cover
Contact Name
Desrianti Sahida
Contact Email
dessabki14@gmail.com
Phone
+6281338860310
Journal Mail Official
dessabki14@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Depati Parbo. RT. 001/000. Desa Pendung Hiang. Kecamatan Tanah Kampung. Kota Sungai Penuh. Provinsi Jambi
Location
Kota sungai penuh,
Jambi
INDONESIA
Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27158861     DOI : https://doi.org/10.47827/jer
EDU RESEARCH : Jurnal Penelitian Pendidikan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies), dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan proses pembelajaran. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review process’ setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak tiga bulan sekali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2019): EDU RESEARCH" : 8 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ACCELERATED LEARNING TYPE MASTER DI KELAS V MI 27/E3 KERINCI Hidayati
EDU RESEARCH Vol 1 No 1 (2019): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.179 KB) | DOI: 10.47827/vol1iss1pp21-32

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh sikap ilmiah murid dengan kategori rendah sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar murid kelas I MI 27/E3 Kerinci, yang disebabkan oleh proses pembelajaran di kelas tersebut berjalan lamban karena kurangnya kemampuan murid dalam menyerap serta memahami informasi baru, dan sulit mempertahankan informasi yang sudah didapat. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan upaya dengan menggunakan pendekatan Accelerated Learning yang dapat menghasilkan penyerapan informasi dan pemahaman yang lebih baik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan sikap ilmiah dan hasil belajar Bahasa Indonesia murid. Penelitian ini dilakukan dalam 3 siklus dengan menggunakan pendekatan Accelerated Learning. Subjek penelitian ini adalah murid kelas I MI 27/E3 Kerinci, dengan jumlah murid 22 orang. Waktu pelaksanaan semester I tahun ajaran 2019/2020.Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi, dan evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan sikap ilmiah dan hasil belajar bahasa Indonesia murid pada tiap siklus. Peningkatan sikap ilmiah murid terlihat dari rata-rata persentase sikap ilmiah murid pada tiap siklusnya, di siklus I rata-rata persentase sikap ilmiah murid sebesar 62,2%, di siklus II meningkat menjadi 71,8%, di siklus III mencapai 81,3%. Selain sikap ilmiah, rata-rata hasil belajar Bahasa Indonesia murid dan jumlah murid yang tuntas juga meningkat pada setiap siklusnya, siklus I nilai rata-rata murid sebesar 63,64 dengan jumlah murid yang tuntas sebanyak 7 orang, meningkat pada siklus II menjadi 70,45 nilai rata-rata murid dengan jumlah murid yang tuntas sebanyak 10 orang, dan meningkat lagi pada siklus III menjadi 83,52 nilai rata-rata murid dengan jumlah murid yang tuntas sebanyak 19 orang.
PERSEPSI GURU MATA PELAJARAN IPS SDN 100/III SEBUKAR TERHADAP IMPLEMENTASI KTSP DAN K13 Geri Purnama
EDU RESEARCH Vol 1 No 1 (2019): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.38 KB) | DOI: 10.47827/vol1iss1pp33-37

Abstract

Merujuk pada tujuan bangsa indonesia yang tercantum dalam UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan kata lain pendidikan merupakan ujung tombak untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Bangsa akan menjadi maju apabila memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas atau bermutu tinggi. Adapun mutu bangsa dikemudian hari tergantung pada pendidikan yang diberikan generasi masa kini, terutama melalui pendidikan formal yang diterima disekolah. Pendidikan merupakan suatu proses yang kompleks dan berjangka panjang, dimana berbagai aspek yang tercakup dalam proses saling erat berkaiatan satu sama lain dan bermuara pada terwujudnya manusia yang memiliki nilai hidup, pengetahuan hidup dan keterampilan hidup. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi guru mata pelajaran IPS mengenai implementasi KTSP dan K13. Metode yang digunakan adalah jenis penelitian deskripsi kualitatif, teknik pemerolehan data yaitu dengan melakukan wawancara.
VALIDITAS HANDOUT BERBENTUK KOMIK FISIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK Desrianti Sahida
EDU RESEARCH Vol 1 No 1 (2019): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.364 KB) | DOI: 10.47827/vol1iss1pp12-20

Abstract

Mengacu kepada UU Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003 tentang usaha sadar dan terencana seorang guru untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi, usaha yang bisa dilakukan adalah mengembangkan handout berbentuk komik fisika yang valid sebagai inovasi bahan ajar dalam upaya mengembangkan potensi peserta didik berupa keterampilan berpikir kreatif, sehingga penyajian materi dan tugas dalam handout berbentuk komik fisika sesuai dengan sintak problem based learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan handout berbentuk komik berbasis problem based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik dan mengetahui kriteria validitasnya. Jenis penelitian adalah research and development dengan model pengembangan Four-D. Validitas Handout berbentu komik diperoleh dari hasil validasi menggunakan lembar validasi ahli oleh 3 orang ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas isi handout berbentuk komik mendapat nilai 86,4% dengan kriteria valid, validitas konstruksi mendapat nilai 90,1% dengan kriteria valid, dan validitas bahasa 91,6% dengan kriteria valid. Handout berbentuk komik fisika berbasis problem based learning berhasil dikembangkan dengan kriteria validitas valid diharapkan dapat menjadi bahan ajar yang bermutu dan inovatif untuk membantu meningkatkan ketermpilan berpikir kreatif peserta didik.
KONTRIBUSI KELINCAHAN DAN KELENTUKAN DALAM OLAHRAGA SEPAK BOLA TERHADAP HASIL BELAJAR PENJASKES MURID KELAS I SDN 37 SUNGAI PENUH Anggil Jufinda
EDU RESEARCH Vol 1 No 1 (2019): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.731 KB) | DOI: 10.47827/vol1iss1pp38-49

Abstract

Merujuk kepada undang-undang no 3 tahun 2005 pasal 27 ayat 4 penelitian ini bertujuan untuk seberapa besar kontribusi kelincahan dan kelentukan terhadap hasil belajar penjaskes murid kelas 1 SDN 37 Sungai Penuh. Jenis penelitian adalah korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid SDN 37 Sungai Penuh sebanyak 149 orang, sedangkan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dimana dalam penelitian ini adalah murid kelas 1 saja yaitu yang berjumlah 25 orang. Analisa data dilakukan dengan cara menggunakan korelasi product moment dan dilanjutkan uji kontribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; tidak terdapat kontribusi antarakelincahan terhadap hasil belajar, diperoleh sumbangan 4% dan hubungan rhit 0.20 < rtab 0.404 (hubungannya lemah)/ tidak signifikan, terdapat kontribusi antarakelentukan terhadap hasil belajar murid SDN 37 Sungai Penuh diperoleh sumbangan 2.52% dan hubungan rhit 0.16 < rtab 0.404 (hubungannya lemah)/ tidak signifikan , dan terdapat kontribusi antarakelincahan dengan kelentukan secara bersama-sama terhadap hasil belajar diperoleh sumbangan 34.81%. Di sarankan kepada guru olahraga untuk memperhatikan faktor kelincahan dan kelentukan tersebut
KAJIAN KOHESI DAN KOHERENSI DALAM KARANGAN NARASI INFORMATIF SISWA KELAS XI MIPA 2 SMA NEGERI 1 KERINCI Nelvia Susmita
EDU RESEARCH Vol 1 No 1 (2019): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.169 KB) | DOI: 10.47827/vol1iss1pp1-11

Abstract

Penelitian ini berawal dari hasil observasi yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kerinci, diketahui bahwa siswa bisa menuangkan ide atau gagasannya dalam bentuk karangan narasi, hanya saja karangan yang dihasilkan belum sepenuhnya bisa dikatakan karangan yang utuh dikarenakan siswa tidak memperhatikan kepaduan unsur bahasa dalam karangannya, sehingga tulisan menjadi tidak kohesif dan koherensif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis penanda kohesi dan koherensi yang terdapat dalam karangan narasi informatif siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Kerinci. Teori yang dijadikan landasan untuk menganalisis kohesi dan koherensi dalam penelitian ini adalah yang dikemukakan oleh Tarigan (2009), Kasupardi, dkk (2010), Meleong (2017), Chaer (2014), Dalman (2015), dan Burhan (2010). Sumber data dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI MIPA 1 sedangkan data berupa karangan narasi informatif karya siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Kerinci. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu instrumen pengumpulan data berupa observasi dan tes mengarang, serta instrumen analisis data berupa peneliti sendiri. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) Jenis penanda terdiri atas penanda kohesi gramatikal dan kohesi leksikal. Kohesi gramatikal terdiri atas referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi. Jenis penanda kohesi leksikal terdiri atas reiterasi (repetisi, sinonim, hiponim, dan ekuivalensi), kolokasi, dan antonim. (2) Jenis penanda koherensi terdiri atas penanda koherensi hubungan sebab-akibat, hubungan sarana-hasil, hubungan sarana-tujuan, hubungan latar-kesimpulan, hubungan kelonggaran-hasil, hubungan syarat-hasil, hubungan parafrastis, hubungan aditif (simultan dan berurutan), hubungan identifikasi, dan hubungan generik-spesifik.
ANALISIS HASIL BELAJAR TERHADAP PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) DI KELAS XSMK NEGERI 2 KERINCI Herman Pani, S.Pd, M.Si
EDU RESEARCH Vol 1 No 1 (2019): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.684 KB) | DOI: 10.47827/jer.v1i3.33

Abstract

Berdasarkan hasil observasi survey awal di SMK 2 Kerinci pada kelas X TP dengan dua lokal fokus observasi dapat dilihat kecenderungan sikap ilmiah siswa dalam pembelajaran Teknik pembangunan pada kelas X TP1 ternyata sikap ilmiah siswa termasuk dalam kategori Baik dimana sikap ilmiah yang paling menonjol adalah rasa ingin tahu. Fokus observasi yang kedua adalah kelas X TP2 dapat dilihat kecenderungan sikap ilmiah siswa dalam pembelajaran teknik pembangunan juga termasuk dalam kategori Baik dengan dimana sikap ilmiah yang paling menonjol adalah rasa ingin tahu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (Project based learning) pada materi teknik gambar bangunan terhadap hasil belajar teknik pembangunan siswa SMK kelas X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Adapun desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Group Pretest Post Test. Berdasarkan preetest dan posttes yang penulis lakukan diperoleh nilai rata-rata hasil belajar teknik pembangunan siswa masing-masing 69,60 dan 76,76. Nilai rata-rata postest lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata hasil belajar preetest siswa. Selanjutnya berdasarkan analisis data yang menggunakan uji-t diperoleh nilai signifikansi (p-value) < atau dengan kata lain 0,009 < 0,05 artinya H1 diterima atau dengan kata lain Terdapat pengaruh model pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) pada materi suhu dan kalor terhadap hasil belajar teknik pembangunan siswa kelas X TP SMK Negeri 2 Kerinci
PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA PENERAPAN APLIKASI MATERI TABUNG PADA JANGKI DI SMK NEGERI 2 KERINCI Irwan
EDU RESEARCH Vol 1 No 1 (2019): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.256 KB) | DOI: 10.47827/jer.v1i1.40

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan di SMK Negeri 2 Kerinci, didapatkan bahwa masalah yang dihadapi adalah 1) Sarana pembelajaran matematika berfasilitas minim, 2) Tidak memanfaatkan potensi yang ada, 3) Sarana pembelajaran belum mampu mewadahi standar yang baik untuk peserta didik. SMK Negeri 2 Kerinci memiliki banyak potensi dari sisi geografis baik sumberdaya alam maupun sumberdaya manusia, sehingga guru-guru dapat melakukan proses pembelajaran berdasarkan potensi yang ada dan berbasis kearifan lokal. Tujuan penelitian ini yaitu menerapkan pembelajaran matematika berbasis etnomatematika dengan pengaplikasian materi tabung pada jangki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan (library research). Dalam penelitian jenis ini, dikaji pengetahuan, gagasan, atau temuan yang terdapat di dalam literatur sehingga memberikan informasi teoritis dan ilmiah terkait peran etnomatematika dalam pembelajaran matematika. Teknik analisis data dalam penelitian meliputi 3 tahapan, yaitu organize, synthesize, dan identify. Hasil dari penelitian ini yaitu pertama, Etnomatematika memfasilitasi peserta didik untuk mampu mengkonstruksi konsep matematika dengan pengetahuan awal yang sudah mereka ketahui karena melalui lingkungan siswa sendiri. Kedua, Etnomatematika menyediakan lingkungan pembelajaran yang menciptakan motivasi yang baik dan menyenangkan serta bebas dari anggapan bahwa matematika itu menakutkan. Ketiga, Etnomatematika mampu memberikan kompetensi afektif yang berupa terciptanya rasa menghargai, nasionalisme dan kebanggaan atas peninggalan tradisi, seni dan kebudayaan bangsa. Keempat, Etnomatematika mendukung kemampuan siswa sesuai dengan harapan implementasi pendekatan saintifik.
PENGARUH MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS XI SMK NEGERI 2 KERINCI Hizam Hakimi
EDU RESEARCH Vol 1 No 1 (2019): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.605 KB) | DOI: 10.47827/jer.v1i1.41

Abstract

Berdasarkan pengamatan peneliti di lapangan menunjukkan bahwa masih rendahnya hasil belajar pendidikan agama islam (PAI) di SMK Negeri 2 Kerinci, hal ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi sumber belajar dan model pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh modul berbasis model problem based learning dalam meningkatkan hasil belajar PAI di SMK Negeri 2 Kerinci. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu menggunakan rangcangan faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI sebanyak 148 orang. Kelompok sampel diambil secara purposive sampling. Sampel perlakuan dalam penelitian ini adalah 48, setelah dilakukan pembagian kelompok 27% tingkat motivasi belajar tinggi dan 27% tingkat motivasi belajar rendah. Instrument motivasi belajar diukur dengan menggunakan angket dan hasil belajar menggunakan tes soal pilihan ganda. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis varians (ANAVA) dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tuckey. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) model pembelajaran problem based learning lebih efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi bekajar dibandingkan dengan penerapan modul saja, (2) motivasi belajar tinggi lebih efektif dari pada motivasi belajar rendah untuk meningkatkan hasil belajar PAI. (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran problem based learning dengan modul untuk meningkatkan hasil belajar PAI, (4) pada tingkat motivasi belajar tinggi, model problem based learning lebih efektif dibandingkan dengan pemakaian modul saja, dan (5) pada tingkat motivasi belajar rendah, dengan pemberian modul saja lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar PAI.

Page 1 of 1 | Total Record : 8