cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Pengaruh Rekrutmen, Kompetensi dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Sari, Ni Ketut Devina; Astina, Made Arya; Praminatih , Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.393

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah unrtuk mengetahui pengaruh rekrutmen , komptetensi dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan di Hotel Bali Mandira Beach Resort & Spa Legian. Penelitian ini dilakukan di Bali Mandira Beach Resort & SPA Legian, yaitu pada bulan Februari sampai dengan Juni 2021. Jenis penelitan adalah penelitian korelasional. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda yang digunakan untuk mengetahui pengaruh Rekrutmen, Kompetensi dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja. Sampel digunakan sebanyak 40 orang karyawan dengan teknik sampling jenuh. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan SPSS 25.0. Hasil penelitian ini menunjukkan Rekrutmen, Kompetensi dan pengembangan karir berpengaruh sangat signifikan (p<0,01) secara parsial terhadap Kinerja Karyawan Kemudian, Rekrutmen, Kompetensi dan Pengembangan karir berpengaruh sangat signifikan (p<0,01) secara simultan terhadap Kinerja Karyawan. Employees who are skilled in serving hotel guests according to their competence will improve the quality of service and performance of a hotel as a whole. This research was conducted at Bali Mandira Beach Resort & SPA Legian, from February to June 2021. The data analysis method used in this study was multiple linear regression which was used to determine the effect of Recruitment, Competence and Career Development on Performance by distributing questionnaires to The sample of 40 employees used as a saturated sampling technique. Testing the research hypothesis using SPSS 25.0. The results of this study indicate that recruitment, competence and career development have a very significant effect partially on employee performance, getting results of 0.000 < 0.01. Then, Recruitment, Competence and Development have a very significant effect simultaneously on Employee Performance getting the results 0.000 <0.001. It can be concluded that the results show that recruitment, competence and employee development affect employee performance. Employees can produce quality work that either matches or exceeds the standards set by the company.
Pengaruh Kepemimpinan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Widhiastuti , Ni Ketut Dewi; Astina , I Nyoman Gede; Yani , Ni Wayan Mega Sari Apri
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.394

Abstract

Perkembangan hotel yang sangat pesat terutama di Bali yang dimana merupakan tempat wisata yang sudah terkenal secara internasional, menjadikan banyak orang tertarik untuk bekerja di hotel. Di hotel sendiri SDM merupakan aset yang sangat dijaga agar tetap berada dalam perusahaan, mendukung dalam perkembangan hotel agar dapat mencapai terget yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan pelatihan terhadap kinerja karyawan di Jimbaran Lestari Hotel dan Residence Spa. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 47 orang menggunakan teknik total sampel. analisa data menggunakan regresi linear berganda. Uji hipotesis dilakukan dengan uji t dan uji f. Hasil penelitian menunjukkan Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien regresi sebesar 0,088 dan nilai t hitung sebesar 2,044. Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien regresi sebesar 0,392 dan nilai t hitung sebesar 5,59. Kepemimpinan dan pelatihan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung 17,211 sig 0,00. Hal ini berarti peningkatan pada kepemimpinan dan pelatihan akan berdampak pada peningkatan kinerja karyawan. The rapid development of hotels, especially in Bali, which is an internationally well-known tourist spot, makes many people interested in working in hotels. At the hotel itself, HR is an asset that is highly guarded in order to remain in the company, supporting the development of the hotel in order to achieve the desired target. This study aims to analyze the influence of leadership and training on employee performance at Jimbaran Lestari Hotel and Residence Spa. The number of samples used were 47 people using the total sample technique. data analysis using multiple linear regression. Hypothesis testing was carried out by t-test and F-test. The results showed that leadership had a positive and significant effect on employee performance with a regression coefficient of 0.088 and a t-count value of 2.044. Training has a positive and significant effect on employee performance with a regression coefficient of 0.392 and a t value of 5.59 . Leadership and training together have a significant effect on employee performance with a calculated F value of 17,211 sig 0.00. This means that an increase in leadership and training will have an impact on increasing employee performance.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Pramusaji Terhadap Kepuasan Pelanggan Pangestu, Prayoga; Lestari , Denok; Sukaarnawa , I Gusti Made
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.395

Abstract

Untuk dapat terus memenuhi kepuasan tamu terhadap pelayanan makanan dan minuman yang dilakukan oleh pramusaji di restoran, maka perlu adanya komitmen dan tanggung jawab dari manajemen dan karyawan (pramusaji), salah satunya adalah dengan tetap menjaga atau bahkan meningkatkan kualitas dari makanan dan pelayanan pramusaji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan pramusaji terhadap tingkat kepuasan tamu di Padma Resort Hotel. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan pramusaji terhadap kepuasan tamu di Padma Resort Hotel Legian. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 2 4 orang. Menggunakan teknik accidental sampling. Teknik analisa data menggunakan regresi linear sederhana. Pengujian hipotesis dilakukan pada nilai alpha sebesar 5 persen. Hasil penelitian menunjukkan hasil t-test yang diperoleh dari t-hitung adalah 2.036, lebih besar dari t-tabel sebesar 2.063 yang berarti memang benar ada pengaruh positif dan signifikan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan tamu. Koefisien korelasi diperoleh r = 0,967 berarti ada hubungan yang positif antara kualitas pelayanan dengan kepuasan tamu. Koefisien determinasi diperoleh sebesar 93,5%, berarti besarnya variasi hubungan antara kualitas pelayanan pramusaji terhadap kepuasan tamu sebesar 93,5%. To be able to continue to meet guest satisfaction with food and beverage services carried out by waiters in restaurants, it is necessary to have commitment and responsibility from management and employees (waitresses), one of which is to maintain or even improve the quality of food and waitress services. The purpose of this study was to determine the effect of the service quality of the waiter on the level of guest satisfaction at Padma Resort Hotel. To find out how much influence the quality of waiter service on guest satisfaction at Padma Resort Hotel Legian. Collecting data using a Likert scale questionnaire, the number of samples used is 2 4 people. Using accidental sampling technique. The data analysis technique used simple linear regression. Hypothesis testing was carried out at an alpha value of 5 percent. The results showed that the t-test results obtained from the t-count were 2,036, greater than the t-table of 2,063, which means that it is true that there is a positive and significant influence between service quality and guest satisfaction. The correlation coefficient obtained r = 0.967 means that there is a positive relationship between service quality and guest satisfaction. The coefficient of determination was obtained at 93.5%, meaning that the variation in the relationship between the service quality of the waiter and the guest satisfaction was 93.5%.
Subsitusi Selai Nanas dengan Selai Salak dalam Pembuatan Nastar Helena , Brigitta; Supartini, Ni Luh
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.399

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena potensi Buah salak juga banyak memiliki kandungan yang bagus untuk tubuh. Buah tropis yang menjadi buah asli Indonesia ini mengandung vit A, vit B, dan kandungan bagus lainnya, buah salah tidak hanya kaya akan vitamin, tetapi juga bisa menjadi alternatif pengganti selai nanas pada pembuatan nastar. Pada kesempatan ini, penulis meneliti subsitusi selai nanas dengan selai salak dengan harapan bisa menjadi solusi para wirausaha untuk tetap melanjutkan bisnis nya dan menjadi alternatif pengganti selai nanas pada kue nastar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui rasa, aroma, tektur, tampilan, daya tahan, dan juga biaya produksi substitusi selai nanas dengan selai salak pada kue nastar. Penelitian yang penulis gunakan adalah analisis data kuantitatif, dengan tehnik pengambilan data berupa kuisioner dengan jumlah panelis sebanyak 30 orang yang dianggap kompeten dibidangnya. biaya produksi yang dibutuhkan untuk memproduksi nastar selai salak per satu resepnya adalah Rp. 27.207 / 515 gr. Sedangkan biaya produksi yang dibutuhkan untuk satu toplesnya (500gr) adalah Rp. 9.100. Adapun harga jualnya dengan keuntungan 60% yaitu Rp 58.000/toples. This research was conducted because the potential of salak fruit also has a lot of good content for the body. This tropical fruit, which is native to Indonesia, contains vitamin A, vitamin B, and other good ingredients. False fruit is not only rich in vitamins but can also be an alternative to pineapple jam in making nastar. On this occasion, the author examines the substitution of pineapple jam with salak jam in the hope that it can be a solution for entrepreneurs to continue their business and become an alternative to pineapple jam on nastar cakes. The purpose of this study was to determine the taste, aroma, texture, appearance, durability, and also the production cost of substitution of pineapple jam with salak jam on nastar cake. This study uses quantitative descriptive data analysis techniques, with data collection techniques in the form of questionnaires with several panelists as many as 30 people who are considered competent in their fields. the production cost needed to produce salak jam nastar per one recipe is Rp. 27,207 / 515 gr. While the production cost required for one jar (500gr) is Rp. 9.100. The selling price with a profit of 60% is IDR 58,000/jar.
Peran Chef De Partie Dalam Penerapan Hygiene dan Sanitasi Dapur Prastya , I Made Dwiki; Efendi , Moch Nur
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.400

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan standar hygiene dan sanitasi dapur di The Westin Resort dan Spa Ubud Bali dan mengetahui peran chef de partie dalam penerapan hygiene dan sanitasi di dapur The Westin Resort dan Spa Ubud Bali. Penelitian dilakukan di dapur hotel The Westin Ubud dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi peneliti mendapatkan data-data yang dibutuhkan yaitu hasil wawancara dan hasil observasi sebagai data primer, SOP Hygiene dan sanitasi, dan CHSE sebagai data sekunder. Data yang didapat kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Penerapan hygiene dan sanitasi oleh karyawan dapur pada personal hygiene, personal grooming, receiving, storing, cooking process, dan plating atau penyajian telah dilaksanakan dengan cukup baik karena masih terdapat beberapa hal yang belum dilaksanakan secara disiplin, antara lain tidak disiplin dalam mencuci tangan setiap 20 menit, tidak disiplin menggunakan hand gloves saat mengolah meat and poultry, dan area memasak sering dibiarkan kotor setelah memasak. Peran chef de partie dalam penerapan hygiene dan sanitasi dapur antara lain memberikan contoh dalam menerapkan hygiene dan sanitasi yang tepat, melakukan briefing dan melakukan evaluasi setiap hari, rutin melakukan pengecekan kualitas dan stok bahan makanan, melakukan pengawasan dan mengontrol makanan yang akan disajikan layak untuk dikonsumsi, melakukan training program mengenai hygiene dan sanitasi. Namun, chef de partie memiliki kekurangan dalam melakukan pengawasan dan mengontrol karyawan untuk menerapkan hygiene dan sanitasi sehingga adanya beberapa ketidakdisiplinan dalam menerapkan hygiene dan sanitasi. The purpose of this study was to determine the application of kitchen hygiene and sanitation standards at The Westin Resort and Spa Ubud Bali and to determine the role of the chef de partie in the application of hygiene and sanitation in the kitchen of The Westin Resort and Spa Ubud Bali. The study was conducted in the kitchen of the Westin Ubud hotel by conducting interviews, observations, and documentation. Researchers obtained the required data, namely the results of interviews and observations as primary data, SOP’s for hygiene and sanitation, and CHSE as secondary data. The data obtained were then analyzed using a qualitative descriptive technique.The implementation of hygiene and sanitation by kitchen employees on personal hygiene, personal grooming, receiving, storing, cooking process, and plating or serving has been carried out quite well but there are still several things that have not been implemented in a disciplined manner, including not being disciplined in washing hands every 20 minutes, not being disciplined in using hand gloves when processing meat and poultry, and the cooking area is often left dirty after cooking.The role of the chef de partie in the application of kitchen hygiene and sanitation, among others, provides examples in applying proper hygiene and sanitation, conducts briefings and evaluates every day, routinely checks the quality and stock of food ingredients, supervises and controls the food that will be served is fit for consumption. , conduct training programs on hygiene and sanitation. However, the chef de partie has shortcomings in supervising and controlling employees to implement hygiene and sanitation so that there is some indiscipline in implementing hygiene and sanitation.
Pemanfaatan Jintan Hitam Sebagai Topping Dalam Pembuatan Cookies Limargo, Florissa Govedarica; Aprinica, Ni Putu Isha
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.401

Abstract

Cookies merupakan salah satu jenis kue kering yang awalnya ditemukan secara tidak sengaja pada awal abad ke- 7 masehi di Persia. Cookies pada umumnya ditambahkan choco chip sebagai topping. Choco chip merupakan hasil olahan dari coklat dan susu sehingga orang yang memiliki alergi terhadap coklat dan susu tidak dapat mengkonsumsi Choco chip. Jintan hitam ( Nigella sativa ) merupakan salah satu jenis biji – bijian yang sudah dikenal sebagai salah satu obat herbal. Jintan hitam mengandung banyak nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak sehat, kalsium, serat, zat besi, natrium, kalium, dan antioksidan. Dengan banyaknya nutrisi yang terkandung dalam jintan hitam dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti organ ginjal, lambung dan hati. Manfaat tersebut berasal dari zat thymoquinone (TQ). Jintan hitam memiliki aroma yang khas sehingga cocok menjadi bahan campuran dalam membuat Cookies. Penelitian ini juga bertujuan untuk membantu orang yang memiliki alergi terhadap bahan – bahan tambahan yang biasanya terdapat pada cookies seperti coklat dan kacang agar dapat menikmati cookies dengan bahan tambahan jintan hitam. Cookies are a type of pastry that was originally discovered accidentally in the early 7th century AD in Persia. Cookies are generally added choco chips as a topping. Choco chips are processed from chocolate and milk so people who have allergies to chocolate and milk cannot consume Choco chips. Black cumin (Nigella sativa) is one type of grain that is well known as an herbal medicine. Black cumin contains many nutrients such as carbohydrates, protein, healthy fats, calcium, fiber, iron, sodium, potassium, and antioxidants. With the many nutrients contained in black cumin can cure various diseases such as kidney, stomach and liver organs. These benefits come from the substance thymoquinone (TQ). Black cumin has a distinctive aroma so it is suitable as a mixture in making Cookies. This study also aims to help people who have allergies to additional ingredients that are usually found in cookies such as chocolate and peanuts to be able to enjoy cookies with the addition of black cumin.
Implementasi Standard Operating Procedure Receptionist dalam Penanganan Check-in dan Check-out Pratiwi , Kadek Ratna Adelia; Arcana , Komang Trisna Pratiwi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi standard operating procedure (SOP) receptionist dalam penanganan check-in dan check-out. Penelitian ini dilakukan di Anumana Hotel Ubud yang berlokasi di Ubud. Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu tiga staff reception yang bekerja di Anumana Hotel Ubud yang melayani check-in dan check-out. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak dua orang staff reception yang melayani check-in dan check-out. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif (kualitatif) yaitu data didapatkan melalui wawancara serta observasi kemudian kembali diolah oleh peneliti. Teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan standard operating procedure (SOP) check-in telah dijalankan dengan baik, hanya saja belum dilakukan dengan maksimal dan detail. Terdapat tiga dari empat belas prosedur yang jarang diterapkan pada saat check-in. Prosedur penanganan check-out telah diterapkan sesuai standard operating procedure (SOP) yang berlaku. Namun terdapat dua dari dua belas prosedur yang jarang diterapkan dengan baik. The study aims to determine the implementation of the standard operating procedure (SOP) receptionist in handling check-in and check-out. The research was conducted at Anumana Hotel Ubud which is located in Ubud. The population in this study were three reception staff who worked at Anumana Hotel Ubud which served check-in and check-out. The technique of sampling used was purposive sampling method, in order to obtain a sample of two reception staff who served check-in and check-out. The technique of data analysis used in this research descriptive qualitative, namely the data obtained through observation and interview techniques and then processed again by the researcher. The technique of presenting the results of data analysis used is an informal technique. Based on research results showed that the implementation of standard operating procedure (SOP) check-in has been carried out well, but it has not been carried out optimally and in detail. There are three of the fourteen procedures that are rarely applied at check-in. The check-out handling procedures have been implemented with the applicable standard operating procedure (SOP). However, there are two of the twelve procedures that are rarely implemented properly.
Penggunaan Kulit Wortel sebagai Ragi Alami pada Pembuatan Baguette Tharessa , Ni Komang; Pambudi , Bondan
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.403

Abstract

Tujuan dari penelitian Penggunaan Kulit Wortel (Daucus Carota L.) Sebagai Ragi Alami (Refreshed Starter) Pada Pembuatan Baguette adalah untuk mengetahui kualitas Baguette dengan penggunaan ragi alami dari kulit wortel dari segi warna, aroma, tekstur dan rasa, kemudian untuk mengetahui daya tahan serta menganalisis seberapa besar biaya yang diperlukan dalam penelitian. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen yang dilakukan dengan membuat ragi alami dari kulit wortel lalu diaplikasikan pada baguette, kemudian diuji oleh 20 panelis dengan tes organoleptik, uji daya tahan produk, dan analisis biaya. Hasil penelitian ini berupa kualitias yang dilihat dari kualitas produk (rasa, aroma, dan warna) penambahan ragi alami 50% yang paling baik hasilnya,yakni ditinjau dari kualitas warna dengan kriteria cokelat keemasan, ditinjau dari kualitas aroma dengan kriteria seperti aroma gandum, dan ditinjau dari kualitas rasa dengan kriteria tawar dan sedikit gurih . Akan tetapi, pada produk 100% ragi instan memiliki tekstur yang paling baik ditinjau dari kualitas tekstur renyah pada bagian luar dan lembut pada bagian dalam. Dari hasil uji daya tahan baguette dengan penggunaan kulit wortel sebagai ragi alami , mampu bertahan selama 2 hari di suhu ruang dan 3 hari di suhu chiller. Dari hasil analisis biaya dalam pembuatan baguette dengan penggunaan kulit wortel sebagai ragi alami membutuhkan biaya Rp. 22.664. The purpose of the research Usage of Carrot Peel (Daucus Carota L.) as Natural Yeast (Refreshed Starter) in Making Baguette is to find out the quality of Baguette with the use of natural yeast from carrot peels in terms of color, aroma, texture and taste, then to find out durability and analyze how much cost is needed in research. The research approach used is experimental research was carried out by making natural yeast from carrot peels then applied to baguette, then tested by 20 panelists with organoleptic tests, product durability tests, and cost analysis. The results of this research are in the form of caulate which is seen from the quality of the product (taste, aroma, and color) the addition of natural yeast 50% which is the result, namely in terms of color quality with golden brown criteria, in terms of aroma quality with criteria such as wheat aroma, and in terms of taste quality with bland taste and slightly savory criteria . However, in products 100% instant yeast has the best texture in terms of the quality of crispy texture on the outside and soft on the inside. From the results of the baguette durability test with the use of carrot peel as a natural yeast , it is able to last for 2 days at room temperature and 3 days at chiller temperature. From the results of the cost analysis in making baguettes with the use of carrot peels as natural yeast, it costs IDR.22,664.
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali Indriyani , Ni Luh Made Janeta; Kuntariati , Utik
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.404

Abstract

Kebiasaan masyarakat bali yang cukup gemar mengonsumsi rujak semakin membuat eksistensi rujak gula bali semakin melejit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas gula aren khas Buleleng, gula kelapa khas Klungkung, dan gula lontar khas Karangasem dari segi rasa, aroma, dan warna serta untuk mengetahui gula manakah yang lebih cocok digunakan dalam pembuatan rujak gula bali. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen dengan mixed method. Data kualitatif diperoleh dari hasil observasi dan kuisioner. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil dari uji organoleptik dan uji ranking dengan mengunakan SPSS. Analisis data uji organoleptik menggunakan uji Kruskal Wallis. Sedangkan, data uji ranking dianalisis menggunakan tabel Fischer dan Yates. Panelis dari penelitian ini terdiri dari 20 orang masyarakat dan 10 orang chef. Berdasarkan uji organoleptik melalui uji Kruskal Wallis didapatkan hasil bahwa dari segi rasa dan aroma menunjukan tidak ada perbedaan yang nyata antara gula aren khas Buleleng, gula kelapa khas Klungkung, dan gula lontar khas Karangasem. Dari segi warna terdapat perbedaan yang nyata antara gula aren khas Buleleng, gula kelapa khas Klungkung, dan gula lontar khas Karangasem. Berdasarkan hasil uji ranking yang dilakukan, diperoleh hasil rujak dengan menggunakan gula aren khas Buleleng menempati urutan pertama (paling disukai panelis). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa gula yang lebih cocok digunakan dalam pembuatan rujak adalah gula aren khas Buleleng. The habit of Balinese people who are quite fond of consuming rujak has increasingly made the existence of Balinese sugar rujak skyrocket. This research was conducted to determine the quality of palm sugar typical of Buleleng, coconut sugar typical of Klungkung, and palm sugar typical of Karangasem in terms of taste, aroma, and color and to find out which sugar is more suitable to be used in making Balinese sugar salad. The type of research used in this study is an experiment with a mixed method. Qualitative data is obtained from observations and questionnaires. While the quantitative data is obtained from the results of the organoleptic test and ranking test using SPSS. Organoleptic test data analysis using the Kruskal-Wallis test Meanwhile, ranking test data was analyzed using Fischer and Yates tables. The panelists for this study consisted of 20 people from the community and 10 chefs. Based on the organoleptic test through the Kruskal Wallis test, the results showed that in terms of taste and aroma, there was no significant difference between palm sugar typical of Buleleng, coconut sugar typical of Klungkung, and palm sugar typical of Karangasem. In terms of color, there are significant differences between palm sugar typical of Buleleng, coconut sugar typical of Klungkung, and palm sugar typical of Karangasem. Based on the results of the ranking test carried out, the results obtained that rujak using palm sugar typical of Buleleng ranks first (most preferred by panelists). Therefore, it can be concluded that the sugar that is more suitable for use in making rujak is palm sugar, typical of Buleleng.
Penerapan Standar Operasional Prosedur Pembersihan Gas Griddle Dewi , Ni Made Listya; Aprinica , Ni Putu Isha
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.405

Abstract

Standar operasional prosedur merupakan pedoman ataupun acuan dalam melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsinya. Dalam hal ini terdapat gas griddle di dapur Mary Jane Café Winter Park Resort Colorado, pada penelitian ini peneliti ingin mengetahui bagaimana penerapan standar operasional prosedur pembersihan gas griddle di Mary Jane Café. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan standar operasional pembersihan gas griddle di Mary Jane Café apakah telah dilaksanakan sesuai dengan standar operasional yang berlaku atau tidak. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif yang meliputi gambaran umum mengenai Mary Jane Cafe. Penelitian ini mengambil lokasi di Mary Jane Cafe Winter Park Resort Colorado. Sumber data dalam penelitian ini meliputi data primer dengan mengumpulkan data secara langsung daru sumbernya serta data sekunder di dapat dari buku dan jurnal. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan penulis mengambil kesimpulan bahwa, terdapat Sembilan tahapan yang telah ditetapkan oleh perusahaan sebagai standar operasiol prosedur pembersihan gas griddle. Namun pada prinsipnya penerapan standar operasional pada Mary Jane Café tidak sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan, yaitu staff dapur melewatkan salah satu standar operasional yang berlaku yaitu pada tahapan yang kedelapan, yaitu mengeringkan sisa cairan pada permukaan gas griddle. Para staff dapur tidak melalukan tahapan tersebut dan mengganti tahapan itu dengan menghidupkan kembali gas griddle sehingga permukannya kembali panas dan kering, cara tersebut sangatlah tidak benar karena berdampak pada hasil yang didapat, yaitu permukaan gas griddle menjadi Kembali hitam dan berkarat sehingga kualitas hasil masakan yang dihasilkan juga buruk. Standard operating procedures are guidelines or references in carrying out work tasks in accordance with their functions. In this case, there is a gas griddle in the kitchen of Mary Jane Café Winter Park Resort Colorado, in this study the researcher wanted to find out how to apply standard operating procedures for cleaning the griddle gas at Mary Jane Café. The purpose of this study is to determine whether the application of the standard operating griddle gas cleaning at Mary Jane Café has been carried out in accordance with applicable operational standards or not. The approach in this study is a qualitative approach which includes an overview of Mary Jane Cafe. This research took place at Mary Jane Cafe Winter Park Resort Colorado. Sources of data in this study include primary data by collecting data directly from the source and secondary data obtained from books and journals. Data analysis techniques in this study are data reduction, data presentation, conclusions and data verification. Based on the results of the research that has been carried out, the authors conclude that, there are nine stages that have been set by the company as standard operating procedures for cleaning the griddle gas. However, in principle the application of operational standards at Mary Jane Café is not in accordance with the established operational standards, namely the kitchen staff skips one of the applicable operational standards, namely in the eighth stage, which is drying the remaining liquid on the surface of the gas griddle. The kitchen staff did not go through this step and replaced the step by reviving the gas griddle so that the surface was hot and dry again, this method is not correct because it has an impact on the results obtained, namely the surface of the gas griddle becomes black and rusty again so that the quality of the food produced also bad.

Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue