Articles
4,416 Documents
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dengan Pembelajaran Matematika Berbasis Realistic Mathematic Education (RME) pada Siswa Sekolah Dasar
Muhamad Farhan Aprilianto;
Sri Sutarni
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4643
Latar belakang dilakukannya penelitian yakni kurangnya hasil keterampilan bernalar kritis yang diperoleh peserta didik dalam pembelajaran matematika. Adapun solusi alternatif yang ditawarkan, yakni Realistic Mathematic Education (RME). Tujuan dalam penelitian yaitu sebagai upaya untuk melakukan peningkatan keterampilan siswa dalam bernalar kritis pada pembelajaran matematika melalui RME pada peserta didik kelas V SDN Kabupaten Temanggung, Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Action Research. Teknik pengumpulan melalui teknik pengamatan, catatan lapangan, metode test serta dokumen pendukung. Untuk mengetahui keabsahannya menggunakan triangulasi teknik. Peneliti menggunakan observasi dan tes untuk mendapatkan informasi dari sumber yang sama. Alat dalam penelitian yaitu pengujian keterampilan bernalar kritis, formulir observasi, serta saran untuk menganalisis data dengan menggunakan indikator berpikir kritis. Dari hasil analisis data dapat ditarik simpulan penggunaan RME dapat mengahsilkan peningkatan keterampilan bernalar kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Hal tersebut terlihat dari tujuan yang mengukur keberhasilan setiap aspek solusi.
Analisis Kompetensi Pembelajaran Multikultural Guru Madrasah Ibtidaiyah
Muhammad Sulistiono;
Rosichin Mansur
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4305
Madrasah Ibtidaiyah Negeri I Kota Malang menunjukkan kadar multikultural pada nilai-nilai pendidikan, hal tersebut tampak pada setiap aktivitas belajar dan keragaman latar belakang peserta didik. Maka dari itu tujuan adanya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola kompetensi pembelajaran multikultural guru dalam mengelola keragaman dari berbagai latar belakang yang ada di warga MIN 1 Kota Malang. Penelitian yang di lakukan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Temuan dan hasil penelitian: 1) pengalaman multikultural guru meliputi; perception warning, problem solving, dan survice. 2) Pengetahuan guru terhadap latar belakang budaya peserta didik meliputi; pengetahuan nilai multikultural, pengetahuan budaya peserta didik. 3) keterampilan guru dalam pembelajaran berbasis multikultural meliputi; norma dan harapan transparan, kesadaran terhadap keragaman, interaktif produktif. Simpulan pada penelitian ini menunjukkan kompetensi guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri I Kota Malang secara umum telah memiliki kompetensi multikultural dengan pola-pola yang yang menarik dan unik.
Organizational Communication Between Principals, Educators, and Educational Staff of ElementaryEducation Institution
Mesiono Mesiono;
Abdul Latif Hutagaol;
Siti Rahma Ismiatun;
Muhammad Rizki Dermawan Saragih;
Elfin Nazri
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4700
Communication of school principals with subordinates is one of the determining factors for the success or failure of school governance. This study aims to analyze the communication patterns of the principal with teachers and education staff at SDN 16 Bilah Barat. This type of research includes qualitative with descriptive analytical study method. Collecting research data using the method of observation, interviews and documentation studies. Next, the data were analyzed using data reduction techniques, data presentation, and conclusions. Test the validity of the research using data triangulation techniques. The results of this study concluded that the communication built by the school principal was considered effective. This can be seen from the application of 2 communication patterns, namely First the school principal uses a chain pattern in announcements received from the head of the school's superiors who will share the information with teachers and education staff. The principal also uses a chain pattern in giving warnings to his members. Second, the communication patterns of all channels are also used by school principals, educators and education staff in their daily lives at school. Everyone can communicate with each other without going through any intermediaries. Thus, effective communication patterns are carried out in elementary schools.
Validitas dan Praktikalitas Buku Ajar Berbasis Literasi Numerasi Lintas Kurikulum untuk Sekolah Dasar
Maifit Hendriani;
Zutri Parwines;
Suci Wulandari
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4717
Literasi numerasi menjadi penentu kemajuan sebuah bangsa. Namun, literasi numerasi siswa di Indonesia masih rendah. Sehingga, secara tidak langsung menciptakan sumber daya manusia yang tidak siap menghadapi era pasar bebas dan tidak mampu bersaing dengan negara lain. Solusinya dibutuhkan buku ajar berbasis literasi numerasi lintas kurikulum (Numeracy Across Curriculum). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku ajar berbasis literasi numerasi lintas kurikulum (Numeracy Across Curriculum) di kelas V Sekolah Dasar yang valid dan praktis. Model pengembangan yang dipilih adalah model 4D. Langkah-langkah 4D adalah pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Penelitian terbatas ditahap development untuk melihat validitas dan praktikalitas buku ajar. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh uji validitas materi, desain dan bahasa berturut-turut adalah 85,4 % (Sangat Valid), 92% (Sangat Valid) dan 79% (Valid) dan hasil uji praktikalitas yang dilihat dari pendidik 75% (Praktis) dan peserta didik 83% (Sangat Praktis). Disimpulkan bahwa buku ajar berbasis literasi numerasi lintas kurikulum (Numeracy Across Curriculum) layak digunakan.
Pengaruh Manajemen Kelas dan Fasilitas Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa
Sisca Afsari;
Sakinah Ubudiyah Siregar;
Risma Delima Harahap
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4577
Matematika merupakan mata pelajaran yang sangat penting. Dalam mewujudkan hasil belajar matematika yang optimal, peran guru dan sekolah sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh manajemen kelas dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar matematika siswa Mts Al-Washliyah Aek Nabara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis data regresi linier berganda. Penelitian dilakukan di Mts Al-Washliyah Aek Nabara, Kab. Labuhanbatu, Sumatera Utara pada semester ganjil tahun 2022/2023. Seluruh siswa Mts Al-Washliyah Aek Nabara yang berjumlah 69 orang merupakan populasi dalam penelitian ini dan sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Manajemen kelas berpengaruh positif dan signifikan sebesar 33,1% terhadap hasil belajar matematika siswa Mts Al-Washliyah Aek Nabara. 2) Fasilitas belajar berpengaruh positif dan signifikan sebesar 24,4% terhadap hasil belajar matematika siswa Mts Al-Washliyah Aek Nabara. 3) Manajemen kelas dan fasilitas belajar sama-sama memiliki kontribusi secara positif terhadap hasil belajar matematika siswa Mts Al-Washliyah Aek Nabara, besar pengaruhnya yaitu 42,4% dan 57,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Hasil penelitian ini memberi implikasi untuk guru dan sekolah sebagai acuan guna meningkatkan hasil belajar siswa yang optimal.
Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Reflektif Siswa Kelas VII
Rika Hanria;
Ahmad Fauzan
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4764
Kemampuan berpikir matematis reflektif penting dan harus dimiliki siswa, karena melalui berpikir reflektif siswa aktif, serius dan penuh perhatian untuk mempertimbangkan sesuatu dengan pengetahuan yang telah diperolehnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul berbasis PBL yang valid, praktisrdan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan model pengembangan Plomp. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 3 Pariangan. Hasil analisis validitas data menunjukkanpbahwa e-modul peningkatan kapasitas reflektif berbasis PBL yang dihasilkan memenuhi kriteria validitas baik isi maupun struktur, praktis dalam hal implementasi, kesederhanaan dan waktu pemrosesan. Modul ini juga efektif, terlihat dari hasil tes kemampuan berpikiryreflektif siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis PBL yang telah dihasilkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir reflektif sudah valid, praktis dan efektif.
Pengembangan LKPD Digital Berbasis Etnosains Melayu Riau pada Muatan IPA Sekolah Dasar
Fitriyeni Fitriyeni
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4399
Pembelajaran akan sangat efektif jika didukung oleh bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Salah satu bahan ajar adalah LKPD. LKPD merupakan lembar kerja peserta didik yang memuat tugas-tugas yang harus dikerjakan peserta didik dengan tujuan agar peserta didik memahami materi yang akan diajarkan. Tujuan dalam penelitian ini adalah menghasilkan LKPD digital berbasis etnosains melayu riau pada muatan IPA SD yang valid. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan 4 D yang terdiri dari define, desaign, develop dan deseminate. Pada penelitian ini dibatasi pada tahap develop. LKPD yang dihasilkan telah di validasi oleh ahli materi pembelajaran, ahli bahasa, dan ahli media pembelajaran. Adapun hasil dari kevalidan yang telah dihasilkan pada ahli materi pembelajaran 90 %, pada ahli bahasa 84 %, dan ahli media pembelajaran 96 %. Berdasarkan kevalidan yang telah dihasilkan maka LKPD digital yang dihasilkan sudah layak untuk digunkan oleh guru-guru dalam proses pembelajaran. Implikasi dalam penelitian ini adalah diharapkan dapat membantu guru-guru dan peserta didik dalam menghasilkan dan menggunakan LKPD digital terutama yang berbasis etnosains melayu riau pada muatan IPA SD.
Pengaruh Pendampingan Orang Tua terhadap Minat Belajar Baca Tulis Al-Qur’an Siswa Madrasah Ibtidaiyah
Haidir Haidir;
Mardianto Mardianto;
Sitti Isni Azzah;
Three Wulan Ramadhani;
Rizka Amalia Rahmadhani
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4542
Latar belakang dalam penelitian ini dikarenakan pentingnya peran orang tua dalam memunculkan minat belajar baca tulis Alquran. Kehadiran orang tua mampu memicu semangat anak sehingga mampu memberikan pengaruh kepada anak untuk giat dalam membaca dan menulis Alquran. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara pengaruh pendampingan orang tua terkait minat belajar membaca dan menulis al-Qur’an pada anak di Madrasah Ibtidaiyah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan populasi yang diambil adalah semua siswa yang ada di MIS Az-Zuhri Desa Medan Sinembah dengan jumlah keseluruhannya yaitu 163 peserta didik, dengan mengambil sampel 27 siswa melalui teknik sampling random. Pada penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil jika terdapat kemajuan pada siswa yang mengalami pendampingan dari orang tua secara langsung dalam menumbuhkan minat baca tulis Alquran pada anak. Nilai rata-rata yang diperoleh pada peran orang tua siswa menunjukkan hasil yang positif yaitu 68,74. Pada minat belajar siswa juga menunjukkan hasil yang baik dengan pencapaian nilai sebesar 66. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka ditemukan jika ada pengaruh dari pendampingan orang tua pada perkembangan minat belajar baca tulis Alquran pada anak Madrasah Ibtidaiyah Az-Zuhri Desa Medan Sinembah yang menunjukkan pengaruh yang positif dengan perolehan nilai koefisien korelasi sebanyak 0,507 serta nilai yang signifikan sebanyak 0,007 atau <0,05.
Pengembangan Media Wayang Sukuraga terhadap Penguasaan Kosakata dalam Pembelajaran Bahasa Sunda di Sekolah Dasar
Ananda Putri Meiliani H;
Dyah Lyesmaya;
Irna Khaleda Nurmeta
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4739
Bahasa lokal perlu dilestarikan dan dipergunakan sebagai salah satu bentuk cinta terhadap daerah. Karena itu pembelajaran bahasa sunda sebagai bahasa daerah Jawa Barat harus dipelajari. Penelitian ini bertujuan mengetahui kelayakan media Wayang Sukuraga (WS) terhadap penguasaan kosakata dalam pembelajaran bahasa sunda. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Desain penelitian pengembangan yang digunakan penelitian ini menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu validator ahli materi dan ahli media untuk menilai media yang dikembangkan, validator pengguna (praktisi/guru) dan audience adalah 22 siswa kelas III di salah satu Sekolah Dasar di kota Sukabumi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, angket, dan lembar kerja siswa. Teknik pengumpulan data menggunkaan angket validasi yang terdiri dari angket validasi ahli media, ahli materi, praktisi dan angket respon siswa. Kualitas kelayakan pengembangan media WS berdasarkan penilaian para validator serta praktisi dapat dilihat beberapa aspek dan menghasilkan rata-rata 4,3 sedangkan dari respon siswa dikategorikan “cukup efektif” dan penguasaan kosakata dibuktikan dari gain score yang menunjukan peningkatan 71,3. Pengembangan media WS siswa tersebut dapat meningkatkan kosakata siswa yang pada awal mula nya siswa hanya mengetahui beberapa kata saja dari setiap panca indra setelah menggunakan media tersebut siswa mengetahui kurang lebih nya lima kosakata untuk setiap panca indra.
Pembelajaran Kontekstual untuk Mengembangkan Kemampuan Literasi Statistika Matematika Peserta Didik Sekolah Dasar
Siti Uswatun Khasanah;
Budi Murtiyasa;
Sumardi Sumardi;
Yuni Yati;
Siti Aminuriyah
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4624
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan peserta didik untuk dapat mengaplikasikan pengalaman belajarnya dikelas yang berkaitan dengan literasi statistika matematika dan merujuk pada pengertian, pemahaman, penalaran serta pengetahuan pada materi statistika untuk menghadapi masalah yang harus dipecahkan di kehidupannya sehari-hari. Tujuan penelitian yang dilakukan ialah untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kontekstual untuk mengembangkan kemampuan literasi statistika matematika yang disesuaikan dengan cara berpikir peserta didik sesuai dengan usia perkembangan sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data penelitian ini ialah melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan literasi statistika matematika peserta didik pada jenjang sekolah dasar. Hal ini dibuktikan dengan penilaian hasil pembelajaran dari 39 orang peserta didik, sebanyak 35 orang atau 89,74% peserta didik dapat membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada materi statistika matematika yang telah diajarkan secara kontekstual. Penilaian tersebut pada aspek kogitif, afektif dan psikomotorik. Penggunaan pembelajaran kontekstual sebagai upaya untuk mengembangkan penguasaan kemampuan literasi statistika matematika.