Articles
4,416 Documents
The Relationship Between Professional Commitment and Work Motivation on Elementary School Teachers’ Performance
Sumitra Dewi;
Amiruddin Siahaan;
Yusuf Hadijaya;
Mansur Keling
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4696
The teacher has the main role as a leader in the learning process. For this reason, teacher awareness of the importance of the profession and work motivation in improving teacher performance. This study aims to determine the relationship between professional commitment and work motivation on the performance of teachers in Medan city madrasas at the basic education level. In data analysis, this study used quantitative methods using a correlational approach, measured using a questionnaire instrument. Data analysis using descriptive statistics. This thesis uses a sample of 57 teachers in Madrasah Medan, Medan who were selected using the Slovin formula. The results of the study concluded that (1) there is a significant relationship between professional commitment to teacher performance, (2) there is a significant relationship between work motivation and teacher performance, and (3) there is a significant relationship between professional commitment and work motivation on teacher performance.
Penggunaan Aplikasi WhatsApp Auto Respon sebagai Media Pembelajaran Matematika
Christine Widya Putri Silitonga;
Indah Fitria Rahma
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4483
Penelitian bertujuan untuk mengetahui Pemahaman siswa dan guru dalam penggunaan Aplikasi Whatsapp Auto Respon kelas VIII-1 SMP Negeri 3 Rantau Utara dalam Pembelajaran Matematika. Hasil belajar siswa juga dipengaruhi secara negatif oleh rendahnya pemanfaatan WhatsApp Auto Respons dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini adalah penelitian metode deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif yang menggunakan instrumen berupa kuesioner dan wawancara sebagai alat ukur untuk mengetahui Pemahaman siswa dan guru dalam penggunaan Aplikasi Whatsapp Auto Respon kelas VIII-1 SMP Negeri 3 Rantau Utara. Instrumen penelitian berdasarkan observasi dilapangan. Pada penelitian diperoleh hasil paling tinggi Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik internal (muncul dari dalam diri siswa) maupun eksternal (muncul dari lingkungannya) (faktor eksternal). Setelah program pengajaran selesai, guru akan menggunakan nilai ujian siswa untuk mengevaluasi metode pengajaran mereka. Jika hasil belajar siswa jauh dari harapan, guru memiliki tanggung jawab untuk terlibat dalam sosialisasi yang lebih dalam dengan siswa tersebut menggunakan Auto Respon WhatsApp.
Pengembangan Alat Penilaian Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan Menggunakan Quizizz di Sekolah Menengah Pertama
Ika Puspitasari;
Aliyatul Ilmi Suryani;
Shokhibul Arifin
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4678
Alat penilaian merupakan alat ukur untuk menilai dan sejauh mana siswa memahami materi yang disampaikan. Alat penilaian yang dikembangakan peneliti menggunakan aplikasi Quizizz. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui kelayakan alat penilaian menggunakan aplikasi Quizizz dengan mengetahui validitas, reliabilitas butir soal, Uji tingkat kesukaran, dan Uji daya beda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan yang dimodifikasi menjadi 3 tahapan. Penelitian diawali dengan pendefinisian (define), perancangan (design) dan pengembangan (develop). Instrumen divalidasi oleh validator sebelum diujicobakan kepada siswa. Instrumen soal penilaian divalidasi oleh ahli materi dengan hasil sebesar 83% (sangat layak), ahli media 77% (layak) dan ahli Bahasa sebesar 88% (sangat layak) sehinga alat penilaian dengan aplikasi Quizizz sangat layak digunakan. Validitas item soal menyatakan 21 butir soal valid dan 4 soal tidak valid. Reliabilitas instrumen penilaian dinyatakan reliabel dengan mendapatkan koefisien reliabel sebesar 0,926 dan termasuk dalam kategori sangat tinggi. Uji tingkat kesukaran 14 soal kategori mudah dan 11 soal kategori sedang, sedangkan uji daya beda 1 soal dalam kategori baik sekali, 15 soal kategori baik 3 soal kategori cukup, sebanyak 6 soal kategori jelek dan jelek sekali.
Pengaruh Model SOLE (Self Organized Learning Environment) dan Minat Baca terhadap Keterampilan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi
Maiza Putri Aldiyah;
Syahrul R
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4650
Ketidakmampuan siswa dalam menulis teks laporan hasil observasi menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan bagaimana pengaruh model pembelajaran SOLE dan minat baca terhadap kemampuan menulis teks LHO. Metode yang digunakan, yaitu eksperimen yang sesuai dengan kasus dan tujuan penelitian ini. Berikut ini adalah temuan penelitian ini yang didasarkan pada teori dan rumusan masalah. Pertama, keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa yang diajar dengan model SOLE dan siswa yang diajar dengan model ceramah memiliki perbedaan. Kedua, terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang mempunyai minat baca tinggi yang diajarkan dengan model SOLE dan metode ceramah pada keterampilan menulis teks laporan hasil observasi. Ketiga, tidak adanya perbedaan hasil belajar siswa yang mempunyai minat baca rendah yang diajarkan dengan model SOLE dan metode ceramah pada kemampuan menulis teks laporan hasil observasi. Keempat, antara model SOLE dan minat baca dalam keterampilan menulis teks LHO tidak memiliki interaksi yang signifikan. Maka penelitian ini dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa model SOLE dapat digunakan dalam meningkatkan keterampilan menulis teks LHO.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Konsep Dasar IPS Bermuatan Karakter Lokal di Jurusan PGSD
Salman Alparis Sormin;
Yonarlianto Tembang;
Muktamar Umakaapa;
Cipto Duwi Priyono
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4320
Bahan ajar menjadi bagian yang amat penting dari kegiatan belajar dan mengajar termasuk salah satunya adalah bahan ajar konsep dasar pendidikan IPS bermuatan kearifan lokal sebagai proses analisis kebutuhan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sekolah ataupun universitas. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan bahan ajar konsep dasar IPS di jurusan PGSD Universitas Musamus. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualititatif dengan jenis pendekatan survei yang dilakukan pada bulan November-Desember 2022 di program studi Pendidikan Guru Sekolah dasar Universitas Musamus kota Merauke. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 66 mahasiswa semester dua program studi pendidikan guru sekolah dasar Universitas Musamus yang mengikuti mata kuliah konsep dasar IPS. Responden penelitian ini sebesar 43 orang yang dipilih secara acak. Proses pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan angket. Pengumpulan data penelitian menggunakan instrument lembar observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa lebih dari 30% mahasiswa belum mampu berpartisipasi belajar karena belum adanya bahan ajar yang dapat digunakan sebagai pegangan oleh mahasiswa PGSD universitas musamus yang bermuatan tentang karakter lokal. Pembelajaran budaya lokal di Merauke masih dilakukan secara terpisah dengan pembelajaran tematik. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat kebutuhan bahan ajar ilmu pengetahuan sosial (IPS) yang bermuatan karakter lokal pada jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Internal Communication Function of Madrasah Principal (Communication Analysis at Elementary Education Institutions)
Qomaruddin Lubis;
Mesiono Mesiono;
Azhar Azhar;
Faisal Faisal;
Abd. Kholid
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4701
The communication pattern applied by the madrasa head becomes a crucial aspect in determining the optimal level of teacher performance. This study aims to analyze the function of implementing the internal communication of the madrasa head in improving the performance of teachers at Madrasah Tsanawiyah At-Tibyan Deli Serdang. This study used a qualitative approach with an analytical descriptive study method. Collecting data using the method of observation, interviews and document study. Furthermore, analyzed using data reduction techniques, data presentation and drawing conclusions. Test the validity of the data using data triangulation techniques. The results of this study concluded that the internal communication of the madrasah head with the madrasah committee and other personnel in improving the performance of Madrasah Tsanawiyah At-Tibyan Deli Serdang teachers turned out to be well established through internal communication carried out by the madrasah head with the madrasah committee. The internal communication built by the head of the madrasa to the madrasa committee is not only limited to downward communication but the head of the madrasa also builds upward communication with the madrasa committee.
Pengembangan Instrumen Penilaian Kinerja pada Muatan IPA Kurikulum 2013 Tingkat Sekolah Dasar
Tadhkiroh Tadhkiroh;
Budhi Akbar;
Tri Isti Hartini
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4720
Penilaian kurikulum 2013 menekankan terhadap penilaian autentik yang mengukur kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan sesuai dengan proses dan hasil. Penilaian kinerja (performance assessment) disertai rubrik penilaian salah satu alternatif bentuknya, pada dasarnya guru mengalami kesulitan dalam menyusun rubrik. Penelitian ini bertujuan untuk: 1)menganalisis pengembangan instrumen penilaian kinerja siswa; 2)menganalisis karakteristik (validitas) instrumen penilaian kinerja siswa; 3)menghasilkan produk instrumen penilaian kinerja pada muatan IPA kurikulum 2013 tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model 4-D (Four D Models) yaitu define, design, develop, disseminate. Instrumen yang dipergunakan dalam pengumpulan data penelitian yaitu validasi instrumen penilaian kinerja, format angket dan wawancara respon siswa dan guru. Uji coba validitas dilakukan oleh 2 ahli materi dengan hasil “sudah layak” dengan persentase sebesar 98.79 %. Hasil validasi ahli evaluasi dinyatakan “sudah layak” dan persentase sebesar 95,05 %. Instrumen penilaian kinerja yang dikembangkan telah memenuhi ketentuan metode penelitian RnD model 4-D. Produk dalam studi ini berupa instrumen penilaian kinerja siswa muatan IPA kurikulum 2013 mendapatkan kategori sangat layak setelah melalui uji coba instrumen dengan para pakar sehingga siap digunakan dan siap direplikasi untuk materi atau muatan mata pelajaran yang lain. Produk instrumen secara lengkap pada link https://bit.ly/3Gfy9qU
Pengembangan Vidio Pembelajaran Matematika Menggunakan Model Flip Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik
Hana Zafirah;
Elita Zusti Jamaan;
Suherman Suherman;
Dony Permana
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4582
Siswa harus diberi kesempatanyuntuk berpikir dan aktif memecahkan berbagai masalah yang diberikan. Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik SMK. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan vidio pembelajaran matematika menggunakan model Flip Learning. Proses penelitian ini dilaksanakan dengan model pengembangan Plomp. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri PP Padang Mengatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran matematika yang dikembangkan menggunakan flipped learning tergolong sangat efektif dengan persentase 86,62% untuk RPP, dan 83,93%runtuk video pembelajaran, dan sangat praktisuasing-masing 87% danu86,85%. Sedangkan berdasarkan hasilrhasil uji soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis diperolehu83,33% peserta didik memenuhuirkriteria keberhasilan tes kemampuan pemecahan masalah matematis > 80%, artinya vidio pembelajaran matematika menggunakan model flip learning sangat efektif terhadaprkemampuan pemecahan masalah matematis. Jadi, kemampuan pemecahan masalahumatematis peserta didik dapat ditingkatkan menggunakan video pembelajaran matematika menggunakan model flip learning.
Keterampilan Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Berbasis RADEC
Nurnaningsih Nurnaningsih;
Citra Bahadur Hanum;
Wahyu Sopandi;
Atep Sujana
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4773
Berpikir kritis dan berpikir kreatif merupakan keterampilan krusial dalam dunia pendidikan dan pekerjaan, untuk membelajarkannya perlu adanya implikasi inovasi melalui model RADEC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa menggunakan model pembelajaran RADEC. Penelitian ini melibatkan 34 siswa di salah satu sekolah dasar di Kota Bandung. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Peneliti sebagai key instrument dan teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman. Teknik validasi data yang digunakan ialah bahan referensi dan peningkatan ketekunan. Penelitian ini memperoleh temuan antara lain (1) keterampilan berpikir kritis siswa muncul dalam bentuk adanya penjelasan sederhana, analisis argumen, dan upaya menjawab pertanyaan, pertimbangan kredibilitas sumber, kegiatan observasi, dan pertimbangan terhadap hasil observasi, kesimpulan dengan baik dan tepat, penjelasan lebih lanjut, dan desain dan regulasi strategi serta taktik dengan memutuskan tindakan dan (2) keterampilan berpikir kreatif siswa muncul dalam bentuk ide, variasi ide yang muncul dari berbagai sudut pandang, pengembangan ide dengan mencermati dan menganalisis berbagai kemungkinan informasi, dan munculnya ide baru yang muncul dari sensitivitasnya. Model RADEC dapat digunakan untuk membelajarkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa. Temuan penelitian memungkinkan untuk digunakan sebagai referensi model pembelajaran dan ide penelitian selanjutnya.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran pada Muatan IPA di Sekolah Dasar
Eka Winangsih;
Risma Delima Harahap
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4433
Media merupakan hal penting dalam proses pembelajaran untuk mencapai keberhasilan belajar. Hal tersebut membuat para guru untuk menggunaan media pembelajaran khususnya pada muatan IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran pada muatan IPA di Sekolah Dasar Negeri 26 Bilah Hilir. Subjek dalam peelitian adalah siswa kelas VI sebanyak 70 orang siswa-siswi yang terdiri dari 35 orang siswa-siswi kelas VIa dan 35 orang siswa-siswi kelas VIb. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel adalah analisis purposive sampling dimana observasi, wawancara dan kuesioner merupakan data pendukung. Hasil penelitian yang dilakukan dengan 5 indikator diperoleh ialah metode penggunaan media pembelajaran muatan IPA 67,95%, sikap siswa terhadap penggunaan media pelajaran muatan IPA 82,24%, frekuensi penggunaan media pembelajaran muatan IPA 72,34%, manfaat penggunaan media pembelajaran muatan IPA 75,05%dan terakhir penguasaan materi pembelajaran pada muatan IPA 84%. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa sikap siswa terhadap penggunaan media pembelajaran saat pembelajaran muatan IPA sangat tinggi.