cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 648 Documents
Analisis Kenyamanan Spasial Bangunan Kantor Kecamatan Ceper Yuliana, Erine Rosi; Mutiari, Dhani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan memiliki peranan penting dalam pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, seperti pada Kecamatan Ceper. Memiliki peranan penting tentunya bangunan kantor kecamatan perlu memiliki penataan ruang yang baik untuk menunjang kegiatan yang ada. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor- faktor kenyaman an spasial berdasarkan standar luasan ruang dan pola tatanan ruang terkait aktivitas pengguna dan fasilitas – fasilitas pendukung pada bangunan Kantor Kecamatan Ceper. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, dan observasi pada lokasi. Wawancara dilakukan dengan beberapa pegawai dari beberapa bidang yang ada di kantor Kecamatan Ceper dan observasi dilakukan saat berlangsung di jam kerja. Dari analisis data yang didapat dapat disimpulkan bahwa kenyamanan spasial pada kantor Kecamatan Ceper masih belum maksimal, hal tersebut disebabkan masih adanya ruangan yang belum memenuhi standar luasan ruang dan penataan ruang yang tidak memperhatikan pola hubungan kerja antar bidang.
Evaluasi Kualitas Aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas Gedung Pertemuan Grha Bung Karno Klaten Agustin, Farida Desti; Mutiari, Dhani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesedian fasilitas bagi penyandang disabilitas dapat berperan penting dalam menunjang kenyamanan bagi seluruh kalangan khususnya penyandang disabilitas. Gedung pertemuan Grha Bung Karno Klaten adalah salah satu bangunan yang merealisasikan fasilitas untuk semua kalangan masyarakat Klaten termasuk penyandang disabilitas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui fasilitas aksesibilitas apa saja yang disediakan pada Gedung Pertemuan Grha Bung Karno Klaten untuk penyandang disabilitas dan juga kualitas dari fasilitas aksesibilitas tersebut. Kesediaan fasilitas bagi penyandang disabilitas dapat berperan penting dalam menunjang kenyamanan bagi seluruh kalangan khususnya penyandang disabilitas. Aksesibilitas yang telah tersedia untuk berbagai kalangan khususnya bagi penyandang disabilitas dapat memberikan kenyamanan, kesetimbangan, dan hak yang sama dalam kehidupan. Gedung pertemuan Grha Bung Karno Klaten adalah salah satu bangunan yang merealisasikan fasilitas bagi penyandang disabilitas. Pada penelitian ini akan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data atau informasi melalui kegiatan dokumentasi dan observasi, kemudian akan di analisis dan dijabarkan. Temuan dari penelitian ini adalah terdapat beberapa fasilitas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas pada Gedung Graha Bung Karno Klaten belum sesuai standar yang berlaku dan tertera pada PERMEN PUPR No. 14/PRT/M/2017 Tahun 2017 yang berisikan tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas pada Bangunan Gedung dan Lingkungan.
Evaluasi Perencanaan dan Penerapan Tipologi Tangga dari Segi Efisiensi Ruang (Studi Kasus: Masjid At-Taubah) Zulfa, Luthfia; Mutiari, Dhani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tangga sebagai sirkulasi vertikal yang memungkinkan perpindahan pengguna dari permukaan yang lebih rendah ke lebih tinggi dan sebaliknya. Tangga memiliki aspek penting dalam bagunan yang memiliki lantai yang lebih dari satu. Bentuk dapat di tentukan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Efisiensi ruang merupakan faktor utama dalam bangunan yang memiliki lahan terbatas agar dapat menampung sesuai kebutuhan pengguna. Pada perencanaan desain masjid At-Taubah XT Architects Studio memiliki luasan lahan yang terbatas, namun kendala pada bagian sirkulasi tangga bagaimana bentuk tangga tidak merubah efisiensi ruang dalam masjid? Dalam penelitian kali ini penulis membahas tentang evaluasi perencanaan dan penerapan tipologi (bentuk) tangga dari segi efisiensi ruang dimana proses perencanaan tersebut memiliki 3 (tiga) desain masjid. Dari desain - desain tersebut apakah memenuhi kebutuhan efisiensi ruang atau sebaliknya yang menghasilkan desain ke 4 yang sesuai.
Taman Komunitas sebagai Ruang Interaksi Sosial untuk Penetralis Hipotimia pada Communal Space Reka Village Regency Madura Azmi, Ardiansa Ashfar; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipotimia, atau depresi ringan, merupakan kondisi kesehatan mental yang memerlukan pendekatan holistik dalam upaya penyembuhannya. Dalam upanya mencoba untuk menyembuhkan penyakit ini, peran ruang sosial adalah salah satu elemen fasilitas dalam penyembuhan hipotimia. Ruang sosial memberikan efek positif terhadap kesejahteraan mental individu di lingkungan perumahan. Namun, banyak sekali macam ruang sosial yang belum memenuhi karakteristik sebagai taman yang bisa menetralisir Hipotimia. Maka dari itu, penelitian ini untuk mengetahui apakah bisa Communal Space Reka pada Village Regency menjadi sebuah taman komunitas sebagai ruang interaksi sosial untuk menetralisir hipotimia. Keterlibatan aktif dalam kegiatan di Communal Space Reka Village Regency dapat memberikan manfaat signifikan bagi individu yang mengalami hipotimia. Temuan ini mendukung konsep bahwa taman, sebagai ruang sosial, dapat berperan sebagai sumber penyembuhan untuk masalah kesehatan mental. Implikasi praktis penelitian ini mencakup perancangan dan pengelolaan di lingkungan perumahan sebagai sarana yang dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya penyembuhan hipotimia. Melibatkan penduduk secara aktif dalam perawatan dan pemeliharaan taman juga menjadi kunci keberhasilan implementasi strategi ini.
Identifikasi Teknologi, Ruang dan Estetika: Studi Kasus Gedung Pusat Konservasi Alam Azhara, Adib; Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat permasalahan keanekaragaman hayati di Indonesia, yang menghadapi ancaman serius terutama dalam bentuk kehilangan spesies flora dan fauna. Data dari IUCN Red List menunjukkan bahwa lebih dari 42.100 spesies di dunia terancam punah, dengan Indonesia menempati peringkat keempat dengan 2.282 spesies terancam punah. Faktor penyebab utama termasuk aktivitas manusia seperti pembukaan lahan dan perburuan liar, serta dampak perubahan iklim dan spesies asing invasif. Penelitian ini menekankan urgensi pembentukan tempat konservasi sebagai upaya melindungi keanekaragaman hayati, mempromosikan pembangunan berkelanjutan, dan mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam pelestarian alam. Adanya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya juga menjadi dasar hukum yang mendukung upaya konservasi. Sebagai inspirasi, penelitian ini merujuk pada pusat konservasi global seperti The IUCN Conservation Centre di Switzerland dan Nong Fab LNG Receiving Terminal di Thailand. Dengan menyimpulkan kelebihan dan kekurangan dari kedua preseden tersebut, penelitian ini menyoroti kebutuhan esensial yang harus dipenuhi oleh bangunan pusat konservasi untuk memberikan dampak maksimal dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati.
Penerapan Teori Carr (1995) pada Kualitas Ruang Publik Studi Kasus Alun-Alun Karanganyar Athif, Ulya Zayan; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alun-alun sudah ada sejak zaman Kerajaan Jawa, sebagai bentuk penghargaan masyarakat terhadap ruang terbuka publik yang mencakup berbagai macam kegiatan dari kegiatan berniaga hingga kegiatan administrasi Kawasan (Carmona, et al, 2003), begitu juga dengan keberadaan Alun-alun Karanganyar. Seiring dengan perkembangan, perubahan fisik ruang terbuka publik sekarang menjadi suatu bentuk kebutuhan gaya hidup di wilayah/kawasan tertentu. Hal ini juga memicu perkembangan pedagang kaki lima (PKL) yang terlihat mencolok di area Alun-alun Karanganyar. Disamping sisi positif berupa aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, timbul permasalahan berlanjut berupa eksternalisasi lingkungan fisik dan sosial pada ruang terbuka publik. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh pola aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) terhadap kualitas ruang publik Alun-alun Karanganyar. Hal itu penting dikaji dan dievaluasi agar dapat menilai serta merekomendasi strategi pengembangan, terutama penataan PKL sebagai bentuk respon memenuhi kebutuhan masyarakat Karanganyar sebagai ruang publik yang berkualitas agar fungsi alun-alun dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini berdasarkan setting fisik di Alun-alun Karanganyar menggunakan metode kualitatif rasionalistik dengan teori Carr (1995) dan Behavior Mapping. Waktu penelitian dilaksanakan pada Pagi, Siang, Sore, dan Malam baik di hari kerja (weekday) maupun akhir pekan (weekend). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada kesinambungan antara pola aktivitas PKL terhadap kualitas ruang public di Alun-alun Karanganyar.
Identifikasi Fasilitas Fisik Taman Mercurius Barat, Pondok Cabe Ilir sebagai Ruang Terbuka Publik di Permukiman Kota Marthanurasby, Aulyannisa Rahmadhani; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang publik merupakan suatu ruang pada satu lingkungan yang memiliki fungsi rekreasi bagi masyarakat dengan latar belakang ekonomi, umur, gender, dan budaya yang berbeda. Ruang publik seperti taman, plaza, dan jalan, umumnya terletak di area yang mudah diakses oleh masyarakat. Sebagai salah satu ruang terbuka publik, kondisi taman kota yang jaraknya kurang terjangkau dari permukiman warga Pondok Cabe Ilir, membuat taman lingkungan menjadi alternatif ruang terbuka publik dalam skala yang lebih kecil. Saat ini, pemanfaatan Taman Lingkungan Mercurius Barat belum maksimal karena belum adanya elemen fasilitas fisik taman sebagaimana dicantumkan dalam SNI. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fasilitas fisik Taman Lingkungan Mercurius Barat, Pondok Cabe Ilir, Tangerang Selatan untuk mengetahui kesesuaian fasilitas fisik yang ada dengan SNI ruang terbuka publik di permukiman kota menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data di Taman Lingkungan Mercurius Barat, melakukan reduksi data, kemudian menyajikan data dan memunculkan gagasan. Hasil penelitian berupa status kesesuaian fasilitas fisik taman dan alternatif desain yang telah disesuaikan. Skor untuk Taman Mercurius Barat menunjukkan bahwa fasilitas fisik taman belum sesuai SNI. Perlu adanya peningkatan melalui penambahan area parkir, bangku taman, lampu taman, gazebo, papan informasi, serta penataan gazebo, jalur pedestrian, plaza, dan vegetasi.
Evaluasi Kesesuaian Desain Fasilitas Disabilitas Kantor Kecamatan Ceper dengan Standar yang Berlaku Khoirunisa, Setyorini; Mutiari, Dhani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan umum seharusnya bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, maka dari itu seharusnya bangunan umum memiliki fasilitas bagi penyandang disabilitas. Kantor kecamatan merupakan salah satu contoh dari bangunan umum. Bangunan baru Kantor Kecamatan Ceper di Klaten, di desain dengan klaim ‘ramah disabilitas’. Namun, apakah sarana dan prasarana yang ada sudah memenuhi standar pembangunan fasilitas bagi penyandang disabilitas? Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hal tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Data pada penelitian ini didapat dari wawancara, analisis lapangan, serta pengecekan gambar kerja, yang kemudian hasil dari penemuan data tersebut diperiksa untuk memastikan kesesuaian dengan standar yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 14 tahun 2017. Menurut hasil penelitian, diketahui bahwa empat dari lima fasilitas disabilitas yang ada tidak memenuhi peraturan. Sebenarnya ketidaksesuaian tersebut tidaklah fatal, tetapi berhasil membuat fasilitas tersebut tidak sesuai dengan standar yang berlaku.
Identifikasi Arsitektur Islam pada Layout Ruang Kavling 25 Perumahan Gondang Tani Indah Puspita, Nila Reina; Raidi, Samsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia yang selalu mengalami peningkatan dapat mendorong laju pembangunan rumah tinggal. Di sisi lain, mayoritas penduduk Indonesia menganut agama Islam. Rumah tinggal sebagai kebutuhan primer jangka panjang tentu harus mencakup spesifikasi tertentu untuk kenyamanan penghuni dalam beraktivitas. Pembangunan rumah tinggal yang dilakukan oleh developer era sekarang bersifat tipikal dengan mengesampingkan karakteristik penghuni itu sendiri. Sehingga penghuni perlu melakukan renovasi layout rumah sebagai wadah untuk memenuhi kebutuhan religiusitas. Dengan demikian, hal ini dapat dijadikan bahan evaluasi developer perumahan untuk mencantumkan konteks religiusitas pada perencanaan desain rumah tinggal. Untuk memenuhi ketercapaian rancangan desain tersebut, maka metode penelitian yang akan digunakan adalah metode kualitatif dengan menganalisis data menggunakan pendekatan induktif untuk menghasilkan data berupa deskriptif. Sehingga akan memperoleh bentuk dan jenis layout rumah yang berbeda, namun dapat memenuhi kebutuhan religiusitas penghuninya, seperti penerapan hablumminannas, hablumminallah, dan hablumminalalamin.
Inovasi Sampah Botol Kaca sebagai Material Kaca pada Elemen Fasad Cafemoto dengan Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan Utami, Khalda Fajri; Mutiari, Dhani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan salah satu penyebab terjadinya kerusakan lingkungan yang berasal dari perilaku manusia yang terus meningkat terhadap benda konsumsi. Sampah botol kaca merupakan sampah nomor 1 paling sulit terurai hingga lebih dari 1 juta tahun. Sampah botol kaca di Karanganyar meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 1%, sampah botol kaca banyak dihasilkan oleh limbah rumah tangga. Oleh karena itu permasalahan botol kaca dapat diselesaikan dengan prinsip 3R yaitu reduce, reuse dan recycle yang mempunyai nilai guna dan bermanfaat bagi lingkungan sosial. Penelitian difokuskan pada proses reuse dan recycle sampah botol kaca menjadi material fasad bangunan, sehingga ditinjau lebih jauh apakah material tersebut sesuai dengan prinsip material arsitektur berkelanjutan yang ramah bagi lingkungan, memiliki nilai estetika pada desain bangunan dan juga harga yang menjadi faktor ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode gabungan antara metode kualitatif untuk data dan metode kuantitatif untuk menghitung harga AHSP yang kemudian dikaji dengan membandingkan hasil penelitian beberapa material. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa material reuse botol kaca dan kaca recycle adalah material yang paling efektif. Dua material ini paling sesuai dengan prinsip material arsitektur berkelanjutan sehingga selaras dengan konsep bangunan Cafemoto dan memiliki nilai estetika yang unik sebagai bangunan komersial yang dapat menarik minat pelanggan sebagai investasi jangka panjang.