cover
Contact Name
Mohammad Syaikhul Ulum
Contact Email
ulum2014@gmail.com
Phone
+6282257501449
Journal Mail Official
ulum2014@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dedikasi
ISSN : 16933214     EISSN : 27210111     DOI : 10.22219
Dedikasi adalah jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas MUhammadiyah Malang. Jurnal dengan tulisan ilmiah populer ini dimaksudkan sebagai media informasi, komunikasi dan sosialisasi hasil-hasil pengabdian masyarakat sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang dan pihak lain. Redaksi menerima tulisan yang berkaitan dengan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, ide-ide yang berkaitan dengan itu, bersifat interdisipliner atau ide-ide kreatif lainnya yang bersifat konstruktif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 493 Documents
Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Guru Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah dalam Penanganan Dini Kasus Kedaruratan Medik di Sekolah di Kota Malang Suswati, Irma
Jurnal Dedikasi Vol 5 (2008): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.328 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v5i0.865

Abstract

Taman Kanak-kanak adalah suatu ’taman pendidikan’yang menjembatani antara pendidikan keluarga dirumah denganpendidikan formal di sekolah. Data Dinas Kesehatan Jawa Baratsetiap tahun, 750.000 anak meninggal karena kecelakaan dan 400juta anak mengalami luka berat. Tahun 1992 angka kematian anakakibat kecelakaan, keracunan dan trauma di Indonesia tercatat7,3% dan merupakan salah satu dari lima penyebab kematian anaktertinggi. Kecelakaan dapat dicegah dan dapat diatasi jika gurutahu apa yang harus dilakukan untuk mencegah dan memberikanpertolongan pertama pada kecelakaan atau kegawatan medik.Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah 1) Memberikanpengetahuan tentang pengenalan dan penanganan secara diniberbagai macam jenis kedaruratan medik pada anak TK, 2)Memberikan pelatihan ketrampilan dalam penanganan secara dinidan tepat pada kedaruratan medik pada anak TK.Kegiatan pengabdian ini diperuntukkan untuk guru TamanKanak-Kanak (TK) Aisyiyah di Kota Malang dengan metodeseminar dan pelatihan. Materi seminar tentang kedaruratan bedahdan medik, sedang pelatihan Pediatric Basic Life Support (PBLS)dan keadaan khusus. Evaluasi yang diberikan pada peserta denganmemberikan kuesioner tentang pelaksanaan kegiatan seminarmaupun pelatihan ketrampilan yang diberikan oleh narasumberdan instruktur dan indikator program pengabdian ini adalahpeserta mengetahui berbagai macam kasus tentang kedaruratanmedik dan dapat menangani dengan benar kedaruratan medik pada1 Staf Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malanganak TK sebelum dibawa atau dirujuk ke tempat pelayanan yanglebih lengkapHasil pengabdian menunjukkan bahwa dengan diadakanseminar tentang kedaruratan medik dapat memberikan tambahanpengetahuan tentang bagaimana mengenal dan menangani secaradini berbagai macam jenis kedaruratan medik pada anak TK dandengan memberikan pelatihan secara langsung tentangpenanganan kedaruratan medik anak TK dapat memberikantambahan ketrampilan atau guru lebih trampil dalam menanganisesuai dengan teori dan tidak memperberat kerusakan/kecelakaanyang diderita oleh anak TK dan perlu dilakukan tindak lanjutseminar dan pelatihan untuk materi yang lainnya seperti perilakuhidup sehat, mengembangkan UKS, pengobatan sederhana,makanan yang bergizi dan seimbang untuk anak pra-sekolah,senam balita, pertumbuhan dan perkembangan anak sertapencegahan dan pengobatan tentang beberapa penyakit, serta adakerjasama antara TK Aisyiyah dengan lembaga PengabdianMasyarakat Universitas Muhammadiyah Malang dalammengembangkan ketrampilan baik dibidang kesehatan maupunbidang lainnya agar TK Aisyiyah lebih maju dan mampu bersaingbaik ditingkat regional maupun nasional Kata Kunci: Pengetahuan dan Ketrampilan Guru TK,Penanganan Kedaruratan Medik.
PUSAT PERAWATAN LUKA PATRIA CARE BLITAR UNIT PELAYANAN PERAWATAN LUKA, KONSELING, PRODUK SALEP LUKA DAN PELATIHAN PERAWATAN LUKA Fata, Ulfa Husnul; Rahmawati, Anita; Wulandari, Nawang; Fanani, Zaenal; Prayogi, Bisepta
Jurnal Dedikasi Vol 15 (2018): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.792 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v15i0.6437

Abstract

Pusat Perawatan Luka Patria Care merupakan unit pelayanan kesehatan perawatanluka yang berbasis Perguruan Tinggi yang bergerak dalam bidang pendidikan,penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Keunggulan dari Pusat Perawatan LukaPatria Care Blitar adalah penerapan metode balutan modern (modern dressing)sehingga memungkinan biaya perawatan yang relatif terjangkau dan waktu perawatanlebih flaksibel. Selain itu, sumberdaya manusia yang kompeten di bidang perawatanluka, kelengkapan sarana dan prasarana, serta penggunaan sarana perawatan luka yangcanggih memungkinkan pelayanan perawatan yang lebih berkualitas. Tema yangdiusung pada Program Program Pengabdian Kepada Masyarakat skema Ipteks BagiInovasi dan Kreativitas Kampus (IbIKK) pada tahun kedua adalah Unit PelayananPerawatan Luka, Konseling, Produk Salep Luka dan Pelatihan Perawata Luka sebagaiimplementasi dalam kegiatan tri dharma perguruan tinggi dan sebagai unit usaha yangdapat meningkatkan kesejahteraan pengelola Metode pelaksanaan program IbIKKtahun kedua mencakup tindakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Selainitu, Patria Care Blitar juga meningkatkan kerjasama dengan beberapa steakholderguna meningkatkan jumlah kunjungan, serta menciptakan beberapa produk yangberpotensi paten. Hasil program pengabdian ini adalah tersedianya pusat perawatanluka Patria Care Blitar yang masih aktif dalam memberikan pelayanan kepada kliendan kegiatan tri dharma perguruan tinggi, unit wirausaha yang semakin berkembangdan bermanfaat bagi banyak pihak, pengembangan bahan ajar dan modul pelatihan.
PEDOMAN UMUM PENULISAN ARTIKEL UNTUK PENULIS, Jurnal Dedikasi Vol. 10, Mei 2013 Penulisan, Pedoman
Jurnal Dedikasi Vol 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.188 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1750

Abstract

PEDOMAN UMUM PENULISAN ARTIKEL UNTUK PENULISRuang LingkupArtikel-artikel dalam Warta Ilmiah Pengabdian membahas masalah yang berkaitan dengan hasil kegiatanpengabdian kepada masyarakat. Jenis artikel yang dirnuat dapat berupa program penerapan Ipteks bagiWilayah (IbW), Ipteks bagi Kewirausahaan (IbK), Ipteks bagi Inovasi dan Kreativitas Kampus (IbIKK),Ipteks bagi Produk Ekspor (IbPE), Ipteks bagi Masyarakat (IbM), dan Program Pengabdian MandiriInternal (PPMI)FormatArtikel yang dikirim / diserahkan ke Sekretaris Redaksi Jurnal Dedikasi menggunakan bahasa Indonesiaatau bahasa Inggris. Artikel yang dikirirnkan harus asli dan belum pernah diterbitkan dalam media publikasilain.Artikel ditulis secara ringkas dan padat, naskah harus diketik pada kertas A4 tidak lebih dan 20 halamandan diketik 1,5 spasi. Lebar margin atas, bawah, kiri, dan kanan 3 cm.Tabel dan Gambar harus diserahkan secara terpisah dari Teks. Tabel harus diatur sehingga dapat dimuatpada satu halaman warta. Gambar / ilustrasi / peta hanya dapat diterima dalam format hitam-putih.Pustaka harus disusun menurut abjad dari nama keluarga penulis pertama. Naskah diketik dengan MSWord dan diserahkan bersama disket / CD berisi file artikel serta dikirimkan kepada:Pimpinan Redaksi Jurnal DedikasiDirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada MasyarakatUniversitas Muhammadiyah MalangJl. Raya Tlogomas 246 Malang 65144Telp.(0341) 460948, 463513, 464318-19Fax. (0341)460782E-mail. dedikasi@umm.ac.idPenulis dapat menghubungi Redaksi sebelum mengajukan artikelnya untuk mendiskusikan kesesuaiandengan tema setiap nomor penerbitan.
PEMANFAATAN EKSTRAKTOR DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI DAN KUALITAS PANGAN MADU DI KELOMPOK PETERNAK MADU KPH TUMPANG Prihartini, Indah; Budi W., Tedjo
Jurnal Dedikasi Vol 1, No 2 (2004): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.051 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i2.890

Abstract

Kondisi perekonomian Indonesia yang tidak menentu bahkan cenderung memburuk sangat berpengaruh hampir di semua sektor terutama sektor ekonomi. Pertumbuhan  ekonomi  negatif sangat  berpengaruh  terhadap  peningkatan pengangguran dan diduga telah terjadi penurunan PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang sangat signifikan sehingga jumlah penduduk yang hidup dibawah garis kemiskinan sekitar 130.000.000 jiwa.    Melihat kenyataan di atas maka perlu dilakukan pemecahan masalah secara tepat, obyektif, rasional dan berkelanjutan. Sebagai salah satu altematif untuk pemecahan masalah di atas dipilih program intensifikasi petemakan di bidang lebah madu. Program ini dipilih karena mempunyai daya resistensi yang tinggi terhadap kondisi krisis perekonomian di Indonesia. Bahkan nilai jual madu meningkat 200 sampai 300% sedangkan biaya pemeliharaan tidak mengalami peningkatan karena lebah madu dapat mencari makan sendiri melalui nektar pada tanaman liar di hutan maupun nektar dari tanaman perkebunan. Peningkatan nilai jual madu tersebut secara langsung sangat menguntungkan petemak terutama di masa sistem perekonomian yang tidak menentu seperti sekarang ini.    Secara umum konsurnsi madu di Indonesia baru mencapai 3,2 gram perkapita per tahun, jauh lebih rendah dari negara-negara berkembang yang lain yaitu 70 gram per kapita pertahun. Konsurnsi madu di negara maju mencapai 1000 - 1600 gram per kapita pertahun. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, Indonesia mengimpor madu dan beberapa negara lain. Pada tahun 1998 produksi madu Indonesia masih sangat rendah rata-rata 60.000 ton pertahun. Diharapkan secara bertahap pada tahun 2000 Indonesia mampu memproduksi madu 200.000 ton (Rosjid, 1990). Menurut Djojosaputro (1998) dewasa ini permintaan pasar dalam negeri mencapai 300.000 ton dan kekurangan madu diimpor dan Australia, Selandia Barn dan negara-negara lain.    Produksi madu di Indonesia saat ini berkisar antara 40 hingga 60 kg per koloni per tahun. Hasil ini sudah cukup baik dan menambah bukti bahwa Indonesia sangat potensial untuk betemak lebah. Peningkatan
IbM PADA KELOMPOK TANI IKAN “MINA UNTUNG” dan “MINA LESTARI” DI KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG H, Handajani; Dwi Hastuti, Sri; Wirawan, Ganjar Adhi
Jurnal Dedikasi Vol 11 (2014): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.562 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v11i0.1833

Abstract

Handajani H1, Sri Dwi Hastuti 2 & Ganjar Adhi Wirawan3Staf Pengajar. 1,2&3Fakultas Pertanian Peternakan, Universitas Muhammadiyah MalangEmail: 1) handajani@umm.ac.idABSTRAKProgram Pengabdian Masyarakat Internal ini dilakukan oleh Dosen Jurusan Perikanan UniversitasMuhammadiyah Malang dengan dengan kualifikasi yang cukup baik, dan relevan dengan tujuanpengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan Program pengabdian masyarakat ini dilakukan selamaenam bulan, sebagai upaya pemecahan masalah yang dihadapi oleh mitra, tepatnya para petani ikanyang tergabung dalam kelompok tani ikan “Mina Untung” dan “Mina Lestari” di Desa CurungrejoKecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Metode yang ditawarkan adalah melalui pelatihan danpendampingan pembuatan pakan ikan dan manajemen kualitas air dengan pendekatan pada pemanfaatanpotensi wilayah.Tahapan pelaksanaan pelatihan dan pendampingan ini meliputi tahap penyusunan formulasipakan ikan dengan menggunakan aplikasi worksheet dan bujur sangkar, tahap pemilihan bahan bakupakan ikan alternatif, tahap pengelolaan kualitas air melalui pengontrolan Suhu air, pH air, dankandungan oksigen terlarut bagi pertumbuhan ikan, serta tahap pencegahan dan penanggulanganhama dan penyakit ikan.Program Pengabdian Masyaraka bersama Mitra Kelompok Tani Ikan Mina Untung dan MinaLestari, telah menghasilkan produk berupa pakan fermentasi ampas tahu yang dapat diproduksisecara mandiri, dan penerapan pengelolaan kualitas air yang dilaksanakan oleh mitra secara berkala.Pembuatan pakan buatan menggunakan bahan baku pakan yang tersedia diwilayah mitra sedangkandalam pengelolaan kualitas air menggunakan probiotik. Kegiatan ini direspon sangat baik oleh mitraterbukti dengan keikutsertaan mitra dalam program dari tahap awal pelatihan hingga pendampingan.Program pengabdian masyarakat mampu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mitratentang penggunaan bahan baku pakan seperti tanaman azola, daun lamtoro, keong mas, dan limbahampas tahu. Selain hal tersebut keterampilan mitra terhadap pengelolaan kualitas air semakin baik,sehingga upaya pencegahan serangan hama dan penyakit ikan pada usaha mitra dapat dikendalikan.Hal ini berdampak besar terhadap pengembangan usaha dan hasil produksi ikan di kelompok taniikan Mina Untung dan Mina Lestari Desa Curungrejo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Perlupendampingan lebih lanjut dalam hal menejemen secara komprehensip.Kata Kunci : Kelompok Tani Ikan, Pakan ikan fermentasi, Manajemen kualitas air.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA DAN POSDAYA DI KOTA BATU ., Masduki
Jurnal Dedikasi Vol 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.784

Abstract

RingkasanPos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) merupakan forum silaturahim,komunikasi, advokasi, dan wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secaraterpadu yang menitikberatkan bada tiga bidang diantaranya bidang pendidikan,kesehatan dan kewirausahaan. Dalam hal-hal tertentu Posdaya bisa juga menjadiwadah pelayanan keluarga secara terpadu, yaitu pelayanan pengembangan keluargasecara berkelanjutan dalam berbagai bidang, utamanya kesehatan, pendidikan danwirausaha, agar keluarga tersebut bisa tumbuh mandiri di desanya.Tujuan kegiatan pelatihan dan pendampingan ini, dapat dijabarkan lebihlanjut sebagai berikut: Tujuan pengembangan SDM yang difokuskan pada siswaadalah menjadikan para lulusannya memiliki mutu akademis yang lebih baik,meningkatkan mutu sumberdaya siswa SMA, memberikan pengetahuan kepadasiswa SMA mengenai kewirausahaan, mencakup pengertian, penggalian potensikewirausahaan dan pengelolaan bisnis, memberikan pengetahuan dan melatihsiswa SMA mengenai keahlian dan ketrampilan yang diperlukan dalam berwirausahayang dapat dimanfaatkan untuk melakukan usaha mandiri, terutama apabila siswatidak melanjutkan sekolah dengan melakukan pemagangan siswa pada UKM/Perusahaan sekitar sekolah.Hasil dari kegiatan tersebut yang bisa dicapai adalah meningkatnya mutusumberdaya siswa SMA untuk mandiri, bertambahnya pengetahuan siswa SMAmengenai kewirausahaan yang mencakup pengertian, penggalian potensikewirausahaan dan pengelolaan bisnis, bertambahnya pengetahuan siswa SMAmengenai wirausaha makanan dan minuman dari buah-buahan khususnya apel.Selain itu, kegiatan ini telah direalisasikan kepada siswa untuk mulai berwirausahabaik yang dilakukan secara individu di rumah maupun dilaksanakan secara kolektifdi sekolahan, serta terlaksananya pembinaan dan pendampingan wirausaha olehguru magang kepada siswa.Kata Kunci : SDM, POSDAYA.
Pembentukan Kawasan Ekonomi melalui Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat Prihanta, Wahyu; Syarifuddin, Amir; Muhib Zainuri, Ach.
Jurnal Dedikasi Vol 14 (2017): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.673 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v14i0.4304

Abstract

Pembentukan Kawasan Ekonomi melalui Pengembangan Ekowisata Berbasis MasyarakatWahyu Prihanta1, Amir Syarifuddin 2, Ach. Muhib Zainuri31Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Malang 2Jurusan Kehutanan, Universitas Muhammadiyah Malang 3Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang 1wahyuprihanta@gmail.com, 2amir@umm.ac.id, 3muhibzain@gmail.comABSTRAKTujuan yang hendak dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk merancang strategi pembentukan kawasan ekonomi dalam rangka peningkatan pendapatan ekonomi melalui pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di Pantai Taman, Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan.Permasalahan yang dijumpai dalam upaya pembentukan kawasan ekonomi adalah ketiadaan rencana induk pengembangan pariwisata kawasan ekowisata yang dilandasi tata ruang kawasan, kelembagaan ekowisata yang tidak kondusif dan kondisi budaya masyarakat yang cenderung subsistem. Metodologi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui diskusi kelompok fokus, analisis faktor-faktor pendukung dan penghambat pengembangan daya tarik wisata di Pantai Taman. Hal yang sudah dilakukan adalah (1) Penguatan daya tarik wisata yang sudah ada dan(2) Pembangunan objek wisata baru. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa (1)Para pelaku ekowisata sangat terbantukan, (2) Kegiatan telah mencapai sasaran yang diinginkan, (2) Pelaku ekowisatamemiliki keterampilan pemasaran produk-produk ekowisata.Kata kunci : Konservasi, Ekowisata, Ekologi, Pemandangan, Pantai.
FORMULASI PAKAN PELET KAMBING PERANAKAN ETAWAH (PE) DI KELOMPOK TERNAK ABIMANYU DI DESA BUMIAJI KOTA BATU Zalizar, Lili; ., Sujono; Yani, Ahmad
Jurnal Dedikasi Vol 9 (2012): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.141 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v9i0.1381

Abstract

Lili Zalizar 1, Sujono2 & Ahmad Yani31,2,3Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Pertanian Peternakan, Universitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangEmail: lilizalizarthahir@yahoo.com, sujono_umm64@yahoo.com, ayani_lpm_umm@yahoo.co pakan yang efektif dan efisien dapat mengurangi biaya produksi peternakan. Pembuatan pakan dalambentuk pellet dapat mengurangi pakan yang terbuang (sering terjadi jika pakan berbentuk serbuk),meningkatkan konsumsi,daya cerna dan produktivitas ternak. Upaya pendampingan melalui programIpteks bagi Masyrakat (IbM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pada peternak dalam menyusunformulasi pakan kambing PE dengan membuat pellet dalam 2 macam perlakuan berdasarkankonsentrasi air yang dicampurkan pada bahan baku pakan.Bahan baku pakan yang digunakan dalam penyusunan pakan pellet meliputi : Tepung Ikan,Minyak Ikan, Bekatul, Bungkil kelapa sawit, Tepung terigu, Pollard, Slurry Sapi dan Tetes. Alat-alatpenunjang berupa ember, air, pengaduk, blender dan Mesin Pellet. Proses pembuatan meliputi :Bahan pakan, diblender sampai halus dicampur sampai homogen, ditambahkan perlakuan air sebanyak1/6 dan 1/4 dari berat bahan baku. Masing-masing perlakuan diaduk dengan bahan baku pakan.Pengadukan dilakukan sampai tercampur semua. Selanjutnya adonan dimasukkan dalam mesinpellet untuk dicetak dan diperoleh bentuk batangan. Variabel yang diamati meliputi kualitas fisikseperti warna, bentuk dan konsistensi serta palatabilitas ternak terhadap pakan tersebut.Berdasarkan hasil pengamatan perlakuan yang diberi air sebanyak 1/6 dari berat bahan bakupakan, warna pelletnya kehitaman, bentuknya tidak kompak (mudah hancur), konsistensinya kurangpadat dan palatabilitas kambing terhadap pakan tersebut rendah. Sedangkan yang diberi air 1/4 dariberat bahan baku pakan warnanya cerah, bentuknya kompak (tidak mudah hancur), konsistensipadat dan palatablitas kambing terhadap pakan tersebut tinggi. Berdasarkan kedua perlakuan tersebutdisimpulkan, dalam pembuatan pellet sebaiknya menggunakan air sebanyak 1/4 dari berat bahanbaku.Kata Kunci : formulasi pakan, pellet, kambing PE.
PENINGKATAN PRODUKSI BENIH IKAN KERAPU MELALUI PERBAIKAN MANAJEMEN KUALITAS AIR DI KELOMPOK PEMBENIHAN IKAN MINA SEJAHTERA BUNGATAN KABUPATEN SITUBONDO Adhy Wirawan, Ganjar; Handajani, Hany
Jurnal Dedikasi Vol 12 (2015): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.542 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v12i0.2485

Abstract

PENINGKATAN PRODUKSI BENIH IKAN KERAPU MELALUI PERBAIKAN MANAJEMEN KUALITAS AIR DI KELOMPOK PEMBENIHAN IKAN MINA SEJAHTERA BUNGATAN KABUPATEN SITUBONDOGanjar Adhy Wirawan1 & Hany Handajani21,2Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian PeternakanUniversitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangEmail: 1)ganjar@umm.ac.id, 2)handajani@umm.ac.idABSTRAKProgram pengabdian masyarakat dilaksanakan di kelompok pembenihan ikan “Mina Sejahtera” Desa Bletok Kecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendidikan, pelatihan, dan pendampingan manajemen kualitas air bagi pembenihan ikan kerapu, dan udang vaname. Kegiatan menitikberatkan pada upaya perbaikan mutu kualitas air dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan, dan upaya pencegahan penyakit ikan. Kegiatan pelatihan dan pendampingan pengelolaan kualitas air dan pembuatan pakan ikan mandiri direspon sangat baik oleh mitra program, terbukti dengan keterlibatan dan partisipasi aktif mitra, serta peningkatan keterampilan mitra terkait cara budidaya ikan yang baik (CBIB) serta proses penerapan manajemen kualitas air. Hasil evaluasi secara menyeluruh dilokasi usaha mitra, menunjukan bahwa kegiatan pelatihan, dan pendampingan memberikan dampak positif bagi usaha mitra kelompok pembenihan ikan Mina Sejahtera. Keberhasilan program tidak terlepas dari adanya keterlibatan dan partisipasi aktif mitra selama pelaksanaan program pengabdian berlangsung.Kata Kunci : Manajemen Kualitas Air, Ikan Kerapu, Kesehatan Ikan
MAGANG KEWIRAUSAHAAN P PADA ADA INDUSTRI PENGOLAHAN T TANAMAN ANAMAN OBA OBAT/ T/ EMPON-EMPON MP,, Ir. Warkoyo,; SP, Ety Setyaningsih,
Jurnal Dedikasi Vol 1, No 1 (2004): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.47 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i1.908

Abstract

baku segar, di antaranya adalah kunyit, jahe, kencur, empon-empon, pandan wangidan sujij serta gula putih. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk wirausahadengan mahasiswa sebagai target groupnya, yaitu mahasiwa dari jurusan TeknologiHasil Pertanian.Adapun tujuan program adalah memberi bekal kepada mahasiswa sebagaicalon Pengusaha untuk menguasai wirausaha sejak penyedian bahan baku, prosesproduksi, pemasaran sampai pemantauan tingkat preferensi konsumen. Dengandemikian ada luaran kegiatan dimana mahasiswa dapat memahami berbagai aspekyang penting selama proses produksi sampai pemasarannya. Dari program ini adaindikator pencapaian tujuan yang dapat dipantau, yaitu 60% mahasiswa dapatmengikuti kegiatan dan Dosen pembimbing dapat berperan sebagai motivator danpengarah untuk kegiatan.Hasil yang didapat dari program Magang Kewirauahaan sebagai berikut :1. Produk yang dihasilkan baik berupa mahasiswa sebagai calon Pengusahasudah cukup terampil dan menguasai sekali dalam hal proses pembuatannya,walaupun dalam hal pemasaran produknya sebagian mahasiwa masih ada yangkurang menguasai pasar.2. Mahasiswa mendapat manfaat selama mengikuti kegiatan diantaranya lebihmengerti cara pembuatan produk, menerapkan ilmu pemasaran, belajarpengadaan atau penyediaan bahan baku dari lapangan, mendapat tantangandalam inovasi proses pengolahan yang baik, benar dan higienis dari dayaterima konsumen terhadap produk komersial, berkreasi untuyk membuat produksejenis.3. Proses kegiatan pembuatan produk pengolahan tanaman obat atau emponempondimulai dari pra proses yaitu penyediaan bahan baku, pada saat prosespembuatan dan pasca proses yaitu pengemasan, pemasaran dan tinjauantentang preferensi konsumen.4. Kegiatan ini memberikan output atau luaran kegiatan dimana para mahasiswadapat menjadi pengusaha yang memahami berbagai aspek sejak hulu sampaihillir yaitu persiapan bahan baku, selama proses produksi sampai pengemasandan mengetahui seluk- beluk jalur pemasaran dan juga pemantauan ke konsumenmenyangkut cita rasa dan preferensi konsumen.5. Indikator pencapaian tujuan menunjukkan, bahwa walaupun belum seluruhmahasiswa peserta kegiatan dapat menjadi pengusaha, tetapi jiwa wirausahadapat dibekali pada waktu kegiatan ini berlangsung. Dosen pembimbing mengembangkan jiwa wirausaha kepada mahasiswa lain melalui penelitiandan kuliah Pengembangan Produk. Sedangkan bagi IKM, mendapatkanmasukan-masukan untuk perbaikan.6. Perlunya penggantian beberapa alat untuk proses produksi supaya hasilnyalebih maksimal dan efisien, diantaranya dengan spray dryer, drum dryer dandianjurkan operasi vakum.