cover
Contact Name
Budiyono
Contact Email
budiyonosp75@gmail.com
Phone
+6285246434606
Journal Mail Official
budiyonosp75@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan Jl. Pahlawan No. 10 Kajen Kab. Pekalongan, Jawa Tengah
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Surya Teknika: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : 25986198     DOI : 10.48144/suryateknika
Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin merupakan media publikasi makalah hasil penelitian dalam bidang teknik dan permesinan yang mencakup mesin otomotif, mesin industri, dan Teknologi Tepat guna.
Articles 102 Documents
ANALISIS KEKUATAN RANGKA TRAINER AIR CONDITIONER SINGLE BLOWER MOBIL MITSHUBISHI L-300 Pujiono, Akhmad; Budiyono, Budiyono; Haikal Agung Prasetyo , Haikal
Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam era modern ini adalah kenyamanan, salah satu faktor kenyamanan pada saat di dalam mobil adalah mengenai temperatur serta kualitas udara didalam kabin mobil. Letak geografis Indonesia yang mempunyai kelembaman udara tinggi dan suhu udara yang relatif panas, sehingga penggunaan AC (Air Conditioner) merupakan suatu kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Proses pembelajaran AC (Air Conditioner)dilaboratorium dapat dikatakan kurang efektif apabila tidak menggunakan alat peraga atau trainer. Tujuan dalam penelitian ini untuk membuat trainer AC (Air Conditioner)untuk menunjang proses pembelajaran tentang AC (Air Conditioner) dilaboratorium. Dalam penelitian ini, memperhitungkan analisa kekuatan bahan besi hollow yang digunakan untuk pembuatan trainer tersebut. Adapan analisa kekuatan yang di dapatkan kesetimbangan gaya yang bekerja pada tumpuan rangka trainer terhadap beban yang bekerja pada trainer sebesar 400 N. Momen Inersia besi hollow sebesar 7,337 cm4  sedangkan tegangan lentur maksimal adalah 1161, 24 kg/cm2, tegangan geser rata-rata sebesar 13,16 kg/cm2 dan tegangan geser maksimal 29,5 kg/cm2. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa rangka trainer air conditioner L-300 aman.
PENGARUH VARIASI SUHU REAKSI MENGGUNAKAN KATALIS ABU SEKAM PADI TERHADAP YIELD DAN KUALITAS FISIK BIODIESEL Muhammad Shofian, Riza; Abidin, Asroful; Shofiyah, Rohimatush
Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/suryateknika.v10i1.2410

Abstract

Ketersediaan energi fosil yang semakin terbatas mendorong pengembangan sumber energi alternatif yang berkelanjutan, salah satunya biodiesel. Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel karena ketersediaannya melimpah dan tidak bersaing dengan kebutuhan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu reaksi terhadap yield serta kualitas fisik biodiesel yang dihasilkan dari minyak jelantah menggunakan katalis abu sekam padi tanpa modifikasi kimia. Proses pembuatan biodiesel dilakukan melalui reaksi transesterifikasi menggunakan metanol dengan rasio molar minyak terhadap metanol 6:1 dan massa katalis 5 gram. Variasi suhu reaksi yang digunakan yaitu 55°C, 60°C, dan 65°C dengan waktu reaksi 60 menit. Parameter yang dianalisis meliputi yield biodiesel, densitas, dan viskositas kinematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yield tertinggi diperoleh pada suhu 55°C sebesar 20,66%, kemudian menurun pada suhu 60°C sebesar 20,25% dan 65°C sebesar 19,73%. Nilai densitas biodiesel meningkat seiring kenaikan suhu reaksi dan pada suhu 65°C mencapai 857,9 kg/m³ sehingga telah memenuhi standar SNI 7182:2015, sedangkan pada suhu 55°C dan 60°C masih berada di bawah batas standar. Seluruh variasi suhu menghasilkan nilai viskositas di atas standar yang menunjukkan bahwa proses konversi trigliserida menjadi metil ester belum berlangsung optimal. Secara keseluruhan, rentang suhu 55–60°C memberikan kondisi operasi yang relatif paling stabil dalam menghasilkan biodiesel dengan yield lebih tinggi dan karakteristik fisik yang lebih baik dibandingkan suhu yang lebih tinggi.

Page 11 of 11 | Total Record : 102