cover
Contact Name
Mohammad Syaikhul Ulum
Contact Email
ulum2014@gmail.com
Phone
+6282257501449
Journal Mail Official
ulum2014@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dedikasi
ISSN : 16933214     EISSN : 27210111     DOI : 10.22219
Dedikasi adalah jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas MUhammadiyah Malang. Jurnal dengan tulisan ilmiah populer ini dimaksudkan sebagai media informasi, komunikasi dan sosialisasi hasil-hasil pengabdian masyarakat sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang dan pihak lain. Redaksi menerima tulisan yang berkaitan dengan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, ide-ide yang berkaitan dengan itu, bersifat interdisipliner atau ide-ide kreatif lainnya yang bersifat konstruktif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 493 Documents
Daftar Isi Jurnal Dedikasi Vol.14, Mei 2017 Isi, Daftar
Jurnal Dedikasi Vol 14 (2017): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.004 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v14i0.4291

Abstract

Konservasi Ekologi Hutan Mangrove di Kecamatan Mayangan Kota ProbolinggoAch. Muhib Zainuri1, Anang Takwanto2, Amir Syarifuddin3Pelatihan Media Pembelajaran Matematika Berdasarkan Kurikulum 2013 Bagi Guru Sekolah Dasar di Gugus 9 Kecamatan Sukun MalangDyah Tri Wahyuningtyas1 & Raddin Nur Shinta2IbM Kelompok Kerajinan Bambu di Desa Pehkulon Kecamatan Papar KediriFauziyah1, Baju Pramutoko2, Indah Yuni Astuti3IbM Industri Rumah Tangga Rengginang Ketan di Desa Lingkup Kecamatan Sumber Pucung Kabupaten MalangIndah Dwi Mumpuni1, Weda Dewa Adistianaya Dew2, Dinny Wahyu Widarti3IbM Implementasi Teknologi Pengolahandan Pemasaran Hasil Budidaya “Cacing Tanah” OrganikJuliAstutik1, Sri samsundari2, Su’adah3, Zaenal Abidin4Peningkatan Usaha Krupuk Amplang di Desa Kertasada Kecamatan Kalianget Kabupaten SumenepMahmud Yunus1, Jauharul Maknunah2, Sujito3IbM Sistem Informasi Bagi Koperasi Wanita di Kabupaten TulungagungMaskur1 & Eko Budi Cahyono2Pemberdayaan kelompok seniman barongsai-lion Kota dan kabupaten malang (IbM)Nanik SuratmiPembangunan dan Pelatihan Pengelolaan Website untuk Mendukung Promosi Kampung Wirausaha (E-Lun) Kelurahan Sisir Kota BatuNur Hayatin1, Dini Kurniawati2, Evi D. Wahyuni3Pemberdayaan Usaha Jajanan Pasar Guna Peningkatan Industri Kecil Menengah di SidoarjoRibangun bamban Jakaria1, Arief Wisaksono2, Cylen setyo rini3IbM Kelompok Wanita Nelayan Pengolah Udang Rebon di Kecamatan Ma’rang Kabupaten PangkepSri Mardiyati1 & Amruddin2Upaya Pengembangan Sapi Potong Menggunakan Pakan Basal Jerami Padi di Desa Wonokerto, Dukun, GresikUsman Ali1 & Badat Muwakhid2Pembentukan Kawasan Ekonomi Melalui Pengembangan Ekowisata Berbasis MasyarakatWahyu Prihanta1, Amir Syarifuddin2, Ach. Muhib Zainuri3Pusat Perawatan Luka Patria Care Blitar Unit Pelayanan Perawatan Luka, Konseling, Produk Salep Luka Dan Pelatihan Perawatan LukaUlfa Husnul Fata1, Anita Rahmawati2, Nawang Wulandari3, Zaenal Fanani4, Bisepta Prayogi5
KONSULTASI BISNIS DAN PENEMPATAN KERJA DL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG In 'am, Ahsanul
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.593 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.929

Abstract

Dari tahun ke tahun lulusan perguruan tinggi semakin bertambah banyak, namun dayaserap bagi lulusan perguruan tinggi sangat terbatas, hal ini disebabkan oleh beberapafaktor, antara lain:l) para lulusan mempunyai kemampuan yang kurang relevan denganlingkungan dunia kerja, 2) banyak perusahaan memperkejakan tenaga kerja praktisibukan sarjana dengan ditambah beberapa keterampilan yang dibutuhkan perusahaan.Berdasar kenyataan tersebut, Tim konsultasi bisnis dan penempatan kerja UniversitasMuhammadiyali Malang memberikan pelayanan jasa konsultasi bisnis kepada paralulusan dan para pengusaha yang memerlukan bimbingan dan binaan berkaitan denganbisnis yang digelutinya serta perlu menjembatani untuk memperoleh tambahan modaldari lembaga keuangan.Adapun tujuan yang diharapkan dapat dicapai dari kegiatan ini adalah : a). Mengatasipengangguran lulusan perguruan tinggi dengan memberikan altematif bisnis ataumencari kerja melalui proses konsultasi, b).Mengatasi permasalahan dan kendala yangdihadapi pengusaha kecil melalui proses konsultasi secara kontinyu dan berkelanjutan.Sedangkan target luarannya adalah terciptanya pengusaha kecil dan menengahserta lulusan perguruan tinggi yang dapat ; a). mengidentifikasi masalah bisnis yangdihadapi, b) memecahkan permasalahan bisnis yang dihadapi, c). membuat rencanausaha, d). membuat proposal pengajuan kredit, e). menumbuhkan jiwa kewirausahaanserta f). menciptakan lowongan kerja baru bagi lulusan perguruan tinggi.Pelaksanaan kegiatan KBPK pada tahun pertama dilakukan menjadi 3 tahap , yakni 1)penyusunan data base, 2) pelatihan kewirausahaan. 3) pendampingan.Dari ketiga tahap kegiatan tersebut dapat disimpulakan ada beberapa hal yang seringkalidihadapi oleh peserta kegiatan, yaitu:1. Modal, sehingga harapannya dengan mengikuti pelatihan ini dapat dimediatoriuntuk memperoleh tambahan modal. Di UMM memang telah bekerja sama dengan BankJatim untuk menyalurkan pinjaman Pundi Kencana,untuk itu peserta yang belum menerimabantuan modal akan diusahakan untuk memperoleh pinjaman melalui PEMASEKA.2. Kualitas produk. Faktor yang menjadi penyebab kualitas produk rendah antara lain adalaha) bahan baku mempunyai kualitas rendah, b)keterampilan tenaga kerja perlu ditingkatkan,c) alat produksi masih sederhana. Untuk itu ketiga faktor penyebab kualitas produksidiupayakan untuk ditingkatkan.3. Pemasaran. Usaha Kecil Menengah biasanya mempunyai kendala pemasaran, hal inidisebabkan oleh a) kurangnya jaringan kerja sama, b)show room untuk memajang hasilproduksi kurang memadai bahkan tidakada, c) sarana transportasi juga menjadi kendala.Dalam keguiatan KBPK ini permasalahan pemasaran dikupas untuk dicari pemecahannyaTahap ketiga adalah pendampingan, dalam kegiatan ini Tim KBPK melakukan pendampingankepada pengusaha kecil dalam melaksanakan kegiatannya, dan membantu mencari solusijika terjadi permasalahan. Dalam pendampingan hendaknya perlu dilakukan secara intensif,karena kegiatan ini memperoleh kendala dalam pelaksanaannya, disebabkan sebagianpengusaha belum melaksanakan pencatatan berbagai aktivitas yang dilakukan sehinggapermasalahan yang mungkin timbul pada saat pendamping belum mendatangi dapatdicatat yang kemudian dikonsultasikan.
Membangun Jiwa Wirausaha Mahasiswa Sebagal Produsen Benih Padi Unggul Ishartati, Erny; Husen, Syarif; Sudibyo, Rahmad Pulung
Jurnal Dedikasi Vol 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.864 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.485

Abstract

U.D. Tani makmur pada awal berdirinya merupakan usaha keluarga, dan telah memproduksi benih dan menyalurkan pada petani baik di jawa timur maupun luar jawa, namun penentuan kualitas masih dilakukan secara tradisioanal. Pada tahun 1987 pemerintah memberi ijin melakukan penangkaran benih sendiri yang bersertifikat dibawah pengawasan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Jawa Timur. Profesionalisme ini telah dipercaya pemerintah untuk rnemproduksi benih padi unggul bersertifikat yang juga merupakan produsen benih terbesar di Probolinggo Jawa Timur. Kemitraan antara Fakultas Pertanian UMM dengan U.D. Tani Makmur telah lama terjalin baik, hal ini membuka peluang yang besar bagi mahasiswa untuk membekali diri dengan keterampilan di bidang produsen benih bagi mahasiswa melalui program kewirausahaan. Magang di U.D.Tani Makmur diikuti 10 orang mahasiswa dan program studi Agroteknologi dan Agrobisnis, mahasiswa ini memiliki pengalaman yang minim di bidang pembenihan dan kewirauasahaan, namun memiliki minat yang tinggi untuk mengembangkan jiwa kewirausahaannya. Rangkaian kegiatan magang yang dilaksanakan mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan keterampilan tentang pembenihan dan sertifikasi benih meliputi: pengenalan lokasi, penyusunan rencana kerja, persiapan lahan, pemilihan sumber benih, penyemaian, penanaman benih, pemeliharaan, pengendalian mutu dilapangan, Rouging, pengolahan benih, sertifikasi/ pelabelan serta pemasaran. Mahasiswa sangat antusias dalam melakukan magang ini, karena jarang didapatkan dari bangku kuliah dan sebagai modal memotivasi diri dalam berwirausaha, lebih terbuka wawasannya dalam mengelola sumberdaya yang ada serta terbangun kemitraan srategis antara Perguruan Tinggi dengan perusahaan initra
USAHA MIKRO PEDAGANG KAKI LIMA MAKANAN & MINUMAN DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA ., Risnaningsih; Tanuwijaya, Sjheny
Jurnal Dedikasi Vol 13 (2016): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.607 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v13i0.3137

Abstract

USAHA MIKRO PEDAGANG KAKI LIMA MAKANAN & MINUMAN DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGARisnaningsih1 & Sjheny Tanuwijaya21,2Fakultas Ekonomi, Universitas Tribhuwana Tunggadewi MalangE-mail: 1) ningsihrisna@yahoo.comABSTRAKRamli (2003) pedagang kaki lima diartikan sebagai usaha kecil masyarakat yang bergerak di bidang perdagangan dengan lingkungan usaha yang relatif kecil, terbatas dan tidak bersifat tetap. Pedagang kaki lima sering dilekati oleh ciri-ciri perputaran uang kecil, tempat usaha yang tidak tetap, modal terbatas, segmen pasar pada masyarakat kelas menengah ke bawah dan jangkauan usaha yang tidak terlalu luas. Begitu pula dengan kedua mitra usaha yaitu Gerobak Nasi Pecel Gondrong dan Stand Es Capcin yang berjualan di pinggir jalan demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka mulai jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Masalah yang dihadapi kedua mitra usaha adalah kurangnya modal, peralatan banyak yang rusak, desain banner yang masih sederhana, tenda yang sempit. Dengan permasalahan tersebut Tim IbM menawarkan solusi dengan bantuan DP2M Dikti memberikan bantuan modal usaha berupa bahan-bahan baku untuk menambah dagangan kedua mitra usaha dan peralatan-peralatan yang kondisinya lebih baik lagi, memberikan penyuluhan tentang kiat sukses berwirausaha dan pembuatan laporan keuangan untuk usaha mikro, memberikan pendampingan tentang membuat desain pada banner dan membuat laporan keuangan untuk usaha mikro, memberikan bantuan tenda bagi mitra usaha supaya jumlah pembeli semakin meningkat, sehingga pendapatan juga meningkat, yang akhirnya perekonomian kedua mitra usaha semakin meningkat.Kata Kunci: Pedagang Kaki Lima, Modal, Berwirausaha
PENGOLAHAN P PASCA ASCA PANEN ANEN SUSU MENJADI YOGURT Di PERUSAHAAN SAPI PERAH “MUL MULYA JA JATI” Widodo, MS.,, Dr. Ir. Wahyu; Laily K., Ir. Ikip
Jurnal Dedikasi Vol 1, No 1 (2004): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.445 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i1.920

Abstract

Produksi susu merupakan bahan minuman yang tidak awet dan hanya bertahanmaksimal satu hari sehingga apabila ada kelebihan yang tidak terjual akan tebuang,akibatnya kelebihan tersebut dijual murah ke KUD Pacet atau disimpan dan dijualmurah keesokannya. Sementara itu Perusahaan sapi perah “Mulya Jati” belummempunyai pengetahuan dan teknologi pasca panen susu, maka dijalinlah kerjasamadengan Pusat Pengembangan Bioteknologi Universitas Muhammadiyah Malanguntuk mengatasi permasalahan yang ada, yaitu Perusahaan mempunyai produksusu dan Pusat Bioteknologi mempunyai teknologi pasca panen susu menjadiyogurt.Yogurt merupakan hasil fermentasi dari susu. Pengolahan susu menjadi yogurtdapat memperlama masa pemasaran sehingga dapat meningkatkan nilai jual.Khalayak sasaran adalah pemilik dan karyawan “Mulya Jati” serta masyarakatdesa Tropodo.Tujuan dari program ini 1) mengatasi kelebihan produksi susu yang tidakterjual, 2) pembuatan yogurt dapat meningkatkan waktu pemasaran, 3) meningkatkankualitas kandungan zat makanan susu sehingga akan menjadi bahan makanan yangbaik bagi manusia 4) dapat menambah pendapatan peternak.Langkah yang dilakukan 1) melakukan penelitian awal untuk memperolehstarter unggul yang diperoleh dari Universitas Gadjah Mada yang terdiri daristarter Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus serta hasil inokulasisendiri di laboratorium bioteknologi Universitas Muhammadiyah Malang yangterdiri dari starter Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Starteryang unggul digunakan untuk mengetahui seberapa besar starter tersebut dapatdiandalkan untuk diimplementasikan pada masyarakat, 2) pelatihan, penyuluhandan pendampingan, 3) mulai proses produksi yogurt yang layak untuk dipasarkan.Kesimpulan setelah melaksanakan kegiatan program a.l. Perusahaan Sapi Perah“Mulya Jati” telah dapat melaksakan pengolahan pasca panen susu menjadi yogurtyang layak untuk dipasarkan dan dapat ditindaklanjuti menjadi industri rumahtangga yang dikoordinasi oleh PKK Desa Tropodo Kecamatan Krian KabupatenSidoarjo dan dibiayai oleh pemilik Perusahaan sapi perah “Mulya Jati” Bpk. H.Umar Amin. Namun demikian proses pendampingan perlu dilakukan terus krenamsih adanya kecenderungan langsung menjual susu segar daripada mengolahkembali susu tersebut biarpun mempunyai nilai ekonomis yang lebih tinggi.
PEMANFAATAN OVEN UDARA KERING DENGAN SISTEM KONVEKSI UDARA KERING UNTUK REDUKSI KADAR AIR MADU DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS MADU\ SESUAI STANDAR EKSPOR Budiwijono, Tedjo; ., Lukman; Prihartini, Indah
Jurnal Dedikasi Vol 3 (2006): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1665.824 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v3i0.900

Abstract

Pelaksanaan program vucer ini berlangsung di Koperasi Madu Nusa Indah Jl. Patimura 414 Bangil Kabupaten Pasuruan sejak bulan Juni sampai September 2005. Tujuan pelaksanaan program ini adalah meningkatkan kemampuan teknologi tepat guna pada UKM dengan memanfaatkan sumber daya local yang murah. Manfaat dilakukan program ini adalah untuk meningkatkan niali jual madu dari yang berkadar air 23% menjadi 17% hingga harga madu menjadi meningkat 300%. Hasil yang dicapai dari program ini adalah alat oven mampu menurunkan kadar air madu dari 23,5% dari 22,3% menjadi 19,8% dari 20,5% menjadi 19,1% dan dari 19,53% mnjadi 17% dalam waktu 4 jam. Hal yang menjadi kelemahan dari alat ini adalah kapasitas madu yang diproses terbatas sekali kapasitas oven yang kecil.
TEKNOLOGI PEMBUATAN TAHU YANG RAMAH LINGKUNGAN (BEBAS LIMBAH) Widaningrum, Ida
Jurnal Dedikasi Vol 12 (2015): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.909 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v12i0.2476

Abstract

TEKNOLOGI PEMBUATAN TAHU YANG RAMAH LINGKUNGAN (BEBAS LIMBAH)Ida WidaningrumFakultas Teknik,Universitas Muhammadiyah Ponorogoemail:iwidaningrum@yahoo.co.idABSTRAKTahu memiliki protein nabati kualitas terbaik karena memiliki komposisi asam amino paling lengkap dan diyakini memiliki daya cerna yang tinggi (sebesar 85% -98%). Kitan mengetahui bahwa tahu selama ini menggunakan cuka, dengan biaya yang relatif rendah. Tapi tahu ini memerlukan banyak air dalam proses manufaktur, limbah tahu selama ini sangat mengganggu lingkungan sekitar, serta efek cuka dapat menyebabkan asam lambung. Dengan perkembangan teknologi, ada bahan yang bisa menggantikan cuka untuk membekukan bubur kedelai, zat ini tidak menimbulkan bau serta tidak melepaskan limbah, dan tidak membutuhkan tempat yang luas. Jenis ini dikenal sebagai Tofu tahu nigarin dimana proses pembuatannya menggunakan air laut Nigarin atau sari. Nigarin tahu yang diproses tanpa limbah, tidak berbau, sehingga proses manufaktur yang ramah lingkungan. Selain itu, mikro Nigarin mengandung mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Berisi lebih dari 80 jenis mineral, termasuk Magnesium, Kalium, Besi, Kalsium, Boron, Selenium, dan Zinc. Tujuan IbM adalah untuk memperkenalkan dan praktek membuat tahu menggunakan Nigarin ini kepada produsen tahu, masyarakat dan komunitas bisnis warung makanan (dalam hal ini kantin sekolah). Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi, diskusi, pelatihan dan pendampingan cara membuat tahu ramah lingkungan, pembuatan makanan / minuman yang berasal dari ampas tahu, evaluasi dan monitoring. Hasilnya cukup menarik perhatian dan minat masyarakat dengan indikator keberhasilan peningkatan pengetahuan tentang cara lain untuk menghasilkan tahu yang sehat dan lebih praktis. Pengetahuan tentang penggunaan nigarin yang bisa berfungsi untuk menebalkan bubur kedelai sebagai pengganti cuka. Menambah pengetahuan tentang bahaya pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah.Kata kunci: Tahu, Sumber Protein, Cuka, Nigarin, Ramah Lingkungan
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK KERAMIK DI SENTRA INDUSTRI KECIL KERAMIK BETEK MALANG DENGAN METODE PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK (STATISTICAL PROCESS CONTROL, SPC) Lukman, M.
Jurnal Dedikasi Vol 5 (2008): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.681 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v5i0.866

Abstract

Dari hasil penelitian Lukman (2005) kerugian dari sisifinansial yang karena adalanya produk cacat, dengan kriteriaadalah: Pecah, Retak, Gopel, Permukaan Produk Tidak Halus/ rataatau Permukaan kulit jeruk, Glasur tidak rata, Glasur Mengelupas,Dekorasi Glasur Kembangan Mengelupas, Permukaan ProdukAda Warna Jelaga Hitam, Permukaan Produk Ada Lubang jarum,Bekas glasur yang menetes pada permukaan luar , Permukaanbergelembung kecil, Permukaan Produk Terpecik Warna GlasurLain. Sehingga perlu dilakukan langkah perbaikan untukmeningkatkan kualitas produk keramik, dengan menggunakanmetode pengendalian kualitas statistik.Metode untuk pelaksanaan kegiatan vucer ini secara garisbesar dibagi menjadi tujuh langkah penyelesaian masalah, antaralain: 1) Langkah Pertama, adalah menyakinkan pemilik bahwaperlu dilakukan perbaikan proses produksi tanpa merubah tata carayang berlaku selama. 2) Langkah kedua, adalah melakukanpenyiapan materi penyuluhan dan pelatihan proses pengendaliankualitas secara statistik sesuai dengan kondisi sumber dayamanusia dan alat yang ada. 3) Langkah Ketiga, adalahmenyiapkan dan melakukan koreksi dari format pengendaliankualitas statistik. 4) Langkah keempat, adalah mulaimenyesuaikan format pengendalian kualitas statistik per urutanproses produksi keramik 5) Langkah kelima, adalah melakukanpelatihan pengisian format: lembar check sheet, diagram pareto ,1 Staf Pengajar Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malangdiagram ishikawa, diagram shewart dan perhitungan indekkemampuan proses. Dan juga melakukan langkah analisaperbaikan proses per urutan produksi keramik sehinggadiharapkan sasaran menuju zero defect akan tercapai. 6) LangkahKeenam memproduksi keramik dengan mengisi lembar formatpengendalian kualitas. 7) Langkah Ketujuh, adalah tentanganalisa perbaikan proses per urutan produksi keramik adalah lebihdifokuskan agar sasaran menuju zero defect dapat tercapai.Kesimpulan yang dapat ditarik dari proses pelaksanaanpengabdian ini, adalah :1) Pola pemahaman pengertian kualitas diindustri kecil terkait dengan kepuasan pelanggan belum terbentuk.2)Secara kuantitatif ada penurunan produk cacat, ini merupakanpeningkatan secara luar biasa pada industri kecil keramikSoekardi. 3) Ditinjau dari diagram Shewart, masih jauh dariharapan karena semua proses adalah tidak terkendali. 4)Ditinjaudari kemampuan proses nilainya, jauh dibawah satu atau Cp < 1,artinya masih diperlukan pola pembinaan peningkatan kualiltaslebih intensif. Kata Kunci: Cacat Kualitas, Pengendalian Kualitas Statistik,Tujuh Langkah, Zero Defect.
IBM PENINGKATAN DAYA SAING PENGUSAHA TRAVEL DI MALANG RAYA Azhar, Yufis
Jurnal Dedikasi Vol 15 (2018): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.207 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v15i0.6438

Abstract

Tidak dapat dipungkiri bahwa ketersediaan modal menjadi salah satu faktor utamadalam ketahanan suatu usaha, demikian pula usaha travel. Banyak pengusaha traveldengan modal kecil akhirnya harus gulung tikar karena tidak mampu bersaingdengan usaha sejenis yang memiliki modal besar. Perlu ada strategi jitu daripengusaha-pengusaha dengan modal kecil ini agar usahanya tetap eksis meskipundengan dana yang minim. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah denganpenerapan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepadakonsumen serta alat bantu untuk memasarkan jasanya. Sistem aplikasi mobile yangdapat digunakan oleh konsumen untuk memesan jasa layanan travel dapat menjadijawaban atas permasalahan tersebut. Dengan penggunaan aplikasi ini, diharapkankualitas pelayanan pada konsumen bisa meningkat, sehingga berpengaruh terhadappenambahan kuantitas konsumen yang dapat dilayani. Selain itu, diusulkan pulasuatu konsep pemasaran baru yang terinspirasi dari skema MLM (Multi LevelMarketing) yang banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan kosmetik atau alatkesehatan dalam memasarkan produknya. Sistem pemasaran ini juga akan dibantuoleh aplikasi mobile agar mudah penggunaannya. Diharapkan dengan adanyasistem pemasaran seperti ini, pangsa pasar dari suatu usaha travel akan lebih luassehingga kuantitas konsumen yang menggunakan jasa travel tersebut juga akansemakin bertambah.
Daftar Isi Jurnal Dedikasi Vol. 10, Mei 2013 Isi, Daftar
Jurnal Dedikasi Vol 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.097 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1762

Abstract

Volume 10, Mei 2013ISSN : 1693 - 3214Daftar IsiProduksi Yoghurt SinbiotikWahyudi A1 , Damat2, Elfi Anis Saati3, N. Aziz4, M. Wachid5  (01 - 06)Penerapan Teknologi Pengoperasian, Perawatan dan Pelatihan Mikro Hidro di Desa KarangSuko Kecamatan Pagelaran Kabupaten MalangMokhtar A1, Sudarman2, Suwignyo3, Sayid Muhammad4  (07 - 12)Penerapan Teknologi Silase Untuk Mempertahankan Produksi Susu Kambing Pe PadaKelompok Peternak di Dataran TinggiHidayati A1, T. Budiwijono2 dan W. Prihanta3   (13 - 19)Optimalisasi Produksi Ikan Melalui Pelatihan Pengelolaan Induk Ikan Lele Berkualitas diKelompok Pembudidaya Ikan Raja Mina Dusun Pidek Desa Sepanjang KecamatanGondanglegi MalangHandajani H1, Sri Dwi Hastuti2 & Ganjar Adhy Wirawan3 (20 - 26)Pendirian Pusat Pelayanan Informasi Obat Untuk Peningkatan Pelayanan Kefarmasian danSarana Edukasi di Apotek Umm Medical CenterRachmawati H1, Ika Ratna Hidayati2, Dian Ermawati3 & Engrid Juni Astuti4 (27 - 32)Peningkatan Pemahaman Takmir Masjid di Wilayah Malang Terhadap Penentuan AkurasiArah KiblatSarif M (33 - 37)Penerapan Konsep 3R Sebagai Upaya Minimasi Volume Sampah Padat Perkotaan di PondokPesantren Al-Mizan LamonganSamin1, Dodi Iffandani2, Sabilil Muttaqien3 & Ode Rapija G4 (38 - 47)Pendampingan Agribisnis Kambing Peranakan Etawah Dalam Mendukung Kota Batu SebagaiSentra Produksi SusuSujono1 & Ahmad Yani2 (48 - 57)Ipteks Bagi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)Sulistyianingsih T1, Abdullah Masmuh2 & Hevi Kurnia Hardini3 (58 - 65)Pendampingan Revitalisasi Karang TarunaMuhammad Hayat1, Vina Salviana2 & Rachmad KDS3 (66 - 72)Batik Kulit Dan Produk Barang-Barang Batik Kulit Sebagai Produk Berciri IndonesiaPancapalaga W1, Endang Sri Hartati2 & Khusnul Khotimah3 (73 - 77)