Articles
5,547 Documents
Upaya Meningkatkan Produktifitas Lahan dengan Tumpangsari Jagung Manis dan Kacangan
Sarjiyah Sarjiyah;
Agus Nugroho Setiawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (649.65 KB)
Jagung manis umumnya dibudidayakan secara monokultur dengan jarak tanam yang cukup lebar. Sistem tanam monokultur mempunyai kekurangan antara lain penggunaan lahan yang kurang efektif atau produktivitas lahan rendah, mudah terserang hama dan penyakit dan resiko kegagalan panen lebih besar. Salah satu usaha untuk mengatasi masalah tersebut yaitu penerapan sistem tanam tumpangsari dengan kacangan yang dapat tumbuh pada intensitas cahaya kurang dari 100% . Informasi mengenai jenis kacang yang sesuai untuk dijadikan tanaman sela pada sistem tumpangsari dengan jagung manis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kacang yang mampu meningkatkan produktivitas lahan dan tidak menurunkan hasil jagung manis pada tumpangsari jagung manis-kacangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan rancangan percobaan faktor tunggal yang disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dengan 3 blok sebagai ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah jenis kacangan yang terdiri atas 5 jenis yaitu kacang tanah, kacang kedelai, kacang merah, kacang tunggak dan kacang hijau. Selain itu juga dilakukan penanaman jagung manis dan berbagai jenis kacang secara monokultur sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumpangsari jagung manis dengan kacang tanah, kacang kedelai, kacang tunggak dan kacang hijau dapat meningkatkan produktivitas lahan dengan nilai land equivalent ratio (LER) masing-masing 1,68; 1,13; 1,60 dan 1,52. Tumpangsari jagung manis+kacang menghasilkan jagung manis tidak beda nyata dengan monokultur.
Futurologi Desa di Era Digital, Sebuah Gagasan dalam Merespon Revolusi Informasi
Melyno Denis Pratama;
Irfan Dhiya Alaudin;
Surya Rizki Setiawan;
Moch. Imron Rosyidi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (657.333 KB)
Kenakalan remaja merupakan salah satu masalah dalam kehidupan berbangsa, yang harus segera diselesaikan atau dicarikan solusinya.. Merespons hal tersebut pemuda di tingkat desa dapat dipotimalkan perannya melalui karang taruna. Maka dibutuhkan ruag publik untuk mengejawantahkan konsep yang akan menjadi jembatan mengoptimalkan pemuda desa dan menekan kenakalan remaja. Pemanfaatan teknologi internet dirasa mampu untuk memberikan sumbangsih pada probelmatika tersebut. Berangkat dari pemikiran Jurgen Habermas tentang Ruang Publik, perlu rasanya menciptakan milenial corner ditingkat desa di era saat ini, disana akan terjadi banyak sinergi antara pemuda desa dengan para perangkat desa. Disamping itu pemuda akan semakin mudah mengakses informasi yang dapat dimaksimalkan warga desa kelak
Pengaruh Kualitas Pelayanan Konservasi Gigi Terhadap Kepuasan Pasien Bpjs Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Kota Surakarta
Noor Hafida Widyastuti;
Inda Tri Handayani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.186 KB)
Pelayanan kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu bagian turunandari pelayanan kesehatan dalam upaya pemerataan, jangkauan danpeningkatan mutu pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Pelayanankonservasi merupakan salah satu pelayanan kesehatan gigi danmulut.Penelitian mengenai kualitas pelayanan kesehatan gigiterhadap kepuasan pasien BPJS khususnya konservasi gigi masihbelum banyak diketahui sehingga diperlukan penelitian tentangtingkat kepuasan pasien BPJS. Kualitas pelayanan dapat diukurdengan dimensi kualitas pelayanan, yaitu ketanggapan(responsiveness), empati (empathy) dan bukti fisik (tangible),jaminan(assurance) dan kehandalan (reliability). Kualitas pelayanan dapatmempengaruhi kepuasan pasien, apabila kualitas pelayanankonservasi gigi semakin baik, maka kepuasan pasien juga semakintinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitaspelayanan konservasi gigi terhadap kepuasan pasien BPJS di FKTPKota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian analitikobservasional dengan metode cross sectional study dengan kuesioneryang dilakukan terhadap 30 pasien BPJS di Puskesmas Gajahan yangtelah mendapatkan tindakan konservasi. Analisis data dilakukandengan menggunakan uji chi fisher dengan SPSS versi 24 forwindows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian pasien BPJSterhadap kualitas pelayanan konservasi gigi tergolong baik (93,3%)dan tergolong kurang baik (6,7%). Pasien BPJS juga merasa puasterhadap kualitas pelayanan konservasi gigi yang diberikan olehPuskesmas Gajahan (93,3%) dan merasa kurang puas (6,7%).Terdapat pengaruh antara kualitas pelayanan konservasi gigi terhadapkepuasan pasien BPJS dengan nilai ρ= 0,002 yang berarti signifikankarena ρ<0,05. Terdapat pengaruh antara kualitas pelayanankonservasi gigi terhadap kepuasan pasien BPJS di FKTP KotaSurakarta (kajian di Puskesmas Gajahan).
Generasi Milenial & Produk Pangan Sehat
Kusdiyanto Kusdiyanto;
Edy Purwo Saputro;
Dewi Probowati Setyaningrum
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (803.268 KB)
Pangan sehat merupakan kebutuhan dan kompleksitas yang ada diera kekinian menjadi persolan dibalik tuntutan pemenuhan pangansehat. Terkait ini, riset tentang persepsian pangan sehat tidak hanyamengacu pendalaman teoritis tetapi juga kepentingan praktis. Tujuanriset ini untuk mengidentifikasi persepsian kaum milenial terhadapkonsumsi pangan sehat yang dilakukan dengan FGD - Focus GroupDiscussion yang melibatkan 20 generasi milenial yang diwakili olehmahasiswa dari PTS terbesar di Jawa Tengah. Hasil dari penelitianmenunjukan adanya sejumlah faktor sebagai identifikasi daya tarikdari pangan sehat sehingga temuan ini menjadi acuan bagi pemasardan distributor untuk dapat menciptakan produk pangan sehat sesuaipersepsian konsumen dan mendukung distribusinya secara merata
Edukasi Program Fisioterapi dan Posisi Ergonomis pada Penjahit di PT Boyazy Garmindo Perkasa Karanganyar
Arif Pristianto;
Abdurrafi Fajar Syauqi;
Farid Rahman;
Wijianto Wijianto;
Edward Kusumandari;
Adelia Suryani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (364.321 KB)
Ergonomi adalah ilmu terapan biologi manusia yang berhubungandengan ilmu teknik bagi pekerja dan lingkungan kerja supayamenghasilkan kepuasan kerja yang maksimal serta meningkatkanproduktivitasnya, atau penyesuainn tugas pekerjaan dengankondisi tubuh manusia. Kegiatan penyuluhan dilakukan kepada 27orang penjahit di PT Boyazy Garmindo Perkasa. Kegiatan yangdilakukan berupa edukasi program Fisioterapi tentang posisiergonomis saat menjahit dan treatment berupa stretching leheruntuk mengurangi nyeri. Metode yang akan digunakan dalampenyuluhan ini berupa presentasi dengan mencontohkan beberapalatihan stretching dan menggunakan media Leaflet. Penilaianposisi ergonomis pengukuran menggunakan REBA (Rapid EntireBody Assessment), dilakukan 2 kali pengukuran yaitu sebelumdan sesudah penyuluhan, didapatkan hasil rata-rata skor REBAsebelum penyuluhan yaitu 3,851 dengan rata-rata action level1,629 dan setelah dilakukan penyuluhan diperoleh hasil rata-rataskor REBA 2,74 dan rata-rata action level 1,529. Berdasarkanhasil tersebut didapati skor REBA setelah dilakukan penyuluhanterjadi penurunan rata-rata 1,111 sedangkan penurunan padaaction level terjadi pada 10 orang penjahit dengan rata-rata sebesar0,37 dari action level 2 (resiko sedang) menjadi 1 (resiko rendah).Meskipun penurunan action level hanya didapati pada 10 orang,namun skor REBA pada 19 penjahit mengalami penurunan.Kegiatan penyuluhan pencegahan nyeri leher dan edukasi posisiergonomis pada penjahit PT Boyazy Garmindo Perkasa dapatmenurunkan resiko terjadinya musculoskletal disorder,meningkatkan produktivitas pekerja, kualitas hasil produksi danmengurangi biaya tambahan yang harus dikeluarkan, sehinggakeuntungan yang diperoleh perusahaan juga meningkat.
Basic Life Support (BLS) bagi Driver Ojek Online GrabBike untuk mengatasi Gawat Darurat Kecelakaan Lalu Lintas
Nurul Hidayah;
Eka Sakti Wahyuningtyas
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.377 KB)
Gawat darurat adalah kondisi di mana harus dilakukan penanganandengan cepat dan tepat pada situasi kecelakaan lalu lintas, bencana,maupun konflik manusia. Kondisi kegawatdaruratan ini merupakanmasalah umum yang biasa ditemui di dunia kesehatan. Basic LifeSupport (BLS) atau Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah tindakansegera pada kondisi gawat darurat untuk membebaskan jalan nafas(airway), mengatasi masalah pernapasan (breathing), danmempertahankan sirkulasi darah (circulation) korban. Kegiatanpengabdian kepada masyarakat ini membantu mitra untuk mengatasikondisi gawat darurat pada kecelakaan lalu lintas. Tim pengabdiankepada masyarakat ini bermitra dengan paguyupan ojek onlineGrabBike di Kota Magelang. Jumlah driver ojek online GrabBikeyang mengikuti kegiatan ini sejumlah 15 orang. Pengabdian kepadamasyarakat ini menggunakan metode workshop. Metode padapengabdian kepada masyarakat ini dibagi menjadi beberapa tahapantara lain: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap penyusunanlaporan, dan tahap publikasi. Tujuan diselenggarakan pengabdiankepada masyarakat ini adalah mengajarkan kepada driver ojek onlineGrabBike di Kota Magelang bagaimana melakukan BLS yang benar,bagaimana menangani korban dalam kondisi gawat darurat dengancepat dan tepat sesuai panduan American Heart Association (AHA)2015. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan denganbaik dan lancar. Mitra paham dan mampu melakukan simulasi BLSuntuk mengatasi kondisi gawat darurat kecelakaan lalu lintas.
Syok Index Pada Pasien Fraktur Diinstalasi Gawat Darurat Rs Pku Muhammadiyah Gombong
Endah Setianingsih;
Putra Agina WS;
Endi Tito Irawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.459 KB)
Fraktur merupakan diskontinuitas susunan tulang yang disebabkan oleh trauma atau keadaan patologis. Tulang yang mengalami fraktur akan mengalami perdarahan dan akan muncul masalah yang disebut syok. Syok hipovolemik adalah kondisi medis dimana terjadi kehilangan cairan dengan cepat yang berakhir pada kegagalan organ, yang harus segera ditangani. Syok indeks dinyatakan sebagai penanda syok yang tepat dengan melihat data tekanan darah dan nadi. Semakin tinggi angka syok index, maka kondisi hemodinamik pasien dinilai semakin buruk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analisis. Sampel penelitian ini adalah pasien instalasi gawat darurat yang mengalami fraktur sebanyak 127 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi selama pasien berada di instalasi gawat darurat. Tekhnik analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat dengan menampilkan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan 10 responden yang mengalami syok hipovolemik antara lain grade1 terdapat 6 responden dan grade2 terdapat 4 responden.
Pencegahan Komplikasi Persalinan melalui Pendampingan Gerakan Membaca Buku KIA Sehari Satu Lembar
Siti Mutoharoh;
Umi Laelatul Qomar;
Eka Novyriana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (195.236 KB)
Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan dan menjadi salah satu komponen indeks pembangunan. Angka Kematian di Indonesia pada tahun 2015 mencapai angka yang tinggi, yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab kematian ibu secara tidak langsung berupa keterlambatan, salah satunya adalah terlambat mengambil keputusan dan mengenali tanda bahaya. Buku KIA, adalah buku pegangan yang diberikan pada semua ibu hamil oleh pemerintah yang berisi semua informasi terkait kehamilan, persalinan, nifas, kb dan bayi serta balita. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu tentang isi buku KIA meliputi kehamilan, persalinan, nifas, kb dan bayi serta balita melalui gerakan membaca buku KIA sehari satu lembar untuk mencegah terjadinya komplikasi pada persalinan. Metode kegiatan ini adalah melakukan pendampingan pada ibu hamil untuk membaca buku KIA secara keseluruhan yang dilakukan satu hari satu lembar. Ibu hamil sebanyak 30 orang dipantau kegiatannya melalui kelas ibu hamil dan group WA. Pengukuran pengetahuan dilakukan melalui pre dan post test. Gerakan pendampingan dilakukan secara bertahap pada saat kelas ibu hamil sebanyak 3 kali pertemuan. Setiap hari, ibu hamil dipantau melalui group WA untuk meminimalisir faktor lupa. Semua peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang isi buku KIA. Tingkat pengetahuan ibu hamil pada saat pre test mayoritas adalah cukup (60%), sedangkan pada saat post test mayoritas adalah baik (70%). Kesimpulan kegiatan ini pengabdian masyarakat melalui pendampingan gerakan membaca buku KIA sehari satu lembar dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang isi buku KIA sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya komplikasi pada saat persalinan melalui pengambilan keputusan yang cepat dan tepat dan tepat.
Determinan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di RSUD Tidar Kota Magelang
Nafi Aturocmah;
Heni Setyowati E.R;
Kartika Wijayanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.554 KB)
Latar belakang: Berat badan lahir merupakan hasil interaksi dari berbagai faktor yang melalui suatu proses dan berlangsung selama dalam kandungan. Saat ini bayi dengan berat badan lahir rendah masih tetap menjadi masalah khususnya di negara-negara berkembang. Angka kematian bayi (AKB) merupakan jumlah kematian bayi dalam usia 28 hari pertama, per 1.000 kelahiran hidup pada satu tahun tertentu. AKB di Indonesia masih tinggi dibandingkan dengan negara berkembang yang lainya. Tujuan: untuk mengetahui determinan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) (faktor dari ibu), di wilayah RSUD Tidar Kota Magelang tahun 2019. Metode: metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan desain studi case control. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 32 orang, yang dibagi menjadi 2 yaitu sejumlah 16 orang sebagai kelompok kontrol (BBLN) dan 16 orang sebagai kelompok kasus (BBLR) dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan buku KIA dan kuesioner. Uji statistik yang digunakan yaitu uji chi square. Hasil: ada hubungan antara faktor risiko ibu (penyakit ibu, komplikasi kehamilan, paparan asap rokok, pemeriksaan antenatal care, jarak kelahiran, paritas). Simpulan: faktor risiko dari ibu dengan paparan asap rokok merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian kelahiran BBLR, ibu yang terkena paparan asap rokok memiliki risiko 10 kali lebih besar melahirkan bayi dengan BBLR dibandingkan dengan ibu yang tidak terkena paparan asap rokok.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita Tentang Tumbuh Kembang Bayi Dan Balita
Kusumastuti Kusumastuti;
Dyah Puji Astuti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (128.537 KB)
Masa bayi balita merupakan masa dengan pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat dan kritis (golden age atau masa emas). Golden age merupakan suatu masa yang sangat penting dalam fase tumbuh kembang anak, karena pembentukan kepribadian dan karakter dimulai pada masa ini. Pertumbuhan dan perkembangan bayi balita merupakan suatu hal penting yang harus mendapat perhatian besar bagi orang tua. Tujuan meningkatnya pengetahuan ibu bayi balita tentang deteksi dini kelainan tumbang dan peningkatan kualitas tumbang bayi balita. Metode yang digunakan dengan melakukan penyuluhan kepada ibu bayi dan balita. Kegiatan dibagi 3 sesi yaitu penyampaian materi, praktik dan dilakukan pre test dan post test. Media yang digunakan leaflet dan power point. Hasil yang di dapatkan dari hasil pre test pengetahuan kader kategori cukup yaitu 2 (20%) dan kurang 8 (60%) serta presentase. Hasil Post Test didapatkan bahwa hasil dari kategori cukup 3 (30%) dan baik 7 (70%). Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu bayi balita tentang tumbuh kembang bayi balita. Keimpulan dari kegiatan tersebut adanya peningkatan pengetahuan ibu bayi balita setelah dilakukan penyuluhan.