cover
Contact Name
Mohammad Syaikhul Ulum
Contact Email
ulum2014@gmail.com
Phone
+6282257501449
Journal Mail Official
ulum2014@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dedikasi
ISSN : 16933214     EISSN : 27210111     DOI : 10.22219
Dedikasi adalah jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas MUhammadiyah Malang. Jurnal dengan tulisan ilmiah populer ini dimaksudkan sebagai media informasi, komunikasi dan sosialisasi hasil-hasil pengabdian masyarakat sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang dan pihak lain. Redaksi menerima tulisan yang berkaitan dengan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, ide-ide yang berkaitan dengan itu, bersifat interdisipliner atau ide-ide kreatif lainnya yang bersifat konstruktif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 493 Documents
Peningkatan Nilai Tambah Susu SegarMelalui Teknik Pembuatan Yoghurt dan Medianya di Desa Cicadas dan Desa Sukamandi Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang Arief, Hasni
Jurnal Dedikasi Vol 15 (2018): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.1 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v15i0.6680

Abstract

Hakikat dari suatu pengabdian adalah memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat yangdapat mengantar ke kehidupan yang lebih baik. Oleh karena itu, Tim Pengabdian Unpad tergerakuntuk memberikan suatu pengetahuan dalam hal pengolahan susu segar guna meningkatkan nilaitambah susu segar itu sendiri, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan peternakmelalui penerimaan yang tinggi. Pengabdian ini dilakukan di Desa Cicadas dan Sukamandi,meskipun dalam perjalanannya pembinaan hanya dilakukan pada Kelompok Wanita Tani (KWT)Dayang Sumbi Desa Cicadas.  Adapun metode pelaksanaan kegiatan PPMD Integratif yangdigunakan adalah Workshop (Pelatihan). Tingkat keberhasilan kegiatan workshop  diukur denganbarometer: pengetahuan tentang teknik pembuatan yoghurt dan medianya, minat menghadirikegiatan sosialisasi kegiatan dari kelompok peternak, keikutsertaan kelompok peternak dalamkegiatan pelatihan, dan antusias kelompok peternak dalam kegiatan pelatihan.  Berdasarkan pre-testpada responden dengan jumlah 15 orang menunjukkan bahwa semuanya belum mengetahui teknikpembuatan yoghurt dan medianya. Kegiatan ini sangat menarik responden untuk menghadirikegiatan sosialisasi dari kelompok peternak sehingga keikutsertaan dan antusiasme kelompokpeternak dalam kegiatan pelatihan sangat tinggi. Lebih lanjut dari itu, keberhasilan dari kegiatan initerlihat adanya kegiatan pemasaran yoghurt yang dilakukan oleh KWT Dayang Sumbi dengansegmen pasar yang relatif terbatas.  Atas kondisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa usahapenjualan yoghurt meningkatkan kesejahteraan peternak bila didukung oleh  penyerapan pasaruntuk produk yoghurt tersebut.  Hal ini beralasan karena yoghurt merupakan produk yang memilikinilai tambah yang lebih tinggi dibanding sekedar sebagai susu segar sehingga nilai jual menjadirelatif tinggi yang tentunya akan berimplikasi terhadap segmen pasar.  Terkait dengan hal tersebut,maka program lanjutan yang akan diberikan berupa pelatihan dan pembinaan mengenai manajemenpemasaran.  Kata Kunci: manajemen pemasaran, nilai tambah, pelatihan,segmen pasar, yoghurt
PENDAMPINGAN AGRIBISNIS KAMBING PERANAKAN ETAWAH DALAM MENDUKUNG KOTA BATU SEBAGAI SENTRA PRODUKSI SUSU ., Sujono; Yani, Ahmad
Jurnal Dedikasi Vol 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.253 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1759

Abstract

Sujono1 & Ahmad Yani2Staf Pengajar.1Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian-Peternakan UMM; 2Direktorat Penelitian dan PengabdianKepada MasyarakatUniversitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangEmail: sujono_umm64@yahoo.comABSTRAKPotensi ternak lokal yang sangat berpeluang untuk membantu penyediaan susu dalam negeriselain sapi perah dengan berbagai keunggulannya yang saat ini sedang dikembangkan oleh masyarakatadalah kambing peranakan etawah. Susu kambing memiliki keunggulan tersendiri sebab mengandungnilai gizi yang tinggi yaitu protein 3.4 %, lemak 4.1 %, karbohidrat 5.2 %, kalsium 120 mg/100gram, fosfor 135 mg/100 gram dan berbagai macam vitamin. Susu kambing mengandung proteinlebih tinggi dibanding susu sapi, merupakan sumber kalsium, fosfor dan vitamin yang sangat diperlukanuntuk pertumbuhan usia muda dan mencegah osteoporosis.Tujuan program pendampingan Kelompok Peternak Kambing Perah Desa Beji adalah : Perbaikansistem budidaya ternak kambing perah; Peningkatan pengetahuan dan pengalaman bagi peternakdalam penyusunan pakan; Peningkatan kualitas kesehatan kambing; Meningkatkan nilai jual susumelalui penjualan kepada hotel-hotel di Kota Batu dan Peternak mampu melaksanakan recordingdalam setiap kegiatan pengelolaan usaha dan pembukuan keuangan secara teliti dan berkesinambungan.Metode pendampingan ini adalah : 1. Ceramah dan Diskusi, 2. Metode Demonstrasi, untukkegiatan-kegiatan yang bersifat aplikatif yang secara langsung dapat disaksikan dan dicobakan olehseluruh anggota kelompok peternak kambing perah pada suatu tempat yang telah ditentukan dan 3.Metode pendampingan berkelanjutan.Setelah dilaksanakan pendampingan maka telah dihasilkan beberapa perubahan antara lain; 1)Kelompok Peternak telah meningkatkan efisiensi usaha melalui perbaikan manajemen, 2) Penyajianpakan meningkat, untuk hijauan 5 kg/ekor induk, konsentrat 1 s.d. 1.5 kg/ekor induk; 3) telahmampu menyusun pakan sendiri dengan gizi seimbang; 3) produksi susu rata-rata telah mencapai1,5 s.d. 2.0 liter/ekor/hari, tingkat kejadian mastitis menurun hanya tinggal 20 % dari total induklaktasi; 4) peternak telah mulai melaksanakan recording dan pembukuan sederhana, dan 5) pemasarandilakukan pada hotel-hotel sekitar Kota Batu dengan harga penjualan mencapai Rp. 20.000,-/liter.Penyuluhan, pelatihan dan pendampingan dalam usaha kambing perah di Kelompok PeternakKambing Perah Desa Beji mampu meningkatkan produksi susu, meningkatkan pendapatan dan berharapuntuk dilaksanakan secara berkelanjutan.Kata kunci ; agribisnis, kambing perah, sentra produksi.
PENINGKATAN KUALITAS DAN KETERSEDIAAN PAKAN UNTUK MENGATASI KESULITAN DI MUSIM KEMARAU PADA KELOMPOK PETERNAK SAPI PERAH Zailzar, MS, Dr. Drh. Lili; Sujono, M.Kes., Prof. Dr.; M.Si., Ir. Suyatno,; Yani, M.P., Ir. Ahmad
Jurnal Dedikasi Vol 8 (2011): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.053 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v8i0.692

Abstract

Desa Waturejo merupakan salah satu desa di kecamatan Ngantang yang penduduknyamayoritas bermata pencaharian peternak sapi. Jumlah sapi perah di desa Waturejo saat inisekitar 1.670 ekor yang tersebar di 3 dusun di Desa Waturejo ((Data Potensi Desa Waturejo,2009). Jumlah ternak tersebut tidak didukung oleh jumlah lahan hijauan yang memadai.Keterbatasan pakan hijauan semakin parah bila musim kemarau tiba, disamping itu harga hijauansemakin mahal berdampak pada menurunnya tingkat produksi susu per ekor yang berakhirpada menurunnya tingkat pendapatan peternak.Pengawetan pakan melalui teknologi tepat guna merupakan salah satu solusi cerdas mengatasipersoalan keterbatasan pakan. Pengawetan pakan dapat dilakukan dengan mudah, menyenangkan,aman dan menguntungkan selama memenuhi syarat tahapan yang disyaratkan guna mencapaitujuan dari pengawetan itu sendiri. Hijauan sebagai pakan ternak semakin hari semakin sulitterlebih saat musim kemarau panjang, maka potensi yang besar dari jerami padi merupakanalternatif mengatasi persoalan tersebut.Kegiatan ini dilaksakanakan selama 6 bulan sedangkan kelompok sasaran yaitu 45 orangpeternak yang dibagi dalam 3 kelompok dan setiap kelompok berjumlah 15 anggota dengankepemilikan lebih dari 60 ekor induk tiap kelompok dan 5 orang Pengurus Koperasi SumberMakmur sebagai Mitra strategis dalam pelaksanaan kegiatan alih teknologi pengolahan pakan.Untuk pemecahan permasalahan yang dihadapi kelompok peternak sapi perah maka menggunakanmetode sebagai berikut : 1) Metode Ceramah dan Diskusi; 2) Metode Demonstrasi; 3) MetodePendampingan.Pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan peningkatan kualitas pakan melalui metode amoniasidan silase telah memberikan pengetahuan dan ketrampilan untuk dilaksanakan secara berkelanjutanoleh 3 kelompok peternak sapi perah di desa Waturejo. Pengurus Koperasi Sumber Makmurberharap agar Tim Pengabdian UMM dapat melakukan kegiatan pendampingan secaraberkelanjutan pada semua wilayah desa di Kecamatan Ngantang. Anggota kelompok peternaksapi perah Desa Waturejo sangat sadar bahwa kegiatan ini akan memberikan dampak ekonomiterhadap pendapatan peternak sehingga terbangun motivasi tinggi untuk meneruskan kegiatanusaha sapi perah sebagai tumpuan pendapatan yang menjanjikan.
Redaksi Jurnal Dedikasi Vol.14, Mei 2017 ., Redaksi
Jurnal Dedikasi Vol 14 (2017): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.417 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v14i0.4290

Abstract

Pelindung: Rektor UMM Penanggung Jawab: Direktur Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang Wakil Penanggung Jawab: Wadir I dan II DPPM Dewan Penyunting: Prof. Dr. Sujono, MKes, Dr. Masduki, M.Si, Dr. Nurul Zuriah, M.Si, Ir. Muhammad Irfan, MT, Novin Farid Styo Wibowo, S.Sos., M.Si. Ketua Dewan Redaksi: Ir. Ahmad Yani, MP Sekretaris Redaksi: Drs. Amir Syarifuddin, M. Hut Anggota Dewan Redaksi: Drs. Wiyono, MM, Dr. Ir. Bambang Yudi Ariadi, MM. Staf Pelaksana: Moh. Afif Setiawan, ST., Apdani, S.Sos
MAGANG KEWIRAUSAHAAN DI SENTRA PRODUKSI APEL ORGANIK PADA KELOMPOK TANI APEL ORGANIK "AKAL" Zainudin, Agus
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.454 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.928

Abstract

Menghadapi era perdagangan bebas yang mulai dibuka tahun 2003 ini sekaligus sebagaiupaya menyelesaikan keterpurukan perekonomian yang melanda Indonesia, makabudaya berwirausaha dengan semangat "BERDIKARI" (berdiri di atas kaki dankemampuan diri sendiri) harus terwujud dan tertanam dalam jiwa para alumni lulusanperguruan tinggi di Indonesia. Hal tersebut sebagai modal utama bangsa Indonesiaagar dapat bersaing di pasar global. Tumbuhnya jiwa wirausaha yang tangguh daripara alumni perguruan tinggi, khususnya Fakultas Pertanian akan mendorongberkembangnya industri-industri kecil dan menengah berbasis pertanian yang tetapkokoh menghadapi berbagai gelombang krisis ekonomi. Salah satu wirausaha yangpotensial untuk dikembangkan adalah usaha tani tanaman apel secara organik sebagaikomoditas hortikultura unggulan kota Batu-Malang yang berbasis sistem pertanianramah lingkungan.Melalui kegiatan magang kewirausahaan pada Program Pengembangan BudayaKewirausahaan sebagai bentuk kerjasama kelompok tani apel organik "AKAL" DesaBumiaji Kota Batu dengan civitas akademika Jurusan Budidaya Pertanian FakultasPertanian Universitas Muhammdiyah Malang maka: (1) para mahasiswa semakinbertambah pengetahuan dan pengalaman praktisnya dalam agribisnis apel organik,serta mampu mengidentifikasi permasalahan sekaligus analisis penyelesaian masalah,baik pada aspek penerapan dan pengembangan teknologi budidaya, manajemen usahatani maupun pemasaran produk pertanian, khususnya apel organik skala kecil danmenengah; (2) mahasiswa makin terbuka pemikirannya, bahwa usaha tani apel organiksangat potensial untuk dikembangkan sehingga lebih termotivasi untuk berwirausahatani apel organik tersebut; (3) para petani anggota kelompok tani apel organik "AKAL"di desa Bumiaji, Batu makin meningkat pengetahuannya tentang penerapan teknikbudidaya pada sistem pertanian organik tanaman apel, khususnya tentang pemanfaatanpotensi musuh alami dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Para petanijuga telah terbantu memperluas pangsa pasar produk buah apel organik yangdihasilkannya; (5) keterkaitan dan kesepadanan (link and match) antara perguruantinggi khususnya Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang denganpengusaha perkebunan (kelompok tani) apel organik skala kecil dan menengah makinterbina baik melalui kerjasama penelitian, praktek kerja lapang, pengabdian kepadamasyarakat maupun kerjasama usaha di bidang agribisnis.
MAGANG KEWIRAUSAHAAN PADA INDUSTRI JASA PERAWATAN DAN PENJUALAN SUKU CADANG KENDARAAN BERMOTOR DI YAMAHA DAU MOTOR Murjito, Murjito; Mokhtar, Ali
Jurnal Dedikasi Vol 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.454 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.484

Abstract

Tuntutan lulusan perguruan tinggi di Era teknologi saat ini tidak hanya menguasai teori tetapi harus rnenguasai praktek di lapangan guna menjawab keterbatasan lapangan pekerjaan yang sudah mencakup semua aspek kehidupan. Oleh karena itu fakultas Teknik UMM sangat bertanggung jawab untuk mencetak lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan sekaligus ketrampilan. Alumni Fakultas Teknik UMM rata-rata menunggu 1-2 tahun untuk masuk dunia kerja dan 15% dari alumni tersebut berwirausaha, karena mereka rata-rata aktif magang di beberapa industri jasa perbengkelan sewaktu mereka aktif kuliah. Melihat fenomena tersebut,disikapi dengan mengadakan program magang kewirausahaan dengan target menghasikan lulusan yang siap bekerja keras sekaligus membentuk kewirausahaan calon alumni. Melihat kebutuhan dan prospek kedepan,maka program magang ini dilakukan di YAMAHA MOTOR DAU di jalan raya sengkaling No.9 kabupaten malang yang diikuti oleh 10 orang mahasiswa peserta yang telah lulus seleksi dan 25 orang calon pemula. Pelaksanaan magang ini di bagi dalam 3 tahap yaitu: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi serta tindak lanjut. Dan 10 orang peserta modal mengikuti program kewirausahaan ini menyatakan bahwa: 1. Mereka mendapatkan banyak hal-hal baru di lapangan dan ketrampilan mereka meningkat 2. Mereka memiliki cukup pengetahuan dan ketrampilan tentang cara perawatan otomotif dan pengelolaan usaha bengkel 3. Sebagian peserta berminat usaha bengkel/perawatan mesin mendidik yang membuat lembaga pelatihan otomotif. Diharapkan pengetahuan dan pengalaman dan peserta selama magang dapat menjadi alternatif dalam membuka kesempatan kerja bidang otomotif dan bermanfaat bagi tenaga kerja yang masih belum bekerja.
IbM GURU DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KREATIF INOVATIF BERBASIS POTENSI LOKAL Zuriah, Nurul; Sunaryo, Hari; Yusuf, Nurbani
Jurnal Dedikasi Vol 13 (2016): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.622 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v13i0.3136

Abstract

IbM GURU DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KREATIF INOVATIF BERBASIS POTENSI LOKALNurul Zuriah1, Hari Sunaryo2, Nurbani Yusuf31,2,3Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Muhammadiyah MalangE-mail :1) zuriahnurul@gmail.com, 2) harinaryo@yahoo.co.id, 3) ksindhunanti@yahoo.comABSTRAKPersoalan yang mendasar implementasi pengembangan Bahan Ajar Kreatif Inovatif Berbasis Potensi Lokal dalam pembelajaran di lapangan adalah terletak pada masalah keterbatasan pemahaman tentang pengetahuan dalam membuat dan mengembangkan bahan ajar secara kreatif dan inovatif dengan mengeksplorasi potensi sumberdaya lokal. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah dihasilkannya bahan ajar cetak (Silabus dan RPP, Handout, LKS dan Modul) yang dikembangkan secara kreatif dan inovatif berbasis potensi lokal di SD Muhammadiyah 4 dan 5 Kota Batu sebagai bentuk peningkatan wawasan dan profesionalisme guru melalui inovasi guru dalam pembelajaran. Bentuk pelaksanaan program sebagai realisasi pemecahan masalah terwujud dalam kegiatan periodik dan terjadwal melalui kegiatan workshop, pendampingan penyusunan dan pengembangan bahan ajar, silabus dan RPP, pendampingan praktek pembelajaran dikelas dan pendampingan penyusunan The best practice implementasi pengembangan bahan ajar secara kreatif dan inovatif di SD sasaran program. Hasil Pengabdian ini adalah berkembangnya wawasan dan kompetensi guru dalam pengembangan bahan ajar secara kreatif inovatif dengan memanfaatkan potensi lokal. Berkembangnya wawasan dan kompetensi peserta terkait dengan konsep bahan ajar dan pengembangannya secara kreatif dan inovatif dalam pembelajaran, penyusunan silabus dan RPP, handout, LKS dan modul, mampu menghasilkan laporan the best practices implementasi pengembangan bahan ajar secara kreatif dan inovatif dalam pembelajaran di SD Muhammadiyah 04 dan 05 Kota Batu.Kata kunci: Bahan Ajar, Kreatif, Inovatif, Potensi Lokal
PENINGKA PENINGKATAN AN PRODUKSI BIBIT AYAM AM LURIK MELALUI PENERAP PENERAPAN AN INSEMINASI BUA BUATAN M.Si, Ir. Suyatno,
Jurnal Dedikasi Vol 1, No 1 (2004): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.979 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i1.919

Abstract

Selama ini peternak pembibit ayam lurik belum mengetahui teknologi inseminasibuatan. Hal ini menyebabkan usaha yang dikelolah kurang efisien. Denganmenerapkan perkawinan alam, maka peternak harus menambah jumlah pejantanuntuk mempertahankan fertilitas telur yang tinggi. Peternak biasanya memeliharaayam jantan dan betina dengan rasio 1 : 4,5 sampai 1 : 5. Hal ini jelas tidak efisiendan mengalami pemborosan.Untuk itu perlu inofasi teknologi, khususnya yang terkait dengan efisiensidalam usaha pembibitan ayam. Salah teknologi yang mungkin dapat diterapkanadalah inseminasi buatan. Teknologi ini termasuk sederhana, karena hanya perlumemperbanyak latihan. Cara pelaksanaan mudah dipelajari, bahkan bagi peternakyang belum tahu sekalipun.Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan 2 peternak diwilayah Batu, yaituP. Suhadi (Pendem) dan P. Rusdiyanto (Kajang). Kedua peternak ini memangmemelihara ayam lurik untuk tujuan menghasilkan DOC yang akan dijual. Selamaini mereka menerapkan kawin alami pada ayamnya. Peternak ini selanjutnyadilatih IB dengan materi : manajemen pemeliharaan ayam lurik, manajemenReproduksi ayam lurik, teori IB dan praktek IB. Pelatihan dilaksanakan selama 4bulan efektif dengan metode ceramah, demo dan praktek langsung (Learning bydoing). Pemberian materi yang bersifat teori dilakukan dengan metode ceramahinformal. Peternak sebelumnya diberi modul untuk dipelajari sebelumnya. Teoriyang diberikan ini diharapkan memberi bekal sebelum melakukan praktek IB.Khusus untuk materi inseminasi buatan dilakukan dengan urutan sebagai berikut:pembekalan teori, demo oleh pelakasana, praktek langsung oleh peternak danmonitoring.Setelah mengikuti program ini, peternak memperoleh beberapa pengetahuanpenting yang berkaitan dengan usaha pembibitan ayam lurik. Beberapa pengetahuanyang diperoleh oleh peternak adalah : cara mengelolah (manajemen ) pemeliharaanayam lurik yang benar, cara meningkatkan fertilitas dan daya tetas telur sertameningkatkan jumlah DOC hidup hingga siap jual, Pengetahuan tentang inseminasibuatan, serta ketrampilan melakukan inseminasi buatan pada ayam. Sebelummengikuti program, peternak tidak tahu dan tidak mampu melaksanakan inseminasibuatan pada ayam. Tetapi setelah dilakukan pelatihan, peternak akhirnya mampumendapatkan pengetahuan dan sekaligus mampu melaksanakan inseminasi buatanpada ayam. Tahap yang paling sulit dalam melaksanakan inseminsi buatan menurutpeternak adalah cara mengeluarkan semen ayam jantan. Kesulitan kedua yangdirasakan peternak adalah memasukkan semen kedalam saluran reproduksi ayambetina. Melalui latihan yang terus – menerus, akhirnya sekarang peternak mampumelakukan inseminasi buatan dengan baik. Peternak memang belum dapatmenerapkan langsung diusahanya, tetapi setidaknya mereka akan menerapkaninseminasi buatan ayam ini pada waktu yang akan datang setelah merka mampumengerjakan ide dengan sempurna.Kesimpulan yang diperoleh dari program ini adalah bahwa peternak terbuka danmau menerima masukan teknologi untuk meningkatkan efisiensi usaha ayamluriknya. Peternak juga berhasil memperoleh pengetahuan baru, baik yang terkaitdengan inseminasi buatan maupun pengetahuan dasar lain yang terkait denganpengelolaan usaha pembibitan ayam lurik. Oleh karena peternak belum menerapkanteknologi IB, maka kami sarankan agar peternak segera menerapkan teknologiinseminasi buatan yang diperolehnya untuk meningkatkan efisiensi usaha.
OTOMATISASI ALAT PEMINDAH GAMBAR NEGATIF FILM (LAYOUT) KE SCREEN DENGAN TEKNOLOGI MIKROKONTROLLER DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI PCB SIAP PAKAI DAN EFISIENSI USAHA ., Nurkasan; Irfan, M.; Syafa’ah, Lailis
Jurnal Dedikasi Vol 3 (2006): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.484 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v3i0.899

Abstract

Salah satu dalam proses pembuatan PCB adalah screening (pensablonan PCB pada media screen), dimana didalamnya ada proses perpindahan gambar (drawing) ke media screen. Saat ini, dilakukan dengan cara konvensional (manual), oleh karena itu melalui program vucer ini, kami membuat alat otomatisasi pemindah lay out ke media screen. Alat ini mempunyai 2 bagian utama yaitu lampu sebagai pengganti matahari, dan yang kedua bagian sistem kontrol dengan menggunakan mikrokontroller yang berfungsi mengontrol beban yang berupa lampu dengan waktu penyinaran telah ditentukan. Hasil yang didapat dengan mengaplikasikan alat ini dalam proses pemindahan lay out ke media screen adalah waktu yang diperlukan untuk memindah lay out ke media screen yang semula membutuhkan waktu 45 menit, dengan alat ini hnaya memerlukan waktu 8 menit.   Keyword : Screening, Mikrokontroller, Lay Out
Pelatihan dan Pendampingan Usaha Mikro Dhi Sablon & Printing dan The Joker’s Sablon & Offset di Malang ., Risnaningsih; Suhendri, Hendrik
Jurnal Dedikasi Vol 12 (2015): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.601 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v12i0.2474

Abstract

Pelatihan dan Pendampingan Usaha Mikro Dhi Sablon & Printing dan The Joker’s Sablon & Offset di MalangRisnaningsih1 & Hendrik Suhendri21,2Fakultas Ekonomi, Universitas Tribhuwana Tunggadewi MalangEmail: 1) ningsihrisna@yahoo.comABSTRAKSablon adalah salah satu cara yang lebih populer untuk menyesuaikan barang-barang promosi seperti topi, kaos, kemeja dan plastik pembungkus dengan informasi perusahaan. di Kota Malang terdapat berbagai usaha mikro sablon dalam jumlah yang cukup banyak, tetapi setelah diteliti lebih lanjut semuanya terkendala oleh kurangnya modal dan masalah pemasaran. Masalah yang sama juga terjadi dengan mitra usaha di Kelurahan Gading Kasri Kotamadya Malang yaitu “Dhi Sablon & Printing dan The Joker’s Sablon & Offset”. Sehingga dengan adanya kegiatan pelatihan-pelatihan yang dilakukan mengenai bagaimana membuat desain agar lebih menarik, bagaimana memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha mikro, serta bagaimana menyusun strategi pemasaran yang baik. Pendampingan pembuatan laporan keuangan juga diberikan kepada mitra usaha agar dapat membuat laporan keuangan sendiri. Target dan hasil luaran yang diharapkan adalah dengan adanya bantuan dana dari DP2M Dikti dapat membantu mitra usaha mewujudkan peralatan sablon yang lebih modern, bisa membuat desain sendiri, bisa membuat laporan keuangan sendiri dan membantu memperluas pemasaran. Pelatihan dan pendampingan mitra usaha dapat meningkatkan pendapatan sehingga kesejahteraan juga semakin meningkat. Masyarakat sekitar juga diharapkan bisa mengikuti jejak dari mitra usaha, agar kesejahteraan masyarakat juga meningkat.Kata Kunci: Sablon, Usaha Mikro, Modal dan Pemasaran