cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Pengaruh Jenis Gula Terhadap Hasil Pembuatan Cookies Liman , Lusia Stefanie; Sudiarta , I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i5.440

Abstract

Cookies merupakan salah satu makanan ringan yang sangat diminati oleh kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa, biasanya cookies sering dijadikan camilan peneman minum the atau kopi. Banyak cookies yang dibuat dengan jenis gula yang berbeda seperti menggunakan gula pasir dan gula aren. jika dibandingkan dengan gula pasir, gula aren memiliki gizi yang lebih tinggi dan pantas dijadikan alternatif sebagai pemanis yang lebih sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tekstur dan rasa cookies yang diolah dengan gula aren dan gula pasir serta mengetahui jenis gula yang menghasilkan cookies paling enak.Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yaitu jenis data yang seluruh informasinya dikumpulkan dari lapangan yang akan dinyatakan dalam bentuk angka. Hasil dari penelitian ini yaitu tekstur cookies yang diolah dengan gula aren memiliki tekstur cukup renyah, sedangkan cookies dengan gula pasir memiliki tekstur renyah. Rasa dari cookies yang diolah dengan gula aren memiliki rasa cukup enak, sedangkan cookies yang diolah dengan gula pasir memiliki rasa sangat enak dan dapat disimpulkan bahwa jenis gula yang menghasilkan cookies paling enak yaitu gula pasir. Cookies are one of the snacks that are in great demand by people ranging from children to adults, usually cookies are often used as a snack to accompany drinking tea or coffee. Many cookies are made with different types of sugar such as using granulated sugar and palm sugar. When compared to granulated sugar, palm sugar has a higher nutritional value and deserves to be used as an alternative as a healthier sweetener. This study aims to determine the texture and taste of cookies processed with palm sugar and granulated sugar and to determine the type of sugar that produces the most delicious cookies. The data analysis technique used is descriptive quantitative, which is the type of data in which all information is collected from the field which will be expressed in the form of numbers. The result of this research is that the texture of cookies processed with palm sugar has a fairly crunchy texture, while cookies with granulated sugar have a crunchy texture. The taste of cookies processed with palm sugar has a fairly good taste, while cookies processed with granulated sugar have a very good taste and it can be concluded that the type of sugar that produces the most delicious cookies is granulated sugar.
Pengaruh Jenis Lemak Terhadap Hasil Pembuatan Roti Nixon , Michael; Rinayanthi , Ni Made
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i5.441

Abstract

Roti adalah salah satu jenis makanan yang memiliki popularitas dan minat yang cukup tinggi di semua kalangan usia mulai dari anak-anak sampai dewasa, biasanya roti sering dijadikan sarapan atau seringkali roti dijadikan sebagai menu sarapan atau sekedar peneman untuk minum kopi atau teh. Jenis lemak yang digunakan dalam pembuatan roti dapat menentukan kualitas dan daya tahan roti yang dihasilkan serta biaya produksi yang dikeluarkan. Adapun manfaat dari penelitian yang dilakukan adalah untuk memberikan tambahan pengetahuan mengenai jenis lemak terbaik yang menghasilkan kualitas roti yang paling baik. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dimana seluruh jenis informasi data yang diperoleh dari lapangan dinyatakan dalam bentuk angka. Hasil dari penelitian ini, tekstur yang mendapatkan point tertinggi adalah mentega dengan 4,2 dan margarin 3,5 dan untuk rasa mentega mendapatkan poin 4,6 dan margarin 3,9. Biaya produksi yang dikeluarkan untuk 16 biji roti adalah Rp. 20.369. Bread is a type of food that is quite popular and in demand by various groups ranging from children to adults. Bread is frequently used as breakfast or as a companion to drink coffee or tea. The use of various types of fat in the production of bread to determine quality, durability, and production costs. The benefit of this research is that it increases knowledge about the quality of good bread by using the best fat. The descriptive quantitative data analysis technique was used in the research, which is the type of data in which all information is collected from the field and expressed numerically. The results of this study show that the texture that gets the highest point is butter with 4.2 and margarine 3.5 and for the taste of butter it gets 4.6 points and margarine 3.9. The production cost for 16 loaves of bread is Rp. 20,369.
Penerapan Total Quality Management Untuk Meningkatkan Kinerja Food and Beverage Product Cahyanti , Ni Putu Erna; Koeswiryono , Dika Pranadwipa
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i5.442

Abstract

Riset ini mempunyai tujuan supaya memahami implementasi Total Quality Management Pada Hotel LV8 & Resort Canggu. Penyelenggaraan riset mempergunakan metode riset deskriptif kualitatif yang mna teknik penghimpunan data mencakup pengamatan, mewawancarai, dan dokumentasi melalui informan yaitu Executive Chef, Karyawanatau Staff, Ex Staff dari LV 8 Resort Canggu Hotel mengenai penerapan TQM (Total Quality Management). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 8 Unsur TQM yang didapat dari wawancara dan observasi dapat dilihat bahwa kedelapan unsur berjalan dengan baik dan penyelenggarannya antar karyawan dan setiap staff berkomitmen mempertahankan standart kerja yang tinggi dalam setiap aspek operasional perusahaan. This study aims to determine the application of Total Quality Management at Hotel LV8 & Resort Canggu. This study uses descriptive qualitative research methods with data collection techniques in the form of interviews, observations and documentation through informants, namely Executive Chef, Employees / Staff, Ex Staff from LV 8 Resort Canggu Hotel regarding the implementation of TQM (Total Quality Management). The results of this study indicate that of the 8 elements of TQM obtained from interviews and observations, it can be seen that the eight elements are running well and their implementation is between employees and each staff is committed to maintaining high work standards in every aspect of the company's operations.
Fermentasi Acar Bunga Turi Dengan Empat Konsentrasi Cuka Susanto , Okky; Mahendra , I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i5.443

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk memberikan alternatif penggunaan Bunga Turi ini yang hanya digunakan sebagai komoditas bahan panganan normal bagi khalayak masyarakat umum. Fenomena ini merupakan salah satu tolak ukur peneliti untuk membuat acar berbahan dasar bunga turi ini. Penelitian berbasi fermentasi ini akan dilaksanakan pada lokasi di tempat tinggal peneliti dan Waktu dimulai dari bulan Juli 2022. Uji organoleptik akan menjadi basis dari kuesioner yang diberikan kepada 20 panelis, Sebagai penganalisisan datanya peneliti menggunakan data deskriptif kuantitatif. Melalui penelitian ini diharapkan masyarakat lebih mengetahui Kegunaan dan manfaat dari tumbuhan Turi khususnya dalam pengolah sebagai bahan pangan. Fermentasi merupakan salah satu teknik pengawetan makanan yang peneliti gunakan dalam penelitian ini dengan tujuan memperpanjang umur simpan Bunga Turi. Pada prosesnya akan peneliti gunakan metode fermentasi Acar yang nantinya akan terfokuskan pada konsentrasi cuka yang menggunakan 4 jenis cuka untuk mendapatkan perbedaan dari segi aroma, rasa dan warna. Pada hasil penelitian ditarik kesimpulan Acar yang disukai oleh panelis yang ditinjau dari segi aroma, rasa, dan juga warna terletak pada P1 dan P2, yang di mana menggunakan cuka apel dan cuka anggur putih. This research is intended to provide an alternative to the use of this Turi flower which is only used as a normal food commodity for the general public. This phenomenon is one of the benchmarks for researchers to make pickles made from this turi flower. This fermentation-based research will be carried out at the location where the researcher lives and the time starts from July 2022. The organoleptic test will be the basis of the questionnaire given to 20 panelists. As the data analysis the researcher uses quantitative descriptive data. Through this research, it is hoped that the public will know more about the uses and benefits of Turi plants, especially in processing as food ingredients. Fermentation is one of the food preservation techniques that researchers use in this study with the aim of extending the shelf life of Turi Flowers. In the process, researchers will use the pickle fermentation method which will focus on the concentration of vinegar using 4 types of vinegar to get differences in terms of aroma, taste and color. In the results of the study, it was concluded that the pickles favored by the panelists in terms of aroma, taste, and color were located at P1 and P2, which used apple cider vinegar and white wine vinegar.
Pengaruh Kualitas Pemandu Wisata Lokal Terhadap Tingkat Kepuasan Wisatawan Nandika , I Kadek; Koeswiryono , Dika Pranadwipa; Praminatih , Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i6.445

Abstract

Pemandul wisata memiliki peran penting sebagai garda terdepan pada sektor pariwisata karena menyangkut pada kualitas pelayanan dan citra pariwisata. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kualitas pemandur wisata terhadap tingkat kepuasan wisatawan di Turtle Conservation and Education Centre dengan indikator kualitas pemandu wisata yaitu professional competence interpersonal skills, organizational skills dan emphaty. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah mix methods yang mengkombinasikan metode kuantitatif dengan metode kualitatif. Alat penelitian berupa kuisioner dengan teknik sampling accidental sampling kepada 100 orang responden dan wawancara kepada 7 wisatawan Hasil penelitian dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan dari kualitas pemandu wisata terhadap kepuasan wisatawan di Turtle Conservation and Education Centre. Tour guides have an essential role on the front lines of the tourism sector because it involves the quality of service and the tourism image. This study aims to analyze the quality of tour guides level of tourist satisfaction. at the Turtle Conservation and Education Center with indicators of the quality of the tour guides, such as professional competence, interpersonal skills, organizational skills, and empathy. The research method used in this study was a mixed method that combined quantitative and qualitative methods. The research tool was a questionnaire with an accidental sampling technique, a sampling of 100 respondents, and seven interviews with tourists. This study's results indicated a positive and significant influence on the quality of tour guides and tourist satisfaction at the Turtle Conservation and Education Center.
Strategi Promosi dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Pasca Covid-19 Melalui Instagram Lusia , Lulu Debi; Suprapto , I Nyoman Arto; Nova , Muhamad
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i6.446

Abstract

Strategi promosi terhadap suatu daya tarik wisata sangat penting dilakukan dalam mengembangkan daya tarik wisata tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pasca covid-19 di Saung Angklung Udjo, mengetahui kelebihan dan kendala dalam menggunakan Instagram sebagai media promosi dan strategi pengembangan promosi melalui Instagram. Pada penelitian ini, Terdapat tiga teknik pengumpulan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini dijabarkan oleh penulis dengan menggunakan metoda deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini akan menunjukan strategi promosi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan melalui Instagram yang sudah dilakukan oleh Saung Angklung Udjo yaitu mengikuti trend berdasarkan , memanfaatkan fitur feed, story dan reels, dan berkolaborasi dengan media lain. Kelebihan Instagram yaitu dapat memperkenalkan wisata edukasi kepada generasi milenials. Kendala Saung Angklung Udjo dalam menggunakan Instagram sebagai media promosi adalah manajemen sumberdaya manusia dan keterbatasan alat. Strategi pengembangan promosi melalui Instagram menurut sosial media expert yaitu harus mengerti konten pillarnya berdasarkan prinsip sosial media, membuat konten yang menarik dan mengukuti trend pada Instagram juga memperhatikan algoritma Instagram. Maka dapat disimpulkan Instagram dapat menjadi sebuah platform untuk mempromosikan edukasi wisata Saung Angklung Udjo. Oleh karenanya promosi melalui Instagram dapat membantu meningkatkan kunjungan wisatawan di Saung Angklung Udjo. The promotion strategy of a tourist attraction is very important in developing the tourist attraction. This study aims to examine the promotion strategy for increasing tourist visitation post pandemic of covid-19 at Saung Angklung Udjo, to find out the advantages and constraints of using Instagram as a promotional medium, and strategies for developing promotions through Instagram. In this study, there are three collections of data collection: interviews, observations, and documentation. The analysis of the data in the initial research by the author is done using descriptive methods. The results of this study will show promotional strategies in increasing tourist visits through Instagram that have been carried out by Saung Angklung Udjo, namely following trends based on behavior, utilizing feed, story, and reels features, and collaborating with other media. The advantage of Instagram is that it can introduce educational tours to the millennial generation. Saung Angklung Udjo's obstacle in using Instagram as a promotional media is human resource management and limited tools. The strategy for developing promotion through Instagram according to social media experts relies on understanding the pillar content based on the principles of social media, create interesting content and follow trends on Instagram as well as pay attention to the Instagram algorithm. So it can be concluded that Instagram can be a platform to promote tourism education at Saung Angklung Udjo. Therefore promotions through Instagram can help increase tourist visits at Saung Angklung Udjo.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Makanan Terhadap Kepuasan Konsumen Pramiswari , Ida Ayu Made Dwi Dyah; Amir, Firlie Lanovia; Paramita , Putu Dian Yuliani
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i6.447

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan makanan secara parsial dan simultan terhadap kepuasan konsumen di Naughty Nuri’s Warung Sanur. Terdapat tiga variabel pada penelitian ini yaitu variabel independen sebagai Kualitas Pelayanan (X1) idan KualitasMakanan (X2), sedangkan variabel dependen sebagai Kepuasan Konsumen (Y). Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari sampel sebanyak 96 responden. Teknik pengambilan sampel adalah Non Probability Sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Alat analisis pada penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis inferensial dengan bantuan software program IBM for SPSS versi 26. Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh yang signifikan dan positif kualitas makanan terhadap kepuasan konsumen, temuan ini dibuktikan dengan nilai t hitung = 2.878 > t tabel = 1.611, serta koefisien sig = 0.005 < 0.05, dan terdapat pengaruh yang signifikan dan positif kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen, temuan ini dibuktikan dengan nilai t hitung = 2.795 > t tabel = 1.611, serta koefisien sig = 0.006 < 0.05. Hasil penelitian menunjukan Kualitas Pelayanan dan Kualitas Makanan berpengaruh positif terhadap Kepuasan Konsumen di rumah makan Naughty Nuri’s Warung Sanur. Hal ini berarti semakin meningkatnya kualitas pelayanan yang diberikan, maka semakin meningkat kepuasan dari konsumen, dan sebaliknya semakin menurunnya tingkat kualitas pelayanan yang diberikan maka semakin menurun tingkat kepuasan konsumen. This research is to determine the effect of service and food quality partially and simultaneously on customer satisfaction at Naughty Nuri's Warung Sanur. There are three variables in this study, the independent variable as Service Quality (X1) and Food Quality (X2), while the dependent variable as Consumer Satisfaction (Y). This research method uses quantitative methods. The data used are primary and secondary data. Primary data was obtained from a sample of 96 respondents. The sampling technique is Non Probability Sampling and the data collection technique uses a questionnaire. The analytical tools used were validity tests, reliability tests, and inferential analysis with IBM for SPSS version 26 software program. Based on the results there is a significant and positive effect of food quality on consumer satisfaction, evidenced by the calculated t value = 2.878 > t table = 1.611, and sig coefficient = 0.005 <0.05, and there is a significant and positive influence of service quality on consumer satisfaction, evidenced by the value of t count = 2.795 > t table = 1.611, and the coefficient sig = 0.006 < 0.05. The results of the study show that service quality and food quality have a positive effect on consumer satisfaction at Naughty Nuri's Warung Sanur. This means that the higher the quality of the services provided, the higher the satisfaction of consumers, and conversely, the lower the level of quality of services, the lower the level of customer satisfaction.
Kualitas Cashew Biscotti Dengan Bahan Tepung Kulit Jeruk Manis Susastrawan , I Gede; Kuntariati , Utik
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i6.448

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas cashew biscotti dengan bahan tepung kulit jeruk manis (citrus x sinensis). Untuk menciptakan inovasi dan gagasan baru tentunya dari limbah kulit jeruk manis (citrus x sinensis) yang sering di buang dengan percuma oleh masyarakat. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimental dan teknik pengumpulan data yang dilakukan secara observasi dan kuesioner. Dalam menentukan kualitas dari cashew biscotti dengan menggunakan tepung kulit jeruk manis (citrus x sinensis) dinilai dengan menggunakan teknik uji organoleptik yang diujikan kepada 30 panelis untuk menguji kualitas organoleptik dari cashew biscotti. Diantaranya 15 panelis merupakan yang memiliki keahlian dan pengetahuan di bidang food and beverage, dengan aspek yang diuji meliputi aspek taste, color, texture, dan flavor. Hasil dari penelitian yang sudah dilakukan penulis dengan 2 buah cashew biscotti, yaitu cashew biscotti dengan menggunakan 100% tepung terigu (P0) dan cashew biscotti dengan menggunakan 100% tepung kulit jeruk manis (citrus x sinensis) (P1) sebagai pembanding. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa cashew biscotti dengan menggunakan 100% tepung terigu (P0) memiliki kualitas taste very delicious, color slightly brown, texture crunchy enough, flavor sweet sedangkan cashew biscotti dengan menggunakan 100% tepung kulit jeruk manis (citrus x sinensis) (P1) memiliki Taste Delicious, Color Brown, Texture Crunchy Enough, Flavor Sweet Enough. This study aimed to determine the quality of cashew biscotti with sweet orange peel flour (citrus x Sinensis). To create innovations and new ideas, of course, from waste sweet orange peel (citrus x Sinensis) which is often thrown away in vain by the community. The research method used in this study is quantitative with experimental research and data collection techniques carried out by observation and questionnaires. In determining the quality of cashew biscotti using sweet orange peel flour (citrus x Sinensis) it was assessed using an organoleptic test technique which was tested on 30 panelists to test the organoleptic quality of cashew biscotti. Among them, 15 panelists have expertise and knowledge in the field of food and beverage, with aspects tested covering aspects of taste, color, texture, and flavor. The results of the research that the author has done with 2 cashew biscotti, namely cashew biscotti using 100% wheat flour (P0) and cashew biscotti using 100% sweet orange peel flour (citrus x Sinensis) (P1) as a comparison. Based on the results of the study, it was found that cashew biscotti using 100% wheat flour (P0) had a very delicious taste quality, slightly brown color, crunchy enough texture, and sweet flavor while cashew biscotti using 100% sweet orange peel flour (citrus x Sinensis) ( P1) has Taste Delicious, Color Brown, Texture Crunchy Enough, Flavor Sweet Enough.
Perbedaan Bakso Berbahan Dasar Jamur Tiram Dengan Daging Ayam Yasa , I Kadek Putra Sumadi; Ismail , Deden
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i6.449

Abstract

Jamur tiram merupakan, jamur yang paling banyak di budidayakan, namun pada umumnya hanya dimanfaatkan sebagai campuran sup. Jamur tiram diketahui mengandung protein tinggi, asam lemak tidak jenuh, serat, dan vitamin. Salah satu pemanfaatan jamur tiram yaitu dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan bakso, namun pada umumnya bakso hanya terbuat dari olahan daging, oleh karena itu perlu adanya penelitian bakso berbahan dasar jamur tiram. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan bakso berbahan dasar jamur tiram dengan bakso daging ayam dari segi rasa, tekstur, aroma, bentuk dan, warna, serta mengetahui kandungan gizi dan daya terima konsumen terhadap produk bakso jamur tiram. Pembuatan bakso jamur tiram yaitu jamur tiram dibersihkan, dikukus selama 15 menit, dinginkan lalu digiling. Tempat penelitian ini dilakukan di nusapenida, waktu penelitian bulan Maret 2021. Jenis penelitian ini menggunakan experimen dengan 2 perlakuan dengan 20 ulangan yaitu P1 bakso berbahan dasar jamur tiram dan P2 bakso berbahan dasar daging ayam, dengan menggunakan 20 orang panelis. Analisis data dari uji organoleptik yaitu warna, tekstur, aroma, bentuk, dan rasa digunakan Uji stastistik. Hasil Terdapat perbedaan yang sangat signifikan pada warna antar perlakuan P1, P2, dengan warna abu kehitaman untuk P1, warna abu abu untuk P2, sedangkan tidak terdapat perbedaan yang nyata pada tekstur, bentuk, rasa dan aroma antar perlakuan P1, P2, dengan tekstur padat untuk semua perlakuan, dengan bentuk bulat untuk semua perlakuan, dengan rasa enak untuk semua perlakuan dan dari aroma sangat kuat untuk semua perlakuan. Oyster mushrooms are the most widely cultivated mushrooms, but are generally only used as a soup mixture. Oyster mushrooms are known to contain high protein, unsaturated fatty acids, fiber, and vitamins. One of the uses of oyster mushrooms is that it can be used as a basic ingredient for making meatballs, but in general, meatballs are only made from processed meat, therefore there is a need for research on meatballs made from oyster mushrooms. The purpose of this study was to determine the difference between oyster mushroom-based meatballs and chicken meatballs in terms of taste, texture, aroma, shape and color, as well as to determine the nutritional content and consumer acceptance of oyster mushroom meatball products. Making oyster mushroom meatballs, namely oyster mushrooms cleaned, steamed for 15 minutes, cooled and then ground. The place of this research was carried out in Nusapenida, the research time was in March 2021. This type of research used an experiment with 2 treatments with 20 replications, namely P1 meatballs made from oyster mushrooms and P2 meatballs made from chicken meat, using 20 panelists. Analysis of data from organoleptic tests, namely color, texture, aroma, shape, and taste used statistical tests. Results There is a very significant difference in color between treatments P1, P2, with blackish gray for P1, gray for P2, while there is no significant difference in texture, shape, taste and aroma between treatments P1, P2, with a solid texture. for all treatments, with a round shape for all treatments, with a pleasant taste for all treatments and from a very strong aroma for all treatments.
Kualitas Keripik Berbahan Dasar Pelepah Pohon Pisang Raja Putra , I Putu Andika Pratama; Rinayanthi , Ni Made
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i6.450

Abstract

Keripik tergolong cemilan ataupun makanan ringan dengan bentuk irisan tipis yang banyak dikenal di antara masyarakat sebab sifat yang dimiliki yakni tidak terlalu mengenyangkan, gurih, renyah dan beraneka rasa misalnya pedas, asin, dan manis. Oleh karena itu, penulis berinisiatif mengembangkan inovasi dalam memanfaatkan pelepah pohon pisang raja sebagai bahan utamanya dalam pembuatan keripik. Karenanya, tujuan yang dibawa penelitian ini yakni guna mengetahui inovasi keripik berbahan dasar pelepah pohon pisang raja yang dilihat berdasar aspek kuesioner, uji organoleptik, serta biaya produksi pembuatan keripik pelepah pohon pisang raja. Untuk penelitian ini memanfaatkan data berjenis kuantitatif dan data kualitatif. Analisis deskriptif kualitatif, analisis biaya dan analisis deskriptif kuantitif yakni teknik analisis yang dipakai peneliti. Hasilnya memperlihatkan bahwasannya keripik batang pisang raja menghasilkan warna yang menarik, rasa yang sangat enak, tekstur yang renyah, serta aroma yang sedap. Dari aspek biaya yang dihabiskan dalam produksi adalah Rp. 10.375/ 15 pcs. Harga 1 pcs keripik batang pisang raja adalah Rp. 691. Chips are snacks or snacks in the form of thin slices that are very popular among the public because they are crunchy, savory, not too filling and are available in various flavors such as salty, spicy, and sweet. Therefore, the author took the initiative to develop innovations in utilizing the midrib of the plantain tree as the main ingredient in making chips. Therefore, this study aims to determine the innovation of chips made from plantain tree midribs in terms of organoleptic test aspects, questionnaires, and production costs of making plantain tree midrib chips. In this study, the types of quantitative data and qualitative data were used. The data analysis technique used is descriptive qualitative analysis, quantitative descriptive analysis, market analysis, and cost analysis. The results of this study indicate that the plantain stem chips produce a very good taste, attractive color, crunchy texture, and delicious aroma. From the aspect of the cost spent in production is Rp. 10.375/ 15 pcs. The price of 1 pcs of plantain stem chips is Rp. 691.

Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue