cover
Contact Name
Cahaya Rosyidan
Contact Email
cahayarosyidan@trisakti.ac.id
Phone
+6281916319569
Journal Mail Official
jurnal_petro@trisakti.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Gedung D, Lt.4, Universitas Trisakti Jl. Kyai Tapa No. 1 Grogol, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Petro : Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 19070438     EISSN : 26147297     DOI : https://doi.org/10.25105/petro.v11i2.14060
The PETRO Journal is all about the upstream oil and downstream oil and gas industry. Upstream studies focus on production technology, drilling technology, petrophysics, reservoir study, and eor study. Downstream technology focuses on the oil process, managing surface equipment, geothermal, and economic forecast.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER" : 13 Documents clear
ANALISIS PENGARUH VISKOSITAS MINYAK BUMI TERHADAP PERFORMA ELECTRIC SUBMERSIBLE PUMP DI LAPANGAN X Djoko Sulistyanto; Hari K Oetomo; Mumin Prijono Tamsil
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.767 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i3.8327

Abstract

Performa centrifugal submersible pump (ESP) terganggu ketika menangani fluida viscous. Efeknya dicirikan oleh kenaikan horsepower, menurunnya head, efisiensi dan penurunan kapasitas. Rumusan masalah adalah pengaruh viskositas terhadap performa ESP yaitu penurunan efisiensi head pompa, perbandingan performa ESP fluida air dengan minyak berat. Analisis dilakukan pada Sumur X-1, Sumur X-2 dan Sumur X-3 yang mempunyai API gravity 15,6o, 17,5o dan 16,9o. Metode analisis adalah menghitung dan membandingkan Total Dynamic Head kedua fluida tersebut pada sensitivitas  laju alir  dan water cut (wc) menggunakan perangkat lunak. Live oil viscosity  dengan korelasi Ng dan Egbogah, gas terlarut didekati korelasi Standing dan aliran multifasa  menggunakan Hagedorn Brown. Dari analisis ketiga sumur, Sumur X-1 memberikan head factor 96,82 % dan 98,38% pada water cut 80% dan 94% dengan produksi 1800 bpd. Sumur X-2 head factor 94,07% (wc=82%) dan 98,07% (wc=97%) produksi 3000 bpd, Sumur X-3  head factor 98,04% (wc=82%) dan 99,22% (wc=97%) produksi 1300 bpd
PENGGUNAAN PETA SOI DALAM OPTIMASI PENENTUAN LOKASI SUMUR SISIPAN DENGAN MODEL RESERVOIR 3-DIMENSI: STUDI KASUS PENGEMBANGAN LAPANGAN CAL LAPISAN CA Chiva Angel Limbe; Maman Djumantara; Djunaedi Agus Wibowo
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.047 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i3.8906

Abstract

Lapangan CAL terletak 70 km arah Timur Laut dari Jakarta, ditemukan pada 1980 dan mulai berproduksi pada 1982. Lapangan ini merupakan bagian dari Wilayah Kontrak Offshore North West Java (ONWJ) yang terletak di Laut Jawa dengan luas area sekitar 8.300 km2. Lapangan ini mengalami puncak produksi pada 2011 dengan laju produksi 2800 BOPD. Seiring berjalannya waktu, lapangan ini mengalami penurunan produksi, sehingga perlu dilakukan pengembangan lapangan untuk mengoptimalkan pengurasan reservoir.Pengembangan lapangan dilakukan untuk mempertahankan/meningkatkan produksi dan mengoptimalkan pengurasan reservoir. Salah satu upaya untuk itu adalah dengan penambahan sumur sisipan (infill well). Pengembangan lapangan difokuskan pada satu lapisan, yaitu Lapisan CA. Untuk  memilih lokasi sumur sispan yang tepat digunakan peta SOI (Simulation Opportunity Index). SOI merupakan sebuah variabel yang digunakan untuk mengidentifikasi zona dengan potensi produksi yang tinggi. SOI dihitung dengan mengkombinasikan fungsi volume moveable oil, properti batuan dan fluida, juga energi yang berasal dari tekanan reservoir untuk memperoleh zona yang potensial.Beberapa skenario di-run untuk pengembangan lapangan ini. Skenario dijalankan mulai dari 2018 hingga 2037 dengan constraint minimum produksi minyak sebesar 25 STB/D dan BHP minimum sebesar 150 psi. Skenario I merupakan basecase dan menghasilkan kumulatif produksi minyak sebesar 14,45 MMSTB ( RF = 19,6%). Skenario III merupakan basecase ditambah 2 sumur sisipan dan menghasilkan kumulatif produksi minyak sebesar 15,80 MMSTB (RF = 21,4%). Skenario V merupakan basecase ditambah 4 sumur sisipan dan menghasilkan kumulatif produksi minyak sebesar 15,92 MMSTB (RF = 21,5%).
PENINGKATAN PRODUKSI DENGAN CARA MENDESAIN ULANG PROGRESSIVE CAVITY PUMP (PCP) PADA SUMUR “E” LAPANGAN “P” Eko Prastio; Abdullah Rizky Agusman
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.933 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i3.9417

Abstract

Artificial lift method in an oil well is a production engineering that use the help of surface and downhole equipment in order to achieve optimum production when the well is not suited to use natural flow as the main lifting system. But in many cases, even after artificial lift method have using, the optimum production have not achieved yet, thus resulting a redesign of the existing artificial lift is needed. This problem exists on E well that is owned by PT XYZ 1 Field Jambi using Progressive Cavity Pump (PCP) as artificial lift. From the early calculation, it is found that the current production of 17,16 bfpd has not reached the targetted production that is 48,57 bfpd. This shows a need for the existing PCP to be redesigned.            Before redesigning the artificial lift, the current value of Productivity Index (PI) is needed in order to make an Inflow Performance Relationship (IPR) curve that will shows whether the oil well still worth producing or not. According to the results of this research, the value of PI is 0,47 with the maximum production at 60,72 bfpd and optimum production 48,57 bfpd. Meanwhile, the current production is only 17,16 bfpd. After the redesigning completed using R & M Energy Systems calculation methods as the provider of the current PCP, it is found that the optimal for revolution per minute (RPM), horse power (HP), torque values and the drive head type are 101,5 RPM, 2,7 HP, 15 ft-lbs and there have to be a change in drive head type AA4. To get results optimal production.
PREDIKSI TEKANAN PORI DENGAN MENGGUNAKAN METODA MODIFIED EATON DI LAPANGAN X Ganesha R Darmawan
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.685 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i3.9499

Abstract

Prediksi tekanan pori formasi  yang tepat akan menentukan keberhasilan operasi pemboran. Oleh karena itu, diperlukan prediksi dan analisis tekanan pori yang baik untuk mengoptimalkan proses pemboran seperti perencanaan desain casing, estimasi berat lumpur, dan mitigasi masalah pemboran.Prediksi tekanan pori mengunakan log Sonic, Resistivity dan Density dilakukan pada penelitian ini, juga penentuan eksponen Eaton yang tepat untuk area tersebut, kemudian hasil prediksi tekanan pori dikalibrasi ke data tekanan-tekanan yang telah diketahui.Berdasarkan kalibrasi hasil perhitungan tekanan pori, diketahui tekanan hidrostatis akibat berat lumpur yang lebih besar dari pada tekanan rekah formasi terjadi pada kedalaman 2700 ft – 3600 ft. Selama operasi pemboran berlangsung, didapati indikasi loss, namun dapat diatasi dengan menggunakan LCM.  Tekanan pori formasi relatif normal dari permukaan sampai dengan kedalaman 5200 ft, dan ada indikasi subnormal pada kedalaman akhir sumur. Kalibrasi LOT terhadap tekanan rekah menunjukkan tingkat kesalahan sebesar 21% untuk LOT-1 dan 3% untuk LOT-2.
CAPACITANCE RESISTANCE MODEL (CRM) APPLICATION TO RAPID EVALUATE AND OPTIMIZE PRODUCTION IN PERIPHERAL WATERFLOOD FIELD, PANDHAWA FIELD CASE STUDY Muhammad Hasto Nugroho; Billal Aslam; Taufan Marhaendrajana
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.315 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i3.9827

Abstract

Waterflooding is one of the most effective methods to improve oil recovery in mature fields because of its high success ratio, easy in application and cost efficiency. Development until now has shown that Capacitance Resistance Model (CRM) can be used as alternative from reservoir model and simulation studies. CRM can be used as model to predict reservoir characterization and reservoir performance quickly and accurately with only require historical production and injection data. CRM characterizes the reservoir by calculating the connectivity value and the response delay between the injections well and the production well as unknown parameters. Pandhawa Field is a heterogeneous carbonate reservoir with an average permeability of 65 mD with peripheral waterflood since 20 years ago. By knowing the injection efficiency, the optimization process can be carried out by increasing the water injection rate in injection wells that have high efficiency and vice versa. In this study, the performance of waterflood is analyzed using the Capacitance-Resistance Injection-Production Model (CRM-IP) to determine the connectivity of each injection and production well. This study also discuss CRM-IP implementation on MATLAB programming language and optimization of injection rate allocation for the most optimum cumulative oil production. Result of this study indicate total additional oil 505 MBO will be obtained during 120 months period by conduct redistribution water injection management for each injector. By using CRMIP methodology, waterflood management in this field can be done much faster, therefore decision taken for this field will be more effective.
ANALISIS TEKANAN TRANSIEN DAN DELIBERABILITAS GAS UNTUK PENENTUAN CADANGAN GAS DI TEMPAT PADA RESERVOIR TERTUTUP Hari Karyadi Oetomo; Reka Maharani
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.292 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i3.10807

Abstract

Uji tekanan transien sumur adalah sarana untuk mendapatkan informasi tentang deskripsi dan perilaku aliran suatu reservoar. Sumur eksplorasi gas diuji dengan lima set uji deliveribilitas gas, dan diakhiri oleh penutupan sumur untuk uji pressure build-up. Dalam analisis uji pressure build-up digunakan metode pseudo pressure untuk analisis pressure derivative type curve. Hasilnya menunjukkan bahwa permeabilitas reservoir sangat tinggi yaitu 1.7 Darcy. Analisis ini juga menunjukkan bahwa reservoar memiliki empat batas yang berjarak 4627 kaki, 423 kaki, 2859 kaki, dan 55 kaki dari sumur. Batas reservoar ini dapat digunakan untuk menghitung cadangan gas di tempat. Sementara itu data uji deliveribilitas gas dapat digunakan untuk menghitung cadangan gas di tempat dengan menggunakan metode Gp versus P/Z. Peta geologi pada lapangan ini juga dapat digunakan untuk menghitung cadangan gas di tempat. Dari ketiga meode ini, besarnya cadangan gas di tempat adalah antara 726 MMSCFD hingga 899 MMSCF.
PENGARUH AIR PERMUKAAN TERHADAP AIR TANAH BERDASARKAN DATA MUKA AIR TANAH DANGKAL DAERAH DANAU SUNTER DAN SEKITARNYA Muhammad Adimas Amri
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.027 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i3.10828

Abstract

Penelitian analisis Hidrogeologi pengaruh air permukaan terhadap air tanah berdasarkan data muka air tanah dangkal Daerah Sunter dan sekitarnya, meliputi Daerah Sunter yang memiliki 3 (Tiga) Danau, Yaitu Danau Sunter  Barat, Danau Sunter Timur (Danau Sunter Agung) dan Danau Sunter Utara (Danau Cincin), di utara berbatasan dengan daerah pelabuhan dan kawasan wisata Ancol, bagian timur berbatasan dengan kawasan Kelapa Gading, bagian selatan berbatasan dengan kawasan Kampung Pulo Kecil dan di bagian barat berbatasan dengan kawasan Kemayoran. Metode penelitian yang digunakan adalah pengukuran dan analisa aliran muka air tanah (MAT) yang didapat dari Sembilan sumur gali di sekitar Danau Sunter. Sebaran airtanah nya berupa kontur tertutup dan arah alirannya terpusat dari segala arah dengan Danau Sunter sebagai pusat alirannya. Hasil penelitian pada data muka air tanah dan arah aliran air tanah menunjukkan bahwa hubungan antara air tanah dengan ketiga Danau Sunter ialah effluent Stream dimana air danau sunter mengisi air tanah.
ANALISIS KAUSALITAS KONSUMSI ENERGI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA Mixsindo Korra Herdyanti
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.201 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i3.10839

Abstract

Konsumsi energi diyakini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebagian besar energi yang dikonsumsi di Indonesia berasal dari energi fosil dan sejumlah kecil energi terbarukan. Studi ini akan menguji hubungan antara konsumsi energi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, dengan variabel kapital dan tenaga kerja sebagai variabel lain yang dapat mempengaruhi produk domestik bruto (PDB). Untuk melihat hubungan antar variabel dilakukan Uji Kausalitas Granger. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dua arah antara konsumsi minyak, gas alam dan energi tak terbarukan dengan pertumbuhan ekonomi atau memenuhi hipotesis umpan balik. Terdapat hubungan satu arah antara konsumsi batubara dan pertumbuhan ekonomi atau memenuhi asumsi pertumbuhan. Selain itu, dilakukan pemodelan dengan menggunakan metode autoregressive distributed lag (ARDL), sehingga dapat diketahui hubungan jangka panjang dan jangka pendeknya. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan jangka panjang.
ANALISIS RESPON 4D MICROGRAVITY BERDASARKAN INTEGRASI DATA MODEL GEOLOGI DAN SIMULASI RESERVOIR PADA LAPANGAN TBN Dyah Ayu Setyorini; Wawan Gunawan A. Kadir; Eko Widianto
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.193 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i3.10861

Abstract

Salah satu pengembangan dari metode gayaberat adalah metode gayaberat mikro 4D (metode gayaberat selang waktu), dengan dimensi keempatnya adalah waktu. Namun disisi lain ada juga metode yang biasa dilakukan oleh para Petroleum Engineering, yaitu simulasi reservoir. Dengan metode simulasi reservoir, kondisi reservoir dalam keadaan sesungguhnya disimulasikan dengan menggunakan pemodelan komputer sebagai sebuah sistem yang memiliki sejumlah sel atau blok yang saling terhubungkan. Dalam penelitian pada Lapangan TBN ini telah dilakukan penggabungan kedua metode tersebut, diharapkan mendapatkan model dinamika fluida bawah permukaan menjadi lebih baik. Pengambilan data akuisisi dilakukan tiga kali yaitu pada September 2004, November 2006 dan November 2007. Anomali gayaberat mikro selang waktu diperoleh dari proses pengurangan data gayaberat observasi setelah dilakukan koreksi pasang surut (tide), koreksi apungan (drift) dan low pass filter pada 400m dengan  = 1000m yang menghasilkan dua peta anomali gayaberat selang waktu yaitu pengukuran I September 2004-November 2006 dan pengukuran II September 2004-November 2007. Berdasarkan peta anomali gayaberat mikro selang waktu dan model perubahan densitas fluida dengan didukung oleh data geologi dapat mengidentifikasikan anomali negatif yang terkait dengan pengurangan massa fluida karena kegiatan produksi. Selain itu, pergerakan fluida dikendalikan oleh struktur sesar dengan arah utara-selatan dan timur-barat. Sebagai kesimpulan, tinjauan komprehensif yang melibatkan gayaberat mikro 4D, geologi dan produksi reservoir menghasilkan model reservoir baru dimana dari hasil gayaberat selang waktu pengukuran terdapat tiga bagian reservoir pada bagian utara , tengah dan selatan. 
STUDI LABORATORIUM PENGARUH PENAMBAHAN BENTONIT TERHADAP TOTAL DISSOLVED SOLID DAN pH AIR FORMASI MULIA GINTING; Puri Wijayanti; Mochamad Alfin Riady
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.125 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i3.10862

Abstract

AbstrakAir formasi yang ikut terproduksi bersama – sama dengan minyak dan gas pada saat kegiatan produksi migas memiliki kandungan kimia  yang dapat berdampak buruk bagi lingkungan  apa bila dibuang sembarangan. Karena bahaya yang dapat ditimbulkannya, maka perlu  dilakukan pengolahan air atau water treatment sehingga senyawa – senyawa yang berbahaya bagi lingkungan dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan.  Menurut Peraturan Mentri Lingkungan Hidup Nomor 19 Tahun 2010, Total Dissolved Solid dan pH merupakan salah satu parameter yang menjadi syarat dalam pembuangan air limbah ke lingkungan.Tujuan penelitian ini  adalah menentukan pengaruh penambahan bentonit lokal dan bentonit impor ke dalam  air formasi terhadap Total Dissolved Solid dan pH air formasi. Penelitian dilakukan di Laboratorium Analisa Fluida Reservoir Universitas Trisakti. Penambahan bentonit lokal dan bentonit impor yang dilakukan adalah 0, 0,5; 0,75 dan 1 gr ke dalam 1000 ml air formasi. Dari setiap penambahan bentonit tersebut diukur Total Dissolved Solid dan pH larutan.Dari hasil  percobaan diperoleh bahwa penambahan bentonit lokal ke air formasi didapatkan penurunan Total dissolved solid. Penambahan bentonit lokal sebanyak  0.5 gram; 0,75 gram ; 1 gram bentonit ke dalam 1000 ml air formasi mengakibatkan Penurunan Total Dissolved Solid berturut-turut adalah  98.03% ; 98.34% dan 98,25%. Sedangkan pada  penambahan bentonit impor sebanyak  0.5 gram; 0,75 gram ; 1 gram bentonit ke dalam 1000 ml air formasi menyebabkan terjadi penurunan Total dissolved solid berturut-turut sebesar  95.08%;  95.14% dan  95.12%Sedangkan pada pengamatan pH air formasi,  penambahan bentonit lokal maupun penambahan bentonit impor ke dalam air formasi tidak menyebabkan perubahan.  pH air formasi tetap  menunjukan pH stabil diangka 9.

Page 1 of 2 | Total Record : 13