan, sehingga menawarkan pembacaan sosiologis yang lebih komprehensif terhadap novel tersebut. Penelitian ini berkontribusi pada kajian sosiologi sastra dengan memperdalam pemahaman tentang kritik sosial dan ketimpangan struktural dalam sastra Indonesia modern.
HIRARKI KEBUTUHAN TERHADAP PSIKOLOGI TOKOH PADA NOVEL SISI TERGELAP SURGA KARYA BRIAN KHRISNA: KAJIAN PSIKOLOGI HUMANISTIK ABRAHAM MASLOW
Hadini Najah;
Muharrina Harahap
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2118
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hierarki kebutuhan tokoh dalam novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna dengan menggunakan perspektif psikologi humanistik Abraham Maslow. Kajian ini dilatarbelakangi oleh representasi kehidupan masyarakat marginal dalam novel yang memperlihatkan berbagai konflik psikologis tokoh akibat tekanan sosial dan ekonomi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data penelitian berupa kutipan narasi, dialog, dan deskripsi yang merepresentasikan kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri tokoh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan intensif dan pencatatan kutipan relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif berdasarkan kerangka hierarki kebutuhan Maslow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tokoh hanya mampu memenuhi kebutuhan fisiologis, sementara kebutuhan keamanan dan penghargaan tidak terpenuhi akibat kemiskinan struktural, stigma sosial, dan keterbatasan akses ekonomi. Tokoh Juleha, Gofar, dan Rini menunjukkan kegagalan mencapai aktualisasi diri karena hambatan pada kebutuhan dasar tersebut. Sebaliknya, tokoh Danang dan Pak Badut berhasil mencapai aktualisasi diri melalui tanggung jawab sosial dan pengorbanan terhadap keluarga meskipun beberapa kebutuhan dasar tidak terpenuhi. Temuan ini menunjukkan bahwa pemenuhan hierarki kebutuhan dalam konteks masyarakat marginal tidak selalu berlangsung secara linear, melainkan dipengaruhi oleh kondisi sosial, ekonomi, dan nilai-nilai kemanusiaan yang membentuk motivasi hidup tokoh.
MEDIA BERBASIS TPACK SEBAGAI STRATEGI SCAFFOLDING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NEGOSIASI
Yunengsih, Nia;
Meliyawati;
Saraswati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2555
Rendahnya kemampuan menulis teks negosiasi pada peserta didik menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang mengintegrasikan aspek pedagogik, konten, dan teknologi secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas media pembelajaran berbasis Technological, Pedagogical, and Content Knowledge (TPACK) melalui pemanfaatan aplikasi VistaCreate sebagai strategi scaffolding dalam pembelajaran menulis teks negosiasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest–posttest control group. Sampel penelitian berjumlah 54 siswa kelas X SMA Negeri 1 Cigemblong yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol melalui teknik cluster random sampling. Data diperoleh melalui tes menulis teks negosiasi dan dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, serta uji t berbantuan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 79,33, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 68,15. Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi TPACK melalui media desain digital mampu meningkatkan kualitas struktur, kaidah kebahasaan, dan koherensi teks negosiasi siswa. Secara empiris, hasil penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi visual-interaktif berbasis TPACK efektif sebagai strategi pedagogis untuk meningkatkan keterampilan menulis pada jenjang pendidikan menengah.
REPRESENTASI ID PADA TOKOH UTAMA IAN DALAM FILM PERAYAAN MATI RASA : KAJIAN PSIKOANALISIS
kristiani, Irene;
Adiyadmo, Dimas Anugrah;
D, Yusra
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2589
Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi emosional tokoh Ian dalam film Perayaan Mati Rasa karya Umay Shahab melalui pendekatan psikologi sastra dengan landasan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Fokus kajian diarahkan pada dominasi struktur id dalam dinamika kepribadian tokoh serta pergeserannya menuju integrasi dengan ego dan superego sepanjang alur cerita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dialog, monolog, dan adegan visual yang memuat ekspresi emosional tokoh. Data dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi berdasarkan struktur kepribadian Freud (id, ego, dan superego), serta interpretasi makna psikologis yang terkandung dalam perilaku tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur id merupakan aspek kepribadian yang paling dominan pada fase awal hingga pertengahan narasi, dengan jumlah temuan yang lebih tinggi dibandingkan ego dan superego. Dominasi id tersebut terepresentasi dalam lima bentuk utama, yaitu ledakan amarah, dorongan memperoleh pengakuan dan validasi, hasrat melarikan diri dari tekanan, ketakutan akan kehilangan figur signifikan, serta konflik emosional terhadap figur ayah. Emosi-emosi ini berkaitan erat dengan pengalaman traumatis masa kecil dan tekanan ekspektasi keluarga, sehingga menimbulkan konflik intra psikis antara dorongan naluriah dan tuntutan moral. Seiring perkembangan cerita, fungsi ego dan superego mulai menguat, menandai proses regulasi diri serta integrasi kepribadian yang lebih stabil. Temuan ini menegaskan bahwa film tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai representasi kompleksitas psikologis individu modern yang mengalami tekanan emosional dan krisis makna hidup.Bottom of Form
PERGESERAN DAN PEMERTAHANAN KATA SAPAAN KEKERABATAN DALAM MASYARAKAT MELAYU DI KELURAHAN PARIT CULUM 1
Astria Angela Saputri;
Akhyaruddin;
Yusra, Hilman
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2590
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fenomena pergeseran, serta upaya pemertahanan kata sapaan kekerabatan dalam masyarakat Melayu di Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam informan yang mewakili tokoh adat, generasi tua, dan generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem sapaan kekerabatan masyarakat Melayu setempat mencakup dimensi vertikal dan horizontal yang sarat akan nilai adat. Namun, telah terjadi pergeseran penggunaan bahasa, terutama pada generasi muda, yang ditandai dengan beralihnya sapaan tradisional (seperti kambok, bujang, gadis) ke sapaan yang lebih umum, modern, atau netral (seperti kakak, nak, atau penyebutan nama langsung). Faktor penyebab pergeseran meliputi modernisasi, pengaruh teknologi, perkawinan lintas budaya, serta rendahnya rasa percaya diri generasi muda terhadap bahasa daerah. Di sisi lain, pemertahanan sapaan masih kuat pada bentuk-bentuk tertentu yang bersifat sakral secara adat, seperti sapaan Datok dan urutan kelahiran (Pak Long, Pak Ngah, Pak Busu). Strategi pemertahanan yang disarankan meliputi penguatan peran keluarga sebagai basis pewarisan bahasa dan integrasi budaya lokal dalam institusi pendidikan.
KAJIAN HEURISTIK DAN HERMENEUTIK DALAM KUMPULAN SAJAK RUBAIYAT DEN SASTRO KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO
Almunawaroh Fit Laila;
Nazurty;
Anugrah Adiyadmo, Dimas
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2592
Penelitian ini bertujuan menggali makna filosofis di balik kumpulan puisi Rubaiyat Den Sastro karya Sapardi Djoko Damono. Buku ini menarik karena memadukan gaya puisi klasik Persia dengan budaya Jawa yang penuh kiasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotik Michael Riffaterre. Data dikumpulkan melalui teknik baca-catat terhadap puisi-puisi pilihan dalam buku tersebut. Proses analisis dilakukan melalui dua tahap: pertama, melihat makna bahasa sehari-hari (heuristik), dan kedua, menemukan makna mendalam di balik simbol-simbol sastranya (hermeneutik). Hasilnya menunjukkan bahwa di balik gambaran benda-benda sederhana, Sapardi sebenarnya sedang membicarakan persoalan mendalam tentang rasa kehilangan, kerumitan cinta, keinginan untuk memiliki, hingga kerapuhan hidup manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa karya ini bukan sekadar permainan rima yang unik, melainkan cara Sapardi menyatukan ingatan batin dengan kenyataan fisik secara indah.
MAKNA KATA DAN NILAI MORAL DALAM KUMPULAN LAGU DAERAH BANTEN SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA
Yulia Antini;
Purlilaiceu;
Nanang Maulana
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i2.1990
Lagu daerah merupakan bagian dari sastra lisan yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media penyampaian makna bahasa dan nilai-nilai kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna kata dan nilai moral dalam kumpulan lagu daerah Banten serta menganalisis pemanfaatannya sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di SMP. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode dokumentasi dan teknik baca-catat terhadap teks lirik 21 lagu daerah Banten. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang ditemukan meliputi makna leksikal, gramatikal, referensial, nonreferensial, denotatif, konotatif, konseptual, asosiatif, idiomatikal, dan peribahasa, sedangkan nilai moral mencakup nilai ketuhanan, sosial, individual, universal, serta hukum dan keadilan. Temuan ini menunjukkan bahwa lagu daerah Banten tidak hanya mencerminkan kekayaan linguistik, tetapi juga mengandung nilai moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Selain itu, lagu daerah memiliki potensi pedagogis sebagai bahan ajar kontekstual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena dapat meningkatkan pemahaman makna bahasa, menanamkan nilai moral, serta memperkuat identitas budaya peserta didik. Dengan demikian, pemanfaatan lagu daerah dalam pembelajaran dapat menjadi alternatif inovatif yang sejalan dengan prinsip pembelajaran kontekstual dalam Kurikulum Merdeka.
KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA PADA NOVEL RUMAH UNTUK ALIE KARYA LENN LIU DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA
Fatin Nadhiroh AR;
Sopyan Sauri;
Henry Henriyan Al-ghadi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2153
This study describes the intrinsic elements and personality structure of the main character, as well as the use of Lenn Liu's novel Rumah untuk Alie as a literature learning material in high school. The method used is descriptive qualitative with content analysis and a Freudian psychoanalytic approach. Data in the form of narrative excerpts and dialogue are analyzed to identify intrinsic elements as well as the main character's id, ego, and superego. The results show that this novel has a theme of inner struggle, a mixed plot, complex characters, a socio-psychological setting, a third-person perspective, an expressive style, and a message of perseverance. The main character's personality structure includes the id (14 elements), ego (18 elements), and superego (12 elements). The use of Freud psychoanalysis to analyze lirerary works is still rarely applied at the high school level. This study is relevant for use in high school literature learning according to the Merdeka Curriculum to foster empathy, critical thinking, and literary appreciation.