cover
Contact Name
-
Contact Email
gamajpp.psikologi@ugm.ac.id
Phone
+6289527548628
Journal Mail Official
gamajpp.psikologi@ugm.ac.id
Editorial Address
Unit Research Development and Community Research Faculty of Psychology - Universitas Gadjah Mada - Yogyakarta - Indonesia. Building D Sixth Floor Jl. Sosio Humaniora No. 1, Bulaksumur Yogyakarta, 55781
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP)
ISSN : -     EISSN : 24077801     DOI : 10.22146
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) e-ISSN 2407-7801 is an open-access journal disseminating articles with implications for research and practices professional psychology. GamaJPP welcomes manuscript in the areas of:: Clinical Psychology Education Psychology Developmental Psychology Industrial and Organizational Psychology using empirical, systematic literature review, and experimental research designs that meet the standard publication are accepted in this journal. Submission will need to clearly justify how the manuscript contribute to informing research and practice of Professional Psychology. Researchers, academics, graduate students, practitioners, and other professionals who have interest in the field of Professional Psychology are cordially invited to submit prominent research achievements as authors.
Articles 182 Documents
Program Pengasuhan Positif Dengan Co-parenting Untuk Menurunkan Penerapan Pengasuhan Disfungsional Melissa Catalina Trisnadi; Budi Andayani
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.65280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas program pengasuhan positif dengan co-parentinguntuk menurunkan penerapan pengasuhan disfungsional. Penelitian ini dilakukan melalui eksperimen kuasi dengan desain untreatedcontrol group design with dependent pretest and posttest samples dan analisisnya menggunakan Mann Whitney U Test dan Wilcoxon Sign Rank Test. Partisipan berjumlah 10 pasang orang tua dan terbagi dalam kelompok kontrol dan eksperimen. Penerapan pengasuhan disfungsional diukur melalui skala pengasuhan disfungsional yang disusun oleh Subekti. Hasil penelitian membuktikan “Program Pengasuhan Positif Dengan Co-parenting” efektif untuk menurunkan penerapan pengasuhan disfungsional (posttest-pretest z = -2,958, p = 0,003 (p < 0,05)). Hasil analisis kualitatif juga menunjukkan adanya perubahan dalam praktik co-parentingmeliputi, terbentuknya kesepakatan dalam membuat aturan untuk anak, ayah lebih peka terhadap kebutuhan pasangan, dan adanya keterbukaan mengungkapkan harapan serta dukungan yang dibutuhkan pasangan.
Validasi Modul “Misi” untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Komunikasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja Maria Goretti Keshia Sawitri; Ira Paramastri
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.65320

Abstract

Banyaknya kasus perilaku seksual berisiko dan dampaknya pada remaja menimbulkan perhatian. Dampak dari hal tersebut bermacam-macam, mulai dari dampak fisik hingga psikologis. Fase remaja merupakan fase yang krusial untuk menuju dewasa. Orang tua diharapkan dapat menjadi figur pendamping utama untuk dapat menyampaikan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual. Meski demikian, orang tua kerap tidak memberikan informasi mengenai hal tersebut. Penyebabnya karena kurangnya pengetahuan, menganggap hal itu tabu, hingga komunikasi yang tidak terbuka dengan anak. Modul “MISI” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunikasi orang tua dalam menyampaikan topik tersebut pada anak mereka yang beranjak remaja, berusia 9 sampai 15 tahun. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode one group pretest-posttest design kepada delapan partisipan. Data hasil variabel pengetahuan dan keterampilan dianalisis menggunakan Wilcoxon Sign-rank Test dan data deskriptif. Hasil pengujian menunjukkan menunjukkan variabel pengetahuan memiliki nilai z = -2,536 sedangkan p-value sebesar 0,011 (p<0,05), sedangkan keterampilan komunikasi memiliki nilai z = -2,541 dan p-value sebesar 0,012 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul MISI secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunikasi orang tua dalam menyampaikan materi kesehatan reproduksi pada anak.
Penerapan Intervensi Picture Plus Discussion pada Anak Retardasi Mental Ringan Sofina Tunnajah; Aniya Kartika; Lena N Panjaitan
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.65372

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi Picture Plus Discussion (PPD) dalam meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan anak retardasi mental ringan. Penelitian ini menggunakan single case experimental design jenis A-B. Partisipan penelitian berjumlah tiga orang anak retardasi mental ringan. Partisipan dipilih berdasarkan kriteria tertentu yakni memiliki kemampuan membaca minimal pada tahap kata dan bersedia mengikuti proses intervensi dengan menandatangani inform consent. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, tes kecerdasan, tes informal akademik. Intervensi Picture Plus Discussion (PPD) dilakukan selama sepuluh kali pertemuan. Instrumen pengukuran menggunakan alat tes ASER. Pengukuran skor 1 atau 0 didasari oleh ketepatan partisipan dalam menjawab alat tes ASER. Follow up dilakukan sepuluh hari setelah dilakukan intervensi dengan memberikan 16 soal pertanyaan pemahaman teks bacaan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa intervensi PPD dapat meningkatkan kemampuan pemahaman anak retardasi mental ringan. Median skor masing-masing partisipan mengalami kenaikan.
Enjoying Every Moment: Improving Adolescent’s Subjective Well-Being Through Adolescent Mindfulness Program Ardi Primasari; Kwartarini Wahyu Yuniarti
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.65594

Abstract

Adolescents often deal with pressures either from the internal or external environment that might trigger psychological issues related to behavior, emotion, academic achievement, and interpersonal relation. Specific intervention is particularly needed to improve adolescents’ subjective well-being in such situations. This research aimed at measuring the effectiveness of the Adolescent Mindfulness Program (Program Mindfulness Remaja, known as PRIMA) on adolescent subjective well-being. This research employed an experimental study with a switching replication design. Twenty-eight late adolescents aged 17-21 years-old previously identified with low or moderate subjective well-being participated in the study and received 9 sessions of the Mindfulness Program. Kentucky Inventory Mindfulness Scale (KIMS) was used to measure mindfulness and Satisfaction with Life Scale (SwSL) and Positive Affect & Negative Affect (PANAS) were used to measure subjective well-being. Results depicted significant improvement in adolescent subjective well-being (p= 0.000; p<0.001) after the intervention, with a therapeutic effect lasting for more or less than 2 weeks. The result of qualitative analysis indicated that self-compassion meditation was the most meaningful meditation for participants.
E-Group Self-Care Art Box Therapy untuk Menurunkan Depresi, Kecemasan, dan Stres Mahasiswa Psikologi Putu Nugrahaeni Widiasavitri; David Hizkia Tobing; Ni Made Yanthi Ary Agustini; Ananda Aditya Hutapea; Putu Yudi Suwetha; Tuningsih Haryati
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.68119

Abstract

Mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi sebagai calon psikolog atau konselor diharapkan mampu merawat kesehatan mentalnya. E-Group Self-Care Art Box adalah terapi yang dimodifikasi dengan teknik online group art therapy untuk memberikan kesempatan bagi partisipan melakukan self-care. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas E-Group Self-Care Art Box Therapy dalam menurunkan depresi, kecemasan, dan stres mahasiswa. Sebanyak sepuluh orang partisipan dimasukkan ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik analisis menggunakan uji beda Wilcoxon dan theoretical coding. Hasil kuantitatif berupa adanya perbedaan yang signifikan terkait penurunan skor depresi; kecemasan; dan stres pada partisipan yang mendapatkan perlakuan dibandingkan dengan partisipan yang tidak mendapatkan perlakuan. Hasil kualitatif berupa temuan-temuan yang mengindikasikan personal growth dari para partisipan; dan para partisipan menyadari dukungan sosial yang dimiliki. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengingatkan para mahasiswa sarjana untuk dapat melakukan self-care secara rutin sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Overcoming Insecurity in Competing for Jobs in the Pandemic Era Danny Sanjaya Arfensia; Atika Dian Ariana; Danu Aji Nugroho; Ichwan Cahyono; Nadhira Inastiti Raharjo; Khoirunnisa Khoirunnisa; Riris Ristiana; Nono Hery Yoenanto; Rudi Cahyono
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.68476

Abstract

Limited job opportunities amidst high competition in job-seeking during the pandemic can create a sense of insecurity in competing for jobs. This study aimed to help individual overcome feelings of insecurity and increase confidence in competing for jobs in the pandemic era. The study used a psychoeducation program to improve Optimism and Confidence with Appreciative Inquiry approach. The intervention was held in virtual space, through a webinar that was attended by 33 participants. The data collection technique used a sampling technique. Data analysis was carried out using paired sample t-test. The result showed that there was a significant difference in the Optimistic dimension (t=2.528; p=0.020) and there was a significant trend in the Confidence variable (t=1.930; p=0.068). Psychoeducation with the application of the online learning model and Appreciative Inquiry approach can increase individual confidence, especially in the aspect of optimism.
Empathic Love Therapy to Reduce Depression among Female Victims of Domestic Violence Sustriana Saragih; Kwartarini Wahyu Yuniarti
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.68865

Abstract

Female victims of domestic violence often experience depression. This research used Empathic Love Therapy (ELT) to reduce depressive symptoms, by enabling individual to understand one-self deeper by realizing, understanding, accepting, and loving all aspects of the self, which is the early process of healing. This research is quasi-experiment research using a single group simple interrupted time series design. Five women aged 30-60 years old who experience depression, based on BDI (Beck Depression Inventory) score, participated in an eight-session therapy. Participants were recruited purposively based on theory-based or operational construct sampling. Data analysis combined quantitative and qualitative methods, of which Wilcoxon Signed Ranks Test was used for quantitative analysis, whereas qualitative analysis adopted a descriptive analysis. Quantitative findings significant difference in BDI score between before and after treatment (Z = -2.023 with p=  0.043<0.05). Qualitative findings showed that participants were able to find survival personality that emerged from past painful experiences and plays a role in the depression symptoms they are currently experiencing. With the power of love they find from God, they are able to accept themselves, and focus their lives on their potential and positive future plans. Therefore, it can be concluded that Empathic Love Therapy is effective to be used to reduce depressive symptoms.
Efektivitas Pengasuhan Positif untuk Menurunkan Stres Pengasuhan Ibu Bekerja dengan Anak Usia Prasekolah Meinita Fitriana Sari; Budi Andayani
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.68877

Abstract

Ibu bekerja dengan anak usia prasekolah cenderung memiliki waktu interaksi serta kelekatan yang kurang dengan anak-anak mereka. Oleh karena itu, anak cenderung meniru atau melakukan tindakan atau kata-kata yang tidak sesuai dengan harapan orang tua.  Interaksi antara lingkungan orang tua dan anak yang kurang baik dapat menyebabkan orang tua mengalami masa stres, atau biasa disebut stres pengasuhan. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengukur efektivitas program pengasuhan positif untuk menurunkan tingkat stres pengasuhan dengan meningkatkan efikasi pengasuhan pada ibu bekerja dengan anak usia prasekolah.Hipotesis dalam penelitian ini adalah pelatihan efikasi pengasuhan dapat menurunkan tingkat stres pengasuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan untreated control group pretest posttest design dengan peserta sejumlah sepuluhorang. Analisis data menggunakan analisis statistik non parametric Mann Whitney U Test untuk mengukur perbedaan skor stres pengasuhan dan efikasi pengasuhan sebelum dan sesudah intervensi dilakukan. Hasil penelitian membuktikan bahwa program pelatihan pengasuhan positif efektif dalam menurunkan stres pengasuhan pada ibu bekerja (posttest-pretest Z = -2,803 dan p = 0,005 (p<0,05)). Hasil kualitatif menunjukkan adanya perubahan dalam praktik pengasuhan pada ibu bekerja meliputi keterlibatan, pemantauan, serta pembiasaan perilaku positif.
Pelatihan Pengasuhan Orang Tua ADA “Asah Diri, Asuh Anak” untuk Meningkatkan Keterlibatan Ibu dalam Pengasuhan Anak Prasekolah Dhea Ravea Eka Putri; Muhana Sofiati Utami
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.68881

Abstract

Keterlibatan orang tua dalam pengasuhan anak prasekolah merupakan hal yang penting bagi perkembangan anak. Faktanya, keterlibatan orang tua khususnya ibu dalam pengasuhan di Indonesia belum cukup baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Pelatihan Pengasuhan Orang Tua ADA “Asah Diri, Asuh Anak” untuk meningkatkan keterlibatan ibu dalam pengasuhan anak prasekolah. Partisipan penelitian ini adalah 38 ibu yang bekerja, berlatar belakang pendidikan SMA sederajat dan memiliki anak usia dini 3-5 tahun. Pengumpulan data menggunakan Skala Keterlibatan Orang Tua dalam Pengasuhan Anak Prasekolah yang diisi oleh ibu dan Tes Pengasuhan Anak Prasekolah. Analisis data penelitian menggunakan Anova Mixed Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelatihan Pengasuhan Orang Tua ADA “Asah Diri, Asuh Anak” dapat meningkatkan pengetahuan ibu dan keterlibatan ibu dalam pengasuhan anak prasekolah (F = 45,202; p<0,01). Pelatihan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan keterlibatan ibu dalam pengasuhan anak sebesar 79%. Implikasi dari penelitian ini adalah dapat menambah wawasan dari ibu dengan latar tingkat pendidikan menengah ke atas terkait pengasuhan anak, sehingga dapat meningkatkan keterampilan dalam melakukan stimulasi perkembangan anak prasekolah.
Penggunaan Virtual Reality Exposure terhadap Simtom Fobia Sosial pada Mahasiswa Saat Melakukan Public Speaking Ar. Fatahillah; Thomas Dicky Hastjarjo
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.68883

Abstract

Fobia sosial atau kecemasan sosial merupakan rasa takut yang berlebihan pada situasi sosial. Rasa takut ini terkadang menimbulkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tingkat fobia sosial dan respons fisiologis yang terjadi pada mahasiswa saat diberikan paparan/eksposur berupa social exposure lingkungan virtual. Hipotesis pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan virtual reality exposure terhadap perubahan respons fisiologis dan tingkat fobia sosial pada mahasiswa pada kelompok yang diberi perlakuan. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen pretest-posttest control design dengan rancangan penelitian berupa mixed design. Terdapat 41 partisipan yang memenuhi kriteria penelitian. Partisipan dibagi ke dalam kelompok eksperimen (n= 21) dan kelompok kontrol (n= 20). Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari skala Social Anxiety Disorder Dimensional (SAD-D) dan Self-Statements During Public Speaking (SSPS) serta Biofeedback Procomp5 Infiniti. Analisis data menggunakan teknik mixed ANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan simtom fobia sosial pada kelompok eksperimen secara tidak signifikan dan terjadi penurunan secara signifikan pada kelompok kontrol (p < 0,05). Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada penelitian selanjutnya dalam memberikan perlakuan pada partisipan yang mengalami kecemasan sosial dengan metode eksposur lingkungan virtual.

Page 11 of 19 | Total Record : 182