cover
Contact Name
Netti Ermawati
Contact Email
netty@ugm.ac.id
Phone
+6289527548628
Journal Mail Official
gamajop.psikologi@ugm.ac.id
Editorial Address
Unit Research Development and Community Research Faculty of Psychology - Universitas Gadjah Mada - Yogyakarta - Indonesia Building A 2nd Floor Jl. Sosio Humaniora No. 1, Bulaksumur Yogyakarta, 55781
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP)
ISSN : -     EISSN : 24077798     DOI : -
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) ISSN 2407-7798 is an open-access journal disseminating empirical research on current topics in the broad area of psychology (clinical, social, developmental, educational or Industrial and Organizational) with a behavioral, cognitive, positive psychology and/or neuropsychological perspectives Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) accepts articles using quantitative and or qualitative research methodology that meets the standard publication in this journal. The primary target audiences of this journal are academicians, graduate students, practitioners, and other professionals with interest in psychology
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2023)" : 8 Documents clear
Antara Penolakan dan Penerimaan: Eksplorasi Sikap dan Persepsi Orang Muda terhadap LGBT+ di Indonesia Jefri Setyawan; Syurawasti Muhiddin
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajop.57192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sikap dan persepsi orang muda Indonesia terhadap LGBT+. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sebanyak 46 orang dari individu non-LGBT+ dan 22 orang dari individu atau komunitas LGBT+ mengisi kuesioner pertanyaan terbuka secara daring. Kriteria partisipan adalah Warga Negara Indonesia yang berusia 17 – 35 tahun. Analisis tematik menghasilkan empat tema utama, yaitu persepsi terhadap LGBT+ yang dimanifestasikan sebagai orientasi seksual atau perilaku seksual; persepsi terhadap homoseksualitas yang dimanifestasikan sebagai kondisi alamiah, wajar atau kesalahan; penerimaan masyarakat terhadap LGBT+, yang berkaitan dengan ruang dan generasi atau kelompok usia; serta presentasi diri LGBT+ dalam masyarakat. Peneliti mendiskusikan lebih lanjut terkait LGBT+ apakah bisa sebagai identitas sosial berdasarkan peluang dan tantangan, optimalisasi media sosial sebagai ruang aman bagi LGBT+ untuk mempresentasikan dirinya, serta pentingnya peran konteks dalam memahami LGBT+ di Indonesia. Penelitian ini menjembatani kesenjangan di antara individu non-LGBT+ dengan individu atau komunitas LGBT+, sehingga tercipta lingkungan yang lebih baik bagi komunitas LGBT+ sebagai minoritas, dalam hal ini memperkuat toleransi dan saling menghormati. Penelitian dengan wawancara mendalam diperlukan untuk lebih mengeksplorasi dinamika psikologis dan sosial terhadap LGBT+.
Properti Psikometri Skala Online Friendship pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Andrea Prita Purnama Ratri; Avin Fadilla Helmi
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajop.68887

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan kita untuk membentuk pertemanan di dunia nyata (offline friendship) dan juga di dunia virtual (online friendship). Penelitian tentang online friendship belum banyak berkembang di Indonesia. Konsep dan skala online friendship telah dikembangkan dengan mahasiswa sebagai subjek uji coba. Skala tersebut juga telah diuji untuk diterapkan pada siswa SMA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah skala online friendship memiliki properti psikometri yang baik ketika diterapkan pada siswa SMP. Terdapat 248 subjek dalam penelitian ini. Menggunakan confirmatory factor analysis (CFA), hasil analisis model telah menemui kriteria kesesuaian untuk validitas konstruk, termasuk CFI, TLI dan RMSEA. Koefisien Cronbach alpha juga baik dan memuaskan. Dari hasil tersebut maka skala online friendship tidak hanya dapat diaplikasikan pada dewasa muda dan siswa SMA, tetapi juga pada siswa SMP.
An Adaptation and Validation of The Indonesian Version of The Bullying and Cyberbullying Scale for Adolescents Fauzan Heru Santhoso; Ramadhan Dwi Marvianto; Budi Purwanto
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajop.70527

Abstract

Measurement of bullying behaviour in the Indonesian context has not received much attention let alone a comprehensive measurement of bullying which includes all forms of bullying and the role of individual both as perpetrator and victim. The Bullying and Cyberbullying Scale for Adolescents (BCS-A) developed by Thomas and his colleagues has comprehensive coverage and measures individuals either as perpetrator or victim. The purpose of this study was to adapt and test the psychometric properties of the Indonesian version of the BCS-A scale. This research included two stages: the first stage was adapting the scale from English to Bahasa Indonesia using Beaton’s guideline, while the second stage was validating the Indonesian version of the BCS-A scale. The subjects of this study were 330 high school students in the Special Region of Yogyakarta who participated in the study by completing the BCS-A questionnaire through online surveys. The result of the adaptation stage, that is the Indonesian version of the BCS-A scale, was supported by an evidence of validity based on subject response. At the validation stage, the Indonesian version of the BCS-A was found to have a good validity based on internal structure and satisfactory reliability.
Gambaran Compassion Fatigue dan Compassion Satisfaction Pada Rescuer BASARNAS (Studi pada Rescuer BASARNAS Kantor SAR Jakarta) Olga Sancaya Dyah Permatasari; Lidia Laksana Hidajat
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajop.72978

Abstract

Badan SAR Nasional (BASARNAS) bertugas menangani kondisi yang membahayakan manusia seperti bencana alam sehingga beresiko mengalami permasalahan psikologis dari medan berbahaya, situasi krisis-traumatis, serta durasi bekerja yang panjang-tanpa jeda. Kondisi tersebut menjadi faktor pendukung yang memungkinkan rescuer mengalami Compassion Fatigue dan Compassion Satisfaction yang dapat memengaruhi Professional Quality of Life mereka. Tujuan penelitian adalah mendapatkan gambaran Compassion Fatigue dan Compassion Satisfaction pada rescuer Basarnas, sedangkan metode dalam penelitian ini adalah Mixed Method. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 32 rescuer Basarnas di Kantor SAR Jakarta. Partisipan diberikan ProQoL-V Scale untuk mengukur Compassion Fatigue dan Compassion Satisfaction dan Big Five Inventory untuk melihat gambaran ciri sifat kepribadian, kemudian mengikuti FGD dan wawancara individual. Teknik Analisis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif, sementara data kualitatif dengan metode content analysis. Hasil penelitian menunjukkan skor Compassion Fatigue berada pada rentang rendah sampai rata-rata, namun, skor rendah pada Compassion Fatigue tidak diikuti dengan skor tinggi pada Compassion Satisfaction. Adanya penghayatan pengalaman yang berasal dari work, client, dan person-environment, berperan sebagai faktor pendukung, sekaligus faktor risiko. Dampak psikologis yang dialami, di antaranya: kelelahan, gambaran buruk yang berulang, dan kecenderungan menjadi protektif yang mengganggu keseharian dan pekerjaan. Oleh sebab itu, pengetahuan dan psikoedukasi psikologis dibutuhkan sebagai upaya menjaga Professional Quality of Life para rescuers Basarnas.
Validitas Struktur Internal Self-Determination Scale versi Indonesia: Pengujian Struktur Faktor, Reliabilitas, dan Invariansi Pengukuran Darmawan Muttaqin
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajop.73511

Abstract

Self-Determination Scale (SDS) telah digunakan untuk mengukur determinasi diri, kesadaran terhadap diri sendiri, dan kesempatan untuk menentukan pilihan tetapi belum terdapat penelitian yang menguji properti psikometri dari SDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas struktur internal dari SDS versi Indonesia. Penelitian ini melibatkan 703 remaja yang berusia 12-21 tahun yang sedang menempuh pendidikan di Kota Surabaya. Partisipan direkrut dengan teknik convenience sampling dengan cara menghubungi secara langsung dan melalui media sosial. Evaluasi validitas struktur internal dari SDS versi Indonesia meliputi struktur faktor, reliabilitas, dan invariansi pengukuran antar gender dan kelompok usia yang diuji dengan analisis konfirmatori faktor, reliabilitas komposit, dan analisis multi-kelompok. Hasil menunjukkan bahwa model bifaktor dari SDS versi Indonesia memiliki ketepatan model dan reliabilitas yang memuaskan. Namun, SDS versi Indonesia tidak memiliki invariansi pengukuran antar gender dan kelompok usia. Temuan ini mengindikasikan bahwa SDS versi Indonesia dapat digunakan untuk mengukur determinasi diri, kesadaran terhadap diri sendiri, dan kesempatan untuk menentukan pilihan tetapi tidak dapat digunakan untuk membandingkan skor antar gender dan kelompok usia
The Achievement of Flourishing in the Elderly through Education at Pesantren Dinie Ratri Desiningrum; Yeniar Indriana; Suparno Suparno; Tazkiyah Aulia
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajop.74697

Abstract

This study aims to explore the flourishing in elders. In this study, the authors carried out a mixed method, a quantitative method in the form of giving two questionnaires, namely independence and resilience which were analyzed descriptively from each variable, and qualitative methods by developing an in-depth interview based on Seligman’s concept of flourishing. The interview had open questions, which were given to eight santri as research subjects aged 55 to 76 years. Data were analyzed using qualitative methods, i.e., Interpretative Phenomenology Analysis (IPA) techniques. The results of the study showed that the elderly have fairly good flourishing achievements. They can do daily activities naturally formed from the results of habituation while in pesantren. They also have high independence and resilience as has been revealed in previous research which used quantitative methods that showed a high level of both variables. It can be concluded that the activities can increase the independence and resilience of the elderly who become santri and with habituation carried out can bring the elderly to achieve flourishing.
Perilaku Kerja Inovatif Pada Perusahaan Rintisan: Peran Kepemimpinan Inklusif, Keamanan Psikologis, dan Pemberdayaan Psikologis Mayang Pramudita Yusuf; Arum Etikariena
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajop.78672

Abstract

Perusahaan rintisan atau startup merupakan jenis perusahaan yang memiliki pertumbuhan pesat di Indonesia. Akan tetapi saat ini kondisi perkembangan perusahaan rintisan di Indonesia sedang berada pada kondisi yang mengkhawatirkan dan banyak menghadapi ancaman kegagalan. Oleh karena peran besar perusahaan rintisan sebagai penunjang pertumbuhan bisnis di Indonesia, penelitian mengenai perilaku karyawan perusahaan rintisan menjadi penting dilakukan untuk mendukung keberlangsungan organisasi. Diduga bahwa ketika seorang karyawan merasakan perasaan aman dan berdaya, hal tersebut dapat membantunya menampilkan suatu perilaku inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran keamanan psikologis dan pemberdayaan psikologis sebagai mediator simultan dari hubungan antara kepemimpinan inklusif dengan perilaku kerja inovatif. Metode penelitian menggunakan metode survei secara daring hingga menghasilkan sebanyak 117 orang responden, dengan kriteria karyawan perusahaan rintisan, memiliki masa kerja minimal 6 bulan dan berlatar pendidikan minimal SMA. Alat ukur penelitian ini adalah Skala Kepemimpinan Inklusif, Psychological Capital Scale, Skala Pemberdayaan Psikologis dan Skala Perilaku Kerja Inovatif. Pengolahan data menggunakan analisis regresi mediasi paralel berganda dengan aplikasi SPSS 25 PROCESS. Hasil analisis menunjukkan bahwa keamanan psikologis dan pemberdayaan psikologis tidak memediasi hubungan antara kepemimpinan inklusif dan perilaku kerja inovatif secara simultan, melainkan pemberdayaan psikologis yang berperan sebagai mediator hubungan tersebut dalam keadaan keamanan psikologis terkontrol.
The Role of Calling and Perceived Organizational Support in the Work Engagement of Private Employees during the COVID-19 Pandemic Bagus Riyono; Regina Giovanny Sujadiyanto
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajop.80245

Abstract

The Covid-19 pandemic affected the industrial sector by decreasing productivity, including in private companies. Some private companies have laid off their employees to achieve company efficiency. This situation drives a threat that is arising insecurity, anxiousness, and decreasing engagement among employees. This research aims to understand the role of calling and perceived organizational support (POS) toward work engagement. The research participants are 144 employees from private companies working for at least six months, and they work from home (WFH). This study hypothesizes that POS and calling predict work engagement in a positive direction. Multiple regression analysis was utilized in this study. Results showed increased calling and POS followed by increased work engagement. The implication of this study has two directions; the first is for the organization to improve perceived organizational support, and the other hand, the employee needs to internalize the calling more.

Page 1 of 1 | Total Record : 8