cover
Contact Name
Dhiah Agustina Qahar
Contact Email
Dearsip@unisda.ac.id
Phone
+6281228385188
Journal Mail Official
Dearsip@unisda.ac.id
Editorial Address
Jl. Airlangga No.03 Sukodadi (62253), Lamongan, Indonesia,
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
DEARSIP: Journal of Architecture and Civil
ISSN : -     EISSN : 28080947     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Material and structural engineering Transportation Engineering Geotechnical Engineering Water resource engineering Construction and Project management Disaster management Urban and regional planning Interior design Landscape design Housing and human settlement
Articles 115 Documents
Perancangan Struktur Gedung Auditorium Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan Nurul Nabila; Muhammad Koderi
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 3 No 01 (2023): Mei 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v3i01.4180

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk merancang Gedung Auditorium Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan yang didirikan untuk mewadahi berbagai kegiatan mahasiswa Universitas Islam Darul ‘Ulum. Selain untuk mewadahi kegiatan mahasiswa Gedung ini juga berfungsi sebagai sarana komersil. Perancangan Gedung Auditorium ini menggunakan pendekatan arsitektur metafora yaitu mengidentifikasikan hubungan antara benda dimana hubungan tersebut lebih bersifat abstrak daripada nyata serta mengidentifikasikan pola hubungan sejajar. Dan dalam perancangan ini menggunakan jenis Tangible methaphors (metafora yang nyata), metafora yang berangkat dari hal-hal visual serta spesifikasi/karakter tertentu dari sebuah benda. Inspirasi bentuk yang digunakan dalam perancangan ini dari bentuk segi enam (heksagon). Hasil perancangan berupa perancangan Gedung Auditorium Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan dengan tema arsitektur metafora. Dalam perancangan ini penataan ruang luar terdapat tempat parker, taman, rest area, dan gedung auditorium. Di dalam Gedung auditorium ini terdapat beberapa ruang, yaitu ruang auditorium, ruang pameran, backstage, ruang ganti dan make up, ruang meeting, lobi, ruang administrasi, ruang arsip, food court, musholla. Dan ruang servis yaitu : ruang pengelola, ruang staff, ruang tunggu, ruang control (lampu, proyektor, sound), ruang genset, ruang trafo, Gudang dan toilet.
PERANCANGAN SEKOLAH TINGGI ANIMASI DI LAMONGAN TEMA METAFORA Moh. Fajar; Dhiah Agustina Qahar; Muhammad Koderi W.H.
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 3 No 01 (2023): Mei 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v3i01.4181

Abstract

perancangan ini bertujuan untuk merancang sekolah tinggi animasi di lamongan yang didirikan untuk mewadahi berbagai kegiatan pendidikan yang dikhususkan pada dunia animasi. selain untuk mewadahi kegiatan pedidikan perancangan sekolah tinggi animasi dilamongan ini juga berfungsi sarana pusat hiburan dan pusat perindustrian. perancangan sekolah tingi animasi di lamongan ini menggunakan tema arsitrktur metafora. yaitu mengindetifikasikan hubungan antara benda dimana hubungan sejajar.dan dan dalam perancangan ini menggunakan jenis tangible metaphors (metafora yang nyata).metafora yang berangkat, dari hal-hal visual serta karakter sebuah objek atau benda. inspirasi bentuk di gunakan dalam perancangan ini berbentuk sebua buku. hasil perancangan berupa perancangan sekolah tinggi animasi di lamongan dengan tema metafora. dalam perancangan ini penataan ruang luar terdapat tempat parkir,taman, kantin, pos satpam dan gedung perkuliahan. didalam gedung perkuliahan terdapat musholla, ruang kelas, perpustakaan, ruang pengelola, laboratorium dan auditorium. keseluruhan bangunan ini menggunakan 3 zona yaitu zona privat,zona semi privat dan zona public.maka dari itu hasil perancangan ini diharapkan dapat mewadahi bagi para peminat dan bakat yang mendalami dunia peranimasian
REDESAIN PASAR TRADISIONAL KEPOHBARU BOJONEGORO MENGGUNAKAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN Didik Ari; Mukhdif Al-Afghoni; yayuk Sri Rahayu
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 3 No 01 (2023): Mei 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v3i01.4182

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pasar tradisional. Melekatnya stigma buruk pada pasar tradisional.,seringkali mengakibatkan sebagian dari para pengunjung mencari alternatif tempat belanja lain, diantaranya mengalihkan tempat berbelanja ke pedagang kaki lima dan pedagang keliling yang relatif lebih mudah dijangkau (tidakperlu masuk pasar). Bahkan kebanyakan para pengunjung yang tergolong disegmen berpendapatan menengah bawah ke atas cenderung beralih ke pasar modern, seperti pasar swalayan (supermarket dan minimarket). Dari sinilah peneliti tertarik meneliti mengenai redesain pasar tradisional kepohbaru bojonegoro menggunakan pendekatan arsitektur modern dengan tujuan mengubah stigma pada masyarakat. Metode yang digunakan dalam perancangan Pasar Tradisional adalah dengan menjelaskan secara deskriptif mengenai obyek rancangan dan juga permasalahan yang menjadi latar belakang perancangan. Pengumpulan data melalui sumber primer dan sekunder. Metode yang dipakai diantaranya: Survei Lapangan, Studi Literatur dan Dokumentasi. Serta teknik analisis yang digunakan ada beberapa tahap yaitu; tahap mendesain, analisis terbagi menjadi analisis kawasan dan tapak, analisis keIslaman, analisis objek. Hasil dari penelitian dengan Pendekatan tema pada perancangan Pasar Tradisional ini sangat diperlukan sebagai tolak ukur untuk menemukan arah kecenderungan dari paradigma (dasar ide pemikiran) yang mengarah pada suatu acuan untuk menghasilkan produk yang edukatif dengan mempertimbangkan kesesuaian antara tema rancangan dengan objek. tentang tema yang di pakai adalah Arsitektur Modern.
PENGARUH DERAJAT KEJENUHAN TANAH LEMPUNG TERHADAP PERILAKU PENURUNAN TANAH STUDI KASUS DI JALAN POROS DESA BADURAME Umar Shodiq; Agus Setiawan
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 3 No 01 (2023): Mei 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v3i01.4183

Abstract

Tanah lempung adalah jenis tanah kohesif yang mempunyai sifat yang sangat kurang menguntungkan dalam konstruksi teknik sipil. Salah satunya adalah terjadinya penurunan tanah yang apabila mengalami pembebanan diatasnya maka tekanan air pori akan naik sehingga air pori ke luar yang menyebabkan berkurangnya volume tanah. Kemudian akan terjadi penurunan signifikan pada tanah yang akan mempengaruhi berkurangnya daya dukung tanah untuk menahan beban yang ada di atas tanah tersebut. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap daya dukung tanah antara lain adalah derajat kejenuhan. Derajat kejenuhan adalah perbandingan antara volume air dengan volume pori dari suatu tanah. Meningkatnya jumlah air yang dikandung oleh suatu tanah akan menyebabkan volume tanah meningkat namun kepadatan tanah tersebut akan menurun. Untuk itu perlu dilakukan pengujian pengaruh derajat kejenuhan terhadap perilaku penurunan tanah. Desa Badurame sendiri merupakan desa yang mayoritas pekerjaanya adalah seorang petani yang pastinya disekitar jalan tersebut dikelilingi oleh sawah dan juga ladang sehingga ketika saatnya panen diantaranya, panen ikan air tawah, panen padi ataupun hasil ladang lainnya akan dimuat menggunakan mobil pengangkut. Dari sini dapat disimpulkan bahwasanya tidak hanya karena faktor terkikisnya air sungai disekitar jalan, namun dengan adanya mobil pengangkut hasil panen tersebut juga menjadi faktor penurunan tanah pada jalan poros desa Badurame. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melelui beberapa tahapan yaitu: uji sifat fisik tanah dan uji konsolidasi. Pada penelitian ini didapatkan hasil tanah lempung yang digunakan sebagai sampel penelitian berasal dari Dusun Badu Desa Badurame Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan termasuk dalam kategori tanah lempung berbutir halus ( fraksi yang berukuran lebih kecil dari 0,075mm adalah lebih besar dari 50% ). Pola grafik penurunan tanah yang diberi pembebanan adalah dari 1,25 cm sampai dengan 2,24 cm dalam kurun waktu selama 15 hari. Pengaruh derajat kejenuhan terhadap penurunan tanah didapatkan hasil Cv sebesar 0.238 cm/detik, Cc sebersar 0.0183, dan aV sebesar 34,20 cm/kg. Pada penelitian ini disampaikan pada presentase derajat kejenuhan terendah tanah organik dalam kondisi baik pada pengujian konsolidasi.
KRITIK ‘DEPIKTIF’ARSITEKTUR PADA BANGUNAN ‘MASJID TIBAN’KABUPATEN MALANG Agus Tyas Suryo Putro; Afin Ulul Azmi; Muhammad Koderi W.H.
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 3 No 01 (2023): Mei 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v3i01.4273

Abstract

Masjid Tiban merupakan bagian dari Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah yang terletak di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Kompleks Masjid Tiban tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah dan pendidikan pesantren, tetapi juga menjadi destinasi wisata religi yang memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Bangunan Masjid Tiban menarik untuk dikaji karena memiliki bentuk arsitektur yang unik, kompleks, dan bertingkat banyak, sehingga menimbulkan ketertarikan terhadap sistem struktur dan konstruksi yang digunakan untuk menopang keseluruhan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau sistem struktur dan konstruksi bangunan Masjid Tiban Kabupaten Malang berdasarkan prinsip-prinsip teknik sipil, meliputi struktur bawah (pondasi), struktur atas (kolom, balok, pelat lantai, dan atap), serta metode pelaksanaan konstruksi yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dan observasi lapangan terbatas, dengan pengumpulan data melalui sumber tekstual, dokumentasi gambar, serta pengamatan langsung terhadap elemen bangunan dan material penyusunnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem struktur Masjid Tiban secara umum menggunakan kombinasi antara struktur beton bertulang dan elemen dinding masif yang menopang beban vertikal dan lateral. Konstruksi bangunan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan empiris yang menekankan kekokohan dan kestabilan struktur tanpa mengabaikan aspek estetika. Meskipun sebagian besar proses pembangunan dilakukan secara swadaya, struktur Masjid Tiban menunjukkan kemampuan adaptif terhadap beban bangunan bertingkat dan beban lingkungan sekitar. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami penerapan prinsip-prinsip rekayasa struktur dan konstruksi pada bangunan non-konvensional, serta menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa teknik sipil dalam menganalisis hubungan antara aspek teknis, fungsional, dan sosial dalam suatu karya konstruksi.
KONSEP PENATAAN JALAN LINGKUNGAN DESA SEBAGAI TEMPAT BERMAIN ANAK USIA DINI BERDASARKAN PERSEPSI ORANG TUA Mimin Aminah Yusuf
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 3 No 01 (2023): Mei 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v3i01.4274

Abstract

Aktivitas bermain pada anak usia dini merupakan hal yang sangat penting dan krusial dalam tumbuh kembang anak sehingga harus difasilitasi dengan baik. Pada permukiman di Indonesia, jumlah taman bermain anak dinilai kurang sehingga banyak anak memanfaatkan jalan sebagai tempat bermainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep penataan jalan lingkungan desa untuk tempat bermain anak usia dini dengan pendekatan persepsi orang tua. Metode yang digunakan adalah studi kasus dan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi untuk data kondisi eksisting, serta indepth interview untuk data persepsi orang tua. Kemudian hasil analisa dari kondisi eksisting jalan serta persepsi orang tua akan dielaborasikan dengan literatur untuk merumuskan konsep penataan jalan. Dari hasil observasi didapatkan bahwa jalan lingkungan digunakan anak usia dini untuk bermain baik main peran, sensorimotor maupun konstruktif. Adapun persepsi orang tua terhadap jalan lingkungan sebagai tempat bermain anak adalah kurang aman, kurang nyaman dan kurang fasilitas. Dari hasil analisa tersebut, konsep penataan jalan lingkungan yang direkomendasikan diantaranya adalah membuat elemen pembatas kecepatan, menggunakan drainase tertutup, pandangan tidak terhalang, tanaman tidak berduri, tempat duduk untuk orang tua, terdapat beberapa area ternaung, dan adanya fasilitas permainan anak.
MENENTUKAN LEVEL RISIKO PROYEK INFRASTRUKTUR PERDESAAN DI KABUPATEN BOJONEGORO Nova Nevila Rodhi
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 3 No 02 (2023): November 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v3i02.5056

Abstract

Kegiatan konstruksi merupakan unsur penting dalam pembangunan infrastruktur. Kegiatan konstruksi memiliki risiko yang menimbulkan berbagai dampak yang tidak diinginkan. Risiko adalah variasi dalam hal-hal yang mungkin terjadi secara alami atau kemungkinan terjadinya peristiwa diluar yang diharapkan yang merupakan ancaman terhadap properti dan keuntungan finansial akibat bahaya yang terjadi. Manajemen risiko dan kualitas merupakan pendekatan yang dilakukan terhadap risiko yaitu dengan memahami, mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko suatu proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk memenentukan level risiko pada faktor risiko proyek Pembangunan infrstruktur perdesaan di Bojonegoro dengan metode Probablitity Index Matrix (PIM). Hasil identifikasi yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa faktor risiko yang terdapat pada proyek Pembangunan infrastruktur pedesaan adalah pada tahap desain, tahap pelaksanaan dan tahap operasional. Secara keseluruhan, hasil penilaian risiko faktor risiko yang teridentifikasi berada di level sedang
The IDENTIFICATION OF LANDSCAPE DESIGN ASPECTS ON THE AGRICULTURAL LAND OF THE KAMPOENG CE'DE FARMERS' GROUP IN MAROS DISTRICT Gusti Hardyanti Musda; Asriyani Asriyani; Fitriani R
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 3 No 02 (2023): November 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v3i02.5135

Abstract

Landscape design on agricultural land is an approach that is used to meet the needs of various types of activities in the agricultural sector, both users and commodities produced from agricultural land. This research aims to identify aspects of landscape design on the Kampoeng Ce'de agricultural land in Maros Regency, which will be used as a reference for formulating landscape concepts and designs. This research used descriptive qualitative research methods, data was collected by relying on direct observation techniques, interviewing the users, and utilizing relevant references. Then, the data was analyzed and synthesized to obtain the objectives of this research. The results of the research showed that there are three design aspects that need to be implemented to support activities on Kampoeng Ce'de agricultural land, which are Physical Aspects of the Architectural Landscape (materials, vegetation, circulation, accessibility, drainage systems and facilities), Agricultural System Aspects (horticulture cultivation techniques) and Supporting Technology Aspects (production of fish feed and agriculture fertilizer).
ANALISA KINERJA BIAYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG GELANGGANG PRESTASI FIA UNIVERSITAS BRAWIJAYA MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE CONCEPT MOH. SHOLAHUDDIN; Devi Christina Wati
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 3 No 02 (2023): November 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v3i02.5164

Abstract

Suatu proyek konstruksi dibutuhkan manajemen yang baik dan mampu mengendalikan setiap aktivitas pekerjaan yang dilaksanakan. Pada proyek Pembangunan Gedung Gelanggang Prestasi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya mengalami keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan dengan lama keterlambatan 10 minggu. Pengendalian biaya dilakukan untuk mengetahui besarnya kemajuan dan keterlambatan yang terjadi, karena biaya merupakan salah satu aspek yang penting yang dapat berpengaruh besar terhadap keberhasilan proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja biaya pada proyek Pembangunan Gedung Gelanggang Prestasi FIA Universitas Brawijaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Konsep Nilai Hasil (Earned Value Concept). Kinerja proyek yang dianalisa berdasarkan indeks kinerja biaya (Cost Performance Index). Perhitungan didasarkan pada BCWS (Budged Cost of Work Schedule), BCWP (Budged Cost of Work Performed) dan ACWP (Actual Cost of Work Performed). Dari hasil analisis diketahui Biaya rencana pekerjaan sebesar Rp. 9.910.696.784,31 sedangkan biaya realisasi sebesar Rp. 8.904.600.000,00 terdapat selisih sebesar Rp. 1.006.096.784,31. sehingga kinerja biaya menunjukkan kinerja yang baik karena biaya yang dikeluarkan lebih kecil daripada biaya rencana ditunjukkan dengan nilai CPI = 1,11 (CPI > 1). Kata Kunci: Proyek Konstruksi, Kinerja Biaya, Cost Performance Index
PERANCANGAN PLAZA LAMONGAN DENGAN TEMA ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Dhiah Agustina Qahar; Moh. Agus Tiyo Rifky
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 3 No 02 (2023): November 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v3i02.5213

Abstract

Plaza is a certain area consisting of one or several shops that are erected vertically orhorizontally in a city, which are sold or leased to business actors or managed independently toconduct goods trading activities. The use of neo vernacular architectural themes aims to preservelocal elements formed empirically by a tradition which then more or less undergoes renewaltowards a more modern or advanced work without putting aside local traditional values. Buildingsthat are more varied, flexible, innovative, dynamic and diverse, both in material and technologyare able to achieve visual targets, rooms and outdoor spaces that achieve harmony in the Plazadesign. And also this concept in principle pays attention to normative, cosmological principles,the role and local culture in people's lives and the harmony between buildings, nature and theenvironment. The whole building has 3 zoning, namely the private zone, the semi-public zone, andthe public zone.

Page 6 of 12 | Total Record : 115