Articles
4,416 Documents
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis HOTS menggunakan Macromedia Flash pada Materi Bumi dan Alam Semesta di Sekolah Dasar
Rahmadina, Septi Wulan;
Sari, Prima Mutia
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3473
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif berbasis HOTS menggunakan Macromedia Flash pada materi bumi dan alam semesta di sekolah dasar. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek pada penilitian ini adalah siswa kelas VI SDN Tonjong 02. Hasil akhir produk yang dikembangkan berupa file .exe atau aplikasi, yang dapat dioperasikan oleh pengguna multimedia interaktif menggunakan Macromedia Flash pada materi bumi dan alam semesta. Hasil validasi oleh ahli materi didapatkan skor persentase sebesar 82.21% dengan kriteria sangat layak dan hasil validasi oleh ahli media didapatkan skor persentase sebesar 82.40%. Respon pendidik terhadap multimedia interaktif  dilihat dari hasil angket mendapatkan skor persentase 84.10% dengan kriteria sangat baik dan respon peserta didik terhadap multimedia interaktif mendapatkan skor persentase 94.08% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan dari hasil data yang didapatkan, disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis HOTS menggunakan Macromedia Flash pada materi bumi dan alam semesta di sekolah dasar sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Desain Kegiatan Praktikum Pengaruh Intensitas Cahaya terhadap Laju Proses Fotosintesis Bermuatan Literasi Kuantitatif
Zumira, Aisyah;
Salsabila, Azura;
Nurzeha, Fitriani;
Supriatno, Bambang;
Anggraeni, Sri
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3474
Materi fotosintesis merupakan materi esensial pada kurikulum merdeka. Untuk memfasilitasi pemahaman peserta didik maka perlu dilakukan pembelajaran secara langsung melalui kegiatan praktikum. Petunjuk praktikum yang digunakan di sekolah masih banyak yang tidak mengarahkan peserta didik membangun pengetahuannya sendiri dan tidak mengembangkan keterampilan literasi kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis desain praktikum yang ada sebagai dasar rekonstruksi desain kegiatan laboratorium alternatif untuk mengembangkan kemampuan literasi kuantitatif peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sasaran penelitian ini adalah desain kegiatan laboratorium fotosintesis untuk siswa kelas XII SMA. Sampel penelitian adalah desain kegiatan laboratorium fotosintesis Ingenhousz tentang pengaruh intensitas cahaya terhadap laju proses fotosintesis. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data hasil penelitian dianalisis pada aspek konseptual, kompetensi, praktikal, dan konstruksi pengetahuan. Analisis pada keempat aspek tersebut merupakan dasar pengembangan desain kegiatan laboratorium alternatif. Hasil penelitian ini adalah desain kegiatan laboratorium pengaruh intensitas cahaya terhadap laju proses fotosintesis yang dapat mengembangkan keterampilan literasi kuantitatif peserta didik.
Telaah Revisi Teori Domain Kognitif Taksonomi Bloom dan Keterkaitannya dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam
Kartini, N. Euis;
Nurdin, Encep Syarief;
Hakam, Kama Abdul;
Syihabuddin, Syihabuddin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3478
Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan alasan revisi teori Taksonomi Bloom domain kognitif dan keterkaitannya dengan pendidikan di Indonesia khususnya pada pemanfaatan teori bagi kurikulum Pendidikan Agama Islam pada jenjang Sekolah Menengah Atas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode library reseach, yaitu metode penelitian yang bersumber dari perpustakaan. Hasil analisis mendeskripsikan bahwa keterkaitan dengan kurikulum Pendidikan Agama Islam di Tingkat Sekolah Menengah Atas bahwa dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam memiliki dasar yang sama yaitu meliputi: Hubungan manusia dengan Allah, hubungan manusia dengan dirinya sendiri, hubungan manusia dengan sesama manusia, hubungan manusia dengan makhluk lain dan lingkungan alam sekitar. Dalam kurikulum Pendidikan Agama, paling tidak terdapat memuat pokok bahasan tentang: Sejarah Kebudayaan Islam, Aqidah Akhlak, Fiqh dan Alquran-Hadis yang memiliki koherensi dengan domain kognitif taksonomi Bloom. Hal ini menunjukan bahwa dalam sudut pandang Islam, teori Taksonomi Bloom dapat dikolaborasian dalam merancang pendidikan di Indonesia secara khusus.
Model Bimbingan untuk Meningkatkan Aspek Sosial dan Motorik Anak Tunaganda di Sekolah Dasar
Nurismawan, Ach. Sudrajad;
Fahruni, Findivia Egga;
Sartinah, Endang Pudjiastuti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3480
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model bimbingan untuk meningkatkan aspek sosial dan motorik anak tunaganda di SD umum. Dalam penelitian kualitatif ini metode fenomenologi dipilih sebagai kerangka penelitian dengan memanfaatkan teknik wawancara mendalam, observasi, pengolahan dokumen untuk pengumpulan data. Sedangkan untuk proses analisis data, data dianalisa dengan cara trianggulasi. Adapun subjek penelitian meliputi guru kelas sekaligus konselor, guru pendamping khusus, dan 1 anak tunaganda kelas IV yang bersekolah di SD umum. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa 1) model bimbingan bagi anak tunaganda di SD umum berupa play therapy dengan menggunakan berbagai alat permainan. Model bimbingan terbukti dapat meningkatkan aspek motorik dan sosial bagi anak tunaganda karena adanya peningkatan secara bertahap yang terjadi dari waktu ke waktu dalam proses bimbingan, 2) Sedangkan untuk upaya pengembangan model bimbingan dapat dilakukan beberapa hal seperti mengadakan workshop, sosialisasi terkait anak berkebtuhan khusus bagi guru pengajar, sekolah perlu menyediakan ragam metode pengajaran dan media permainan sederhana, serta guru pendamping khusus perlu menyusun program pengajaran secara individual sekaligus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk pelatihan dan memantau perkembangan kondisi anak tunaganda secara berkala.
Pendidikan Pancasila sebagai Upaya Membentuk Karakter Religius
Nurgiansah, T Heru
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3481
Perubahan jaman semakin mengikis perilaku peserta didik menjadi arogan, amoral, dan intoleran. Perilaku mereka semakin menjauh dari nilai-nilai agama. Banyak faktor yang menjadi penyebabnya, seperti pengaruh lingkungan dan penggunaan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membentuk karakter religius melalui Pendidikan Pancasila di kalangan peserta didik SMA PGRI 1 Kasihan Bantul. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan literasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pendidikan Pancasila berhasil membentuk karakter religius peserta didik. Pendidikan Pancasila memiliki peranan penting dalam menyelesaikan segala persoalan khususnya dalam pendidikan karakter. Peneliti berharap agar penelitian berikutnya bisa mendeskripsikan karakter religius sebagai formula untuk menyatukan masyarakat Indonesia yang multikultural.
Desain Eksperimen Fotosintesis Pengaruh Suhu Bermuatan Literasi Kuantitatif
Saputri, Nova Vivi Clara;
Surbakti, Donna Karolina Br;
Tarmizi, Arfiyana Destaria;
Supriatno, Bambang;
Anggraeni, Sri
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3482
Pembelajaran fotosintesis dengan percobaan Ingenhousz sering dilakukan dengan praktikum untuk mengembangkan penguasaan konsep, namun untuk kemampuan literasi kuantitatif jarang dikembangkan sehingga sejauh ini hanya dapat menghasilkan data yang bersifat kualitatif. Tujuan penelitian adalah rekontruksi percobaan Ingenhousz untuk menganalisis pengaruh suhu serta faktor ekternal yang mempengaruhi laju fotosintesis menggunakan kit fotosintesis bermuatan literasi kuantitatif. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu merupakan salah satu faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi fotosintesis, hal ini disebabkan karena adanya aktivitas fotosintesis sensitif terhadap tekanan yang disebabkan oleh suhu. Suhu 40-50℃ merupakan suhu optimum tanaman atau tumbuhan dapat melakukan fotosintesis ketika cahaya matahari yang diterimanya kurang, sehingga tanaman tetap dapat melakukan proses fotosintesis maksimal. Selain itu, suhu juga sangat berpengaruh terhadap jumlah oksigen terlarut di dalam air. Semakin tinggi suhu, kandungan oksigen dalam air semakin berkurang, sedangkan kebutuhan organisme akan oksigen semakin besar.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menerapkan Konsep Merdeka Belajar di Sekolah Dasar
Suryana, Cucu;
Iskandar, Sofyan
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3485
Pendidikan menjadi sorotan karena merupakan tempat pengembangan sumber daya manusia. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kepemimpinan kepala sekolah dalam menerapkan konsep merdeka belajar di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa 1) kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran sentral dalam kemajuan sekolah 2) penerapan merdeka belajar di sekolah dasar melalui langkah-langkah a) kepala sekolah menerapkan kebijakan yang mendukung merdeka belajar; b) mendorong guru agar dapat melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan; c) memotivasi siswa agar memiliki kesiapan dan suasana hati untuk belajar; d) melibatkan orang tua dan lingkungan masyarakat secara aktif; d) berkolaborasi dengan dinas pendidikan mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kompentensi guru. Indikator keberhasilan kepemimpinan kepala sekolah dalam menerapkan merdeka belajar di sekolah dasar adalah 1) partisipasi siswa dalam pendidikan yang merata; 2) pembelajaran yang efektif; dan 3) tidak ada siswa yang tertinggal dalam proses pembelajaran.
Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Bahasa Indonesia
Anjelina, Nadya;
Tarmini, Wini
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3495
Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan keterampilan berbicara siswa kelas V pada pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian  kualitatif. Data penelitian didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SDI Annajah Jakarta Barat. Subyek penelitian yaitu guru kelas V dan siswa kelas V yang berjumlah 26 orang. Tahapan analisis data dilakukan  melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian keterampilan berbicara siswa kelas V SDI Annajah Jakarta Barat menunjukkan bahwa sebanyak 8 siswa masuk dalam kategori baik, sebanyak 12 siswa masuk dalam kategori cukup, dan sebanyak 6 siswa masuk dalam kategori kurang. Dari hasil penelitian tersebut, keterampilan berbicara siswa kelas V masuk dalam kategori cukup yaitu sebanyak 12 siswa dari 26 siswa
Pengaruh Motivasi Belajar dan Teman Sebaya terhadap Kemandirian Belajar Pelajaran Ekonomi pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi
Arista, Margaretha;
Sadjiarto, Arief;
Santoso, Tri Nugroho B.
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3499
Pentingnya kemandirian belajar yang dimiliki setiap peserta didik harus ditanamkan sejak dini. Tujuan riset ini untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan teman sebaya terhadap kemandirian belajar pelajaran ekonomi pada pembelajaran daring di masa pandemi. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif. Populasi berjumlah 136 peserta didik X IPS SMA Negeri 2 Kota Salatiga dengan jumlah sampel 101 anak. Analisis data menggunakan analisis hipotesis yaitu regresi linear berganda, koefisien determinasi, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Motivasi Belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Belajar Pelajaran Ekonomi pada pembelajaran daring di masa pandemi, dibuktikan nilai thitung yaitu 13.721 > ttabel 1.987 dan nilai signifikansi yaitu 0.000 < 0.05. (2) Teman Sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Belajar Pelajaran Ekonomi pada pembelajaran daring di masa pandemi, dibuktikan nilai thitung yaitu 6.407 > ttabel 1.987 dan nilai signifikansi yaitu 0.000 < 0.05. (3) Motivasi Belajar dan Teman Sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Belajar Pelajaran Ekonomi pada pembelajaran daring di masa pandemi, dibuktikan Fhitung yaitu 98.895 > Ftabel 3.089 dan nilai signifikan yaitu 0.000 < 0.05. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam menciptakan aktivitas belajar untuk kemandirian belajar guna menumbuhkan motivasi belajar dan membimbing lingkungan teman sebaya.
Pengaruh Pendekatan Iceberg Berbantu Media Sempoa terhadap Hasil Belajar pada Siswa Sekolah Dasar
Hastari, Najwa Rini;
Supriansyah, Supriansyah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3501
 Pembelajaran matematika sering dianggap sulit oleh siswa sehingga minat untuk belajar menurun, terutama dalam berhitung. Akibatnya hasil belajar matematika sangatlah rendah dibandingkan mata pelajaran lain. Hasil belajar matapelajaran matematika pada nilai PTS dikelas II SDN Kebayoran Lama Selatan 03 masih banyak siswa dengan nilai dibawah KKM, hal ini terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi. Faktor utama yang terjadi pada motode dalam proses pembelajaran yang kurang tepat dan efesien. Maka penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa berpengaruhnya metode pendekatan iceberg berbantu media sempoa pada matapelajaran matematika. Dengan tujuan penelitian tersebut, maka jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode posttest nonequivalen control group di SDN Kebayoran Lama Selatan 03. Kelompok yang diteliti adalah seluruh siswa kelas II dengan masing-masing kelas berjumlah 30 orang siswa. Tehnik pengumpulan data dengan memberikan beberapa soal hitungan berbentuk uraian cerita. Dengan adanya pendekatan iceberg berbantu media sempoa terdapat pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, penggunaan pendekatan ini dapat meningkatkan minat dan semanagat dalam belajar siswa,. Hal ini terbukti dalam data yang diperhitungkan menggunakan software SPSS.