cover
Contact Name
Ebit Bimas Saputra
Contact Email
ebitbimas99@gmail.com
Phone
+6281365118590
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 732 Documents
Strategi Geoekonomi Tiongkok dalam Implementasi Belt and Road Initiative: Proyek Kereta Api Laos-Tiongkok 2019-2024 Irene Natasha Nelwan; Triesanto Romulo Simanjuntak; Novriest Umbu Walangara Nau
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1077

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Strategi Geoekonomi Tiongkok dalam Implementasi Belt and Road Initiative : Proyek Kereta Api Laos-Tiongkok 2019-2024. Latar belakang penelitian adalah penerapan strategi geoekonomi dengan memperhatikan pentingnya posisi tawar Laos sebagai penghubung Tiongkok ke kawasan Asia Tenggara melalui proyek ini. Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi strategi geoekonomi Tiongkok dalam implementasi Belt and Road Initiative terhadap proyek Laos melalui kereta Api Laos-Tiongkok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dimana unitnya adalah strategi geoekonomi Tiongkok serta unit amatannya proyek kereta api Laos-Tiongkok. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa strategi geoekonomi Tiongkok memiliki korelasi dengan kepentingan maupun impian besarnya melalui pemanfaatan instrumen ekonomi seperti investasi, infrastruktur, dan kerja sama dalam pengaruh ekonomi-politik kawasan. Proyek ini terbukti meningkatkan konektivitas. Kesimpulannya, proyek kereta api Laos-Tiongkok sebagai cerminan strategi geoekonomi Tiongkok yang tidak hanya menguntungkan kedua pihak, tetapi upaya dominasi ekonomi dalam kerangka kerja yang sama.
Penerapan Prinsip New Public Management dalam Sistem Manajemen Keuangan di Desa Jatiroke Zhafira Aura Pradipta; Kalista Berliana; Hafizhah Maheswari; Rudiana
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1078

Abstract

Artikel ini membahas penerapan prinsip-prinsip New Public Management (NPM) dalam sistem manajemen keuangan di Desa Jatiroke, Kabupaten Sumedang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya Pendapatan Asli Desa (PADes) dalam mewujudkan kemandirian fiskal desa serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan keuangan dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi sejauh mana lima prinsip utama NPM—desentralisasi, privatisasi, downsizing, debirokratisasi, dan manajerialisme—telah diterapkan dalam struktur dan praktik manajemen keuangan desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, studi dokumentasi, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip NPM di Desa Jatiroke masih bersifat struktural dan belum sepenuhnya menyentuh substansi manajerial. Kendala utama yang diidentifikasi antara lain adalah rendahnya kapasitas sumber daya manusia, kurangnya orientasi pada hasil, serta partisipasi masyarakat yang belum optimal. Artikel ini merekomendasikan penguatan kapasitas manajemen berbasis kewirausahaan, digitalisasi transparansi anggaran, dan evaluasi berbasis kinerja untuk seluruh unit usaha BUMDes.
Tantangan dan Hambatan Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia : Tinjauan Literatur Riview Dharma Andika Yudha; Robiana Modjo
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1080

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) masih rendah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan dan hambatan implementasi K3 pada UMKM melalui studi literatur deskriptif terhadap sepuluh artikel dan dokumen kebijakan tahun 2014–2024. Hasil kajian menunjukkan tantangan internal berupa rendahnya kesadaran K3, keterbatasan dana, dan belum adanya sistem manajemen K3. Tantangan eksternal mencakup kurangnya pengawasan, terbatasnya akses pelatihan, serta regulasi yang tidak sesuai dengan kondisi UMKM. Hambatan operasional meliputi fasilitas kerja yang tidak memadai, budaya kerja yang abai terhadap K3, dan minimnya informasi teknis. Penelitian ini merekomendasikan perlunya regulasi adaptif, edukasi berkelanjutan, pendampingan teknis, serta integrasi K3 dalam program pengembangan UMKM nasional.
Strategi Kader Penggerak dalam Memaksimalkan Pelayanan Kesehatan Pos Pelayanan Terpadu Latifah Utiya Niamar Rahmani; Adji Suradji Muhammad
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1081

Abstract

Kesehatan adalah hal penting dan salah satu hak asasi manusia. Diperlukan adanya transformasi kesehatan agar tercapai peningkatan derajat kesehatan masyatakat. Posyandu merupakan Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan yang memiliki tugas pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan layanan sosial dasar yaitu kesehatan serta diselenggarakan dari, oleh, dan bersama masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi kader pengerak dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan di Posyandu Kunci 2. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan model deskriptif. Strategi yang dilakukan kader penggerak Posyandu Kunci 2 adalah berkoordinasi serta menjalin kerjasama dengan pemerintah, masyarakat, swasta, dan inovasi layanan. Inovasi tersebut berupa koin peduli balita, ambulans desa, donor darah, gerakan sayang ibu, dapur balita ngluwihi mbagehi, pemberian makanan tambahan mobile, pemberian makanan tambahan stunting dengan kreasi bentuk, kerja sama dengan Rumah Sakit dan Bidan Swasta setempat, kerja sama dengan taman kanak-kanak, pelaporan posyandu dengan telegram, kebun sayur, cantelan peduli warga, pemberian hadiah bagi balita yang datang Posyandu, pendidikan anak usia dini Posyandu diluar jadwal rutin, pemeriksaan kesehatan gratis, serta jemput bola bagi yang tidak berangkat Posyandu. Koordinasi dan kerjasama dengan berbagai pihak akan menghasilkan inovasi pelayanan kesehatan sehingga penerapannya akan menunjang Posyandu dalam memaksimalkan pelayanan kesehatannya. Oleh karena itu diperlukan dukungan materiel dan non materiel. Manfaat penelitian ini adalah mampu memberikan sumbangan pemikiran terhadap ilmu pemerintahan khususnya terkait strategi yang dapat dilakukan kader kesehatan guna memaksimalkan pelayanan kesehatan Posyandu dan dapat menjadi salah satu sumber referensi penelitian sejenis. Selain itu sebagai pertimbangan pemerintah dan masyarakat dalam mengambil langkah yang tepat untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan Posyandu kedepannya.
Pelaksanaan Penanggulangan Bencana Gempa Cianjur Tahun 2022 oleh Pemerintah Daerah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana Perspektif Siyasah Dusturiyah Haikal Tubagus; Lutfi Fahrul Rizal; Aji Saptaji
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1082

Abstract

Penelitian ini membahas pelaksanaan penanggulangan bencana gempa bumi Cianjur tahun 2022 oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur dalam perspektif siyasah dusturiyah. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis kesesuaian kebijakan pemerintah daerah dalam menangani bencana dengan prinsip-prinsip tata kelola negara menurut Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Cianjur telah menjalankan penanggulangan bencana secara terstruktur melalui tahapan mitigasi, tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Meskipun dalam pelaksanaannya, masih terdapat kekurangan dalam aspek distribusi bantuan, partisipasi masyarakat, dan keadilan sosial. Maka perspektif siyasah dusturiyah memandang penanggulangan bencana menjadi salah satu cerminan tanggung jawab negara dalam menjaga kemaslahatan umat, khususnya perlindungan jiwa dan harta sehingga masyarakat akan terbantu dengan adanya upaya yang dilakukan BPBD sesuai dengan tujuan maqashid syariah.
Analisis Yuridis Kebijakan Subsidi Kendaraan Listrik dan Dampaknya terhadap Persaingan Usaha Filemon Fridolino Ngebos; Maria Owa Da Santo; Ernesta Uba Wohon
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1085

Abstract

Penelitian ini menganalisis aspek yuridis kebijakan subsidi kendaraan listrik di Indonesia serta dampaknya terhadap persaingan usaha di sektor otomotif. Kebijakan subsidi kendaraan listrik diterapkan sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menurunkan emisi karbon dan mempercepat transisi menuju energi terbarukan, melalui berbagai regulasi seperti Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 jo. Nomor 79 Tahun 2023 dan peraturan menteri terkait. Namun, pemberian subsidi ini berpotensi menimbulkan distorsi pasar dan ketidakseimbangan persaingan, khususnya antara produsen kendaraan listrik dan konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis peraturan perundang-undangan serta pendekatan konseptual untuk menelaah relevansi kebijakan subsidi terhadap prinsip persaingan usaha yang sehat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun subsidi kendaraan listrik sah sebagai instrumen intervensi negara, implementasinya harus tetap memperhatikan prinsip persaingan usaha agar tidak menimbulkan hambatan masuk pasar atau mematikan industri kendaraan konvensional yang telah lama menjadi sumber pendapatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan dan evaluasi kebijakan secara berkelanjutan agar tujuan lingkungan tercapai tanpa mengorbankan keadilan persaingan dalam industri otomotif nasiona.
Branding Politik Pasangan Mahyeldi Audy di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Tahun 2020 Rizki Nelma Hendra Putra; Tengku Rika Valentina; Zainal Arifin
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i3.1090

Abstract

Percaturan politik Provinsi Sumatera Barat telah memberikan arah baru terhadap situasi perpolitikan di Indonesia. Pasalnya dengan arah politik yang berlandaskan kepada nilai-nilai adat dan nilai-nilai milenial telah memberikan dampak terhap pola hubungan interkasi antara kalangan muda dengan kalangan milenial ataupun antara kalangan milenial dengan kalangan-kalangan muda. Hal ini dapat dilihat dari pola strategi politik yang dilakukan oleh Mahyeldi dan Audy yang condong merangkul kalangan tua dan kalangan muda untuk terlibat aktif di dalam proses pemilihan umum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dalam menjabarkan hasil dari proses penelitian. Penarikan data yang dilakukan oleh peneliti di dalam proses penelitian ini menggunakan metode penarikan primer dan penarikan sekunder. Tujuan dari proses penelitian ini berusaha menganalisis peran serta dari branding-branding yang dimiliki oleh Mahyeldi-Audy dalam merangkul simpatisan masyarakat pemilihnya. Hasil yang di dapat di dalam proses penelitian ini adalah peneliti menemukan bahwasanya pasangan Mahyeldi-Audy memliki brand yang di sebabkan dari pengalaman, kinerja, dan karakter-karakter yang telah di tanamkan oleh Mahyeldi-Audy, seperti branding agama, branding kepemudaan, dan branding politik yang telah ditunjukan oleh pasangan Mahyeldi-Audy.
Kepentingan Nasional Indonesia dalam Kerja Sama Antariksa dengan Indian Space Research Organisation (ISRO) melalui Pembangunan Stasiun Bumi di Biak Syahdina Alivia Syarif; Ramdhan Muhaimin
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i3.1091

Abstract

Kerjasama Indonesia dengan Indian Space Research Organisation (ISRO) melalui pembangunan stasiun bumi di Biak menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat kepentingan nasional Indonesia dalam pengembangan teknologi antariksa. Stasiun bumi ini tidak hanya mendukung pengelolaan satelit Indonesia, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi internasional. Penelitian ini menggunakan teori kepentingan nasional menurut Scott Burchill dan teori keamanan non-tradisional dari Buzan, Wæver, dan de Wilde untuk menganalisis bagaimana kerjasama ini dapat mengamankan kepentingan nasional Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, yang mengutamakan analisis terhadap dokumen-dokumen terkait, wawancara, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan stasiun bumi di Biak mendukung kemandirian Indonesia dalam aspek politik, ekonomi, dan keamanan. Dengan memanfaatkan teknologi antariksa, Indonesia tidak hanya memperkuat posisi geopolitiknya tetapi juga berperan dalam menjaga stabilitas regional.
Strategy for Handling Construction Claims on Hotel and Resorts Projects in Bali Anak Agung Diah Parami Dewi; Dewa Ketut Sudarsana; Ananda Sri Parthiswari
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i3.1092

Abstract

Meningkatnya kompleksitas hotel dan resort di Bali bersumber dari sisi manajemen konstruksi, termasuk klaim. Perbedaan isi dalam kontrak proyek mencakup ketentuan klaim. Sampai dengan tahun 2024 belum ada penelitian mengenai strategi penanganan klaim di Bali, sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui strategi penanganan klaim konstruksi pada proyek hotel dan resort di Bali. Metode penelitian diawali dengan pengumpulan data sekunder dengan cara mengkaji jurnal dan literatur sedangkan pengumpulan data primer dengan cara observasi, wawancara dan survei. Data survei kuesioner dianalisis dengan menggunakan rumus Weighted Average (WA) dan Relative Importance Index (RII). Metode Focus Group Discussion digunakan untuk menggali lebih dalam mengenai strategi penanganan klaim. Hasil penelitian menunjukkan urutan jenis klaim signifikan yang terjadi yaitu Variation Order (RII 0,811), Contract Change Order (RII 0,680), dan different field conditions (RII 0,665). Penyebab terjadinya klaim signifikan yang terjadi pada proyek perhotelan dan resort di Bali adalah adanya penambahan/pengurangan scope pekerjaan (RII 0,756), perubahan material/spesifikasi (RII 0,702), perubahan/perbedaan/kesalahan desain (RII 0,698). Berdasarkan hasil Focus Group Discussion, strategi penanganan klaim yang paling banyak dipilih adalah negosiasi dan mediasi karena lebih mudah dalam menyelesaikan Solusi dibandingkan dengan arbitrase dan pengadilan yang memakan waktu dan juga biaya.
Studi Pengakuan dan Perlindungan Hak atas Tanah Masyarakat Adat Lamaholot dari Perspektif Hubungan Internasional Lidya Suratena; Christian H.J de Fretes; Petsy Jessy Ismoyo
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1093

Abstract

Penelitian ini membahas terkait perjuangan masyarakat adat Lamaholot dalam melindungi hak atas tanah dan budaya mereka melalui perspektif hubungan internasional. Menggunakan teori konstruktivisme oleh Alexander Wendt dan Indigenous Paradigm sebagai landasan analisis, penelitian ini menyoroti bahwa pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat terkhususnya Lamaholot  tidak hanya dipengaruhi oleh aspek hukum, tetapi juga oleh konstruksi sosial, nilai-nilai budaya dan norma internasional yang berkembang. Teori konstruktivisme menekankan bahwa identitas dan kepentingan masyarakat adat Lamaholot dibentuk melalui proses sosial dan interaksi dengan norma global, sementara Indigenous paradigm menegaskan pentingnya pengakuan kolektif, spritualitas serta hubungan hostolik antara manusia dan alam.  Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumen resmi dan sumber-sumber sekunder yang relevan. Studi ini menemukan bahwa meskipun terdapat pengakuan secara konstitusional dan internasional, implementasi perlindungan hak masyarakat adat di Indonesia masih menghadapi tantangan akibat kebijakan yang top-down dan minimnya partisipasi masyarakat adat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan, dengan melibatkan masyarakat adat secara aktif dalam pengambilan keputusan, demi menjaga keberlanjutan identitas budaya dan hak atas tanah masyarakat Lamaholot di tengah tekanan globalisasi dan eksploitasi sumber daya alam.