cover
Contact Name
Agus Hendra Al Rahmad
Contact Email
agus.hendra.alr@poltekkesaceh.ac.id
Phone
+6285260047644
Journal Mail Official
jurnal.pka@poltekkesaceh.ac.id
Editorial Address
Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Aceh. Jl. Soekarno-Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Aceh, Aceh Besar, Indonesia. Kode Pos: 23352. Telp/ fax : (0651) 46128 / (0651) 46127
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi
ISSN : 27469581     EISSN : 28291484     DOI : http://dx.doi.org/10.30867
Core Subject : Health, Social,
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi merupakan perwujudan ilmiah dari suatu kegiatan atau intervensi kepada masyarakat yang dilaksanakan baik oleh dosen, mahasiswa maupun praktisi/kalangan lainnya yang berorientasi kepada kesejahteraan kesehatan masyarakat. Jurnal ini ditujukan untuk menampung berbagai hasil kegiatan atau bentuk intervensi dari karya-karya yang mutakhir dibidang kesehatan dan berdampak positif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat baik secara teoritis maupun praktis. Karya-karya yang memenuhi cakupan dalam jurnal ini meliputi hasil dari intervensi bidang gizi, tenologi pangan, bidang kesehatan lingkungan, sanitasi dan hygiene masyarakat, bidang kebidanan, promosi kesehatan kepada masyarakat, pelayanan kesehatan ibu dan bayi, bidang keperawatan dan keperawatan gigi, serta bidang kefarmasian.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2022): Oktober" : 8 Documents clear
Penyuluhan pengelolaan limbah sampah masker di Kelurahan Kelapa Tiga Permai Kecamatan Tanjung Karang Barat Kota Bandar Lampung Kinanti Nurul Faithya; Meilinda Safitri
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.728 KB) | DOI: 10.30867/pade.v4i2.933

Abstract

Telah dilakukan penyuluhan tentang pengelolaan limbah sampah masker beserta penerapannya. Pengabdian masyarakat ini adalah terletak di Kelurahan Kelapa Tiga Permai Kecamatan Tanjung Karang Barat Kota Bandar Lampung. Sasaran dari kegiatan ini adalah anggota masyarakat umum dari berbagai usia. Materi yang ditransfer termasuk memanfaatkan Limbah Sampah dan Masker untuk menjadi lebih bermanfaat. Penyuluhan dan penerapan dilakukan selama satu hari dengan total 15 peserta. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah dan praktik langsung. Media adalah Limbah Sampah dan masker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dan dapat membuat kerajinan yang bisa memperoleh keuntungan dengan memanfaatkan Barang Bekas yang sudah tidak di pakai. Kesimpulan, penyuluhan pengelolaan limbah sampah masker dan penerapannya telah berhasil dilaksanakan meskipun dengan berbagai kendala yang ada.
Pelatihan penggunaan asap cair sebagai alternatif bahan pengawet yang aman pada produsen mie basah di Banda Aceh dan Aceh Besar Abdul Hadi; Wiqayatun Khazanah; Andriani Andriani
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.39 KB) | DOI: 10.30867/pade.v4i2.1031

Abstract

Penggunaan bahan pengawet bertujuan membuat bahan makanan tahan lama. Permasalahan yang sering terjadi adalah masih ada produsen bahan pangan setengah jadi yang kurang memahami bahaya yang ditimbulkan oleh bahan pengawet bagi kesehatan. Asap cair merupakan salah satu bahan pengawet aman dan dapat digunakan oleh produsen bahan makanan untuk mempertahankan produk pangan. Tujuan, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarat khususnya produsen mie basah agar menghindari penggunaan bahan pengawet yang berbahaya dan menggantikannya dengan menggunakan asap cair. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan pada produsen mie basah di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, tahun 2022. Jumlah peserta 30 orang. Pengumpulan data pengetahuan dan sikap dilakuka dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data pretes dan postes dilakukan analisis secara deskriptif. Hasil, perolehan nilai rata-rata pengetahuan dan sikap peserta yang mengikuti pre-test dan post-test terlihat bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta sebesar 44,8% yaitu dari 41,35% menjadi 86,15%. Kemudian, terjadi peningkatan juga terhadap rata-rata sikap peserta sebesar 26,8% yaitu dari 59,8% menjadi 86,6%. Kesimpulan, pelatihan penggunaan asap cair bagi produsen mie basah di wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar sebagai pengganti bahan pengawet berbahaya memberikan dampak positif bagi peningkatan pengetahuan dan sikap terhadap penggunaan bahan pengawet yang aman.
Pelatihan pembuatan minuman kefir susu kambing pada karang taruna “pemuda kreatif” di Desa Bayu Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi Arya Ulilalbab; Oktovina Rizky Indrasari; Khoirul Fikri Sofi
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.539 KB) | DOI: 10.30867/pade.v4i2.964

Abstract

Potensi sumber daya agrokompleks di desa bayu cukup melimpah, salah satunya yaitu susu kambing. Selama ini susu kambing di daerah tersebut hanya dijual mentah dan olahan sederhana, sehingga nilai gizi dan ekonominya belum meningkat. Tujuan dari pengabdian masyarakat yaitu memberikan ketrampilan proses pembuatan susu kefir kepada pemuda desa bayu serta meningkatkan nilai jual produk dari segi kesehatan dan ekonomi. Metode yang digunakan berupa praktek langsung dan pemantauan melalui WhatsApp pasca pelatihan. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 2022 di rumah ketua karang taruna “Pemuda Kreatif” dengan melibatkan 15 peserta. Hasil dari pelatihan ini yaitu peserta pelatihan mampu melakukan proses pembuatan minuman kefir susu kambing dan mampu memisahkan antara whey dan curd. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ceramah dan pelatihan langsung efektif dalam memberikan ketrampilan proses pengolahan pembuatan minuman kefir. Perlu dilakukan pengembangan dan inovasi berbagai olahan berbahan dasar minuman kefir susu kambing dan selanjutnya dilakukan uji sensori untuk mengetahui daya terima produk tersebut.
Upaya peningkatan kesehatan gigi melalui kegiatan Dental Health Education dan Scalling di Panti Asuhan Putri Al-Kaseem Kabupaten Aceh Besar Eka Sri Rahayu; Ratna Wilis; Reca Reca; Cut Aja Nuraskin; Teuku Salfiyadi; Mufizarni Mufizarni
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.092 KB) | DOI: 10.30867/pade.v4i2.1002

Abstract

Pendidikan cara penyikatan gigi bagi anak-anak perlu diberikan contoh suatu model yang baik serta dengan teknik yang sesederhana mungkin. Plak yang bertumpuk di dalam mulut akan mengalami mineralisasi membentuk kalkulus. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk untuk melaksanakan kegiatan dental health education dan scalling di Panti Asuhan Putri Al-Kaseem Kab. Aceh Besar.Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan sasaran anak yang berjumlah 30 orang. Intervensi yang diberikan berupa edukasi kesehatan gigi,menyikat gigi secara bersama-sama dengan teknik yang baik dan benar dan pembersihan kalkulus. Hasil evaluasi dari kehadiran peserta, 100% hadir untuk mengikuti penyuluhan dengan baik. Peserta aktif mengikuti kelangsungan acara, media dan alat bantu dapat digunakan secara efektif, acara dapat berjalan sesuai rencana. Hasil pengabdian masyarakat di di Panti Asuhan Putri Al-Kaseem Kab. Aceh Besar diperoleh hasil Ada peningkatan pengetahuan anak dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut  di Panti Asuhan Putri Al-Kaseem Kab. Aceh Besar, dengan peningkatan sebelum intervensi (pre-test) berada pada kategori cukup (60%) dan setelah intervensi (post test) berada pada kategori baik (93,3%). Begitu juga Ada peningkatan Status Kebersihan gigi dan mulut murid, dengan peningkatan sebelum intervensi (pre-test) berada pada kategori buruk (83,3%) dan setelah intervensi (post test) berada pada kategori baik (100%).  Direkomendasikan untuk dilakukan penyuluhan kepada anak secara rutin dan mengadakan sikat gigi bersama untuk meningkatkan kebersihan gigi dan mulut.
Studi pemahaman konsep pendaki pemula terhadap kebutuhan nutrien terhadap pendakian Muhammad Romdhoni
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.631 KB) | DOI: 10.30867/pade.v4i2.605

Abstract

Mendaki gunung adalah salah satu kegiatan olahraga yang diminati banyak anak muda bahkan orang dewasa. Bahkan jumlah pendaki gunung tiap tahun semakin meningkan dikarenakan trend. Kecelakaan dalam dunia pendakian juga semakin meningkat karena banyaknya pendaki pemula yang lebih mementingkan eksistensi daripada keselamatan diri. Banyak pendaki yang asal asalan bahkan membahayakan diri mereka sendiri. Hal yang sering disepelekan dalam pendakian salah satunya adalah perbekalan konsumsi dan alat yang safety. Pendaki pemula pada umumnya hanya membawa perbekalan mie instan, makanan ringan, dan air. Hal itu tentunya tidak mencukupi untuk kebutuhan aktivitas mendaki yang termasuk dalam salah satu aktivitas olahraga yang ekstrim. Sekitar 7 dari 10 pendaki tidak terlalu memperhatikan keselamatan mereka dan lebih memperhatikan eksistensi. Harapan dari penelitian ini adalah supaya banyak pendaki lebih memperhatikan keselamatan mereka sebeum melakukan pendakian agar bisa mengurangi korban berjatuhan.
Implementation of exclusive breastfeeding counseling for prospective brides in Lueng Bata District, Banda Aceh City Agus Hendra Al Rahmad; T. Khairul Fadjri; Ampera Miko; Herry Imran; Niakurniawati Niakurniawati
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.651 KB) | DOI: 10.30867/pade.v4i2.1030

Abstract

The importance of increasing knowledge about exclusive breastfeeding for expectant mothers in Aceh Province is an effort to achieve exclusive breastfeeding success above the national achievement of 69,7%. Optimal breastfeeding practices are one of the keys to success in reducing stunting. Counseling is essential in increasing the knowledge of prospective mothers or brides, supported by the use of media such as flyers that make it easier to understand the importance of exclusive breastfeeding for babies. This community service activity aims to increase the knowledge of prospective brides through counseling on exclusive breastfeeding using flyer media. Community service was carried out using a pretest-posttest non-equivalent group approach, namely providing exclusive breastfeeding counseling to prospective brides in Lueng Bata District. The number of participants was 20 people (10 couples), and activities were carried out in 2020. The counseling media is an exclusive breastfeeding flyer from the Indonesian Ministry of Health. Data collection was conducted through interviews using a questionnaire. The evaluation was carried out descriptively, consisting of a pretest and a posttest. The results showed an increase in average knowledge between before (26,3), and after (33,1) exclusive breastfeeding counseling was given using flyer media to prospective brides, or there was an increase in knowledge of 60,0%. In conclusion, through flyer media, exclusive breastfeeding counseling can improve the knowledge or understanding of prospective brides about exclusive breastfeeding.
Pelatihan meramu cairan pembasmi nyamuk dari daun serai (Cymbopogon citratus) di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 2 Bireuen Zulfikar Zulfikar; Wiwit Aditama; Khairunnisa Khairunnisa; Budi Arianto PS
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.055 KB) | DOI: 10.30867/pade.v4i2.906

Abstract

Penggunaan insektisida yang berlebihan dan berulang-ulang dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan seperti pencemaran lingkungan, salah satu cara untuk mendapatkan bahan kimia yang ramah lingkungan adalah memanfaatkan potensi alam yaitu tanaman yang mengandung bioinsektisida. Salah satunya adalah tanaman serai (Cymbopogon citratus) yang dapat dimanfaatkan sebagai pengusir nyamuk karena mengandung zat-zat seperti geraniol, metil heptenon, terpen-terpen, terpen-alkohol, asam-asam organik dan terutama sitronela sebagai obat nyamuk semprot. Tujuan pengabdian adalah untuk memberikan ketrampilan kepada siswa sekolah dalam mengolah batang serai sebagai obat anti gigitan nyamuk atau penolak nyamuk. Metode pemecahan permasalahan yang digunakan dengan metode ceramah, diskusi dan pelatihan. Adapun rangkaian dari metode tersebut diterapkan sebagai berikut: memberikan pengetahuan dasar tentang cara meramu cairan pembasmi  nyamuk dari daun serai. Selanjutnya memberikan informasi dan pelatihan tentang bagaimana cara meramu cairan penolak  nyamuk dari daun serai. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 23-24 November 2018 di MAN Bireun, yang diikuti sebanyak 30 siswa. Keberhasilan kegiatan adalah peserta pelatihan mampu memahami dan meningkatkan pengetahuan tentang pengendalian vektor penyakit serta yang paling penting adalah mampu melakukan pembuatan ramuan penolak nyamuk dengan efektif. Penyuluhan dengan metoda demonstrasi berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan dalam membuat ramuan penolak  nyamuk dari daun serai.
Differences in the effect of health promotion media using booklets and audio visuals on the level of caries knowledge 6th grade student dental 09 Aie Pacah Elementary School M. Dzulkarnain Al-Madani; Darmawangsa Darmawangsa; Sri Pandu Utami
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.414 KB) | DOI: 10.30867/pade.v4i2.966

Abstract

Dental and oral health problems generally occur due to low public knowledge about good oral and dental care. This study aimed to determine the effect of health promotion media using booklets and audiovisuals on the level of dental caries knowledge of 6th-grade students of SDN 09 Aie Pacah. This type of research is quantitative, using a quasi-experimental method with a two-group pretest-posttest research design. The research sample comprised 58 respondents who were divided into 2 groups, namely 29 respondents for each group, using the total sampling technique. Data analysis includes paired t-tests and independent t-tests. The results showed the difference in knowledge before and after dental caries health education in respondents with booklet media (p= 0,000) and audiovisual media (p= 0,000). There was no difference between the groups who had been given health education using booklets and audiovisual media on the dental caries knowledge of 6th graders at SDN 09 Aie Pacah (p= 0,863). In conclusion, booklets and audiovisual media increase knowledge about dental caries health in elementary school children. There is no difference in dental health education using the booklet and audiovisual media.

Page 1 of 1 | Total Record : 8