cover
Contact Name
I Ketut Andika Priastana
Contact Email
publikasi@triatmamulya.ac.id
Phone
+62361-412971
Journal Mail Official
publikasi@triatmamulya.ac.id
Editorial Address
Jl. Kubu Gunung, Tegal Jaya, Dalung, Kuta Utara, Badung - Bali
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Research
ISSN : -     EISSN : 26229412     DOI : -
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Research (IDJHR) is a open source journal (e-journal) for nurses, midwife, health care profession, and researcher which published by Universitas Triatma Mulya. Starting in 2019, the Indonesian Journal of Health Research will be published three times a year in April, August, and December. The Indonesian Journal of Health Research received both article research and original literature review articles that have not been published in other medias or other scientific journals. Focus and scopes of the journal including: Public health Nursing Midwifery Nutrition Environmental health Health promotion Health education Physical therapy Pharmacology Health administration
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2021): April" : 5 Documents clear
Faktor Penyebab Remaja Addicted Game Online: Studi Literatur Lilis Setyowati; Afif Hilmy Ramadhana; Erma Wahyu Mashfufa; Ollyvia Freeska Dwi Marta
Indonesian Journal of Health Research Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.204 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v4i1.74

Abstract

Pendahuluan: Era milenial ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak bisa dihentikan. Internet merupakan salah satu kebutuhan hidup yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Selain internet, smartphone merupakan perangkat yang dapat membantu menjalankan kebutuhan sehari-hari dengan menggunakan beberapa fitur terbaru. Salah satu kombinasi internet dan smartphone adalah game online, namun jika salah menggunakannya akan menjadi adiktif dan mengganggu waktu produktif terutama bagi para remaja. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memahami faktor-faktor yang menyebabkan remaja menjadi kecanduan game online berdasarkan tinjauan pustaka. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menggunakan database Pubmed central, Biomed, Portal Garuda, dan Google Scholar. Artikel disaring menggunakan PRISM (Preferred. Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses). terdapat sembilan jurnal, setelah dilakuakn scoring kualitas jurnal menggunakan JBI (Joanna Briggs Institute) tersisa 7 jurnal yang dilakukan ekstraksi data. Hasil: Hasil ekstraksi data dari tujuh jurnal terdapat delapan faktor yang menyebabkan remaja menjadi kecanduan game online. Faktor-faktor tersebut adalah 1) Fungsi, kontrol, dan pengawasan keluarga. 2) Kesepian dan kebutuhan akan afiliasi. 3) Pencarian sensasi dengan kebutuhan psikologis dasar dan impulsif. 4) Pengasuhan. 5) Penyesuaian sosial. 6) Depresi. 7) Kurangnya produktivitas. 8) Lingkungan. Kesimpulan: Rata-rata remaja yang mengalami addicted bermain game dengan durasi 2 – 8 jam tiap hari. Mencari teman, terpengaruh lingkungan dan pola asuh orangtua menjadi faktor utama remaja addicted game online.
Hubungan Kemampuan Pengelolaan Manajemen Konflik Kepala Ruangan dengan Kepuasan Kerja Perawat Melida Avsah; Suratmi; Nurul Hikmatul Qowi
Indonesian Journal of Health Research Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.893 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v4i1.75

Abstract

Pendahuluan. Konflik merupakan salah satu masalah penting di lingkungan kerja perawat. Manajemen konflik yang baik sangat diperlukan agar konflik yang terjadi menimbulkan dampak fungsional sehingga dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Kemampuan Pengelolaan Manajemen Konflik Kepala Ruangan dengan Kepuasan Kerja Perawat di RS X. Metode. Desain penelitian menggunakan metode analitik korelasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi yang digunakan yaitu seluruh perawat di RS X Lamongan yaitu sebanyak 30 perawat. Peneliti menggunakan teknik Total Sampling untuk memilih sampel yang digunakan penelitian, sehingga jumlah sampel adalah 30 perawat. Variabel independent adalah manajemen konflik dan variabel dependen adalah kepuasan kerja perawat. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (66,7%) perawat menilai kemampuan manajemen konflik kepala ruangan cukup dan sebagian besar (63,3%) perawat memiliki kepuasan kerja yang cukup puas. Uji Spearman Rank didapatkan p-value = 0,001 berarti p < 0.05 yang menunjukkan terdapat Hubungan Kemampuan Pengelolaan Manajemen Konflik Kepala Ruangan dengan Kepuasan Kerja Perawat di RS X. Nilai nilai r=0,618 dapat diartikan bahwa dua variabel memiliki hubungan yang sedang. Kesimpulan. Kepala ruangan dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan manajemen konfliknya agar kepuasan kerja perawat dapat meningkat. Pengelolaan konflik yang baik diharapkan dapat memperbaiki kondisi kerja di lingkungan ruang rawat inap. Kondisi kerja tersebut dapat berdampak pada terciptanya kepuasan kerja perawat
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan tentang Diare terhadap Perilaku Pencegahan Diare pada Siswa Kelas IV – VI SDN 1 Banyuasri Tri Suryo Wibowo
Indonesian Journal of Health Research Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.489 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v4i1.76

Abstract

Pendahuluan. Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting, karena merupakan penyumbang utama ketiga angka kesakitan dan kematian anak di berbagai Negara termasuk Indonesia. Pemberantasan penyakit diare dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat mulai dari ibu rumah tangga, petugas kesehatan, hingga masyarakat umum. Salah satu upaya untuk mecegah penyakit diare dapat dilakukan melalui penyuluhan tentang diare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan tentang diare terhadap perilaku pencegahan diare pada siswa kelas IV-VI SDN 1 Banyuasri Metode. Desain penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental dengan rancangan one grup pre test post test dalam satu kelompok. Populasi dalam penelitian adalah semua siswa kelas IV- VI di SDN 1 Banyuasri sejumlah 120 orang dengan besar sampelnya 120 responden, dengan menggunakan teknik sampling total sampling. Pengambilan data menggunakan lembar checklist. Data yang diperoleh kemudian dilakukan coding, scoring, tabulating, dan dianalisa uji Wilcoxon dengan taraf 5%.. Hasil. Hasil penelitian di dapatkan lebih dari 50% perilaku pencegahan diare sebelum penyuluhan kategori baik sebanyak 68 responden (55,8), dan sebagian besar perilaku pencegahan diare sesudah penyuluhan kategori baik sebanyak….responden (86%). Setelah dilakukan perhitungan dengan uji Wilcoxon diperoleh nilai Asymp.Sig (2-tailed) = 0,001. Kesimpulan. Karena nilai Asymp. Sig. (2-tailed) < 0,05 maka hipotesa nol ditolak, artinya ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentan diare terhadap perilaku pencegahan diare pada siswa IV – VI di SDN 1 Banyuasri.
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif terhadap Kualitas Tidur Lansia Grenda Aprilyawan; Tri Suryo Wibowo
Indonesian Journal of Health Research Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.284 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v4i1.77

Abstract

Pendahuluan. Insomnia merupakan salah satu gangguan utama dalam memulai dan mempertahankan tidur dikalangan lansia. Insomnia didefinisikan sebagai suatu keluhan tentang kurangnya kualitas tidur yang disebabkan oleh satu dari sulit memasuki tidur, sering terbangun malam kemudian kesulitan untuk kembali tidur, bangun terlalu pagi, dan tidur yang tidak nyenyak. Buruknya kualitas tidur lansia disebabkan oleh meningkatnya letensi tidur, berkurangnya efesiensi tidur dan terbangun lebih awal karena proses penuaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati Kab. Buleleng. Metode. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre eksperimen dengan desain one group pre test-post test design dalam satu kelompok. Populasi dalam penelitian adalah seluruh lansia yang mengalami insomnia di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati Kab. Buleleng dengan besar sampelnya 25 responden, dengan pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wilcoxon Sign Rank Test dengan α 0,05. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan sesudah diberikan terapi relaksasi otot progresif yaitu minimal 3 dan maksimal 15 dengan mean 8,72, median 8,00, modus 12, dan standar deviasi 3,247, maka dapat disimpulkan ada perubahan tingkat insomnia dari sebelum dan sesudah diberikan terapi relaksasi otot progresif. Dari hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan p- value (0,000) ≤ α (0,05) artinya H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur (insomnia) pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati Kab. Buleleng. Kesimpulan. Melihat hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai terapi non farmakologi oleh lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Kab. Buleleng untuk meningkatkan kualitas tidur lansia.
Pengaruh Hidroterapi terhadap Kecemasan menghadapi Menarche pada Siswi Kelas V dan VI di SD Negeri 5 Sebatu I Gusti Ayu Ratih Agustini; Made Ririn Sri Wulandari; Ni Kadek Novy Sukmaningsih
Indonesian Journal of Health Research Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.372 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v4i1.78

Abstract

Pendahuluan. Remaja banyak memiliki pandangan bahwa menarche akan menimbulkan rasa tidak nyaman, sakit, pusing dan sebagainya. Mereka yang tidak mengetahui proses reproduksi dapat mengira bahwa menstruasi merupakan bukti adanya penyakit sehingga menarche dapat memicu timbulnya rasa cemas. Hidroterapi merupakan salah satu cara non farmakologi untuk mengatasi masalah kecemasan menghadapi menarche. Tujuan dari penelitian ini adalah utuk mengetahui pengaruh hidroterapi terhadap kecemasan menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimental dengan desain pre-eksperimen one group pre-test post-test dengan jumlah sampel 34 orang siswi kelas V dan VI. Pengambilan sampel menggunakan jenis nonprobality sampling yaitu purposive sampling. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner kecemasan HRS-A. Hasil. Berdasarkan hasil analisis uji Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai p-value yaitu sebesar 0,000 maka p-value < a (0,05). Kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh hidroterapi terhadap kecemasan menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI di SD Negeri 5 Sebatu. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan untuk pengembangan ilmu keperawatan sehingga dapat mengurangi kejadian kecemasan siswi dalam menghadapi menarche dengan menggunakan cara nonfarmakologi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5