cover
Contact Name
Desrianti Sahida
Contact Email
dessabki14@gmail.com
Phone
+6281338860310
Journal Mail Official
dessabki14@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Depati Parbo. RT. 001/000. Desa Pendung Hiang. Kecamatan Tanah Kampung. Kota Sungai Penuh. Provinsi Jambi
Location
Kota sungai penuh,
Jambi
INDONESIA
Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27158861     DOI : https://doi.org/10.47827/jer
EDU RESEARCH : Jurnal Penelitian Pendidikan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies), dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan proses pembelajaran. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review process’ setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak tiga bulan sekali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember.
Articles 515 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA KELAS X MIPA 5 DI SMAN 2 SUNGAI PENUH TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Petri Reni Sasmita; Desi Kurnia
EDU RESEARCH Vol 3 No 3 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i3.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar fisika. Model penelitian yang di gunakan adalah penelitian Kuantitatif dengan motode Pre-Eksperimental Desain dengan Desain penelitian One-Group Pretest Posttest Desain.Populasinya adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMAN 2 Sungai Penuh, dengan pengambilan sampel mengunakan teknik Nonprobabilitas Sampling di pilih satu kelas sebagai sampel dalam penelitian ini, yaitu kelas X MIPA 5 sebagai kelas Ekperimen, intsrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar fisika berbentuk pilihan ganda dengan pilihan jawaban teknik analisis data dalam penelitian ini adalah Uji-t. Rata-rata nilai hasil belajar Pretest di peroleh nilai 67.27 dan nilai rata-rata kelas Eksperimen prettes di peroleh 85.85 yang bearti nilai rata-rata hasil belajar fisika siswa yang di ajarkan mengunakan model pembelajaran Discoveri Learning Lebih tinggi dari nilai rata-rata hasil belajar yang digunakan guru mengunakan model belajar Tradisional.Berdasarkan perhitungan Uji-t kelas Ekperimen diperoleh hasil nilainya Sig(2-tailed) (0,000) yang bearti lebih kecil dari yang artinya Sig (2-tailed) (0,000) < (0,5) atau sama dengan > dimana 11,089 dan 2.059 maka diterima, jadi hasil pengujian Hipotesis dapat disampaikan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar fisika materi getaran harmonis sederhana kelas X MIPA 5 di SMAN 2 Sungai Penuh.
ANALISIS PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA DENGAN MODEL DIRECTED READING THINKING ACTIVITY BERBANTU MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATERI MENENTUKAN GAGASAN POKOK DALAM PARAGRAF BACAAN SISWA KELAS II MI NO. 36/E.3 TANJUNG PAUH MUDIK TAHUN PELAJARAN Bainar
EDU RESEARCH Vol 2 No 3 (2021): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v2i3.75

Abstract

Hasil belajar Bahasa Indonesia masih banyak yang dibawah standar yang ditetapkan dari sekolah, hal tersebut dipengaruhi faktor dari siswa dan guru. Dilihat faktor dari siswa kurangnya minat belajar siswa, model pembelajaran yang monoton sehingga membuat siswa merasa bosan. penulis menerapkan model directed reading thinking activity dan media audio visual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, dengan penggunaan model serta media tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa Kelas II MI No. 36/E.3 Tanjung Pauh Mudik Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan dua siklus dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, studi dokumen (metode kuantitatif dan kualitatif), siklus PTK terdiri dari beberapa langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah semua siswa Kelas II MI No. 36/E.3 Tanjung Pauh Mudik dengan jumlah 16 siswa yang terdiri dari 11 laki-laki dan 5 perempuan. Data yang diperoleh yaitu berupa prestasi belajar Bahasa Indonesia yang di dapat dari tes dan lembar observasi kegiatan pembelajaran. Penemuan penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penerapan model directed reading thinking activity dan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa yakni peningkatan nilai pra siklus (43,75%) 7 siswa yang tuntas, siklus I (56,25%) 9 siswa yang tuntas, dan pada akhir siklus II mengalami peningkatan menjadi (81,25%) 13 siswa yang tuntasdan pada siklus III mengalami peningkatan yang lebih pesat menjadi (87,5) 14 siswa yang tuntas. Hal ini membuktikan bahwa dengan adanya model directed reading thinking activity dan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa Kelas II MI No. 36/E.3 Tanjung Pauh Mudik Tahun Pelajaran 2020/2021.
ANALISIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI GAYA PADA SISWA KELAS IV MI NEGERI 2 KERINCI Harini Mukhtar
EDU RESEARCH Vol 3 No 1 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i1.76

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA materi gaya melalui model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas IV MI Negeri 2 Kerinci Tahun Pelajaran 2020/2021. Metode penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas dimana pelaksanaan tindakan siklus I ini dilakukan dalam empat tahap perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi gaya, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi gaya pada siswa kelas IV MI Negeri 2 Kerinci Tahun Pelajaran 2020/2021. Peningkatan hasil belajar IPA diketahui dengan hasil tes pada Siklus I dan Siklus II yang menunjukkan peningkatan nilai rata- rata dan persentase ketuntasan secara klasikal. Rata- rata nilai siswa materi gaya pada kondisi awal (pra-siklus) 48,18 dengan ketuntasan klasikal sebesar 36% (8 siswa) dari 22 siswa yang mencapai nilai ≥ 60 (nilai KKM). Siklus I sebesar 68,13 dengan ketuntasan klasikal sebesar 73% (14 siswa) yang mencapai nilai ≥ 60 (nilai KKM). Siklus II sebesar 81,81 dengan ketuntasan klasikal 91% (20 siswa) yang mencapai nilai ≥ 60 (nilai KKM). Dengan demikian, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui model Problem Based Learning (PBL) materi gaya pada siswa kelas IV MI Negeri 2 Kerinci Tahun Pelajaran 2020/2021 dinyatakan berhasil
ETIKA DAN ESTETIKA GURU PROFESIONAL DI ERA MILLENIAL Anwar
EDU RESEARCH Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i4.77

Abstract

Guru menjadi pilar dasar dalam dunia pendidikan yang berpengaruh pada maju tidaknya pendidikan suatu negara. Apalagi di era millennial seperti sekarang ini di butuhkan guru professional dalam membentuk suatu karakter pendidikan yang berkemajuan. Sebagai tenaga pengajar tentunya guru perlu memiliki etika dan estetika sebagai guru professional di era millennial. Penguasaan akan teknologi canggih tersedia akan membantu guru tetap eksis dalam dunia pembelajaran. Pemanfaatan etika dan estetika guru professional di era millennial seperti sekarang ini tentunya sangat di butuhkan guna mencapai sistem pembelajaran yang berkemajuan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FIQIH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS X MA NEGERI 3 KERINCI Syahrudin
EDU RESEARCH Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i4.78

Abstract

Rendahnya hasil belajar menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini, selain itu dalam menyampaikan pembelajaran guru masih menggunakan model pembelajaran langsung (Diret Instruction). Model pembelajaran langsung adalah model pembelajaran yang berpusat pada guru. Dengan demikian, menyebabkan pembelajaran tidak afektif sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik yang tergolong rendah. Oleh karena itu, pada penelitian ini “apakah implementasi model pembelajaran Quantum Teachingdapat meningkatkan hasil belajar Fiqih peserta didik Kelas X MA Negeri 3 Kerinci Tahun ajaran 2021-2022”. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Risearch) dengan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart, proses tindakan kelas meliputi : tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan tahap refleksi. Penelitian ini bertujuan agar guru lebih kreatif dalam memilih model pembelajaran yang bervariasi, dan agar peserta didik mendapatkan Hasil Belajar yang sesuai dengan standar ketuntasan yang ditetapkan. Adapun tekhnik pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar Fiqih peserta didik Kelas X MA Negeri 3 Kerinci. Sedangkan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengetahui data tentang proses pembelajaran Fiqih, respon peserta didik, keadaan peserta didik, dan guru. Setelah menerapkan model pembelajaran Quantum Teaching pada siklus I hasil belajar peserta didik meningkat dari data prasurvey yaitu 5 peserta didik (20% ) menjadi 10 peserta didik (40% ) yang tuntas, dan 15 peserta didik ( 60% ) yang belum tuntas. Pada siklus II hasil belajar lebih meningkat menjadi 21 peserta didik (84% ) yang tuntas, 4 peserta didik (16% ) yang belum tuntas. Dengan demikian data prasurvey terjadi peningkatan 16 peserta didik. Hasil penelitian diperoleh dengan menerapkan model pembelajaran Quantum Teaching, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan yaitu 80%peserta didik yang tuntas sudah tercapai sehingga pelaksanaan siklus tindakan selayaknya dihentikan.
PENTINGNYA PEMAHAMAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LULUSAN MADRASAH DI LINGKUNGAN KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KERINCI Pahrizal; Ermalis
EDU RESEARCH Vol 3 No 2 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i2.79

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fokus utama Kementerian Agama Kabupaten Kerinci bidang Madrasah yaitu sebagai lembaga pendidikan untuk menyiapkan lulusan yang terampil dan memiliki skill. Agar kompetensi lulusan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Perkembangan penerapan teknologi yang cukup pesat pada dunia industri belum sepadan dengan penguasaan teknologi bagi guru dan siswa serta kemampuan sekolah mengadakan peralatan teknologi terbaru. Sehingga dirasa perlu meningkatkan pemahaman manajemen pendidikan bagi guru agar menghasilkan lulusan yang baik dan berkualitas. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman manajemen pendidikan terhadap kualitas lulusan madrasah dalam lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemaham manajemen pendidikan terhadap kualitas lulusan. Hal ini dibuktikan oleh adanya kompetensi lulusan yang sesuai dengan harapan dunia kerja dan dunia industri mencapai 100%, ketersediaan peralatan teknologi terbaru sebagai penunjang pembelajaran dan praktik mencapai 90%. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas lulusan madrasah dalam lingkungan Kabupaten Kerinci.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN FIKIH DI KELAS X MAN 3 KERINCI Syahrudin; Ermalis
EDU RESEARCH Vol 3 No 3 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i3.80

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan, peningkatan, dan seberapa besar perbandingan peningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik sebelum dan setelah menerapkan pembelajaran project based learning. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif adalah pengukuran data kuantitatif dan statistik objektif melalui perhitungan ilmiah berasal dari sampel orang-orang atau penduduk yang diminta menjawab atas sejumlah pertanyaan tentang survey untuk menentukan frekuensi dan prosentase tanggapan mereka26. Sedangkan jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian quasi eksperimental. Menurut Sugiono “Penelitian quasi eksperimental adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan.”27 Sejalan dengan itu penelitian pre eksperimental hasilnya merupakan variabel dependen bukan semata-mata dipengaruhi oleh variabel independen. Alasan penulis dalam memilih pendekatan kuantitatif dengan rancangan pre eksperimental pada penelitian ini adalah cara mengukur kemampuan berpikir kreatif adalah melalui indikato-indikatornya, sehingga melalui indikator tersebut dibuat butir-butir pernyataan yang dapat diukur. Alat ukur tersebut disajikan dalam bentuk angket. Adapun desain penelitian yang digunakan dalam penelitian eksperimen ini adalah Control Group Pretest-Postest Design, yaitu sebelum perlakuan diberikan terlebih dahulu sampel diberi pretest (tes awal) dan diakhir pembelajaran sampel diberi postest (tes akhir). Desain ini digunakan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik dalam proses pembelajaran Fikih setelah menggunakan model pembelajaran project based learning. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada setiap indikatornya dari kondisi awal ke kondisi akhir. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Project Based Learning dalam pembelajaran, untuk meningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
PEMBENTUKKAN PERILAKU PESERTA DIDIK BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MAN 1 KERINCI Ermalis
EDU RESEARCH Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i4.81

Abstract

Dasar pemikiran penelitian ini adalah tenteng pendidikan yang bukan hanya terpaku dalam faktor intelektual sesorang saat menempuh pendidikan namun juga harus diintegrasikan dengan faktor lain seperti halnya prilaku atau karakter. Jadi, pendidikan tidak hanya mendidik peserta didiknya untuk menjadi manusia yang cerdas, tetapi juga membangun kepribadiannya agar mempunyai sikap yang mulia. Tujuan umum dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pendidikan karakter dalam membentuk perilaku peserta didik. Metode penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan), yang menitik beratkan pada hasil pengumpulan data dari informan yang ditentukan. Penelitian lapangan (field research) dapat juga dianggap sebagai metode untuk mengumpulkan data kualitatif, yakni dimaksudkan untuk mempelajari secara mendalam mengenai suatu cara unit sosial tersebut. Penelitian lapangan ini dilakukan secara langsung di MA Negeri 1 Kerinci, dimana objek yang diteliti yaitu pendidikan karakter dalam membentuk sikap anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Guru Aqidah Akhlak di MA Negeri 1 Kerinci sebagai pembimbing dalam pembentukan perilaku peserta didik, pendidikan karakter menjadi salah satu metode yang diterapkan oleh guru yang berpersan sebagai mediator dan vasilitator dalam pembelajaran, dengan metode ini guru dapat mengawasi kegitan peserta didik di lingkungan sekolah, mengarahkan dan membentuk karakter peseta didik.
PENGARUH METODE SOSIODRAMA TERHADAP HASIL BELAJAR FIKIH PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII DI MTS DARUL QIYAM Ahmad Rais; Ermalis
EDU RESEARCH Vol 3 No 1 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i1.82

Abstract

Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah eksperimen. Dilaksanakan dalam dua pertemuan ke. Tiap pertemuan ke terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Kemudian menggunakan instrumen tes berupa pretest dan posttest, serta instrumen non tes berupa lembar wawancara, lembar observasi dan catatan lapangan. Subjek dalam penelitian adalah peserta didik kelas VIII MTs Darul Qiyam tahun pelajaran 2020/2021 dengan jumlah peserta didik sebanyak 27 peserta didik yang terdiri dari 15 peserta didik laki-laki dan 12 peserta didik perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Fikih di MTs Darul Qiyam dengan menggunakan metode Sosiodrama yaitu dengan cara bermain peran. Adapun indikator keberhasilan yang dicapai KKM adalah ≥66. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran metode Sosiodrama dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini dibuktikan dari skor pra pertemuan ke skor pertemuan ke I dan dari pertemuan ke I ke pertemuan ke II. Pada pra pertemuan peserta didik yang mencapai nilai KKM adalah 18,5%, pada pertemuan ke I peserta didik yang mencapai nilai KKM adalah 37% dan untuk pertemuan ke II peserta didik yang mencapai nilai KKM adalah 100%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FIKIH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE UNTUK SISWA KELAS VII MTS DARUL QIYAM TAHUN AJARAN 2021/2022 Ahmad Rais
EDU RESEARCH Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i4.83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Fikih dengan menggunakan model pembelajaran scramble untuk siswa kelas VII MTs Darul Qiyam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII MTs Darul Qiyam yang berjumlah 17 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian berupa tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa tes dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Adapun indikator keberhasilan tindakan ditandai dengan ≥75% dari jumlah siswa yang mengikuti proses pembelajaran telah memperoleh nilai ≥75. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar Fikih siswa kelas VII MTs Darul Qiyam setelah menggunakan model pembelajaran scramble pada siklus I maupun siklus II. Berdasarkan hasil tes dalam pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran scramble, siswa yang mencapai nilai ≥75 sebesar 70,59% pada siklus I dan meningkat menjadi 88,24% pada siklus II. Peningkatan hasil belajar tersebut terjadi setelah adanya perbaikan tindakan pada siklus II yaitu guru membagi kelompok menjadi lebih jelas, anggota kelompok diperkecil jumlahnya, dan pemberian reward kepada siswa yang tenang. Tindakan diberhentikan pada siklus II karena telah mencapai kriteria keberhasilan.

Page 7 of 52 | Total Record : 515