cover
Contact Name
Arief Teguh Nugroho
Contact Email
lppm@pelitabangsa.ac.id
Phone
+6281325038258
Journal Mail Official
abdimasupb@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Universitas Pelita Bangsa Jl. Inspeksi Kalimalang Tegal Danas, Cikarang Selatan, Bekasi Email: lppm@pelitabangsa.ac.id
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa
ISSN : -     EISSN : 29639212     DOI : https://doi.org/10.37366/jabmas.v3i02
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Pelita Bangsa, Cikarang. Jurnal Pengabdian Pelitabangsa diterbitkan dalam rangka mensosialisasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Sekretariat Jurnal Pengabdian Pelitabangsa bertempat di Ruang Sekretariat Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Pelita Bangsa, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Nomor Seri Standar Elektronik Internasional (E-ISSN) : 2963-9212 dan (P-ISSN) : 2621-7066. Alamat Open Journal System (OJS) Jurnal Pengabdian Pelitabangsa adalah https://jurnal.pelitabangsa.ac.id/index.php/jabmas. Jurnal dikelola secara elektronik menggunakan Open Journal Systems (OJS). Setiap artikel dalam jurnal telah memiliki Digital Object Identifier (DOI). Jurnal telah terindak oleh Google Scholar dan saat ini sedang diajukan dilaksanakan indeksasi di pengindeks lainnya dan dikelola secara profesional untuk pengajuan akreditasi agar terindex SINTA. Jurnal Pengabdian Pelitabangsa pertama kali OJS full pdf di tahun 2020. Memasuki tahun 2022 pada Volume 3 Nomor 1 April 2022, Jurnal Pengabdian Pelitabangsa telah merubah cover jurnal dan template artikel serta template artikel yang lama dengan menggunakan cover dan template artikel terbaru. Jurnal Pengabdian Pelita Bangsa adalah salah satu jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Multidisiplin yang diterbitkan dalam rangka mempublikasi dan menyebarluaskan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang Pengabdian kepada Masyarakat. Jurnal Pengabdian Pelita Bangsa secara khusus menitikberatkan pada permasalahan pokok dalam pengembangan keilmuan bidang pengabdian masyarakat sebagai berikut: Ketahanan Pangan Lokal, Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Pemberdayaan Masyarakat, Akses Hukum, Sosial dan Keagamaan, Pengabdian Masyarakat Mahasiswa; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 103 Documents
Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Biopori Sebagai Alternatif Pengolahan Sampah Organik di Desa Margaluyu Carrolin, Debby; Agam, Rayhan; Iswari, Dinda Citra; Hidayatullah, Muhammad Nazif; Ghiyats, Muhammad Fatin; Ariezta, Nabilla Apriliani; Ibrahim, Restu Maulana; Rohimat, Shofa Farhah Tanzilah Ramadhani; Nurjanah, Siti; Nurhalisha, Tiara; Kusumawati, Dian
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Vol. 5 No. 02 (2024): Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Oktober 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jabmas.v5i02.5154

Abstract

Permasalahan sampah merupakan salah satu masalah yang hingga saat ini belum mampu untuk dientaskan. Berdasarkan sifat fisik dan kimianya, sampah terbagi menjadi empat jenis, yaitu sampah organik, anorganik, debu, serta sampah B3. Desa Margaluyu merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Leles Kabupaten Garut yang memiliki potensi di bidang pertanian dan perkebunan. Kegiatan pertanian dan perkebunan tersebut menghasilkan banyak sampah organik yang belum dikelola dengan baik. Sampah organik dikumpulkan oleh para petani dan pekebun langsung dibakar di halaman rumah masing-masing. Hal tersebut jika dilakukan secara terus-menerus dan dibiarkan akan menimbulkan permasalahan lingkungan yang baru. Sampah organik merupakan salah satu sampah yang dapat didaur ulang menjadi pupuk kompos. Salah satu teknik pengolahan sampah yang dapat diupayakan dalam mengelola sampah organik menjadi pupuk kompos adalah dengan teknik biopori dalam planter bag menggunakan pipa paralon PVC. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi pembuatan biopori dalam planter bag kepada anggota Kelompok Wanita Tani Desa Margaluyu. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah berbentuk sosialisasi dan workshop yang diikuti anggota Kelompok Wanita Tani Desa Margaluyu dari 16 RW yang dilaksanakan di lingkungan Harum Madu Desa Margaluyu. Pengabdian ini mendapatkan respons yang positif serta antusias yang tinggi dari anggota Kelompok Wanita Tani Desa Margaluyu. Peserta kegiatan diberikan masing-masing satu planter bag yang sudah dipasangkan biopori agar dapat digunakan di rumah masing-masing.
Penerapan Sosialisasi Tanggap Bencana : Pelatihan Dasar Pemadaman Kebakaran bersama PT Jababeka Infrastruktur di Desa Simpangan Mardiani, Inna Nisawati; Permana, Diandra Amanda Safira; Hia, Angel Christin; Salsabilla, Vanya Aulia; Maharani, Meilia; Gianti, Putri Eka
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Vol. 6 No. 02 (2025): Jurnal Pengabdian Pelitabangsa - Oktober 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jabmas.v6i02.6266

Abstract

Kebakaran merupakan bencana yang sering terjadi di kawasan padat penduduk dan menimbulkan kerugian besar baik secara material maupun korban jiwa. Desa Simpangan yang berada di Kecamatan Cikarang Utara termasuk wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi sehingga berpotensi mengalami kebakaran. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan penanganan awal kebakaran menjadi latar belakang perlunya pelatihan dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mitigasi kebakaran melalui sosialisasi dan praktik langsung. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu pemaparan materi tentang penyebab dan pencegahan kebakaran, demonstrasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta fire blanket, dan simulasi pemadaman api oleh peserta. Peserta kegiatan sebanyak 30 orang yang terdiri dari perangkat desa, anggota DESTANA, dan warga setempat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan, di mana sebagian besar peserta mampu mengoperasikan APAR dengan benar. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan partisipatif melalui kombinasi teori dan praktik efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kebakaran. Kata Kunci: sosialisasi, kebakaran, APAR, mitigasi bencana, kesiapsiagaan
Perencanaan Optimalisasi Ruang Hijau dengan Vertical Garden di Kampung Susun Kunir Indarwanto, Muji; Widajanti, Andjar; Nimpuno, Wibisono Bagus; Fitriani, Fitriani; Yuliani, Indri
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Vol. 6 No. 02 (2025): Jurnal Pengabdian Pelitabangsa - Oktober 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jabmas.v6i02.6390

Abstract

Kampung Susun Kunir, sebuah kawasan padat penduduk di Jakarta Utara, menghadapi permasalahan lingkungan akibat keterbatasan ruang hijau. Kepadatan bangunan dan minimnya lahan terbuka menyebabkan penurunan kualitas udara, meningkatnya suhu mikroklimat, serta berkurangnya kenyamanan hunian. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan ruang hijau melalui penerapan konsep vertical garden sebagai solusi penghijauan yang adaptif terhadap keterbatasan lahan. Kegiatan dilakukan melalui tahapan survei lokasi strategis, perencanaan desain vertical garden, hingga penyusunan usulan implementasi bersama masyarakat. Peran aktif warga dan mitra lokal, khususnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menjadi bagian penting dalam keberhasilan program. Hasil kegiatan berupa dokumen usulan desain vertical garden yang dapat direalisasikan pada area fasad bangunan dan ruang semi terbuka, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam memahami dan merawat elemen hijau tersebut. Program ini juga relevan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) 5 dalam bentuk karya dosen yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Diharapkan, model pemberdayaan lingkungan ini dapat direplikasi di kawasan urban lain yang menghadapi tantangan serupa.

Page 11 of 11 | Total Record : 103