Articles
115 Documents
KAJIAN PENERAPAN ARSITEKTUR IKONIK PADA BANGUNAN MALANG CREATIVE CENTER
Putri Oktafira Melinda;
Eva Elviana
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 4 No 01 (2024): Desember 2023 - Mei 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/dearsip.v4i01.6267
Perkembangan dalam dunia arsitektur kini telah tumbuh dengan sangat pesat, Hal ini bisa diketahui dari sejumlah besar bangunan yang dibangun menggunakan pendekatan Arsitektur Ikonik di berbagai manca negara. Arsitektur ikonik sendiri merupakan sebuah bentuk dari realisasi arsitektur yang bisa dijadikan sebuah penanda atau sebuah simbol kawasan atau daerah di lingkungan tersebut. Bangunan ikonik yang tercipta sangat berpengaruh terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya. Objek studi bangunan dalam penelitian ini adalah Gedung Malang Creative Center yang terletak di wilayah kota Malang. Bangunan ini merupakan bangunan Creative Center pertama di terletak di wilayah kota Malang. Creative center sendiri merupakan sebuah wadah atau tempat penunjang layanan dan fasilitas tempat berkumpulnya pelaku kreatif yang ingin belajar, menjalin koneksi, menambah relasi dan mengembangkan kreativitasnya diberbagai bidang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi komponen bangunan yang membuat sebuah bangunan dapat dikatakan sebagai bangunan ikonik. Termasuk dalam kategori penelitian kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui metode studi pustaka, observasi, dan analisis data secara deskriptif analitik. Data yang diperoleh diolah dan di susun dikaji sehingga diperoleh kesimpulan bahwa bangunan Malang Creative Center dapat dikatakan sebagai bangunan Ikonik karena telah menerapkan beberapa elemen- elemen yang menjadi karakteristik ikonik seperti memiliki skala yang impresif, bentuk yang menakjubkan, mendapat daya tarik tersendiri bagi yang melihatnya dan lokasi yang strategis.
PENERAPAN ARSITEKTUR NEO-VERNACULAR PADA ASRAMA MAHASISWA NUSANTARA DI SURABAYA
Syemti Lizanti;
Yusvika Ratri Harmunisa
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 4 No 01 (2024): Desember 2023 - Mei 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/dearsip.v4i01.6268
Kota Surabaya menjadi salah satu kota yang memiliki kualitas pendidikan perguruan tinggi yang lebih unggul dibandingkan daerah-daerah lainnya di provinsi Jawa Timur. Banyaknya minat pendidikan dari berbagai daerah ke Kota Surabaya, meningkatnya pula akan kebutuhan tempat tinggal sementara. Maka dari itu Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (MENDIKBUDRISTEK RI) memberikan program pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara di Kota Surabaya, sebagai salah satu upaya dalam memberikan fasilitas tempat tinggal sementara bagi mahasiswa luar kota maupun luar provinsi. Penelitian ini berfokus pada desain bangunan Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya sebagai tempat tinggal bersama dari berbagai suku, bahasa, dan agama yang berbeda di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Arsitektur Neo-Vernacular berpengaruh pada desain bangunan Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya. Arsitektur Neo-Vernacular merupakan arsitektur yang mengutamakan penerapan prinsip-prinsi dalam desain bangunan dengan mempertimbangkan peran serta budaya lokal dalam kehidupan masyarakat, kosmologis, serta keselarasan antara bangunan dan alam. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan dan mengidentifikasi karakteristik serta prinsip-prinsip Arsitektur Neo-Vernacular pada Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya. Hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan informasi tentang desain bangunan Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya dalam penerapan konsep desain Arsitektur Neo-Vernacular. Kata Kunci : Asrama Mahasiswa, Arsitektur Neo-Vernacular, Surabaya
HUBUNGAN POLA TATA RUANG DENGAN ASPEK BIOKLIMATIK PADA PERPUSTAKAAN UMUM
'Afifah Nurul Hidayah;
Afif Fajar Z
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 4 No 01 (2024): Desember 2023 - Mei 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/dearsip.v4i01.6273
Library is a place that is a center of information and reference for visitors. The library also plays a role as a supporter of efforts to educate the nation. However, the culture of visiting the library is currently declining, many people tend to spend their free time going to shopping centers rather than adding insight at the library. This may be due to by the lack of facilities in the library and spatial patterns that cannot provide a comfortable atmosphere for visitors to live in longer. In an effort to attract visitors, the library must be able to provide better access to its resources, users, and services, as well as provide complete and comfortable facilities for both children and adults. The application of bioclimatic architecture that examines the relationship between humans, building design, and the surrounding climatic conditions can be used as a reference in building design to meet comfort and energy savings. This research will examine more deeply the relationship between spatial patterns and bioclimatic aspects in public libraries, by taking samples based on literature studies at the Warrnambool Learning and Library Center and the UM Library. The research is presented using a qualitative descriptive method by concluding that the bioclimatic aspect will affect the arrangement of spatial patterns in public libraries, so as to provide comfort to its users.
KONSEP PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN UMUM SIDOARJO MENJADI LITERACY CENTER BERBASIS PEMBERDAYAAN KOMUNITAS
Bagas Fajar Febriyanto;
Eva Elviana
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 4 No 01 (2024): Desember 2023 - Mei 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/dearsip.v4i01.6274
Perpustakaan umum Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu fasilitas literasi di Kabupaten Sidoarjo yang juga sekaligus menjadi sarana pendidikan publik yang terpusat. Kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu kabupaten yang mengalami pengembangan pesat khususnya di bidang pendidikan, didukung dengan semakin berkembangnya banyak komunitas pegiat literasi untuk membantu keberlangsungan penyebaran literasi di Kabupaten Sidoarjo. Sehingga keberadaan komunitas literasi ini perlu didukung dengan adanya fasilitas yang tersentral dan terintegrasi dalam sebuah area pusat literasi. Perpustakaan Umum Kabupaten Sidoarjo saat ini belum sepenuhnya mewadahi adanya kegitan inovasi aktivitas literasi yang lebih interaktif dan komunikatif dengan melibatkan komunitas literasi didalamnya. Sehingga perlu upaya agar kehadiran perpustakaan Umum di Sidoarjo ini dapat sekaligus menjadi pusat literasi. Untuk mewujudkannya, maka diperlukan pengembangan terhadap ruang-ruang yang belum efisien agar dapat dimanfaatkan menjadi fasilitas literasi atraktif dan interaktif serta menghadirkan ruang belajar bersama komunitas literasi untuk menunjang aktifitas literasi dasar maupun literasi khusus. Dalam kajian ini akan mengulas kondisi perpustakaan umum di Sidoarjo beserta potensinya untuk dapat dikembangkan menjadi pusat literasi yang sesuai dengan standar ruang literasi maupun arsitektural. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perpustakaan umum Sidoarjo agar dapat menjadi pusat literasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengembangan analisis dari hasil observasi dan studi pustaka berupa standar dan syarat penunjang sebuah pusat literasi. Hasil kajian ini berupa rumusan konsep pengembangan literacy center pada Perpustakaan Umum Sidoarjo, dengan harapan melalui pengembangan ini dapat mewadahi perberdayaan komunitas literasi di Sidoarjo pada pemanfaatan ruang-ruang di Perpustakaan untuk dapat berkembang mengikuti inovasi aktivitas literasi yang interaktif dan komunikatif.
PENERAPAN GREEN ARCHITECTURE TERHADAP PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS INDONESIA
Nurulhidayah Waskitaningrum;
Azkia Avenzoar
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 4 No 01 (2024): Desember 2023 - Mei 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/dearsip.v4i01.6275
Green Architecture atau Arsitektur Hijau merupakan pendekatan inovatif dalam perancangan arsitektur dengan tujuan menciptakan bangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan. Konsep ini meliputi efisiensi penggunaan sumber daya alam, penggunaan energi terbarukan, efisiensi pasokan air, peningkatan kualitas udara dalam ruangan serta penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan. Green Architecture mampu mengurangi dampak negatif lingkungan dari bangunan, serta meningkatkan efisiensi energi serta penggunaan sumber daya alam. Perpustakaan, merupakan ruang publik maupun non-publik yang cukup penting sebagai sumber ilmu pengetahuan, informasi, dan wawasan. Kondisi ruangan yang tenang, nyaman, dan damai adalah salah satu aspek penting dalam merencanakan area perpustakaan. Dengan menerapkan Green Architecture pada perpustakaan, dapat menciptakan nuansa yang nyaman dan sehat bagi penggunanya. Penelitian ini menggunakan studi kasus perpustakaan Universitas Indonesia, Depok, dengan tujuan untuk memahami penerapan Green Arcitecture pada perancangan bangunan perpustakaan. Metode penelitian deskriptif-kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan menggabungkan informasi dari berbagai sumber dan menganalisanya. Berdasarkan data yang didapat, diperoleh analisis terkait implementasi konsep Green Architecture terhadap Perpustakaan Universitas Indonesia
ANALISIS KERUSAKAN PERKERASAN JALAN DI JALAN LAREN-BLIMBING MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA
Mahendra Winarto;
agus setiawan;
Annisa' Carina;
Muhammad shohib
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 4 No 01 (2024): Desember 2023 - Mei 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/dearsip.v4i01.6276
Jalan merupakan infrastruktur yang dibangun untuk memperlancar pengembangan daerah. Pada Jalan Laren-Blimbing tersebut mengalami kerusakan. Dengan adanya kerusakan tersebut maka akan banyak dampak yang bisa disebabkan oleh hal tersebut. Dengan tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan nilai kerusakan jalan yang dimana nantinya bisa menentukan pemeliharaan yang sesuai. Metode Penelitian ini adalah kuantitatif, dengan analisis data yang diperlukan antara lain data kondisi jalan, data kerusakan jalan dan data lalulintas harian rata rata pada jalan tersebut. Dari hasil pengolahan tersebut didapatkan bahwa nilai kondisi jalan yang terjadi pada ruas tersebut adalah 2,3 dan data lalulintas harian rata-rata sebanyak 4164,6 emp/hari sehingga data tersebut tergolong kelas 5. Sehingga dapat dihitung urutan prioritas untuk mengetahui pemeliharaan yang sesuai yaitu dengan nilai 9,8 dimana nilai tersebut termasuk kelas A yaitu program pemeliharaan rutin.
ANALISIS PENERAPAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR PADA RESORT DJATI LOUNGE & DJOGLO BUNGALOW
Fahri Gunar Purbo;
Eva Elviana;
Rizka Tiara Maharani
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 4 No 02 (2024): Juli - November 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/dearsip.v4i02.6454
Jawa Timur merupakan wilayah yang kaya akan budaya dan seni tradisional. Arsitektur tradisional Jawa Timur, seperti joglo, memiliki ciri khas yang unik dan mencerminkan nilai- nilai budaya yang kuat. Namun, dengan perkembangan zaman dan permintaan pasar yang berubah, beberapa resort mungkin cenderung mengadopsi desain yang lebih modern dan menghilangkan elemen-elemen tradisional tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan arsitektur neo-vernakular pada resort Resort Djati Lounge & Djoglo Bungalow. Arsitektur neo-vernakular menggabungkan elemen-elemen desain tradisional dengan pendekatan kontemporer, menciptakan bangunan yang memadukan nilai-nilai budaya lokal dengan kebutuhan dan harapan masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan studi kasus terhadap resort tersebut dengan melihat bagian bagiannya. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan arsitek, pemilik resort, serta pengunjung resort. Data sekunder diperoleh melalui studi literatur yang relevan, termasuk buku, jurnal, dan artikel terkait arsitektur neo-vernakular. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur neo-vernakular pada Resort Djati Lounge & Djoglo Bungalow telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam menghadirkan pengalaman yang unik dan menggugah di antara pengunjung. Melalui penggunaan elemen-elemen desain tradisional seperti material lokal, ornamen, tata letak, dan pola ruang, resort ini berhasil menciptakan atmosfer yang terkait erat dengan budaya lokal dan lingkungan sekitarnya. Selain itu, arsitektur neovernakular juga memberikan manfaat dalam hal keberlanjutan dan konservasi lingkungan. Penggunaan material lokal dan metode konstruksi yang ramah lingkungan membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan alam sekitar dan mendorong praktek yang berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang penerapan arsitektur neovernakular pada Resort Djati Lounge & Djoglo Bungalow
Analysis of the Principles of Green Architecture in Bogor Creative Hub
Ana Madinatul Ilmi;
Wendy Sunarya
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 4 No 02 (2024): Juli - November 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/dearsip.v4i02.6742
Bogor Creative Hub merupakan sebuah pusat inovasi dan kreativitas yang sedang berkembang di Kota Bogor. Sebagai pusat aktivitas dan ektensi, Bogor Creative Hub menjadi sebuah tempat dengan mobilitas dan kegiatan yang beragam baik dari segi kegiatan kreatif ataupun berdampak. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berkelanjutan, maka penerapan prinsip arsitektur hijau pada desain bangunan creative hub kini perlu dipertimbangkan. Pendekatan deskriptif-kualitatif diterapkan pada penelitian ini dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan penelitian internet. Hasil pembahasan dari studi literatur akan menjadi dasar didalam mengkaji implementasi prinsip-prinsip arsitektur hijau pada Bogor Creative Hub. Kajian Arsitektur hijau difokuskan pada berbagai aspek meliputi: conserving energy, working with climate, minimizing new resources, respect for the site, respect for use, dan holistic. Hasil penelitian akan memberi wawasan terhadap penerapan konkret prinsip-prinsip arsitektur hijau pada Bogor Creative Hub yang dilihat dari perspektif Brenda & Vale. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana prinsip arsitektur hijau kedepannya dapat diterapkan pada bangunan creative hub dimasa mendatang.
PERAN SUASANA RUANG BANGUNAN MUSEUM SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PADA PENGUNJUNG
Aldania Zahratul Aulia;
Heru Subiyantoro
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 4 No 02 (2024): Juli - November 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/dearsip.v4i02.7412
Museum merupakan fasilitas yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan, dan mengomunikasikan beberapa objek koleksi yang bernilai sejarah kepada masyarakat luas. Namun besarnya manfaat museum sangat berbanding terbalik dengan minat masyarakat terhadapnya. Suasana ruang merupakan kondisi yang dihasilkan dari sebuah ruang yang dapat diatur hingga batas tertentu sesuai dengan kebutuhannya dan berdampak pada aktivitas manusia yang ada di dalamnya. Suasana ruang juga memiliki beberapa fungsi salah satunya adalah sebagai media komunikasi yang dapat mempengaruhi aktivitas individu di dalamnya Hal tersebut tentunya dapat diterapkan pada museum agar penyampaian nilai budaya dan sejarah pada objek yang dipamerkan dapat tersampaikan dengan maksimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observarsi, yang mana pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan beberapa data dan kemudian diolah secara naratif dan deskriptif guna mendapat hasilnya. Tujuan yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah Hal tersebut tentunya dapat diterapkan pada museum agar penyampaian nilai budaya dan sejarah pada objek yang dipamerkan, oleh karena itu hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa suasana ruang museum dapat berperan sebagai media komunikasi pada pengunjung, sehingga dapat menjadikan bangunan museum bersifat interaktif, tidak berkesan kuno dan membosankan seperti halnya persepsi masyarakat saat ini.
UPPER–STRUCTURE ANALYSIS OF BTS TOWER ON HIGH WIND SPEED AREA
Heru Setiyo Cahyono;
Julius Mulyono;
Annisa' Carina;
Mochammad Hendy Wicaksono;
muhammad Koderi Hendrik Waluyo
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 4 No 02 (2024): Juli - November 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/dearsip.v4i02.7800
Media transmission (Telcom) tower could be a media transmission building structure that employments a combination of steel outlines as its development fabric. Media transmission towers work as a back for a few media transmission types of gear for transmitting signals that back the cellular communication frameworks that we continuously utilize so remote. Communication. In tower planning, the prevailing powerful stack is wind stack since wind may be a sidelong stack that encompasses a tall affectability to steel development buildings (incorporates a mass that tends to be light). The tallness of the tower that's made depends on the area of the tower itself. The most issue in this inquire about is how to dissect the tower upper–structure in arrange to determine whether it is solid or not to preserve Wind load analysis on BTS (Base Transceiver Station) towers is one of the important aspects in the design of telecommunication tower structures. Wind load can affect the stability and strength of the tower, mainly due to the height of the tower and the nature of the load which tends to change according to the wind speed and the shape of the tower. Study in this research will is about ”Upper–Structure Analysis of Bts Tower on High Wind Speed Area” as a solution to the problems that often occur in the field and until now still often appear structural infeasibility in the selection of construction systems for BTS Tower planning. Results for anlaysis for each joints are : Anchor Bolt Dimensions : 32 mm X 130 cm X 9 units ; Base Plate Dimensions : 50 cm X 50 cm X 32 mm ; Bolts Dimensions for Anchor Joint Type 1 : 16 mm X 40 mm X 5 units ; Bolts Dimensions for Anchor Joint Type 2 : 16 mm X 40 mm X 4 units ; olts Dimensions for Anchor Joint Type 3 : 16 mm X 40 mm X 5 units ; Bolts Dimensions for Anchor Joint Type 4 : 16 mm X 40 mm X 2 units ; Bolts Dimensions for Anchor Joint Type 5 : 16 mm X 40 mm X 2 units ; Bolts Dimensions for Anchor Joint Type 6 : 16 mm X 40 mm X 2 units ; Couple Plate Dimensions : 60 cm ; Bolts Dimension : L 200 X 15 + L 80 x 8.