Articles
153 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 1 (2022)"
:
153 Documents
clear
Analisis Peran Orang Tua dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 pada Peserta Didik Sekolah Dasar
Nisa, Isna Khoirun;
Astuti, Nelly;
Tias, Ika Wulandari Utamining
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1924
Masalah dalam penelitian ini adalah terdapat beberapa orang tua yang mengeluh mengenai pelajaran sekolah yang ditanyakan anaknya, kuota internet yang dikeluarkan lebih dan kurangnya waktu orang tua dalam mendampingi anak karena harus bekerja. Tujuan penelitian untuk menganalisis peran orang tua dalam pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 pada peserta didik kelas V SD Negeri 8 Metro Utara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa orang tua sudah mengetahui peran mereka seperti mengajari anak mengenai materi yang anak kurang dipahami, memfasilitasi anak, memberikan suasana belajar yang nyaman, dan memberi motivasi kepada anak agar tetap semangat selama pembelajaran daring. Kendala yang dihadapi orang tua dalam pembelajaran daring yaitu keterbatasan latar belakang pendidikan orang tua, tingkat ekonomi orang tua yang berada pada taraf menengah kebawah, dan kesulitan membagi waktu antara anak dan bekerja sehingga orang tua hanya memiliki waktu yang sedikit dalam mendampingi anak selama belajar di rumah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peran orang tua dalam pembelajaran daring saat ini sangatlah dibutuhkan meskipun terdapat beberapa kendala yang dilalui oleh para orang tua.
Peningkatan Creative Thinking melalui Creative Problem-Solving Berorientasi Multiple Intelligence: Kajian pada Bidang Matematika Sekolah Dasar
Rulyansah, Afib;
Asmarani, Ratih;
Mariati, Pance
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1925
Model Creative Problem-Solving telah banyak diterapkan untuk upaya meningkatkan Creative Thinking, namun penerapan ini belum mempertimbangkan kecerdasan majemuk siswa. Riset ini bertujuan untuk meningktkan Creative Thinking melalui model Creative Problem-Solving berorientasi Multiple Intelligences pada bidang studi matematika sekolah dasar pedesaan. Classroom Action Research merupakan pendekatan riset yang digunakan. Dua puluh tiga siswa kelas 4 sekolah dasar pedesaan di Kabupaten Probolinggo dilibatkan pada riset ini. Pengamatan, interviu, dokumentasi, dan tes tulis dilakukan untuk pengumpulan data riset. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitati. Riset ini menyumbangkan dampak yang bagus bagi siswa dan guru. Kecakapan berpikir kreatif siswa terus meningkat secara konsisten. Peningkatan besar terjadi pertemuan awal siklus 2, yaitu 142 poin pada nilai total dan 0,34 poin pada nilai rata-rata. Untuk pertemuan lain, peningkatan dapat dikatakan konsisten yaitu antara 53-81 poin pada nilai rata-rata dan 0,13-0,20 poin pada nilai rata-rata. Hasil riset ini menunjukkan peningkatan yang konsisten terkait kompetensi guru dalam mengajar. Peningkatan tertinggi terjadi siklus 1 pertemuan kedua, yaitu 5 poin pada nilai total dan 0,20 poin pada nilai rata-rata. Untuk pertemuan lain, peningkatan dapat dikatakan konsisten yaitu antara 2-3 poin pada nilai rata-rata dan 0,12-0,14 poin pada nilai rata-rata.
Implementasi Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi Covid-19
Safitri, Alvira Oktavia;
Handayani, Puji Ayu;
Sakinah, Regina Nurul;
Prihantini, Prihantini
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1926
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi dan memperoleh informasi mengenai bagaimana Implementasi Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kajian kualitatif atau pendekatan secara deskriptif dan yang menjadi bahan dasarnya ialah studi literatur. Studi literatur merupakan kegiatan mengalisis yang memiliki tujuan untuk mendeskripsikan konten pokok dari kumpulan informasi yang diperoleh dari artikel ilmiah, jurnal-jurnal yang relevan dan terakreditasi, juga sumber buku. Penelitian ini menjelaskan dan memberikan gambaran mengenai implementasi kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi kurikulum 2013 dalam pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan oleh guru dan orang tua memberikan pengaruh terhadap ketercapaian tujuan kurikulum 2013 dan prestasi belajar siswa sekolah dasar. Guru selain harus menyampaikan pembelajaran secara online juga harus bisa lebih kreatif dalam menyampaikan pembelajaran sehingga mudah dimengerti oleh siswa dan juga orang tua yang akan membimbing di rumah. Peranan orang tua dan guru sangat penting dalam implementasi kurikulum 2013 dalam pembelajaran jarak jauh di masa pandemi seperti saat ini.Â
Pengaruh Literasi Membaca terhadap Pemahaman Moderasi Beragama Mahasiswa PGSD
Wulan, Neneng Sri;
Fajrussalam, Hisny
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1927
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan literasi membaca untuk memasuki dan memahami wahana keilmuan lainnya, termasuk pemahaman terhadap moderasi beragama. Pemahaman moderasi beragama diperlukan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang hidup di tengah keberagaman agama dan keyakinan. Peneliti tertarik untuk mengkaji pengaruh literasi membaca terhadap pemahaman moderasi beragama mahasiswa. Sampel pada penelitian ini adalah 198 mahasiswa tingkat I Kampus UPI di Purwakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey eksplanatori. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah tes dan kuesioner. Data dianalisis dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan literasi membaca mahasiswa masih tergolong cukup baik dengan rata-rata nilai tes 66,2. Nilai tertinggi adalah 100 dan nilai terendah adalah 15. Pemahaman moderasi bergama secara keseluruhan memiliki nilai persentase kumulatif sebesar 85,28% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan literasi membaca berpengaruh signifikan terhadap moderasi beragama, dengan total persentase pengaruh sebesar 17,39%, sedangkan sisanya yaitu 82,61% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Pengembangan Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) di Sekolah Dasar Islam Terpadu
Purwanto, Anim
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1928
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji bagaimana pengembangan kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu di SDIT Harum Jakarta melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yakni kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Selanjutnya peneliti mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil kajian penelitian dijelaskan bahwa perencanaan pengembangan kurikulum di SDIT Harum bersumber pada buku panduan kekhasan kurikulum Sekolah Islam Tepadu. Â Kurikulum tersebut lengkap dengan kompetensi dasar dan indikator-indikatornya. Pada pelaksanaan pembelajaran, guru selalu menyusun RPP dalam mempersiapkan pembelajaran. Guru memadukan kurikulum kekhasan JSIT dengan nilai-nilai keislaman yang dilakukan di sekolah. Sedangkan evaluasi kurikulum dilakukan setiap dua kali setahun yaitu pada akhir semester satu dan pada akhir tahun pelajaran. Evaluasi yang diterapkan oleh kepala sekolah adalah melalui observasi dan pengawasan pembelajaran.
Peningkatan Kepercayaan Diri Matematis Siswa melalui Pembelajaran Berbasis Masalah
Siregar, Nurdiana;
Hasanah, Hasanah;
Ginting, Siti Salamah Br
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1929
Dalam kelas pembelajaran matematika terlihat siswa bersikap pasif dan apabila diberi tugas siswa tidak berusaha menyelesaikan soal matematika tetapi menyalin hasil kerja temannya. Hal ini menunjukkan rendahnya kepercayaan diri matematis siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kepercayaan diri matematis siswa setelah diterapkannya pembelajaran berbasis masalah dan melihat interaksi antara gender dan pembelajaran terhadap peningkatan kepercayaan diri matematis siswa. Jenis penelitian ini eksperimen semu dengan sampel penelitian ada dua kelompok yaitu kelompok siswa kelas VIII-5 sebanyak 36 siswa (22 laki-laki dan 14 perempuan) dan kelompok siswa kelas VIII-6 sebanyak 37 siswa (22 laki-laki dan 15 perempuan). Data diperoleh dengan penyebaran skala kepercayaan diri terhadap seluruh sampel penelitian, dilanjutkan dengan analisis data dengan anava dua jalur. Hasilnya menunjukkan bahwa (1) Siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi peningkatan kepercayaan diri matematisnya daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional (2) tidak terdapat interaksi antara gender dengan pembelajaran terhadap peningkatan kepercayaan diri matematis siswa.
Desain Aplikasi “SAPA†Berbasis Computer-Mediated Communication (CMC) untuk Efektivitas Komunikasi Mahasiswa Tunarungu
Saputro, Joko Slamet;
Anggarani, Fadjri Kirana;
Anggrellangi, Arsy
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1931
Komunikasi antara penyandang disabilitas dengan orang normal masih sulit bahkan dengan adanya bahasa isyarat. Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan aplikasi “SAPA†berbasis Computer-Mediated Communication (CMC) untuk efektivitas komunikasi antara tunarungu - tunanetra. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan Research and Development (R & D). Penelitian pengembangan adalah model pengembangan sebuah produk dari mulai perancangan, validasi, pengujian produk, dan desiminasi produk secara luas. Tahapan pengembangan aplikasi pada penelitian ini meliputi; stdudi pendahuluan, perancangan produk, validasi produk, perbaikan produk, uji coba produk dan penyempurnaan produk final. Hasil pengujian aplikasi yang dilakukan didapatkan analisis yang berisi ouput Paired Samples Test menunjukkan nilai Sig.(2-tailed) adalah sebesar 0.000 < 0.05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat ditarik kesimpulan bahwa, ada perbedaan rata – rata antara komunikasi mahasiswa pada saat sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi “SAPA†yang artinya ada pengaruh pada penggunaan aplikasi “SAPA†untuk mengatasi masalah komunikasi mahasiswa tunarungu, tunanetra, non-disabilitas, dan dosen pengampu mata kuliah, sehingga tercipta komunikasi yang efektif dalam perkuliahan.
Prinsip – Prinsip Dasar dalam Penilaian yang Terdapat di Sekolah Dasar
Andini, Selfi Rahmi;
Putri, Vianes Muliza;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1932
Perolehan nilai dari hasil belajar akan mendapatkan nilai yang baik apabila menggunakan pada aturan prinsip penilaian yang ada di sekoalah dasar serta bisa melihat beragam aspek yang diperoleh dari masing-masing peserta didik. Penelitian ini bertujuan  menerapkan prinsip dasar pada penilaian di sekolah dasar. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah studi literatur. Peneliti menganalisis beberapa jurnal ataupun artikel dari penelitian terdahulu yang berkaitan dengan judul penelitian. Pengumpulan data dilaksanakan dengan jejak online melalui pencarian jurnal atau artikel dengan google schoolar. Hasil analisis dari beberapa jurnal yang didapat bahwa pada penilaian di sekolah dasar guru masih ada yang kurang memperhartikan prinsip dari penilaian .prinsip dasar pada penilaian merupakan peranan besar keberhasilan pada pembelajaran. prinsip dasar penilaian ini ialah acuan dalam kualitas pendidikan di semua mata pelajaran, dengan harapan hasil perolehan belajar siswa siswa sesuai dengan prinsip dasar yang ada pada penilaian. Pada pembuatan penilaian sebaiknya sebagai pendidik menyesuaikan dengan sasaran belajar yang telah ditentukan, contohnya memperhatikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.Maka dari itu, seorang pendidik harus memahami prinsip-prinsip dasar penilaian yang harus diterapkan di sekolah dasar.
Model-Model Evaluasi Pendidikan dan Model Sepuluh Langkah dalam Penilaian
Devi, Meila Yufriana;
Hidayanthi, Rahma;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1934
Dalam penyelenggaraan pendidikan tidak terlepas dari pola atau model evaluasi pendidikan guna untuk melakukan evaluasi yaang seesuai deengan aaturan yaang telaah ditetaapkan daalam suaatu modeel peendidikan.. Peenelitian ini beertujuan uuntuk mengekprolasi serta meenganalisis teentang peentingnya kompetensi guuru dalam melakukan evaluasi berdasarkan model-model pendidikan yang ada, dengan model-model evaluasi nantinya guruu akaan leebih mudaah untuuk menyesuaikan model evauasi deengan karakteristik pesertaa didiik agar evaluasi yang dilakukan menjadi lebih baik. Meetode peenelitian ini meenggunakan jeenis peenelitian studii keepustakaan (libraary reseaarch) deengan peendekatan peenelitian deeskriptif kuaalitatif. Haasil Penelitiaan ini adalah terdapat empat moodel-moodel evaaluasi Peendidikan yaitu (1) Goaal Orienteed Evaluaation, (2) Goaal Freee Eevaluation, (3) Foormatif Suumatif Evaaluation, (4) Countenaance Evaluaation. Terdaapat moodel sepuluh langkah dalam penilaian pendidikan yang tertuang dalam buku Tenbrink. Sebagai program instruktif memerlukan penilaian untuk memeriksa apakah tujuan yang diatur program dapat diketahui. Beberapa hal yang harus diketahui tentang siswa seperti guru harus melakukan evaluasi setelah selesai melakukan pembelajaran agar nantinya guru bisa mengukur sejauh mana keberhasilan pembelajaran yang telah guru lakukan.
Pentingya Mitigasi Bencana Alam Longsor Lahan: Studi Persepsi Mahasiswa
Nurjanah, Siti;
Mursalin, Enggal
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1937
Kota Ambon sebagai pusat bisnis dan pemerintahan di wilayah Provinsi Maluku memiliki karakteristik kondisi geografis yang tergolong daerah rawan bencana alam longsorlahan. Tercatat bahwa bencana alam longsorlahan termasuk ke dalam bencana alam tahunan yang kerap terjadi di Kota Ambon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Ambon terhadap mitigasi bencana longsorlahan dalam upaya meminimalisir korban jiwa. Penelitian survei ini menggunakan metode deskriptif kualitatif persentase dalam pengolahan data. Pengambilan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 82 mahasiswa aktif Program Studi PGMI IAIN Ambon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 1) 63,41% mahasiswa memiliki pengetahuan mitigasi bencana longsorlahan dalam kategori sangat baik; 2) 35,36% mahasiswa dalam kategori baik, dan 3) 1,21% mahasiswa dalam kategori cukup. Berdasarkan uraian tersebut, perlu diadakan sosialisasi dalam bentuk workshop, demonstrasi maupun simulasi lebih lanjut kepada segenap civitas akademika IAIN Ambon mengenai mitigasi bencana alam longsorlahan, sehingga diharapkan dapat meminimalisir adanya korban jiwa ketika bencana alam tersebut terjadi.