cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Pengaruh Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan Daviki, Valencia Army; Wijaya, Nyoman Surya
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i5.799

Abstract

Implementasi Strategi Bauran Pemasaran pada Penyelenggaraan Virtual Event di Groovy Event Organizer Adinata, Sherryn Naomi; Wardana, Miko Andi; Astuti, Ni Luh Gde Sari Dewi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i5.800

Abstract

Persepsi Wisatawan Generasi Z Terhadap Objek Wisata Pasar Ekstrem Tomohon Purba, George Michael Carona; Suwintari, I Gusti Ayu Eka; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i5.801

Abstract

Pasar Ekstreme Tomohon merupakan salah satu objek wisata budaya yang ada di Sulawesi Utara. Keberadaan objek wisata ini kerap memicu kontroversi dan berbagai macam perspektif dari berbagai macam kalangan usia, termasuk Generasi Z. Generasi Z merupakan orang yang lahir pada kurun tahun 1995-2010, serta merupakan penduduk terbanyak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan generasi Z terhadap objek wisata pasar ekstreme tomohon di Sulawesi Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripftif kuantitatif dimana data diperoleh melalui kuesioner dengan tujuh indikator, diantaranya: persepsi internal, persepsi eksternal, atraksi, amenitas, aksesibilitas, dan ancillary. Hasil penelitian menunjukkan wisatawan Generasi Z memberikan tanggapan dengan akumulasi rata rata nilai 3,04 dari 5, dengan kategori ragu-ragu. Data tersebut menunjukan bahwa persepsi serta komponen pariwisata yang dimiliki Pasar Ekstreme Tomohon sudah baik, namun adapun beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Dalam pengembangan kedepanya perlu disarankan adanya peningkatan terkait fasilitas umum di objek wisata pasar ekstrem tomohon khususnya toilet, melaksanakan kegiatan bersih bersih setelah jam operasional, serta untuk pemerintah kedepan hendaknya mulai melakukan kolaborasi dengan luar negeri untuk lebih memperkenalkan uniknya budaya yang dimiliki oleh masyarakat lokal sulawesi utara, khususnya objek wisata Pasar Ekstreme Tomohon. Tomohon Extreme Market is one of the cultural tourist attractions in North Sulawesi. The existence of this tourist attraction often triggers controversy and various perspectives from various age groups, including Generation Z. Generation Z are people born in the period 1995-2010, and are the largest population in Indonesia. This research aims to determine the perceptions of generation Z tourists towards the Tomohon extreme market tourist attraction in North Sulawesi. The method used in this research is a quantitative descriptive method where data is obtained through a questionnaire with seven indicators, including: internal perception, external perception, attractions, amenities, accessibility and ancillary. The research results show that Generation Z tourists responded with an average accumulated score of 3.04 out of 5, in the doubtful category. This data shows that the perception and tourism components of the Tomohon Extreme Market are good, but there are several aspects that need to be improved. In future development, it is recommended that there be improvements related to public facilities at the Tomohon extreme market tourist attraction, especially toilets, carrying out cleaning activities after operational hours, and for the future the government should start collaborating with foreign countries to further introduce the unique culture of the local people of North Sulawesi, especially the Tomohon Extreme Market tourist attraction.
Pengaruh Promosi Media Sosial Instagram Terhadap Jumlah Kunjungan Wisatawan di Pondanu Kabupaten Tabanan Cahyani, Komang Mei; Wiyasha, Ida Bagus Made; Paramita, Putu Dian Yuliani
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i6.802

Abstract

PonDanu Bedugul merupakan sebuah tujuan wisata yang menggunakan dan melakukan promosi dengan media sosial Instagram untuk menarik wisatawan untuk berkunjung. Oleh karenanya, penelitian dilakukan oleh peneliti dengan maksud untuk menganalisis pengaruh dari promosi yang dilakukan oleh pengelola PonDaNu terhadap frekuensi jumlah kunjungan wisatawan. Pendekatan yang dilakuakan bersifat kuantitatif. Data frekuensi promosi didapatkan melalui observasi mingguan berdasarkan akun media sosial @cabinsbedugul dan data sekunder dari report kunjungan wisatawan pada tahun 2022. Wisatawan yang telah berkunjung sesuai dengan report yang diberikan oleh pengelola PonDaNu sebanyak 1.692 adalah populasi. Jumlah pengamatan yang dilakukan oleh peneliti sebanyak 52 pengamatan berupa weekly observation atau 52 minggu dalam kurun waktu 1 tahun yaitu tahun 2022. Analisis data menggunakan deskriptif statistik dan analisi regresi linear sederhana. Berdasarkan uji analisis yang digunakan peneliti, terdapat persamaan regresi dengan Y=33,050 + -0,021X yang mengartikan variabel X berpengaruh negatif terhadap variabel Y. Kemudian ditemukan pula hasil yang menunjukan bahwa nilai signifikasi frekuensi promosi melalui media sosial Instagram sebesar 0,822>0,05 dan kontribuasi dari frekuensi promosi terhadap frekuensi/jumlah kunjungan sebesar 0,001%. Berdasarkan uji yang dilakukan peneliti, ditemukan bahwa variabel promosi media sosial Instagram (X) tidak berpengaruh signifikan yaitu negatif terhadap variabel jumlah kunjungan wisatawan (Y). PonDanu Bedugul is a tourist destination which uses and promotes with social media Instagram to attract tourists to visit. Therefore, the study was conducted by researchers with the intention to analyze the effect of promotions that arranged by PonDaNu managers towards the frequency of the number of tourist visits. This study is quantitative. Promotion frequency data is obtained through weekly observations based on @cabinsbedugul social media accounts and secondary data from tourist visit reports in 2022. Tourists who have visited according to the report provided by the management of PonDaNu as many as 1,692 are the population. The number of observations made by researchers was 52 observations in the form of weekly observations or 52 weeks within a period of 1 year in 2022. Uses statistical descriptive and simple linear regression analysis as a data analyze. Based on the analysis test used by the researcher, there is a regression equation with Y = 33.050 + -0.021X which means that variable X has a negative effect on variable Y. Also, the value of the significance of the frequency of promotion through social media Instagram was 0.822>0.05 and the contribution of the frequency of promotion to the frequency / number of visits was 0.001%. Based on tests, found that the social media promotion through Instagram (X) has negatively effect which mean did not have a significant effect towards the variable number of tourist visits (Y).
Implementasi Standar Operational Procedure (SOP) Guest Service dalam Menangani Barang Bawaan Tamu Check In dan Check Out Darmawan, I Made Pande; Muliadiasa, I Ketut
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i6.803

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai implementasi srtandar operational procedure (sop) guest service dalam menangani barang bawaan tamu pada saat proses check in dan check out di hotel Alila Seminyak. Adapun tujuan dari penelitian yaitu agar penulis mengetahui mengenai implemntasi SOP guest service host yang ada di hotel alila seminyak, dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian data kualitatif yang dimana data yang disajikan berupa kata verbal bukan dalam bentuk angka, adapun sumber data yang digunakan yaitu data premier dan data sekunder, Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara melakukan observasi,wawancara,dan dokumentasi, Teknik analisis yang digunakan adalah deskritif kualitatif. Hasil dari kegiatan penelitian yang dilakukan penulis adalah implementasi sop guest service host dalam melakukan sebuah pelayanan termasuk dalam melayani barang bawaan tamu check in dan check out sudah dilakukan dengan baik sesuai dengan prosedur yang di sosialisaikan sebelumnya, akan tetapi dari semua pelayanan yang dilakukan tersebut masih ada beberapa sop yang tidak di terapkan dikarenakan padatnya tamu berkunjung. This study discusses the implementation of standard operational procedures (sop) for guest services in handling guest luggage during the check-in and check-out process at the Alila Seminyak hotel. The purpose of the research is that the writer knows about the implementation of SOP guest service hosts at the Alila Seminyak hotel, in this study using a type of qualitative data research where the data is presented in the form of verbal words not in the form of numbers, while the data source used is premiere data. and secondary data, data collection techniques in this study by means of observation, interviews, and documentation. The analysis technique used is descriptive qualitative. The results of the research activities carried out by the author are the implementation of the sop guest service host in carrying out a service including serving the luggage of guests checking in and checking out which has been carried out properly in accordance with the procedures previously socialized, but from all the services carried out there are still some sop that is not applied due to the density of visiting guests.
Penerapan SOP Penyimpanan Bahan Makanan pada Kitchen Kanvaz Patisserie Kristian, Daniel; Koeswiryono, Dika Pranadwipa
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i6.804

Abstract

Inovasi Pengolahan Abon Berbahan Dasar Jantung Pisang Sukreni, Gusti Ayu Dwi; Lestari, Denok
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i6.805

Abstract

Tujuan dari penelitian Pengolahan Abon Berbahan Jantung Pisang dan Manfaatnya Sebagai Pencegah Kanker ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas abon berbahan dasar jantung pisang kepok dari segi aroma, rasa, tekstur, dan warna, kemudian untuk mengetahui daya tahan serta menganalisis seberapa besar biaya yang diperlukan dalam pembuatan abon dengan bahan dasar jantung pisang kepok. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, penelitian eksperimen ini digunakan dengan membuat olahan abon berbahan dasar jantung pisang, kemudian diuji oleh 30 panelis dengan tes Organoleptik, observasi, dan analisis biaya produksi. Hasil penelitian ini berupa kualitas abon berbahan jantung pisang adalah enak dari segi rasa, beraroma sedap seperti abon pada umumnya, tekstur yang renyah dan kering serta memiliki warna yang menarik. Dari hasil uji daya tahan abon berbahan jantung pisang, mampu bertahan selama kurang dari satu bulan. Hasil analisis biaya produksi abon berbahan jantung pisang yaitu Rp 8.900,00 per unit. The purpose of this research on Processing of Shredded Banana Hearts and Its Benefits as a Cancer Prevention is to find out how the quality of shredded banana heart-based kepok is in terms of aroma, taste, texture, and color, then to determine its durability and analyze how much it costs to make shredded with the basic ingredients of kepok banana heart. The research approach used was experimental research, this experimental research was used by making processed floss made from banana blossoms, then tested by 30 panelists with organoleptic tests, observations, and production cost analysis. The results of this study are that the quality of shredded banana heart is delicious in terms of taste, smells good like shredded in general, has a crunchy and dry texture and has anattractive color. From the test results for the durability of shredded banana flower, it can last for less than one month. The results of the analysis of the production cost of floss made from banana blossoms are Rp. 8,900.00 per unit.
Pembuatan Selai Berbahan Buah Sawo Udayana, I Gede; Lestari, Denok
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i6.806

Abstract

Selain berfungsi sebagai pelengkap roti, selai umumnya digunakan sebagai isian kue kering dan komponen tambahan pada berbagai produk makanan. Terdapat juga perubahan tren dalam pola makan masyarakat, terutama dalam pilihan sarapan. Secara umum, selai yang beredar di pasaran biasanya terbuat dari berbagai jenis buah yang memiliki rasa dan warna yang menarik, seperti stroberi, nanas, srikaya, blueberry, dan cokelat. Karena alasan ini, terdapat upaya untuk menemukan alternatif bahan utama dalam pembuatan selai, yang mengarah pada pemanfaatan buah sawo. Ini disebabkan oleh fakta bahwa sawo belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan dasar dalam berbagai olahan makanan. Eksperimen ini dilakukan dengan metode penelitian dan pengumpulan data.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas Selai yang terbuat dari Buah Sawo dalam aspek rasa, tekstur, aroma, dan warna. Selain itu, penelitian ini juga akan mengevaluasi daya tahan Selai Buah Sawo pada suhu ruangan dan menghitung biaya produksi untuk satu resep Selai Buah Sawo dengan berat 100gr . Penelitian ini melibatkan populasi peneliti di tempat kerja, yang ahli dibidangmya dan masyarakat sekitar, dengan sampel terdiri dari 20 panelis yang terdiri dari 15 panelis ahli dan 5 panelis non-ahli. Namun, daya tahan produk ini terbatas hingga 7 hari pada suhu ruangan, dan harga jual untuk 1 resep Selai Buah Sawo adalah Rp 6.740 dengan isi 100 gr per piece selai. Jam is usually used as a complement to bread, pastries and an additional ingredient in other food products. In addition, there has been a change in people's habits, especially the choice of food at breakfast. In general, the jams on the market are jams made from fruits that have interesting flavors and colors, for example: strawberries, pineapple, srikaya, blueberries, and chocolate. Therefore, to try to find other alternatives to the main ingredients in making jam in terms of the main ingredient is to use sapodilla fruit, because not much has been processed into food preparations. This experiment was carried out using research methods and data collection. This study aims to evaluate the quality of jam made from sapodilla fruit in terms of taste, texture, aroma and color . In addition, this research will also evaluate the durability of Sapodilla Fruit Jam at room temperature and calculate production costs for one recipe of Sapodilla Fruit Jam weighing 100 grams. This study involved a population of researchers at work, who are experts in their field and the surrounding community, with a sample consisting of 20 panelists consisting of 15 expert panelists and 5 non-expert panelists. However, the shelf life of this product is limited to 7 days at room temperature, and the selling price for 1 recipe for Sapodilla Fruit Jam is IDR 6,740 containing 100 grams per piece of jam.
Kualitas Wine Berbahan Dasar Buah Naga Juniarta, I Kadek Wahyu; Sudiarta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i6.807

Abstract

Hasil pertanian Indonesia sangat beragam, dan salah satu tanaman pangan yang semakin populer dan banyak dinikmati saat ini adalah buah naga. Buah naga merupakan buah dari berbagai kaktus dari genus Pitaya dan genus Selenium. Buah naga merah segar memiliki kandungan air yang tinggi sehingga tidak dapat disimpan dalam waktu lama sehingga memerlukan pengolahan lebih lanjut. Wine merupakan minuman yang terbuat dari sari buah yang tinggi gula dan difermentasi dalam kondisi anaerobik dengan bantuan mikroorganisme ragi. Buah naga merah mempunyai potensi besar sebagai minuman beralkohol seperti wine karena warna sari merahnya yang menarik. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dan meliputi konversi buah naga merah menjadi wine, dilanjutkan dengan evaluasi sensorik oleh 30 anggota panel, pengujian umur simpan dan analisis biaya biaya yang dikeluarkan selama produksi wine buah naga. Hasil penelitian berdasarkan masukan dari 30 panelis menunjukkan bahwa wine buah naga layak untuk diminum dan memiliki umur simpan kurang lebih 1 bulan 2 minggu bila disimpan dalam kondisi yang sesuai. Indonesia's agricultural products are very diverse, and one of the food crops that is increasingly popular and widely enjoyed today is dragon fruit. Dragon fruit is the fruit of various cacti from the Pitaya genus and the Selenium genus. Fresh red dragon fruit has a high water content so it cannot be stored for a long time and requires further processing. Wine is a drink made from fruit juice which is high in sugar and fermented under anaerobic conditions with the help of yeast microorganisms. Red dragon fruit has great potential as an alcoholic drink such as wine because of the attractive red color of its juice. The research methodology used in this research is experimental and includes the conversion of red dragon fruit into wine, followed by sensory evaluation by 30 panel members, shelf life testing and cost analysis of the costs incurred during the production of dragon fruit wine. The research results based on input from 30 panelists showed that dragon fruit wine is suitable for drinking and has a shelf life of approximately 1 month 2 weeks when stored in appropriate conditions.
Peranan Standard Operating Procedure dalam Menangani Keluhan Tamu oleh Pramusaji In Villa Dining Service Darmandala, I Komang Trisna; Darmandala, Febianti
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i6.808

Abstract

Hotel merupakan usaha komersial seperti hotel merupakan suatu usaha yang bergerak di bidang jasa dan menyediakan pelayan kepada tamu yang menginap di hotel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peranan Standard Operating Procedure dalam menangani Keluhan Tamu oleh server/pramusaji di Bulgari Resort bali. Penelitian menggunakan metode analisi deskriptif kualitatif. berdasarkan teori dengan kenyataan yang terjadi di lapangan. Sehingga pada saat berada di lapangan standar operasional itu sendiri berjalan dengan baik dan benar. Penelitian menggunakan metode analisi deskriptif kualitatif, dan data itu sendiri bersumber dari observasi, wawancara dengan salah satu server/pramusaji di Bulgari Resort bali yang dilakukan langsung pada saat praktek kerja nyata. Hasil dari penelitian ini ditemukan beberapa perbedaan terkait penanganan keluhan seperti masih ada petugas pramusaji atau waiter/waitress yang melewatkan point penting pada standar operasional prosedur yang telah ditetapkan. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu perlu dilaksanakan training handling complaint untuk kedepannya untuk meminimalisir terjadi keluhan dan meningkatkan engagement dimasa mendatang agar tamu yang menginap di Resort selalu merasa nyaman dengan pelayanan yang ditawarkan. A hotel is a commercial business, such as a hotel is a business that operates in the service sector and provides services to guests staying at the hotel. The purpose of this research is to determine the role of Standard Operating Procedures in handling guest complaints by servers/waitresses at Bulgari Resort Bali. Research using descriptive qualitative analysis method. based on theory with the reality that occurs in the field. So that when in the field the operational standards themselves run well and correctly. The research uses a qualitative descriptive analysis method, and the data itself comes from observations, interviews with one of the servers/waitresses at Bulgari Resort Bali which was carried out directly during real work practice. The results of this research found several differences regarding complaint handling, such as there were still waiters or waiters/waitresses who missed important points in the standard operating procedures that had been established. The advice that can be given is that it is necessary to carry out complaint handling training in the future to minimize complaints and increase engagement in the future so that guests staying at the Resort always feel comfortable with the services offered.

Page 65 of 151 | Total Record : 1502


Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue