cover
Contact Name
Mohammad Syaikhul Ulum
Contact Email
ulum2014@gmail.com
Phone
+6282257501449
Journal Mail Official
ulum2014@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dedikasi
ISSN : 16933214     EISSN : 27210111     DOI : 10.22219
Dedikasi adalah jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas MUhammadiyah Malang. Jurnal dengan tulisan ilmiah populer ini dimaksudkan sebagai media informasi, komunikasi dan sosialisasi hasil-hasil pengabdian masyarakat sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang dan pihak lain. Redaksi menerima tulisan yang berkaitan dengan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, ide-ide yang berkaitan dengan itu, bersifat interdisipliner atau ide-ide kreatif lainnya yang bersifat konstruktif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 493 Documents
PEMANTAPAN KELOMPOK DAN PENGEMBANGAN USAHA KECIL PADA BUDIDAYA TERNAK KELINCI DALAM MENDUKUNG AGROWISATA KOTA BATU ., Sujono; ., Imbang; ., Wehandaka; ., Damat
Jurnal Dedikasi Vol 4 (2007): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.164 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v4i0.880

Abstract

bisa dipahami sebagai sektor pinggiran yang keberadaaanya boleh diabaikan. Halini terbukti ketika ekonomi Indonesia dilanda krisis pada tahun 1998. Kelompok petenakkelinci yang tergabung dalam koperasi AKUR merupakan salah satu usaha yang sangatberkembang dalam menunjang argowisata Kota Batu. Keberadaan kelompok peternak inimampu memberikan sumbangan pendapatan keluarga bagi masyarakat. Namun mengingatcara beternaknya masih hanya mengandalkan pengalaman dan belum didukung denganipteks yang baik. Maka produktivitasnyapun rendah yaitu kematian induk dan anaklepas sapih tinggi, frekeunsi kelahiran lambat dan belum dipahaminya teknik pembuatanpakan penguat untuk kelinci..DP2M DIKTI sangat berperan dalam membantu pengembangan usaha kecil menengahdan perguruan tinggi dalam menunjang pengembangan kewirausahaan melalui salah satuprogram yaitu KKU. Program Kuliah Kerja Usaha (KKU) yang merupakan salah satubentuk pengabdian dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, sebagaisalah satu peran aktif dari perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ipteks, telahbanyak memberikan sumbangan untuk peningkatan produktivitas bagi kelompok peternakkelinci koperasi AKUR di Kota Batu. Melalui program KKU ini sangat memberikanmanfaat bagi mitra usaha, mahasiswa peserta KKU dan perguruan tinggi.Hasil dan Manfaat keberhasilan program terlihat dari (1) Mitra : kematian anak lepassapih kurang dari 50%, kematian kelinci dewasa kurang dari 5%, biaya pakan penguatkurang dari 30%, jarak beranak singkat hanya 2 bulan, penanganan pasca panwendengan membuat bakso kelinci dan pengolahan pupuk dan pendapatan peternakmeningkat 100%. (2) bagi peserta : mendapat pengalaman langsung dan mencobamenjadi wirausaha baru serta mampu membuat rencana usaha (3) perguruan tinggi/lembaga : kerjasama lebih lanjut untuk magang dan penelitian mahasiswa. Guna membantu pengembangan mitra perlu adanya bantuan kredit lunak dan pendampingan oleh melaluidinas terkait yaitu dinas koperasi dan pengembangan usaha kecil serta dinas industridan pengembangan Kata Kunci : Kelinci, Kuliah Kerja Usaha, Rencana Usaha
PELATIHAN LITERASI DIGITAL PADA PEREMPUAN KELOMPOK BINAAN SEKOLAH IBU ARJOSARI MALANG Sulistyowati, Tutik; Hayatin, Nur; Marthasari, Gita Indah
Jurnal Dedikasi Vol 16 (2019): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.524 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v16i1.10735

Abstract

Kurangnya partisipasi dan ketertarikan perempuan terhadap teknologi adalah masalah yang butuh diselesaikan. Hal ini dikarenakan tuntutan era millennial dimana sebagian besar aktifitas manusia dilakukan dengan menggunakan teknologi. Dari latar belakang itulah, maka usulan program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan literasi digital dalam upaya meningkatkan pemahaman TIK bagi perempuan khususnya ibu rumah tangga agar terampil dan bijak dalam menggunakan teknologi. Adapun mitra yang digandeng adalah ibu-ibu kelompok binaan dari sekolah ibu arjosari. Program ini memberikan pelatihan sekaligus pendampingan terkait dengan literasi digital untuk ibu rumah tangga, meliputi: internet sehat, pengelompokkan batas usia anak dalam menggunakan dan mengakses aplikasi internet, serta filtering berita hoax untuk ibu rumah tangga. Hasil dari evaluasi kegiatan menggunakan kuesionar dapat disimpulkan bahwa semua peserta sepakat kegiatan ini memberi manfaat untuk mendukung kegiatan mereka khususnya meningkatkan pemahaman terkait dengan literasi digital dan ketrampilan untuk memberi keamanan penggunaan ponsel bagi anak-anak.
Daftar Isi Dedikasi Vol.6, Mei 2009 Isi, Daftar
Jurnal Dedikasi Vol 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.415 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.774

Abstract

IPTEK1. Penerapan Manajemen Usaha Dan Teknologi Lepas Panen DalamMembangun Agribisnis Hulu-Hilir Pisang Di Kabupaten LumajangIstis Baroh, Bambang Yudi A .................................................................... 1-152. Pelatihan Penulisan Cerita Anak Bagi Guru TK ABA Se-Kota MalangSugiarti, Supriyadi ...................................................................................... 17-243. Penerapan Teknologi OOPic Dan Sensor Untuk Mempercepat ProsesPerbaikan Velg Pada Kendaraan Bermotor Roda Dua (Studi KasusPada Usaha Perbaikan velg di Kotamadya Malang)Machmud Effendy, Zulfatman .................................................................... 25-324. Pendampingan Penerapan Teknologi Tepat Guna Pada IndustriRumah Tangga Pembuatan Cobek Dari Pohon Kelapa Di Desa Betet– Ngronggot – NganjukAli Mokhtar .................................................................................................. 33-39KWU5. Pengembangan Budaya Kewirausahaan Di Perguruan TinggiSri Wibawani WA, Nazarudin Malik, Harpowo ...................................... 41-51MKU6. Magang Kewirausahaan Pada Usaha Pembenihan Dan BudidayaIkan Hias Untuk Memantapkan Jiwa Wirausaha MahasiswaHany Handajani, Sujono, Tri Makmun Arifin .......................................... 53-64INWUB7. Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis PerunggasanDi Universitas Muhammadiyah MalangWahyu Widodo, Suyatno, Ahmad Yani, Adi Sutanto ............................... 65-76u-UJI8. Produksi Apel Organik, Biopestisida Dan Mikroba DekomposerHenik Sukorini, Warkoyo ............................................................................ 77-90POSDA POSDAYA9. Pendampingan Pengembangan Sumberdaya Manusia Dan PosdayaDi Kota BatuMasduki ........................................................................................................ 91-106PPM10. Pelatihan Manajemen Stres Pada Guru Playgruop Dan TamanKanak-KanakTri Muji Ingarianti ........................................................................... 107-11611. Perintisan dan Pengembangan Pimpinan Ranting Muhammadiyah(PRM) Desa Petungsewu Kecamatan Wagir Kabupaten MalangDrs. M. Syahri, M. Si ....................................................................... 117-128 
IbM INDUSTRI RUMAH TANGGA RENGGINANG KETAN DI DESA LINGKUP KECAMATAN SUMBER PUCUNG KABUPATEN MALANG Dwi Mumpuni, Indah; Adistianaya Dewa, Weda Dewa; Wahyu Widarti, Dinny
Jurnal Dedikasi Vol 14 (2017): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.559 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v14i0.4295

Abstract

IbM INDUSTRI RUMAH TANGGA RENGGINANG KETANDI DESA LINGKUP KECAMATAN SUMBER PUCUNGKABUPATEN MALANGIndah Dwi Mumpuni1, Weda Dewa Adistianaya Dewa2, Dinny Wahyu Widarti31,2,3STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang Alamat: Jl. Laksda Adi Sucipto No. 249A MalangE-mail:1)indahstimata@yahoo.com, 2)wedadewa25@gmail.com, 3)dinnywidarti@stimata.ac.idABSTRAKDaerah pedesaan di lingkup Kecamatan Sumberpucung memiliki topografi seluruh wilayahnya adalah dataran sehingga sebagian besar penduduk pedesaan bermata pencaharian petani dan hasil penduduk sebagian besar adalah hasil pertanian khususnya padi. Salah satu jenis padi yang banyak dihasilkan adalah jenis padi ketan. Desa Senggreng dan Sambigede merupakan dua desa yang bersebelahan dan keduanya memiliki kemiripan dari sisi iklim dan geografis, untuk itu kedua desa ini juga memiliki kemiripan dari sisi penghasilan daerah. Penghasilan terbesar dua desa ini adalah padi, diantaranya padi ketan. Sebagian besar hasil panen dijual ke tengkulak, sebagian yang lain diolah dan dijual sendiri. Dengan melimpahnya hasil panen membuat penduduk lebih kreatif membuat produk olahan dari hasil panen ketan, salah satu produk olahan ketan yang dirintis adalah rengginang ketan yang didirikan oleh Industri Rumah Tangga (IRT). Sedangkan target khusus yang dicapai adalah rengginang ketan yang berkualitas, dalam kapasitas besar dengan segmentasi pasar yang luas. Tindakan yang dilakukan adalah membuat alat mesin pengering rengginang sehingga proses produksi dapat lebih lancar tidak tergantung cuaca, lebih efektif dan lebih menguntungkan, melakukan pendampingan proses produksi, yakni dengan (1) melakukan pengeringan dengan alat pengering dan mengembangkan variasi produk menjadi produk siap makan, (2) melakukan penataan terhadap manajemen pembagian tugas dan membuatkan aplikasi keuangan sederhana, dan (3) membangun media pemasaran produk menggunakan teknologi internet. Hasil yang dicapai adalah alat mesin pengering rengginang yang dapat membantu proses produksi, produk rengginang dengan variasi produk mentah dan matang dengan segmentasi pasar yang lebih luas, sistem pembagian tugas yang jelas dan pengelolaan keuangan yang lebih baik.Keywords: Bambu, Nilai Estetika, Nilai Ekonomi, Pemanasan Global, Diversifikasi Produk, Inovasi,Kreativitas
SISTEM PENJERNIHAN MINYAK GORENG BEKAS PENGGORENGAN KRUPUK KULIT SAPI (RAMBAK) Khotimah, Khusnul
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.961 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.933

Abstract

Usaha krupuk  rambak yang dikembangkan oleh sentra industri kecil  di Desa Kauman Kecamatan Bangsal Kabupaten  Mojokerto. Meskipun penggunaan alat masih bersifat tradisional namun mutu produk dalam hal wama penampakan krupuk rambak lebih sehingga produknya lebih disukai konsumen. Permasalahanutama yang dirasakan adalah kebutuhan minyak goreng yang cukup banyak  sementara  harga minyak goreng yang tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan usaha untuk mengatasi masalah tersebut, dengan demikian rumusan  masalah  adalah  :  Apakah  sistem  penjernihan  minyak  goreng  bekas penggorengan yang akan diterapkan dapat memperpanjang masa pakai minyak goring untuk penggorengan krupuk rambak dan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi usaha krupuk rambak Arif Jaya.Sasaran kegiatan vucer ini yangpertama adalah pengusaha kecil industri krupuk rambak UD Arif Jaya di Desa Kauman Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Karena UD Arif Jaya sebagai pelopor dalam menerapkan sistim penjernihan ini diharapkan nantinya mereka bisa menularkan kerekan-rekan bisnisnya. Pengambilan sampel sebanyak 5 liter ini dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu :a.     Kelompok minyak goreng bekas selama 5 kali penggorenganb.     Kelompok minyak goreng bekas selama 10 kali penggorenganc.     Kelompok minyak  goreng bekas  selama    akhir penggorengan  (tidak dipergunakan  untuk penggorengan)Penyelesaian masalah di UD Arif Jaya dapat dilakukan dengan menerapkan. Sistem penjernihan minyak goreng dengan tahapan pemurnian, pemucatan dan penyaringan untuk memudahkan dibuatkan suatu alat termodifikasi. Sistem penjernihan minyak goreng bekas krupuk rambak akan memperoleh hasil optimal apabila minyak goreng bekas 5 - 10 kali penggorengan, adapun  penggunaan minyak goreng 20 kali penggorengan tidak bisa di jemihkan kembali, sedangkan 3 - 5 kali penggorengan tidak perlu untuk dijemihkan. Faktor pendorong pelaksanaan program vucer yaitu adanya kerjasama yang baik antara pelaksana program vucer dengan usaha industri kecil, hal ini terbukti dengan ditanda tanganinya kerjasama untuk program selanjutnya.
PENGEMBANGAN POTENSI MASYARAKAT BIDANG PERKULITAN Dl KECAMATAN GARUM KAB BLITAR Pancapalaga, Wehandaka; Hartati, Endang Sri; Khotimah, Khusnul; Herwintono, Herwintono
Jurnal Dedikasi Vol 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.564 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.489

Abstract

Upaya untuk meningkatkan nilai tambah dan untuk menyediakan lapangan kerja yang seluas luasnya dan membuka kesempatan wirausaha baru dalam bidang penyamakan kulit dan barang barang kulit maka perlu diciptakan Sinergitas pemerintah, swasta dan perguruan Tinggi telah menjadi kata kunci penting dalam mengembangkan kawasan industri kulit di Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Tujuan program IbW adalah untuk menciptakan sinergitas antara Perguruan Tinggi (Fakultas Peternakan-Perikanan UMM, Fakultas Peternakan UISBA) Pemerintahan daerah Kabupaten Blitar dan masyarakat di Kecamatan Garum dalam pengembangan potensi masyarakat di bidang perkulitan di Kecamatan Garum Kabupaten Blitar Metode pengembangan potensi masyarakat bidang perkulitan di Kec Garum Kab Blitar menggunakan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) yaitu metode pemberdayaan potensi masyarakat yang bersifat partisipasif dan Bottom up Approach. Sedang metode yang digunakan untuk membentuk kawasan industri kecil perkulitan di Kec Garum Kab Blitar di desain dengan menggunakan pendekatan konsep cluster. Salah satu persoalan terbesar yang dihadapi industri Penyamakan kulit adalah minimnya suplai bahan baku dari lokal daerah dalam hal inilah Kabupaten Blitar, rnenyusul tidak berkembangnya industri pendukung. Akibat tidak tersedianya bahan baku di daerah lokal maka pelaku industri kemudian mengambil dari daerah lain (Surabaya, Medan dll) bisa jadi mereka impor (Malaysia, Cina dan Australia) agar proses produksi tetap bisa berjalan. Sudah bisa dipastikan, dengan menggunakan bahan baku dan luar daerah atau impor, produk kulit menjadi tidak kompetitif, baik di pasar domestik maupun ekspor, karena adanya biaya tambahan, transportasi lebih lama, serta proses importasi yang lama. Kendala Industri Kecil Penyamakan Kulit • Tingkat utilitas produksi penyamakan rendah. • Suplai kulit rnentah didaerah terbatas. • Mesin peralatan umumnya belum ada. • Kualitas produksi kulit samak belum memenuhi persyaratan industri besar. • Persaingan yang ketat dengan daerah lain seperti Magetan, Garut , Padang. • Pencemaran lingkungan. 
APLIKASI BAHAN TAMBAHAN PANGAN (BTP) ALAMI DALAM PROSES PEMBUATAN PRODUK OLAHAN DAGING DI TINGKAT KELUARGA Dwi Rahayu, Imbang; ., Sutawi; Sri Hartatie, Endang
Jurnal Dedikasi Vol 13 (2016): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.074 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v13i0.3141

Abstract

APLIKASI BAHAN TAMBAHAN PANGAN (BTP) ALAMI DALAM PROSES PEMBUATAN PRODUK OLAHAN DAGING DI TINGKAT KELUARGAImbang Dwi Rahayu1, Sutawi2, Endang Sri Hartatie31,2,3Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Muhammadiyah MalangE-mail : 1) imbangdwirahayu@yahoo.com, 2)sutawi@umm.ac.id, 3)endang@umm.ac.idABSTRAKDaging merupakan pangan bergizi tinggi, menjadi media yang sangat baik bagi pertumbuhan mikroba. Bahan tambahan pangan pengawet sering ditambahkan dalam olahan daging, sehingga menghentikan, menghambat, menahan, memberikan perlindungan daging dari proses pembusukan. Namun yang ditambahkan adalah BTP sintetis, yang penggunaannya tidak terkontrol dosisnya, sehingga menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Ketahanan pribadi seseorang, yaitu fisik yang sehat, mental yang kuat, pikiran yang jernih dari setiap individu bangsa Indonesia merupakan modal dasar ketahanan nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ibu rumah tangga dalam keluarga merupakan pilar utama dalam mewujudkan keluarga sehat. Ibu bertanggung jawab dalam menyediakan makanan sehari-hari bagi keluarga yang sesuai dengan syariat Islam, yaitu halal dan aman untuk kesehatan keluarga. Diperlukan wawasan yang luas bagi ibu-ibu rumah tangga untuk menyikapi permasalahan ini dengan serius, dan terampil dalam pengolahan produk-produk peternakan, khususnya yang berasal dari daging. Melalui program PPMI UMM, pengabdian dengan tema Aplikasi Bahan Tambahan Pangan Alami dalam Proses Pembuatan Olahan Daging di Tingkat Keluarga, telah dilakukan pelatihan, baik dengan tutorial maupun praktek langsung terhadap ibu-ibu PKK, dengan hasil yang memuaskan, terbukti ibu-ibu mempraktekkan sendiri di keluarga masing-masing, juga untuk dijual sebagai penopang ekonomi keluarga.Kata Kunci : Bahan Tambahan Pangan, Chicken Nugget, Abon, Sate Komoh, Bakso
PEMBUA PEMBUATAN AN PREP PREPARA ARA ARAT SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN P PADA ADA BIDANG STUDI BIOLOGI Holil, Kholifah; M.Kes,, Drs. Ainur Rofieq,; ,M.Kes, Dra. Sri Wahyuni
Jurnal Dedikasi Vol 1, No 1 (2004): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.188 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i1.924

Abstract

Fungsi preparat dalam bidang studi biologi di SD, SMP dan SMU sangatpenting untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman langsung perihal tubuhatau bagian organ tertentu pada hewan maupun tumbuhan. Contoh sederhanamisalnya; ketika guru menjelaskan bahwa jaringan darah tersusun atas sel darahmerah dan berbagai sel darah putih. Kalau hanya dengan menjelaskan saja, berartiguru mengajak siswa berpikir abstrak tentang jaringan darah. Hasil pembelajaranini tidak memberikan pengalaman langsung sehingga siswa mudah lupa dan mungkinsekali terjadi akumulasi konsep yang berbeda-beda tentang jaringan darah.Semestinya guru dengan bantuan mikroskop dapat menunjukkan preparat jaringandarah dengan menunjukkan sel-sel darah yang terlihat. Dengan cara ini merekapunya pengalaman langsung dan memiliki konsep yang sama tentang komponenjaringan darah.Dasar pertimbangan dan alasan-alasan itulah yang menjadi landasan awal bagimunculnya gagasan pembuatan preparat organisme untuk bidang studi biologi.Alasan lain yang mendukung gagasan adalah adanya alat seksi jaringan (mikrotom)didalam Laboratorium Biologi UMM yang hanya dimanfaatkan untuk keperluanpraktikum reguler.
KULIAH KEWIRAUSAHAAN MP., Ir. Damat,
Jurnal Dedikasi Vol 1, No 1 (2004): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.248 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i1.904

Abstract

Kuliah kewirausahaan merupakan kegiatan yang dilakukan dalam rangkamenumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa. Melalui kegiatankuliah kewirausahaan tersebut diharapkan akan dapat memberikan informasiaktual tentang dunia bisnis kepada mahasiswa dan sekaligus dapat memberikanmotivasi kepada para mahasiswa agar tertarik untuk merintis usaha. Dorongan danarahan agar para mahasiswa tidak hanya mencari pekerjaan semakin mendesakuntuk dilakukan mengingat dari tahun-ketahun jumlah pengangguran terdidik(sarjana) semakin meningkat. Sementara itu disisi lain masih terbuka cukup lebaruntuk berwirausaha.Secara umum kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkanmahasiswa dan alumni yang mampu menjadi wirausahawan-wirausahawan baruyang handal dan mampu mengembangkan rintisan usaha-rintisan usaha yangsudah dimiliki para mahasiswa. Sedangkan tujuan khusus dari kegiatan kuliahkewirausahaan ini adalah sebagai berikut :1. Meningkatkan pemahaman teoritis dan empiris tentang kewirausahaandikalangan mahasiswa maupun alumni agar mampu menjadi wirausahawanyang berwawasan jauh kedepan yang berbasis pada ilmu yang diperolehnya.2. Meningkat pemahaman manajemen, memperkenalkan cara melakukan aksesinformasi,, akses teknologi, cara pembentukan jaringan kemitraan usaha danakses pendukung lainnya, serta etika bisnis bagi mahasiswa dan alumni agarlebih siap dalam merintis maupun mengembangkan usahanya.3. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para mahasiswa dalampenyusunan rencana bisnis ( business plan) yang realistis yang memungkinkanuntuk direalisasikan dalam mengembangkan dan atau merintis usahanya.Luaran dari kegiatan kuliah kewirausahaan ini untuk memberikan pengetahuanpraktis tentang kewirausahaan dan pengalihan pengalaman berwirausaha,sebagai bekal dan aktivitas awal bagi mahasiswa yang berminat menjadiwirausahawan-wirausahawan baru.
Penerapan Teknologi Pengoperasian, Perawatan dan Pelatihan Mikro Hidro di Desa. Karang Suko KecAMATAN Pagelaran KabUPATEN Malang Irfan, Muhammad; Effendy, Machmud; Mokhtar, Ali; ., Suwignyo
Jurnal Dedikasi Vol 12 (2015): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.695 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v12i0.2481

Abstract

Penerapan Teknologi Pengoperasian, Perawatan danPelatihan Mikro Hidro di Desa. Karang Suko KecAMATANPagelaran KabUPATEN MalangMuhammad Irfan1, Machmud Effendy2, Ali Mokhtar3, Suwignyo4 1,2,3,4Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah MalangEmail : 1)Irfan_tsd@yahoo.com, 2)machmudeffendy@yahoo.com, 3)alimokhtar011@gmail.com, 4)wignyo_08@yahoo.comABSTRAKMicro hydro power plant ( MHPP ) Sumber Maron located in the village of Karangsuko, districts Pagelaran, Malang district. It has been in operation since 2011. Sustainability Mikro Hidro Power (MHP) system depends on many things , one of them is a good way of operation and proper maintenance. The main problem is the unavailability of operators who are able to overcome with disturbances and maintain of MHP system . The purpose of science and technology program activities for the community is to produce the human resources were able to operate , maintain and overcome the slight disturbance in the MHP system. Methods of science and technology program for community activities was carried out by using PRA ( Participatory Rapid Appraissal ) , which is a method that is both empowering and Bottom - up Participatory Approach , by doing workshops and practice . The material of the workshop is the introduction of the MHP system, the components of MHP, on how to operate , maintain all the resources MHP correctly , how to cope with distraction MHP, and health and safety. The results of this activity is the availability of human resources having appropriate skills standards , start from the basic principles operate , maintain and how to resolve the problem if there is interference on all the resources at MHP.Keywords: MHPP, PRA, Science and Technology