cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
putrapurniadi@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
jipsi199@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas Perumahan Lorong Asri , Kab. Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, 7946
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial
Published by CV putra publisher
ISSN : 28292723     EISSN : 28292723     DOI : -
he focus of this JIPSI journal is based on the results of educational research that contributes to the understanding, improvement, development of scientific theories and concepts and their application to education in Indonesia. The scope of education includes educational administration, guidance, counseling, educational technology, primary school teacher education, early childhood teacher education, Islamic religious education, non-formal education, special education, and psychology. Meanwhile, the scope of the study specifically for social issues is to publish the results of studies in the following fields; Anthropology, Sociology, History, Politics, Economics, Education, Culture, Psychology, Management, Arts, Linguistics, and Law
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 443 Documents
Professional Identity Construction Of Junior Secondary Efl Teacher In Indonesian Islamic Boarding Schools Ameliya Tus Soleha; Bradhiansyah Tri suryanto
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1957

Abstract

This study aimed to explore the lived experiences of junior secondary EFL teachers constructing their professional within Islamic boarding school (pesantren) settings in Indonesia. A qualitative phenomenological design was employed following (Moustakas, 1994) transcendental phenomenological procedures. Four certified junior secondary EFL teachers at Nurul Jadid Islamic boarding school were selected through purposive sampling. Data were collected via semi-structured interview, classroom observation, and document analysis. Four themes emerged: (1) Professional Identity as a moral and educational calling (Amanah); (2) Identity development accumulated teaching experiences; (3) negotiating of dual roles as EFL teacher and religious educator (ustad); and (4) the constitutive influence of pesantren culture and professional development on identity construction. Findings are contextually bounded to two institutions with four participants. Future studies should involve multiple Pesantren contexts and longitudinal design.
Pengaruh Cognitive Appraisal Terhadap Regulasi Emosi Pada Santri Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan Chusnul Khotimah; Estalita Kelly
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1966

Abstract

Regulasi emosi merupakan kemampuan psikologis yang penting bagi santri dalam menghadapi berbagai tuntutan kehidupan di lingkungan pesantren. Kemampuan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah cognitive appraisal, yaitu proses individu dalam menilai dan memaknai suatu situasi sebelum memberikan respons emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cognitive appraisal terhadap regulasi emosi pada santri Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 350 santri dengan sampel sebanyak 187 responden yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala cognitive appraisal dan skala regulasi emosi yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cognitive appraisal berpengaruh positif dan signifikan terhadap regulasi emosi (R = 0,714; p < 0,001) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,510. Hal ini menunjukkan bahwa cognitive appraisal memberikan kontribusi sebesar 51% terhadap regulasi emosi santri, sedangkan 49% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin adaptif kemampuan santri dalam memaknai suatu situasi, semakin baik pula kemampuan mereka dalam mengelola emosinya.
Internalisasi Nilai Religius Pada Siswa Non-Santri Melalui Kegiatan Keagamaan di MTS Raudlatul Fatah Puspan Maron Probolinggo Moch Hannan; Nur Fatimah; Hawa Hidayatul Hikmiah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai religius pada siswa non-santri melalui kegiatan keagamaan di MTs Raudlatul Fatah Puspan Maron Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-interpretatif. Informan penelitian terdiri atas siswa non-santri, guru Pendidikan Agama Islam, pembina kegiatan keagamaan, dan kepala madrasah yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai religius berlangsung melalui tiga tahap utama, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Ketiga tahap tersebut berjalan secara dinamis melalui kegiatan istighosah, shalat berjamaah, pembinaan Rohis, serta pembiasaan perilaku religius dalam lingkungan madrasah. Kegiatan keagamaan berperan sebagai media pembentukan pengalaman spiritual, kedisiplinan ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial siswa non-santri. Faktor pendukung internalisasi nilai religius meliputi keteladanan guru, budaya religius madrasah, dan konsistensi pembinaan. Sementara itu, faktor penghambat mencakup pengaruh disrupsi digital, keterbatasan waktu pembinaan, dan rendahnya dukungan keluarga. Penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius siswa non-santri apabila dilaksanakan secara terencana, konsisten, dan berkelanjutan.
Enhancing Self-Confidence Character and Language Skills Through Thematic Discussion In Grade 5 Of Pondok Modern Darussalam Gontor Luthfi Abdillah Noor Arifin; Fairuz Yudha Alfaridzi; Muhammad Muflih Fathin; Faridj Febrian; Zuhrotul Mufidah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1909

Abstract

Character education and official language mastery constitute two fundamental pillars of the curriculum at Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). This study aims to analyze how the thematic discussion method enhances the self-confidence character and language skills of Grade 5 Kulliyatul Mu'allimin Al-Islamiyah (KMI) students at PMDG. The research employed a descriptive qualitative case study involving Grade 5 KMI students and language instructors as the research participants. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and classroom documentation, then analyzed using the interactive model of data analysis consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing with triangulation to ensure credibility. The findings reveal that thematic discussion provides an authentic communicative learning environment that encourages students to express ideas confidently while consistently using Arabic and English as official languages. Students demonstrated noticeable improvements in self-confidence, willingness to participate in discussions, clarity of verbal expression, vocabulary use, and speaking fluency. The integration of thematic content with structured language practice also fostered leadership attitudes, critical thinking, and effective communication. The main contribution of this study lies in demonstrating that thematic discussion functions not only as a language learning strategy but also as an effective character education approach that simultaneously develops self-confidence and communicative competence within an Islamic boarding school context. These findings offer a practical pedagogical model for Islamic educational institutions seeking to integrate character development with foreign language instruction.
Implementasi Media Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Gamifikasi Menggunakan Platform Quizizz/Wordwall Pada Kelas 4 di SDIT Arrahmah Jakarta Jepri Antony; Afifuddin Ahmad Robbani
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1938

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya motivasi belajar siswa dan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran bahasa Arab berbasis gamifikasi menggunakan platform Quizizz dan Wordwall serta menganalisis efektivitas penggunaannya dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV SDIT Arrahmah Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa kelas IV dan satu guru bahasa Arab. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran dikembangkan melalui tahap analisis kebutuhan, pemilihan platform, penyusunan materi, dan uji coba terbatas. Implementasi media selama enam pertemuan menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa yang ditandai dengan meningkatnya keterlibatan aktif siswa dari 60,7% pada pertemuan pertama menjadi 92,8% pada pertemuan keenam. Selain itu, nilai rata-rata hasil belajar kosakata bahasa Arab meningkat dari 63,8 pada pre-test menjadi 82,5 pada post-test dengan peningkatan sebesar 18,8 poin. Sebanyak 26 siswa (92,9%) mengalami peningkatan hasil belajar, satu siswa (3,6%) memperoleh nilai tetap, dan satu siswa (3,6%) mengalami penurunan nilai. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran bahasa Arab berbasis gamifikasi menggunakan Quizizz dan Wordwall efektif meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, dan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, media berbasis gamifikasi dapat menjadi alternatif inovatif dalam mendukung pembelajaran bahasa Arab yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna.
Implementasi Kegiatan Membaca Nyaring (Read Aloud) Dalam Meningkatkan Minat Baca Anak Usia 5-6 Tahun di RA Izzul Islam Kamalkuning Krejengan Tsuwaibatul Islamiyah; Ahmad Zainullah; Debby Adelita Febrianti Purnamasari
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1975

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca anak usia dini serta pentingnya penerapan kegiatan literasi yang menyenangkan untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku. Salah satu strategi yang digunakan adalah membaca nyaring (read aloud), yaitu kegiatan membacakan cerita dengan intonasi, ekspresi, dan interaksi yang menarik agar anak lebih mudah memahami isi cerita dan tertarik membaca. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kegiatan membaca nyaring (read aloud) dalam meningkatkan minat baca anak usia 5–6 tahun di RA Izzul Islam Kamalkuning Krejengan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh dari kepala RA, guru kelas kelompok B, dan dokumen pembelajaran melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca nyaring mampu meningkatkan perhatian, antusiasme, ketertarikan terhadap buku, dan partisipasi aktif anak. Keberhasilan kegiatan didukung oleh kompetensi guru, ketersediaan buku cerita, serta dukungan orang tua.
Peran Buku Penghubung Sebagai Media Kolaborasi Guru Dan Orang Tua Dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar Anak di RA Raudlatul Istiqomah 2 Matekan Besuk Probolinggo Ana Arifah; Ahmad Khumaidi; Debby Adelita Febrianti Purnamasari
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1978

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut lembaga pendidikan anak usia dini memanfaatkan media digital sebagai strategi promosi yang efektif untuk meningkatkan daya saing dan menarik minat masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pemanfaatan media digital dalam promosi sekolah untuk meningkatkan jumlah peserta didik di Taman Kanak-Kanak Raudlatul Istiqomah Suko Maron Probolinggo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan memanfaatkan media sosial serta didukung media cetak. Konten promosi menampilkan kegiatan pembelajaran, program unggulan, fasilitas, dan nilai-nilai keislaman. Strategi tersebut terbukti meningkatkan citra sekolah, memperluas jangkauan informasi, meningkatkan minat masyarakat, serta berdampak pada bertambahnya jumlah peserta didik baru.
Pengaruh Self-Regulated Learning & Kreativitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence Sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus: Siswa Jurusan Pemasaran di SMK Negeri 1 Medan) Yolanda Sihaloho; Pasca Dwi Putra
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-regulated learning dan kreativitas belajar terhadap hasil belajar siswa melalui pemanfaatan artificial intelligence sebagai variabel moderasi pada siswa kelas XI Bisnis Ritel jurusan Pemasaran di SMK Negeri 1 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Bisnis Ritel jurusan Pemasaran di SMK Negeri 1 Medan yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner untuk variabel self-regulated learning, kreativitas belajar, dan pemanfaatan artificial intelligence, sedangkan data hasil belajar diperoleh dari nilai rata-rata dari jumlah nilai setiap siswa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, Moderated Regression Analysis (MRA), uji Hipotesis dan uji Koefisien Determinasi dengan bantuan program SPSS versi 21. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa self-regulated learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar dan kreativitas belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, serta Self-Regulated Learning dan Kreativitas belajar secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas XI Bisnis Ritel jurusan Pemasaran di SMK Negeri 1 Medan, sedangkan pemanfaatan artificial intelligence belum mampu berperan sebagai variabel moderasi dalam pengaruh antara self-regulated learning dengan hasil belajar dan kreativitas belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI Bisnis Ritel jurusan Pemasaran di SMK Negeri 1 Medan.
Pengaruh Praktik Kerja Lapangan dan Informasi Dunia Kerja Terhadap Kesiapan Kerja Siswa Kelas XII SMKS Budi Agung Medan Tahun Ajaran 2025/2026 Nelly Artha Naibaho; Aurora Elise Putriku
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2009

Abstract

Kesiapan kerja merupakan salah satu indikator keberhasilan pendidikan kejuruan dalam menghasilkan lulusan yang mampu memenuhi tuntutan dunia kerja. Namun, masih terdapat lulusan SMK yang belum memiliki kesiapan kerja yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Praktik Kerja Lapangan dan Informasi Dunia Kerja terhadap Kesiapan Kerja siswa SMKS Budi Agung Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 173 siswa kelas XII, sedangkan sampel sebanyak 121 siswa ditentukan menggunakan teknik Proportionate Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan didahului uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Praktik Kerja Lapangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja (t = 9,760; p < 0,05), Informasi Dunia Kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja (t = 4,154; p < 0,05), serta kedua variabel secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja (F = 145,752; p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,712 menunjukkan bahwa 71,2% variasi Kesiapan Kerja dapat dijelaskan oleh Praktik Kerja Lapangan dan Informasi Dunia Kerja, sedangkan 28,8% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan serta peningkatan akses terhadap informasi dunia kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesiapan kerja siswa SMK.
Pelestarian Seni Hadroh Melalui Budaya Sekolah di MA Miftahul Khair Besuk Probolinggo Siti Noer Fauziah; Irzak Yuliardy Nugroho; Abd.Hannnan
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2076

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tradisi seni hadroh sebagai bagian dari budaya sekolah serta menganalisis proses pelestariannya di MA Miftahul Khair Besuk Probolinggo. Seni hadroh merupakan warisan musik Islami yang berfungsi sebagai media dakwah, pembinaan spiritual, dan internalisasi nilai-nilai keislaman. Namun, keberlangsungannya menghadapi tantangan berupa perubahan minat peserta didik terhadap budaya populer modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, pembina kegiatan hadroh, guru, dan peserta didik yang terlibat dalam kelompok hadroh. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member check, perpanjangan keikutsertaan, dan ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian seni hadroh dilaksanakan melalui latihan rutin dengan pola pembelajaran antarpeserta didik, yaitu anggota senior membimbing anggota baru dalam penguasaan tabuhan, irama, dan syair selawat. Madrasah memberikan dukungan berupa penyediaan waktu latihan, pembina, tempat kegiatan, serta keterlibatan kelompok hadroh dalam berbagai acara keagamaan dan seremonial sekolah. Regenerasi anggota dilakukan melalui pengenalan kegiatan hadroh kepada peserta didik baru dan perekrutan berdasarkan minat serta kemampuan. Kegiatan hadroh turut membentuk karakter religius, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa percaya diri peserta didik. Meskipun demikian, pelestarian hadroh masih menghadapi keterbatasan jumlah dan kualitas alat musik serta perbedaan kemampuan anggota. Dengan demikian, integrasi seni hadroh ke dalam budaya sekolah menjadi strategi penting dalam menjaga keberlanjutan seni Islam Nusantara sekaligus memperkuat pendidikan karakter peserta didik.