cover
Contact Name
Berta Apriza
Contact Email
berthaafriza90@gmail.com
Phone
+6285279707407
Journal Mail Official
berthaafriza90@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.unm.ac.id/JIKAP/about/editorialTeam?guidena=Editorial+Teams
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 29574424     EISSN : 29574440     DOI : https://doi.org/10.26858/jkp.v5i1.17466
Core Subject : Education,
Penelitian tentang ilmu kependidikan dan bertujuan membandingkan keefektifan model pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan pendekatan discovery yaitu dengan memberi soal pemecahan masalah pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest and posttest nonequivalent group design. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A dan kelas B PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi Tahun akademik 2019/2020. Instrumen/alat ukur dalam penelitian ini yaitu berupa soal-soal yang memerlukan pemecahan masalah, soal yangdiberikan juga telah divalidasi oleh ahli matematika sebagai acuan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif mahasiswa.
Articles 4,416 Documents
Pluralisme dan Multikulturalisme pada Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dalam Perspektif Al-quràn Dini Irawati; Uus Ruswandi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3960

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya pluralisme dan multikulturalisme pada pendidikan madrasah ibtidaiyah dalam perspektif Al-quràn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka. Hasil kajian menunjukan bahwa tentang konsep pluralisme dan multikulturalisme ditinjau dari perspektif al-qur’an, bahwa Al-quran mengakui adanya pluralitas dan multikultural dalam kehidupan beragama, namun pemahaman pluralisme yang menganggap bahwa semua agama adalah sama perlu ditinjau kembali sebagaimana pernah menjadi salah satu fatwa MUI tahun 2005. Dalam konteks keberagaman beragama dalam hidup bermasyarakat Al-qur’an telah mengatur secara komprehensif sehingga tidak akan banyak menimbulkan konflik antar umat beragama, kesadaran dan pemahaman umat Islam tentang adanya pluralitas dan multikultural perlu dibarengi dengan pemahaman Al-qur`an yang lurus dan mendalam sehingga cita-cita membentuk masyarakat madani yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah Saw dapat terwujud tanpa harus meniadakan atau berselisih dengan umat atau suku yang lain, sedangkan implikasinya terhadap pendidikan Islam adalah perlunya perubahan paradigma pembelajaran yang mengakomodasi pluralitas dan multikultural melalui aktivitas kognitif peserta didik sehingga memiliki kemampuan literasi dan bernalar kritis yang mumpuni, serta berwawasan plural dan apresiatif terhadap perbedaan.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menciptakan Budaya Sekolah yang Positif di Era Revolusi Industri 4.0 Yayu Sri Rahayuningsih; Sofyan Iskandar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3626

Abstract

Dengan adanya revolusi industri 4.0 yang melahirkan berbagai macam kemajuan teknologi dan informasi, membuat dunia pendidikan dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan zaman. Di samping itu, pendidikan harus memiliki kualitas yang baik yang mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas juga, serta mampu bersaing dengan dunia global. Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan tersebut, dibutuhkan kepemimpinan kepala sekolah yang mampu menciptakan budaya sekolah yang produktif sehingga menghasilkan peserta didik yang mampu bersaing di era revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan yang harus dimiliki seorang kepala sekolah dalam menciptakan budaya sekolah yang positif di era revolusi industri 4.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kajian pustaka dengan mencari berbagai sumber yang relevan dengan permasalahan. Hasil yang diperoleh bahwa untuk menciptakan budaya sekolah yang positif di era revolusi Industri 4.0, kepala sekolah harus menghadirkan budaya literasi baru yaitu dengan budaya literasi digital agar peserta didik mampu bersaing sesuai tuntutan zaman.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT pada Pembelajaran IPA Sekolah Dasar Nurhayati Nurhayati; Asep Sukenda Egok; Aswarliansyah Aswarliansyah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3430

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPA siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen desain jenis one group, pre-test, post-test desain. Populasi dan sampel atau subyek penelitian adalah siswa kelas V MI YUPPI Wonokerto. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes, yaitu pre-test dan post-test. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu menentukan nilai rata-rata dan simpangan baku, uji normalitas data dan uji hipotesis. Hasil penelitian diperoleh hasil nilai rata-rata tes awal (pre-test) siswa sebesar 27,57 dan simpangan baku 10,68, sedangkan nilai rata-rata untuk test akhir (post-test) yaitu 75,90 dan simpangan baku sebesar 3,18. Dari hasil uji hipotesis menggunakan uji-z dengan taraf signifikan , diperoleh  yaitu   sebesar  dan  sebesar 4. Jadi, dapat di simpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT secara signifikan dapat menuntaskan hasil belajar IPA siswa kelas V MI YUPPI Wonokerto.
Pengaruh Bimbingan Orang Tua terhadap Hasil Belajar IPA Sekolah Dasar Nur Syamsiah Ramdhani; Rudy Gunawan
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3750

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh bimbingan orang tua dengan hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non ekperiemental, dengan menggunakan teknik sensus/sampling total pengumpulan data mengenai bimbingan orang tua menggunakan kuesioner dengan jumlah sample sebanyak 31 Responden. terdapat dua variabel dalam penelitian ini yaitu variabel bimbingan orang tua (X) dan variabel hasil belajar (Y) Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini yaitu analisis regresi sederhana. hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif antara bimbingan orang tua terhadap hasil belajar hal ini dapat dibuktikan dengan Thitung > Ttabel yaitu 7,711 > 2,045 sedangkan nilai signifikasi 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan hal itu dapat ditarik kesimpulan bahwa bimbingan orang tua mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar.
Evaluasi Pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar Galih Aditya Wardani; Suhandi Astuti
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4096

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah di SDN Sumogawe 03 Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode CIPP (Context, Input, Process, Product). Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi deskriptif dimana data dikumpulkan terutama melalui survei, yaitu wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner kepada subjek penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa, evaluasi guru dari aspek Context mendapatkan presentase 68,75%, sedangkan evaluasi Context berdasarkan evaluasi dari siswa mendapatkan presentase 62,02%. Pada evaluasi Input yang ditinjau dari guru mendapatkan presentase 81,25%, sedangkan evaluasi Input berdasarkan evaluasi dari siswa mendapatkan presentase 65,68%. Pada evaluasi Process yang ditinjau dari guru mendapatkan presentase 100%, sedangkan evaluasi Process berdasarkan evaluasi dari siswa mendapatkan presentase 68,39%. Pada evaluasi Product yang ditinjau dari guru mendapatkan presentase 87,5%, sedangkan evaluasi Process berdasarkan evaluasi dari siswa mendapatkan presentase 71,46%. Hasil dari pelaksanaan program tersebut adalah terbentuknya karakter siswa, meningkatnya minat baca siswa dan prestasi siswa meningkat.
The Use of Code-Switching in English as A Foreign Language Classrooms in Teacher’s Perspective Diah Yovita Suryarini
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3867

Abstract

The practice of code switching still become a debatable notion between researchers, is it detrimental as a sign of a teacher’s lack of competence or beneficial as a communication strategy in English teaching learning process, Despite the controversy on code switching among researchers, teachers still practice it in their EFL classroom. The purpose of this study was to investigate teacher’s perspective in maintaining the use of code-switching in their EFL classroom as an instructional strategy. This study uses qualitative descriptive method. The data was collected primarily from interviews from five English teachers. The result showed that the teacher practiced the code switching because the institution allowed the code switching practice in the classroom However, teachers limited the use of code switching only when they should explain the language rules, and when the teachers gave task instruction so that the student did not misunderstand the instruction. Teachers believe that code switching support them in instructional and managerial matter in EFL class and they used code-switching as little as possible and usually in their beginner class. The teachers believed that using code switching can serve pedagogical purpose and communication strategy in their EFL classroom.
The Application of Educational Planning Principles in MI/SD Abdul Latif Hutagaol; Fachruddin Azmi; Mesiono Mesiono; Muhammad Isa; Azhar Azhar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4133

Abstract

This study aims to describe the application of Islamic education planning principles in MI/SD. The background of this research is located at MIS Qur'an Kisaran Jalan Jahe, Environment IV Sentang Village, Kota Kisaran Timur District, Asahan Regency. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Obtaining data using observation techniques in the form of observing managerial activities in the madrasa, interviews with informants including the head of the madrasa and deputy head of the madrasa, as well as document studies to strengthen the completeness of the validity of the data relevant to the research theme. The data analysis of this research uses data reduction (sorting) techniques, data presentation, to verification and drawing conclusions. The results of this study concluded that educational planning at MIS Qur'an Kisaran was carried out well according to the principles of educational planning. This is indicated by the implementation of annual meetings that formulate educational concepts and programs for the allocation of budget funds for certain period activities (madrasah program planning team), procurement of learning facilities (by presenting the head of the Ministry of Religion of the Asahan Regency), and establishing internal madrasa policies through collaboration with agencies or institutions. related institutions.
Pengembangan Media Pembelajaran WAKER (Wayang Kertas) Berbasis Model Apacin untuk Meningkatkan Minat Membaca Siswa Sekolah Dasar Yuarnes Elkana Febrilio; Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3912

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran WAKER (Wayang Kertas) berbasis model apacin untuk meningkatkan minat membaca siswa kelas 3 Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan Research and Development berdasarkan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil validasi produk pengembangan daru aspek materi mendapatkan persentase sebesar 89% dan hasil validasi media 100%. Selanjutnya, produk diuji cobakan secara terbatas menghasilkan rata-rata 93,75%. Dapat disimpulkan media pembelajaran WAKER (Wayang Kertas) berbasis model apacin layak digunakan di kelas 3 Sekolah Dasar.
Analisis Model Pembelajaran SAVI pada Era Society 5.0 di Madrasah Tsanawiyah Farida Suri; Daulat Saragi; Reh Bungana Br Perangin-angin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran savi pada era society 5.0. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil belajar ini merupakan permasalahan utama yang harus diselesaikan karena pembelajaran PPKn sangat penting untuk menumbuhkan sikap kewarganegaraan generasi penerus bangsa. Tentunya studi ini sangat mendukung untuk membentuk mental dan kepribadian siswa menjadi mental yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Berangkat dari permasalahan tersebut, diperlukan model dan media pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah model pembelajaran SAVI (somatic, auditory, visual, intellectual) dengan bantuan media yang inovatif. Pada era society 5.0. perubahan yang dibuat bukan hanya cara mengajar, namun yang terpenting adalah perubahan dalam perspektif konsep pendidikan itu sendiri. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum untuk saat ini dan masa depan harus melengkapi kemampuan peserta didik dalam dimensi pedagogik, keterampilan hidup, kemampuan untuk hidup bersama (kolaborasi) dan berpikir kritis dan kreatif. Mengembangkan soft skill dan transversal skill, serta keterampilan tidak terlihat yang berguna dalam banyak situasi kerja seperti keterampilan interpersonal, hidup bersama, kemampuan menjadi warga negara yang berpikiran global, serta literasi media dan informasi.
Kesantunan Berbahasa dan Pemanfaatannya dalam Pembuatan Bahan Ajar Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Redho Auwalul Azmi; Agustina Agustina
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.4009

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan bahasa oleh gubernur yang sering mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur dan prinsip kesantunan berbahasa yang digunakan oleh Gubernur DKI Jakarta dalam pidato covid-19 serta pemanfaatan dalam pembuatan bahan ajar bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan meteode deskriptif. Data dalam penelitian ini tuturan gubernur DKI Jakarta dalam pidato tentang covid-19. Sumber data dalam penelitian ini adalah kanal youtube Anies Baswedan, Kompas TV, CNN Indonesia, dan CNBC Indonesia pada edisi November 2019 sampai November 2020. Teknik analisis data pada penelitian dengan mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan dari data yang ada. Hasil penelitian ini menunjukkan hal sebagai berikut. Pertama, tindak tutur dalam pidato gubernur DKI  tentang covid-19 yang terdiri dari tindak tutur representatif, tindak tutur direktif, tindak tutur deklarasi, dan tindak tutur ekspresif. Kedua, terdapat prinsip kesantunan berbahasa yang digunakan gubernur DKI Jakarta yang teridiri dari maksim kearifan, maksim kesepakatan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesimpatian, maksim kedermawanan. Ketiga, penerapan kesantunan berbahasa dalam proses pembelajaran adalah adalah dengan membuat bahan ajar yang sesuai dengan kompetensi dasar pada aspek berbicara. Kompetensi dasar yang berkaitan langsung dengan kesantunan berbahasa di tingkat sekolah dasar adalah, berpidato.

Page 96 of 442 | Total Record : 4416


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol 7, No 1 (2023): February Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue