cover
Contact Name
-
Contact Email
gamajpp.psikologi@ugm.ac.id
Phone
+6289527548628
Journal Mail Official
gamajpp.psikologi@ugm.ac.id
Editorial Address
Unit Research Development and Community Research Faculty of Psychology - Universitas Gadjah Mada - Yogyakarta - Indonesia. Building D Sixth Floor Jl. Sosio Humaniora No. 1, Bulaksumur Yogyakarta, 55781
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP)
ISSN : -     EISSN : 24077801     DOI : 10.22146
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) e-ISSN 2407-7801 is an open-access journal disseminating articles with implications for research and practices professional psychology. GamaJPP welcomes manuscript in the areas of:: Clinical Psychology Education Psychology Developmental Psychology Industrial and Organizational Psychology using empirical, systematic literature review, and experimental research designs that meet the standard publication are accepted in this journal. Submission will need to clearly justify how the manuscript contribute to informing research and practice of Professional Psychology. Researchers, academics, graduate students, practitioners, and other professionals who have interest in the field of Professional Psychology are cordially invited to submit prominent research achievements as authors.
Articles 182 Documents
Efektivitas Brief Empathic Love Therapy terhadap Kesejahteraan Subjektif Istri Prajurit Yopita Iswahyuningtyas; Maria Goretti Adiyanti
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.69269

Abstract

Istri prajurit rentan mengalami kekhawatiran, sedih, ketidakhadiran suami saat dibutuhkan dan perbedaan harapan dengan kenyataan yang dapat memengaruhi kesejahteraan subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brief Empathic Love Therapy terhadap kesejahteraan subjektif pada istri prajurit.  BELT merupakan sebuah terapi pendekatan transpersonal yang menekankan pada mengenali, menyadari, dan mencintai semua aspek dalam diri. Metode penelitian yang digunakan adalah small n dengan single case design ABA yang melibatkan 3 orang partisipan. Terdapat pengukuran berulang yaitu fase baseline (A1), intervensi (B) dan kembali pada fase baseline (A2). Analisis dilakukan dengan inspeksi visual pada grafik data untuk melihat pola data pada setiap fase pengukuran dengan memperhatikan beberapa komponen seperti perubahan data, level dan trend. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan skala kesejahteraan subjektif, Day Reconstruction Method dan Skala Cinta Empatik. Hasil analisis visual menunjukkan bahwa BELT tidak memberikan pengaruh terhadap kesejahteraan subjektif pada partisipan.
Program KEMAS untuk Menurunkan Kecemasan pada Dewasa Awal di Masa Pandemi Covid-19 Syifa Nabila; Maya Khairani; Kartika Sari; Syarifah Faradina
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.69432

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Program Kemas bagi dewasa awal di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian praeksperimen dengan desain satu kelompok prates-pascates. Penelitian dilakukan secara daring yang melibatkan 36 subjek yang diperoleh dengan teknik insidental. Data penelitian dikumpulkan melalui subskala kecemasan DASS-21 kemudian dianalisis menggunakan metode non parametrik, yaitu Wilcoxon signed-rank test dengan hasil koefisien (z) = -4,584, dan nilai signifikan (p) = 0,00 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Program KEMAS bagi dewasa awal di masa pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan kategori kecemasan pada subjek saat sebelum dan sesudah perlakuan, yaitu 80,6% subjek mengalami penurunan skor kecemasan; 13,9% berada pada skor kecemasan yang sama; 5,5% subjek mengalami peningkatan skor kecemasan.
Validasi Modul “Sadari dan Atasi Kekerasan Seksual Sejak Dini” (SAKSI) untuk Meningkatkan Pengetahuan KSA Anak Usia 6 Tahun Yofhi Rio Nicha Dewi; Ira Paramastri
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.70436

Abstract

Kasus kekerasan seksual terhadap anak (KSA) mengalami peningkatan tiap tahunnya. KSA merupakan kasus pervasif yang berefek panjang bagi korban maupun keluarganya. Pemberian psikoedukasi kepada anak dinilai dapat membekali anak dalam menghadapi KSA. Akan tetapi, penelitian dengan memberikan psikoedukasi kepada anak masih jarang dilakukan. Oleh karena itu penelitian yang dilakukan memiliki sasaran utama anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi modul Sadari dan Atasi Kekerasan Seksual sejak Dini (SAKSI). Pengujian validasi dalam penelitian ini terdiri dari validasi isi dan empirik. Modul SAKSI ini disusun oleh peneliti berdasarkan sesi program yang dikembangkan oleh Kim dan Kang dengan menambahkan sesi psikoedukasi kepada orang tua anak. Proses validasi isi diuji dengan rumusan Aiken’s V, sedangkan validasi empirik diuji dengan penelitian eksperimen melalui metode eksperimen kuasi dengan untreated control group design with dependent pretest and posttest. Program ini dibawakan oleh seorang psikolog dengan partisipannya adalah anak dan orang tua. Program berdurasi selama ±120 menit sebanyak satu kali pertemuan dengan orang tua dan empat kali pertemuan dengan anak. Hasil uji Aiken’s V menunjukkan bahwa modul terbukti valid secara konten (V > 0,05) dan valid secara empirik yang diuji dengan paired samples t-test (p < 0,05) pada kelompok eksperimen.
Therapeutic Storytelling untuk Menurunkan Stres pada Anak Penderita Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) Siska Oktari; Aulia Iskandarsyah; Marisa F. Moeliono
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.72644

Abstract

Proses pengobatan melalui kemoterapi pada anak dengan Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) membutuhkan waktu yang lama dan merupakan proses yang menyakitkan. Hal ini menyebabkan munculnya stres pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan intervensi therapeutic storytelling untuk menurunkan tingkat stres anak. Partisipan dalam penelitian ini adalah 2 anak ALL berusia 10-12 tahun yang menjalani kemoterapi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain penelitian subjek tunggal (small-n). Intervensi diberikan melalui proses mendongeng dengan buku cerita yang disusun oleh peneliti. Ceritanya melibatkan elemen positif (Cope, Hope, Inner Strengths, Love, dan Dream) yang membantu anak untuk mengidentifikasi elemen positif yang mereka miliki yang dapat mereka gunakan untuk melakukan tinjauan terhadap situasi yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi storytelling dapat menurunkan tingkat stres pada anak ALL.
Pengaruh Metode Deep Dialogue Critical Thinking (DDCT) terhadap Peningkatan Kemampuan Menulis Karya Ilmiah pada Mahasiswa Zaujatul Amna; Mirza Mirza; Achmad Syaukani; Faizal Adriansyah; Sarah Hafiza
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.72753

Abstract

Menentukan, merinci, dan juga mengembangkan suatu topik tertentu untuk menjadi tulisan ilmiah yang sesuai dengan kaidah penelitian seharusnya, merupakan pengetahuan umum di kalangan mahasiswa. Namun pada kenyataannya, mahasiswa memiliki kendala dalam menulis ilmiah. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya metode agar dapat membantu mahasiswa dalam meminimalisasi kendala dalam menulis karya ilmiah. Penelitian ini dilakukan untuk membantu mahasiswa meningkatkan kemampuannya dalam menulis karya ilmiah, dengan menerapkan metode Deep Dialogue Critical Thinking (DDCT). Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen dengan melibatkan pretest dan posttest selama penelitian dilakukan. Sebanyak 25 mahasiswa psikologi terlibat sebagai sampel penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pretest dan posttest dari perlakuan pemberian metode DDCT terhadap kemampuan menulis karya ilmiah pada mahasiswa (p = 0,00). Disimpulkan bahwa metode DDCT efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah. Metode tersebut dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan ide-idenya dalam menentukan, merencanakan, mengulas, serta mengembangkan topik-topik penelitiannya.
Penerapan Emotion-Focused Therapy dalam Menurunkan Depresi Lansia yang tinggal di Panti Wreda Andreas Patinkin; M. Sih Setija Utami; Erna Agustina Yudiati
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.73003

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Emotion-Focused Therapy (EFT) pada penurunan gejala depresi pada lansia di panti wreda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah single subject experiment atau single case experiment. Pada penelitian ini, terdapat tiga orang lansia yang menjadi partisipan (L1: 78 tahun, L2: 73 tahun, dan L4: 82 tahun). Ketiga partisipan telah mengikuti rangkaian eksperimen berupa delapan sesi EFT. Penelitian ini menggunakan sejumlah teknik pengumpulan data, seperti observasi, wawancara, dan dua buah skala. Skala yang pertama adalah Beck Depression Inventory-II (BDI-II) sebagai instrumen seleksi partisipan dan instrumen kedua adalah Geriatric Depression Scale-15 (GDS-15) yang akan diberikan kepada partisipan sepanjang proses eksperimen. Hasil perolehan data GDS-15 dianalisis menggunakan analisis visual dengan aplikasi statistik R. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian EFT dapat menurunkan depresi pada partisipan lansia. Turunnya depresi pada partisipan dapat dicermati lebih saksama pada penurunan gejala-gejala depresi setiap partisipan.
Emotional Experience Writing to Increase Resilience to Stress in Adolescents Tengku Haqy Nurmaliza; Sri Nugroho Jati; Elly Trisnawati
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.73566

Abstract

Based on the results of initial interviews at the Tunas Harapan and Tunas Melati Orphanages, information was obtained that the problems of the orphaned youth were difficulty adapting at the beginning of their existence in the orphanage, emotional behavior problems, lack of self-confidence, keeping their problems to themselves, and not being able to solve problems that trigger feelings of depression and anxiety cause stress. It indicated the need for an effort to assist adolescents in overcoming problems that cause stress; one of which is through writing activities as a form of conveying ideas. This study aimed to determine the effectiveness of the emotional experience writing (EXPRIT) intervention on the stress resilience of adolescents. The study used a mixed-method approach, with a pre-experimental design and research pattern one-group pretest-posttest. Participants (15 adolescents; 8 boys and 7 girls) were selected using purposive sampling method and stress resilience screening instrument. The results showed that there was no effect of the emotional experience writing (EXPRIT) intervention on stress resilience as indicated by the t count greater than t-table (men: 2,037 > 1,895; women: 2,117 > 1,943), but qualitatively there was a change in the level of stress resilience during the intervention treatment was indicated by an increase in the score of the stress resilience indicator.
Pelatihan Fathering untuk Meningkatkan Kualitas Pengasuhan pada Ayah yang Memiliki Anak Usia Prasekolah Zahra Frida Intani; Muhana Sofiati Utami
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.73577

Abstract

Ayah memiliki peran dalam pengasuhan sehingga memerlukan pengetahuan serta keterampilan tentang bagaimana mengasuh anak dengan baik. Ketika ayah memiliki kualitas pengasuhan yang baik dapat mengurangi faktor risiko munculnya permasalahan dalam perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Pelatihan Fathering dalam meningkatkan kualitas pengasuhan ayah yang memiliki anak usia prasekolah (3-5 tahun). Semakin ayah terlibat dalam pengasuhan, diharapkan ayah akan semakin memahami bagaimana pengasuhan yang tepat untuk anak sehingga kualitas pengasuhannya meningkat. Pengujian efektivitas pelatihan dilakukan dengan penelitian eksperimen dengan untreated control group design with dependent pretest-posttest samples. Partisipan penelitian adalah 11 orang ayah di mana 6 orang dimasukkan ke kelompok eksperimen dan 5 orang di kelompok kontrol. Instrumen pengukuran menggunakan Skala Kualitas Pengasuhan. Analisis statistik yang digunakan adalah Mann-Whitney’s U, dilengkapi dengan analisis deskriptif terhadap hasil observasi dan lembar kerja lima orang partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelatihan Fathering tidak dapat meningkatkan kualitas pengasuhan ayah yang memiliki anak usia prasekolah secara signifikan. Bagian diskusi mengelaborasi temuan ini.
Peningkatan Kesejahteraan Psikologis Narapidana Wanita melalui Terapi Pemaafan Subandi Subandi; Ardian Praptomojati; Iyulen Pebry Zuanny; Deisi Daningratri
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.74069

Abstract

Narapidana wanita memiliki prevalensi gangguan mental yang lebih tinggi dibandingkan dengan narapidana laki-laki. Berbagai sumber stres dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis yang dirasakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi pemaafan terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis narapidana wanita. Sebanyak tujuh orang narapidana wanita menjadi partisipan dalam penelitian ini. Studi ini menggunakan metode eksperimen quasi dengan one group pretest–posttest design dengan tiga kali pengukuran yaitu sebelum intervensi, sesudah intervensi, dan tindak lanjut satu minggu setelah intervensi. Skala Pemaafan dan Skala Kesejahteraan Psikologis diberikan untuk melihat efek dari intervensi yang diberikan. Analisis statistik paired sample t-test menunjukkan bahwa ada peningkatan kesejahteraan psikologis yang signifikan setelah diberikan terapi pemaafan dengan skor t(6)=-3,428; p=0,014 (p<0,05). Data kualitatif juga mendukung hasil kuantitatif mengenai efek dari terapi pemaafan terhadap kesejahteraan psikologis narapidana wanita. Hasil penelitian dibahas lebih jauh dalam artikel beserta dengan implikasi praktis dan rekomendasi penelitian ke depan.
The Effectiveness of Virtual Reality Exposure Therapy Module for Reducing Acrophobia Symptoms Fitryanda Akpewila; Muhana Sofiati Utami; Neila Ramdhani
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajpp.76407

Abstract

The amount of places that require a person to be in high-altitude circumstances is a barrier for people who are afraid of heights or also known as acrophobia. The therapist can offer a 3D stimulus using Virtual Reality (VR), making it a more efficient alternative to exposure treatments. Virtual Reality Exposure Therapy is the practice of exposing oneself to a fearful stimulus via a VR camera (VRET). The purpose of this study is to determine the effectiveness of the VRET module in reducing acrophobia symptoms. The pretest-posttest control group design was utilized in the study. Participants with acrophobia were separated into two groups: the control (n=14) and the experimental (n=15) who received VRET treatment. They completed the Acrophobia Questionnaire (AQ) before and after the nine VRET sessions. Compared to control condition, participants in the experimental group reported lower scores in AQ-Anxiety and AQ-Avoidance. Furthermore, each exposure session results in a significant decrease in psychological assessments utilizing the State-Trait Anxiety Inventory and Autonomic Perception Questionnaire scales. A significant decrease has also occurred in the Respiratory Rate and Skin Conductance indicators. According to the findings of this study, the VRET module is effective in reducing the psychological and physiological symptoms of acrophobia.