cover
Contact Name
Ida Ayu Nyoman Yuliastuti
Contact Email
ia.yuliastuti@unmas.ac.id
Phone
+6281238077558
Journal Mail Official
dharmajnana@unmas.ac.id
Editorial Address
Jalan Kamboja No. 11A Denpasar, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Dharma Jnana
ISSN : -     EISSN : 27766535     DOI : -
Dharma Jnana merupakan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar yang memuat artikel-artikel ilmiah dari hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan kepada masyarakat dalam berbagai bidang disiplin ilmu. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Dharma Jnana merupakan hasil-hasil kegiatan pengabdian asli yang berisikan ulasan kegiatan pengabdian yang bersifat baru, atau berupa komentar dan kritik terhadap tulisan-tulisan baik yang ada dimuat pada Jurnal Dharma Jnana maupun pada terbitan berkala ilmiah lainnya. Jurnal Dharma Jnana menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang mencakup bidang keilmuan: 1. Sosial 2. Kependidikan 3. Sains 4. Keolahragaan 5. Bahasa 6. Bisnis dan Ekonomi 7. Teknik dan Kejuruan 8. Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 108 Documents
PELATIHAN ASPEK PERPAJAKAN BENDAHARAWAN KABUPATEN BANGLI I Gusti Agung Prama Yoga; Desak Rurik Pradnya Paramitha Nida; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.527 KB)

Abstract

Pada masa pandemi covid-19 telah membawa perubahan besar pada struktur perekonomian dan perpajakan. Fungsi pajak yang utama adalah sebagai sumber keuangan Negara, namun jika keadaan sudah berubah, maka fungsi pajak pun beralih kepada fungsi mengatur (regular) di bidang ekonomi dan sosial. Di masa pandemi ini pemerintah mengeluarkan banyak Peraturan Pemerintah sehubungan menstimulus pertumbuhan ekonomi masyarakat. Mulai PP23, 44,86,110 dan 143/KMK.03/2020 semua itu dimaksudkan agar wajib pajak merasa diringankan dari kewajiban perpajakannya. Namun disisi lain maksud pemerintah meringankan beban wajib pajak malah berakibat memberatkan apabila perlakuan dari pihak pemotong dan pemungut pajak tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah. Bendaharawan pemda memiliki fungsi pemotongan dan pemungutan pajak atas PPh 22, pph 23 dan PPN kepada rekanan, namun dalam masa pandemi ini pemerintah memberikan insentif bagi pengusaha yang menjual barang yang berhubungan dengan penyediaan sarana dan prasarana penanganan covid-19. Bagi bendaharawan yang tidak tahu aturan tersebut cenderung tidak berani melakukan pembebasan pemotongan, maka bendaharawan akan memotong dan memungut pph dan PPN kepada rekanan seperti biasa. Disinilah kerugian yang diderita rekanan, sehingga perlu diberikan pelatihan untuk update pengetahuan dan tata cara pemotongan dan pemungutan.
SOSIALISASI PEMODALAN USAHA UNTUK CALON WIRAUSAHA PEDESAAN DI MASA PANDEMI Luh Gede Kusuma Dewi
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.494 KB)

Abstract

Peserta mitra pengabdian yang mengikuti sosialisasi ini adalah 16 orang calon wirausaha yang berasal dari pedesaan Padangkeling yang mana sebagian besar dari mereka belum memahami aspek pemodalan usaha dan bagaimana cara mengakses pemodalan usaha. Pengabdian kepada masyarakat ini dianggap perlu karena dengan adanya pengetahuan, pengelolaan dan pemanfaatan modal usaha maka sebuah usaha dapat berkembang meningkatkan omzet dan juga profitnya. Hal ini tentu akan berlaku jika didukung penuh oleh pemerintah dan lembaga keuangan lainnya dengan menyediakan akses pemodalan yang dapat dijangkau dengan mudah oleh pelaku usaha, terutama pengusaha yang baru memulai bisnisnya. Keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari antusiasme peserta mitra dalam mengikuti kegiatan. Selain itu peningkatan nilai pretest dan posttest lebih dari sama dengan 75% mengungkap peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti sosialisasi. Dengan berbekal pengetahuan ini para calon wirausaha pedesaan memiliki keberanian dan kemampuan untuk mengelola modal usahanya.
PENANGGULANGAN DAMPAK SOSIAL DAN EKONOMI AKIBAT COVID-19 PADA UMKM KETUT KERTAYASA DI DESA CARANGSARI Ni Putu Yeni Astiti; Tude Wahyu Wira Permana; Ni Nyoman Ari Novarini
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.612 KB)

Abstract

Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) memberi dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat baik dibidang kesehatan maupun ekonomi. Pandemi ini telah membawa perubahan besar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia terutama di Bali. Namun, di saat pandemi seperti sekarang ini, tidak sedikit UMKM yang mengalami penurunan omzet dan penjualan. Hal ini juga dialami hampir merata di semua pelaku UMKM Bali kala pandemi menerjang. Adapun target yang ingin dicapai yitu, pengedukasian kepada UMKM mengenai bahaya dan pencegahan penyebaran Covid-19, membrikan masukan kepada UMKM mengenai bagaimana cara memasarkan produk secara online melalui media social seperti Facebook dan bagai mana cara membuat media social secara online agar memudahkan memasarkan produk kerajinan ini agar mengurangi bertatap muka dengen pembeli. Kemampuan karyawan dalam membuat media social dan memasarkan produk secara online melalui media sosial facebook , pemahaman mengenai bahaya dan pencegahan penyebaran Covid-19, disiplin menggunakan masker, UMKM Ketut Kertayasa telah berhasil ditingkatkan melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Kemampuan karyawan dalam membuat media social dan memasarkan produk secara online melalui media sosial facebook, pemahaman mengenai bahaya dan pencegahan penyebaran Covid-19, disiplin menggunakan masker, menggunakan sarung tangan dalam proses produksi, UMKM perlu dipertahankan melalui pendampingan secara berkelanjutan dalam memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM.
PKM PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PEMBUATAN ANEKA KUE DI YAYASAN BHAKTI SENANG HATI, GIANYAR Ita Sylvia Azita Azis; Anak Agung Bagus Amlayasa; Nengah Ganawati
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.48 KB)

Abstract

Penyandang disabilitas memiliki kedudukan, hak dan kewajiban yang sama dengan masyarakat non disabilitas. Selama ini sebagian masyarakat memberikan stigma negatif dan juga adanya perilaku diskriminasi di segala hal seperti misalnya sedikit peluang pekerjaan formal, tidak adanya fasilitas public, sehingga kelompok ini merupakan elemen masyarakat yang rentan dengan kemiskinan. Untuk keberlanjutan dan menjaga masa depan para penyandang disabilitas ini diperlukan peningkatan kecakapan hidup sebagai sebuah terobosan. Kecakapan hidup sebagai bekal untuk menapaki kemandirian hidup ini sangat dibutuhkan di lingkungan masyarakat khususnya penyandang disabilitas. Dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini, tim menjalin kerja sama dengan salah satu Yayasan penyandang disabilitas Bhakti Senang Hati di Desa Siangan,Gianyar-Bali yang membutuhkan berbagai pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kecakapan hidup dan juga kemandirian penyandang disabilitas. Untuk meningkatkan kemandirian hidup dan juga kesejahteraan ekonomi penyandang disabilitas, pemerintah dan pemangku kepentingan perlu mengembangkan strategi program pendampingan masyarakat agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat penyandang disabilitas. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah melalui pelatihan kewirausahaan guna membentuk kelompok usaha bersama pembuatan kue tradisional. Hasil dari kegiatan PKM ini antara lain meliputi adanya peningkatan kemampuan dasar kewirausahaan serta cara membuat kue tradisional sebagai usaha bersamanya para penyandang disabilitas di Yayasan Bhakti Senang Hati.
GERAKAN PROMOSI DAERAH WISATA DESA KABA-KABA DI MASA PANDEMI COVID-19 I Gusti Agung Ayu Istri Lestari; Ida Bagus Gede Mahardika
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.648 KB)

Abstract

Sejak awal tahun 2020 dunia digemparkan oleh kehadiran virus covid-19 (Corona virus disease), Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang baru di temukan belum lama ini. Kehadiran virus ini mengakibatkan krisis ekonomi dimana banyak perusahaan yang tutup dan meningkatnya jumlah pengangguran. melemahnya aktivitas berbagai sektor perekonomian termasuk sektor pariwisata khususnya di Bali. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar tetap berjalan ditengah krisis ekonomi akibat dari wabah COVID-19, tim pelaksana dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) mencoba untuk membantu memasarkan Desa Wisata Kaba-Kaba melalui media sosial dan membuat desain prasarana untuk keperluan pemasaran seperti desain Denah Wisata, brosur dan juga Plang Nama Titik Wisata Desa Kaba-kaba. Selain itu tim pengabdian juga memberikan sosialiasi kepada Pokdarwis Desa Wisata Kaba-kaba tentang tata cara penggunaan media sosial dibidang penjualan atau pemasaran (digital marketing) dengan baik dan terarah. Metode yang digunakan adalah metode edukasi, simulasi serta evaluasi bagaimana cara mempromosikan tempat-tempat yang dijadikan wisata di desa kaba-kaba serta membuat desain denah gambar lokasi tempat wisata sehingga dapat memacu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Kaba Kaba dengan menggunakan media sosial seperti whatsapp, line, facebook, instagram dan sejenisnya. Berdasarkan hasil kegiaan yang sudah dilaksanakan, Gerakan Promosi Daerah Wisata Desa Kaba-kaba Di Masa Pandemi Covid-19 telah berhasil ditingkatkan melalui penyediaan prasarana desain denah objek wisata, desain plang nama desa wisata kaba-kaba serta pelatihan, dan pendampingan dalam menyebarkan brosur dan informasi di media social.
PKM PENGEMBANGAN USAHA KELOMPOK INDUSTRI KERUPUK SAPI DI DESA DARMASABA KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG Anak Agung Media Martadiani; Dewa Ayu Putu Niti Widari; I Gusti Ayu Athina Wulandari
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.823 KB)

Abstract

Sektor UMKM diharapkan mampu menjadi sumber kekuatan baru perekonomian nasional dalam menghadapi krisis.Untuk bisa menjadi kekuatan baru di bidang ekonomi, pemerintah hendaknya memperhatikan SDM dan Manajemennya. Inovasi dari rata-rata UMKM selama ini dirasa masih minim sehingga bisnis UMKM kerap jalan ditempat. Belum lagi persoalan financial atau modal usaha yang kerap menghambat pelaku UMKM untuk meningkatkan produktivitasnya. Salah satu desa yang menjadi sasaran kegiatan PKM adalah Desa Darmasaba. Desa Darmasaba termasuk salah satu dari delapan belas belas desa di Kecamatan Abiansemal, Khalayak sasaran program kemitraan bagi masyarakat ini yaitu mitra I, I Ketut Bantar, mitra II, I Gede Fajar dan mitra III Ketut Sukawati di Banjar Bersih. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah sulit mengembangkan usaha. Karena terbatasnya sumber modal, kurangnya promosi, belum melakukan pencatatan pembukuan terkait dengan biaya-biaya yang telah dikeluarkan dan dalam menjalankan usahanya mitra menjalankan usahanya secara kekeluargaan. Produk yg dihasilkan mitra belum memiliki corporate identity. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan solusi bagaimana meningkatkan penjualan di masa pandemi oleh karena itu tim pengabdian memberi solusi berupa pemberian pelatihan inclass mengenai manajemen keuangan, pengemasan dan manajemen pemasaran.serta pendampingan dalam pembuatan corporate identity. Melalui program PKM, kelompok usaha kerupuk mendapatkan pengetahuan mengenai pembuatan laporan keuangan, pemasaran, corporate identity. Serta memberikan dampak ekonomi bagi kelompok usaha kerupuk dan menjadi wadah edukasi dalam meningkatkan penjualan.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN HASIL PUPUK KOMPOS LEMBU PUTIH UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN DI DESA TARO KECAMATAN TEGALALANG GIANYAR Ida Ayu Sasmitha Putri
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.788 KB)

Abstract

Analisis strategi pemasaran hasil pupuk kompos lembu putih upaya meningkatkan pendapat di Desa Taro Kecamatan Tegalalang Kabupaten Gianyar Pemasaran merupakan hal terpenting yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan dalam upaya menciptakan pasar guna mendapatkan peluang memperoleh keuntungan yang optimal dan menjaga kelangsungan usaha. Setiap usaha dalam bidang apapun membutuhkan dukungan konsep pemasaran berupa bauran pemasaran yang meliputi produk, harga, promosi dan tempat. Untuk mencapai tujuan pemasaran, maka keempat elemen tersebut harus saling mendukung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran hasil pupuk kompos lembu putih upaya meningkatkan pendapat di Desa Taro Kecamatan Tegalalang Kabupaten Gianyar dan kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan meningkatkan pendapat, yang dilakukan oleh strategi pemasaran hasil pupuk kompos lembu putih upaya meningkatkan pendapat di Desa Taro Kecamatan Tegalalang Kabupaten Gianyar yaitu menghasilkan tiga jenis produk yaitu media tanam, dekomposer (JMG) dan pupuk organik, penentuan harga jual dengan metode cost pricing, dan melakukan promosi dengan metode personal selling.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI PADA USAHA KULINER DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA PEMASARAN PADA ERA NORMAL BARU Ni Putu Nita Anggraini; I Made Tamba; Muhammad Hercahya Abadi; I Gusti Ayu Imbayani
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.603 KB)

Abstract

Pandemi Covid 19 telah melumpuhkan perekonomian masyarakat Bali yang bertumpu pada sektor pariwisata. Imbas dari lumpuhnya pariwisata di Bali juga berdampak pada sector kuliner yang menjadi pelengkap industri pariwisata. Bakmi Bunda Koe sebagai salah satu UMKM yang bergerak di bidang kuliner juga merasakan dampak dari pendemi Covid 19. Bakmi Bunda Koe memiliki prospek keberlanjutan usaha yang sangat menjanjikan, namun masih memiliki masalah yang harus dicarikan solusinya. Permasalahan mitra dikelompokkan menjadi dua aspek, yaitu pemasaran, dan keuangan. Ditinjau dari aspek pemasaran permasalahan mitra adalah mitra belum memiliki logo dan brand, banner, daftar menu, dan belum melakukan digital marketing seperti : mitra belum mendaftarkan usahanya pada aplikasi jasa antar makanan, menggunakan sosial media facebook dan instagram. Ditinjau dari aspek keuangan, mitra belum memiliki pencatatan keuangan yang informatif. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah mitra adalah ; dari aspek pemasaran yaitu : membuatkan logo, brand dan banner serta daftar menu, memperluas jangkuan pemasaran melalui media sosial seperti instagram dan facebook, mendaftarkan resto ke aplikasi jasa antar makanan gofood dan mendaftarkan lokasi resto pada Google Maps; dari aspek keuangan yaitu memberikan edukasi tentang pembukuan yang sederhana. Adapun capaian dari program yang dilakukan adalah meningkatnya kemampuan mitra dalam manajemen usaha dan peningkatan kemampuan mitra dalam menggunakan teknologi dalam pemasaran.
PKM PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA PADA KUBE MANIK ASTA GINA DI DESA MUNGGU-BADUNG Anak Agung Ayu Erna Trisnadewi; Anak Agung Sri Purnami
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.242 KB)

Abstract

Adanya program KUBE dari pemerintah pusat dalam hal ini dari Kementerian Sosial RI, mendapat sambutan hangat dari berbagai elemen masyarakat, termasuk juga di dalamnya dari warga Desa Munggu. Salah satu KUBE yang masih aktif dan juga sebagai mitra masyarakat dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah KUBE Manik Asta Gina. KUBE Manik Asta Gina mulai aktif beroperasi mulai 10 Januari 2019, diketuai oleh ibu Ni Ketut Ayu Manik Suastini dan beralamat di Jl Raya Munggu, Br Perempatan Mengwi merupakan KUBE yang berfokus pada usaha jajan tradisional. Selama usaha ini dijalankan, dapat diidentifikasi berbagai permasalahan yang menmpa pada mitra yakni kurangnya daya beli mitra dalam membeli peralatan berakibat pada rendahnya kegiatan produksi, mitra belum memiliki pemahaman terkait dengan akuntansi baik dalam menentukan harga jual maupun cara mencatat transaksi serta mitra masih menggunakan sistem pemasaran dari mulut ke mulut,. Pencatatan transaski melalui nota penjualan, pembuatan stiker usaha dan bantuan peralatan produksi menjadi solusi yang tepat dalam menghadapi masalah mitra. Pencatatan transaksi sederhana dengan nota penjualan dapat membantu pencatatan lebih rapi dan dapat mengetahui dengan cermat total omzet usaha mitra, program pembuatan stiker usaha dapat membantu meningkatkan omzet penjualan serta bantuan produksi dapat membantu meningkatka kapasistas produksi yang bermuara pada peningkatan omzet usaha.
STRATEGI PERLINDUNGAN MERK USAHA BAGI UKM ASRI JEWELLERY DI DESA TAMPAKSIRING, GIANYAR Ida Ayu Nyoman Yuliastuti; Anak Agung Putu Wiwik Sugiantari; Putu Kepramareni; I Ketut Sudipta Giri
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.876 KB)

Abstract

Memiliki merek dagang terdaftar saat ini sangatlah penting, karena dapat mencegah pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab dalam menggunakan merek ataupun nama usaha yang sama. Suatu usaha yang memproduksi suatu produk atau jasa dengan kualitas yang baik dan harga yang terjangkau, tetapi tidak memiliki identitas usaha yang menarik, akan menjadi sulit untuk dikenali dan diingat oleh banyak orang, serta sulit menjangkau customer yang luas. Mitra dalam kegiatan pengabdian yaitu Asri Jewellery belum memiliki logo usaha yang menarik sebagai identitas usahanya agar lebih mudah dikenal oleh banyak orang. Asri Jewellery juga belum memiliki perlindungan berupa Hak Kekayaan Intelektual merk usaha. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu berupa penyuluhan, dan pendampingan dalam pengurusan Hak Kekayaan Intelektual. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu Asri Jewellery telah memiliki logo usaha dan Asri Jewellery juga telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual katalog produk serta Hak Kekayaan Intelektual merk dagang.

Page 2 of 11 | Total Record : 108