cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Haluoleo, Ambaipua, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : -     EISSN : 29638933     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan atau di singkat dengan (AJPP) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian terbaru, kajian literatur, review buku pada bidang ilmu Psikologi, konseling, pendidikan secara umum. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan (Ajpp) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan Ferbruari, Juni, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1: Februari (2023)" : 10 Documents clear
Psychological Capital dengan Work Engagement pada Karyawan Bank X di Sumatera Barat Rifa Juniartika; Harri Kurniawan; Sabrina Etika Utami
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 1: Februari (2023)
Publisher : Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara psychological capital dengan work engagement karyawan Bank X Pusat Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan teknik proportional sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan masing-masing Divisi Bank X Pusat Sumatera berjumlah 248 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 150 orang. Hasil uji coba pada skala psychological capital diperoleh nilai koefisien validitas berkisar antara 0,303 sampai 0,717, sedangkan hasil tes pada skala work engagement diperoleh nilai koefisien validitas berkisar antara 0,365 sampai 0,839. Nilai koefisien reliabilitas pada skala psychological capital diperoleh sebesar 0,930 dan pada skala work engagement diperoleh sebesar 0,944. Hasil uji hipotesis menunjukkan koefisien korelasi antara variabel psychological capital dengan variabel work engagement diperoleh dengan r = 0,767 dengan tingkat signifikansi p = 0,000 yang berarti bahwa hal itu dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara psychological capital dengan work engagement. Nilai positif menunjukkan jika psychological capital karyawan di Bank X Sumatera Barat tinggi, work engagement  juga akan tinggi.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas II pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Tema 8 Keselamatan di Rumah dan Perjalanan Aida Putri Kawuryaningtyas; Aldila Wanda Nugraha
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 1: Februari (2023)
Publisher : Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesulitan membaca permulaan siswa kelas 2 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tema 8 di SD Negeri 1 Bukur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di kelas II dengan jumlah siswa sebanyak 10 siswa. Kesulitan membaca permulaan siswa kelas 2 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tema 8 di SD Negeri 1 Bukur yang ditemukan adalah kesulitan siswa dalam belajar membaca permulaan pada mata pelajaran bahasa Indonesia adalah kesulitan siswa mengeja huruf menjadi suku kata, kesulitan siswa mengeja suku kata menjadi kata, dan kesulitan siswa membedakan huruf p-d, p-q. Kesulitan membaca permulaan siswa kelas 2 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tema 8 di SD Negeri 1 Bukur ini berupa Faktor internal yaitu Penggunaan ucapan yang tepat, Penggunaan frasa yang tepat, Penggunaan nada, intonasi, lafal dan tekanan yg tepat, Membaca dengan suara yang jelas dalam hal pelafalan atau pengucapan, dan Kelancaran membaca tanpa mengeja dan terbata-bata. Faktor internal lainnya Psikologis anak yang meliputi siswa kurang bisa menyimak dan kurang bisa fokus. Hasil penelitian diperoleh data Indikator yang memiliki persentase rata-rata skor dari yang terendah ke yang tertinggi adalah: 1) indikator nada, intonasi, lafal, dan tekanan dengan skor 52.9%; 2) indikator kelancaran membaca dengan skor 56.2%; 3) indikator penggunaan tanda baca dengan skor 56.3%; 4) indikator kecepatan membaca dengan skor 59.5%; 5) indikator frasa dan indikator sikap dengan skor 73.1%; 6) indikator percaya diri dengan skor 76.5%; 7) indikator suara dan pelafalan dengan skor 79.8%; 8) indikator fokus dengan skor 86.5%; 9) indikator ucapan dengan skor 86.6%.
Penerapan Model Atik melalui Bermain dalam Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf pada Anak ADHD di TK A Global Persada Mandiri Anna Maria Jacob
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 1: Februari (2023)
Publisher : Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bermain dan olahraga merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan untuk dilakukan di satuan PAUD, sebagai bagian dari perkembangan motorik anak  berguna untuk meningkatkan pematangan kinestetik-jasmani, perkembangan bahasa, kognitif, pengendalian diri dan keterampilan sosial. Pengembangan anak usia dini adalah suatu penyelenggaraan pendidikan yang bertumpu pada enam landasan perkembangan anak, meliputi perkembangan agama dan moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial, emosional, dan seni sebagaimana tercantum dalam (Mendikbudristek, 2021). Guru harus mengembangkan model pembelajaran yang kreatif dan holistik, terutama ketika mengajar anak-anak dengan kepribadian dan kebutuhan yang berbeda. Model pembelajaran anak usia dini yang terkenal adalah model ATIK (Amati, Tiru, dan Lakukan)  (Watini, 2020) Pertumbuhan belajar pada anak usia dini diawali dengan observasi yang diperoleh melalui stimulasi lingkungan. Anak-anak menggunakan sensori tubuh untuk mengamati dan meniru sebagai hasil dari apa yang mereka pelajari. Penggunaan model ATIK untuk mengembangkan aktivitas bermain dan gerak tubuh bagi siswa ADHD di TK Global Persada Mandiri bertujuan untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi anak dalam mengembangkan kemampuan mengenal huruf dengan cara mengamati, meniru dan mempraktekkan proses tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model ATIK pada aktivitas motoric saat bermain untuk memperkenalkan  huruf   pada anak ADHD usia 4-6 tahun di TK Global Persia Mandiri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Meningkatkan Hasil Belajar melalui Model Pembelajaran Kooperatif Permainan Gambar Acak pada Siswa Kelas V SDN 2 Baadia Faslia
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 1: Februari (2023)
Publisher : Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: untuk mengetahui hasil belajar IPS melaui model pembelajaran kooperatif tipe permainan gambar acak pada siswa kelas V SD Negeri 2 Baadia. Prosedur penelitian ini meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan siswa, dan evaluasi tes siklus. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yaitu menghitung persentase aktivitas guru, aktivitas siswa dan ketuntasan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran. Kesimpulan sebagai berikut: (1) Aktivitas guru dalam proses pembelajaran dengan penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Permainan Gambar Acak pada pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri 2 Baadia dapat meningkatkan aktivitas guru. Persentase pada siklus I sebesar 44,44%, dan pada siklus II meningkat menjadi 94,44%. (2) Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Permainan Gambar Acak pada pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri 2 Baadia dapat meningkatkan aktivitas siswa. Persentase pada siklus I sebesar 61,53%, dan pada siklus II meningkat menjadi 100%. (3) Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Permainan Gambar Acak pada pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri Baadia dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Persentase pada siklus I sebesar 37,03%, dan pada siklus II meningkat menjadi 85,18%.
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Sub Tema Lingkungan dan Manfaatnya melalui Model Pembelajaran Tipe Group Investigation Siswa Kelas V-B SD Negeri 24 Buton Kabupaten Buton Irman Matje
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 1: Februari (2023)
Publisher : Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPS Sub Tema Lingkungan dan Manfaatnya melalui penerapan model pembelajaran tipe Group Investigation siswa kelas V-B SD Negeri 24 Buton. Prosedur penelitian ini meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan siswa, dan evaluasi tes siklus. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yaitu menghitung persentase aktivitas guru, aktivitas siswa dan ketuntasan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini terdiri dua yaitu dari segi proses dan hasil. Dilihat dari segi proses, tindakan dikatakan berhasil apabila minimal 85% proses pelaksanaan pembelajaran terlaksana dengan baik. Dilihat dari segi hasil, tindakan dikatakan berhasil apabila minimal 80% dari jumlah siswa mencapai nilai ≥ 70. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V-B SD Negeri 24 Buton. Hal ini tampak pada  hasil tes siklus I yang menunjukkan bahwa 8 orang dari 19 siswa telah mencapai  ketuntasan belajar sebesar 42,1%, sementara hasil tes siklus II menunjukkan bahwa 17 siswa dari 19 siswa telah mencapai ketuntasan belajar sebesar 89,48%, dan peningkatan persentase tersebut sebesar 47,4%.  Demikian pula nilai rata-rata meningkat dari 61,67 menjadi 78,42. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada sub tema Lingkungan dan Manfaatnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas V-B SD Negeri 24 Buton Kabupaten Buton.
Penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Negeri 2 Wajo Suarti
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 1: Februari (2023)
Publisher : Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPS  melalui penerapan model Pembelajaran Quantum Learning pada siswa kelas V SD Negeri 2 Wajo. Prosedur penelitian ini meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan siswa dan evaluasi tes siklus. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yaitu menghitung persentase aktivitas guru, aktivitas siswa dan ketuntasan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini terdiri dua yaitu dari segi proses dan hasil. Dilihat dari segi proses, tindakan dikatakan berhasil apabila minimal 85% proses pelaksanaan pembelajaran terlaksana dengan baik. Dilihat dari segi hasil, tindakan dikatakan berhasil apabila minimal 80% dari jumlah siswa mencapai nilai ≥ 70. Berdasarkan hasil analisis penelitian, menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran tipe quantum learning dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 2 Wajo. Pada siklus I mencapai 61,7 dengan ketuntasan sebesar 62,96% dan siklus II  meningkat menjadi 74,63 dengan ketuntasan sebesar 88,89%. (2) Aktivitas mengajar guru pada siklus I persentase ketercapaian aktivitas mengajar guru pertemuan pertama mencapai 70,6% dan pertemuan kedua mencapai 82,4% sedangkan pada siklus II pertemuan pertama mencapai 82,4% dan pertemuan kedua mencapai 94,1%. (3) Aktivitas belajar siswa siklus I persentase ketercapaian aktivitas belajar siswa pertemuan pertama mencapai 70,6% dan pertemuan kedua mencapai 76,5% sedangkan pada siklus II pertemuan pertama mencapai 82,4% dan pertemuan kedua mencapai 88,2%.
Meningkatkan Hasil Belajar IPS melalui Metode Creative Learning pada Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Waha Kecamatan Wangi-Wangi Tahun Pelajaran 2022/2023 Jufri Agus
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 1: Februari (2023)
Publisher : Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV  melalui penerapan metode pembelajaran Kooperatif tipe Creative Learning pada SD Negeri 2 Waha Kecamatan Wangi-Wangi Tahun Pelajaran 2022/2023. Desain penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh Arikunto. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan tes. Berdasarkan keseluruhan pelaksanaan pada siklus I dan II di peroleh simpulan  sebagai berikut; (1) Penerapan metode Creative Learning pada mata pelajaran IPS kelas IVa  SD Negeri 2 Waha Kecamatan Wangi-Wangi mengalami peningkatan pada tiap siklusnya yaitu pada siklus I mencapai 71,18% dan memenuhi kreteria cukup. Pada siklus II meningkat menjadi 85,88% dan memenuhi kreteria baik, (2) Aktivitas belajar siswa selama penerapan metode Creative Learning pada mata pelajaran IPS selama 2 kali siklus mengalami peningkatan. Pada siklus I rata-rata klasikal mencapai 67% sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 77,37% yang termasuk dalam katergori baik, (3) Prestasi belajar siswa setelah penerapan metode Creative Learning pada mata pelajaran IPS selama 2 kali siklus mengalami peningkatan. Rata-rata nilai pada siklus I,  71,18% dengan ketuntasan belajar yang memenuhi KKM sebanyak 13 siswa atau 76,47%, dan pada siklus II meningkat menjadi 85,88% dengan ketuntasan belajar siswa yang memenuhi KKM sebanyak 16 siswa atau 94,11% dari 17 siswa.
Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Desti Dwi Fitri
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 1: Februari (2023)
Publisher : Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak kemajuan teknologi saat ini terhadap kehidupan manusia telah dibuktikan. Individu serta masyarakat secara keseluruhan sedang mengalami transformasi, dan dapat dikatakan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat diabaikan. Teknologi saat ini menarik banyak orang, yang kemudian menirunya dalam gaya hidup tanpa mengambil keputusan secara sadar, meskipun akan berdampak negatif di masa depan. Perkembangan teknologi dalam pendidikan agama Islam menjadi fokus tulisan ini. Artikel ini menggunakan pendekatan literature review untuk mencari buku dan artikel jurnal yang membahas tentang hal tersebut. Manusia mulai mencari dan mengembangkan alat yang dapat digunakan untuk berkomunikasi karena mereka adalah makhluk sosial yang perlu berhubungan satu sama lain.
Implementasi Bernyanyi dan Tepukan untuk Mengoptimalkan Konsentrasi pada Anak di Sekolah RA Al Uswah Tanjungpinang Dwi Afriliyana Syari Hasibuan
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 1: Februari (2023)
Publisher : Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah suatu proses dalam pembentukan manusia yang tidak hanya dilihat dari kecerdasannya secara intelektual saja akan tetapi agar manusia tersebut bisa berpikir secara menyeluruh dan filosofis serta cerdas didalam spiritual dan emosional. Pendidikan yang disiapkan sejak anak tersebut masih dalam kandungan dan saat sudah dilahirkan. Usia dini adalah masa emas yang dimana masa tersebut semua yang dilihat, didengar, dirasakan akan diserap dengan sempurna oleh anak. Ini merupakan masa yang mana orangtua harus mempunyai perhatian penting dan tidak mengabaikan masa ini. Pendidikan pada anak masa emas  merupakan titik awal pada proses tumbuh dan kembang anak usia dini untuk menuju tahap selanjutnya, karena itulah pendidikan anak usia dini harus dirancang dan disiapkan sebaik mungkin. Stimulus pada anak hendaknya mencakup setiap aspek yang terdapat di standar tingkat capaian perkembangan PAUD ialah pada bahasa, agama dan moral, fisik motorik, seni, sosial emosional dan kognitif. Metode yang dipergunakan dalam proses pembelajaran harus tepat dan bisa memberikan stimulis pada anak. Metode seperti Nyanyian, Tepukan, Cerita, Bercakap-cakap , dan proyek bisa digunakan sehingga kegiatan bermain menjadi lebih interaktif dan menggembirakan. Tepukan dan Nyayian bisa digunakan sebagai salah satu metode jika anak –anak mulai tidak tertarik didalam pembelajaran. Rentang waktu konsentrasi pada anak yang hanya beberapa menit membutuhkan kreatifitas dari guru untuk membuat anak kembali semangat didalam belajar. Konsentrasi dibutuhkan agar serapan ilmu optimal. Ragam nyanyian dan tepukan  diberikan dengan gerakan dan lirik yang menarik menjadikan anak-anak yang mulai bosan menjadi terkonsentrasi kembali. Untuk melihat keberhasilan metode ini maka Penelitian Tindakan Kelas digunakan. Dan didapatkan hasil dari penelitian adalah konsentrasi anak menjadi lebih optimal didalam kegiatan pembelajaran.
Implementasi Nilai-Nilai Karakter di TK Idhata Latugho Kecamatan Lawa Kabupaten Muna Barat Hesti
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 1: Februari (2023)
Publisher : Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru di TK Idhata. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter anak usia dini di TK Idhata Latugho ditunjukkan oleh sikap disiplin, jujur, hidup sehat, percaya diri, sikap kreatif, toleransi, rendah hati dan santun, tanggung jawab, adaptif, sikap peduli, sikap mandiri. , sikap ingin tahu, sikap sabar dan sikap estetis. Adapun faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses implementasi pendidikan karakter di TK Idhata Latugho Kabupaten Muna Barat dapat disebabkan oleh faktor orang tua, faktor lingkungan dan faktor siswa itu sendiri.

Page 1 of 1 | Total Record : 10