cover
Contact Name
Erna Meiliana
Contact Email
ernameiliana@trisakti.ac.id
Phone
+6287840093703
Journal Mail Official
jurnaldimensidkv@trisakti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti Jl.Kyai Tapa No.1 Grogol Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 25027425     EISSN : 25497766     DOI : https://doi.org/10.25105/jdd
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain was published by Faculty of Art and Design Trisakti University in 2016. This journal is published regularly 2 (two) times a year, every April and October. Articles in Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain include knowledge, studies, research, intellectual ideas and ideas related to the science of art, culture especially those related to Visual Communication Design, such as advertising, graphic design, digital multimedia, typography, illustration and photography. Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa is published both in print and online versions. The aim of Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain to publish original papers , conceptual frameworks, analytical and simulation models, case studies, empirical research, and book reviews .Also to develop and communicate widely the development of art and design theoretical and pragmatic.
Articles 163 Documents
Penerapan Physiognomy untuk Pengembangan Desain Karakter Pada Animasi A.F Choiril Anam Fathoni; Rina Kartika; Sulaiman Hakim Lubis
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.031 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v3i1.2846

Abstract

AbstractThe Application of Physiognomy for the Development of Character Design in Animation. The research is developed to answer the need of clear design diversification in the creation of animated characters nowadays, to make the character easily recognizable by its market. The designed character is characterized in such a way to represent the designed personality in accordance with its possessed traits. Physiognomy,an in-depth observation study of human face physical characteristics to understand its personality, potentially being a reference in making character designs more suitable to its personality, without having to repeat its previous designs. Through literature studies and animated films comparison, this paper aims to discover opportunities in animationcharacter design through non-verbal communication tools like physiognomy. Analysis is done by matching the physiognomy data with observation to several animation film character. Results of this study is a model that can be applied in the future of character creation in the animation world. AbstrakPenerapan Fisiognomi untuk Pengembangan Desain Karakter pada Animasi. Penulisan ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan diversifikasi desain yang jelas dalam pembuatan karakter animasi saat ini, sehingga karakter tersebut lebih mudah dikenal pasar. Desain perwajahan karakter dibentuk sedemikian rupa agar bisa mewakilikepribadian yang dirancang dan sesuai dengan sifat-sifat karakter yang dimilikinya. Fisiognomi, sebagai studi mendalam pengamatan karakteristik fisik wajah manusia untuk memahami kepribadian seseorang, memiliki potensi untuk menjadi referensi dalam pembuatan desain karakter yang lebih sesuai dengan kepribadiannya, tanpa harusmengulangi desain terdahulu. Melalui studi literatur serta perbandingan film animasi, tulisan ini bertujuan untuk membuka peluang dalam desain karakter animasi melalui alat komunikasi non-verbal seperti fisiognomi. Analisis dilakukan dengan melihat kesesuaian data fisiognomi berdasarkan observasi pada beberapa film animasi yangkarakter desainnya. Hasil dari penelitian ini adalah model yang dapat diaplikasikan di kemudian hari dalam penciptaan karakter di dunia animasi.
Tren 4 Dimensi dalam Desain Komunikasi Visual Fikri Abdillah; Wegig Murwonugroho
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.7 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v3i1.2847

Abstract

AbstractThe 4-Dimensional Trend in Visual Communication Design. Visual Communication Design explains how humans communicate through visual imagery. In recent years, 4-dimensional objects have begun to emerge in the design trend of 2017 is quite a lot of appear in the works of visual communication design. Visual trends in previous visual communications design have begun to be widely used and  applied to a visual display,the lack of a new style in visual communication design makes the visual appearance bored and less attractive to be a problem for some designers. Many large and wellknown companies use 4D design objects in their works, such as Nike, Adidas, Suzuki, Nvidia. This paper describes more deeply about the development and applications of 4D in visual communication design. The method used in this study by studying the theoryand review the work in phenomenology. The result that 4D is much different from preexisting trends because this style of design forms a detailed and realistic impression by using perfect materials, textures, lighting and shadows. But there are some shortcomings that have 4D that some of them is the length of time work in producing a complex 4D object and the knowledge of animation, shapes, photography, composition, basic tools and others, needed to make 4D design would take a long time to learn. AbstrakTren 4 Dimensi dalam Desain Komunikasi Visual. Desain Komunikasi Visual menjelaskan tentang bagaimana manusia berkomunikasi melalui citra visual. Dalam beberapa tahun belakangan ini, objek 4 dimensi mulai bermunculan pada tren desain tahun 2017 ini cukup banyak muncul pada karya-karya desain komunikasi visual. Tren visual pada desain  omunikasi visual sebelumnya sudah mulai banyak digunakan dan di terapkan pada tampilan sebuah visual, kurangnya gaya baru dalam desain komunikasivisual membuat tampilan sebuah visual terasa bosan dan kurang menarik tentunya menjadi masalah bagi beberapa desainer. Banyak perusahaan besar dan ternama yang menggunakan objek 4D desain dalam karya-karyanya, seperti Nike, Adidas, Suzuki, Nvidia, dan lain-lain. Makalah ini memaparkan lebih dalam mengenai perkembangan maupun penerapan 4D dalam desain komunikasi visual. Metode yang digunakan dalampenelitian ini dengan cara mengkaji teori dan mengkaji karya secara fenomenologi. Hasilnya adalah bahwa 4D jauh berbeda dari tren yang sudah ada sebelumnya karena gaya desain ini membentuk kesan detail dan realistis dengan menggunakan material, tekstur, pencahayaan dan bayangan yang sempurna. Namun ada beberapa kekuranganyang dimiliki 4D yaitu beberapa di antaranya adalah lamanya waktu pengerjaan dalam menghasilkan sebuah objek 4D yang kompleks dan pengetahuan tentang animasi, bentuk, fotografi, komposisi, basic tools dan lain-lain, diperlukan untuk membuat desain 4D tentunya membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajarinya.
Peran Storyline pada Representasi Identitas Nasional di Museum Nasional Indoensia Baru Liliek Adelina Suhardjono; Budi Sriherlambang; Laura Christina Luzar
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.959 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v3i1.2848

Abstract

AbstractNational Identity Representation of the New National Museum of Indonesia. The Collection of the National Museum of Indonesia is a manifest of national identity. The National Museum should represent various elements that define an identity of a nation. At the same time we also need to critically assess the role of the National Museumin the construction of nation identity. Since the beginning of its founding, Indonesia is a nation with diverse components. However in recent times there have been many instances where people seem to have forgotten the importance of these diversities. At the moment the National Museum of Indonesia is undergoing a major restoration with the strategy to incorporate storyline as a path to present its collections. This researchaims to assess the representation of national identity within this new approach. By incorporating observation on the National Museum of Indonesia and Linggarjati Museum as comparative studies as a methodology, continued with interviews, analysis and synthesis. The final result of this research will give a recommendation that hopefullywill give benefit the National Museum of Indonesia.  AbstrakPeran Storyline pada Representasi Identitas Nasional di Museum NasionalIndonesia Baru. Koleksi Museum Nasional Indonesia merupakan manifestasi dari sebuah identitas nasional. Museum Nasional hendaknya merepresentasikan berbagai elemen yang menentukan ide ntitas suatu negara. Di lain pihak kita hendaknya juga terus bertanya, peran apakah yang dimainkan oleh Museum Nasional atas konstruksi identitasbangsa? Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berbhinneka. Namun akhir-akhir ini, berbagai peristiwa yang mencederai kebangsaan seakan menjadi pertanda bahwa banyak di antara masyarakat kita yang mulai melupakan pentingnya keberagaman. Saat ini, Museum Nasional hendak berbenah diri, melebarkan sayap dan membangun tata visual baru dengan berdasar pada storyline. Penelitian ini bertujuan untuk mengkajirepresentasi identitas nasional pada Museum Nasional Indonesia yang baru. Penelitian ini menggunakan metodologi observasi pada Museum Nasional Indonesia dan Museum Linggarjati sebagai pembanding, dilanjutkan dengan tahapan wawancara, analisis dan sintesa. Hasil akhir dari penelitian berbentuk kajian ini berupa rekomendasi yang dapatdigunakan sebagai rujukan oleh pihak Museum Nasional Indonesia.
Visualisasi Perempuan dalam Desain Kemasan Produk Pelangsing Tubuh Merek Merit dan Natural Slimming Suit Hendro Aryanto
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.267 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v3i1.2849

Abstract

AbstractFemale Visualization in Body Slimming Product Packaging Design of Merit and Natural Slimming Suit. Advertising is expanding nowadays and this towards to pro and cons to certain commercials. The special purpose for visualization and illustration in body slimming product packaging design is to project cultural values, ethics, and to communicate consumer’s values. Gender concept in female exploitation was represented in packaging design as marketing message of attraction. The object of this research is body slimming product packaging design of Merit and Natural SlimmingSuit. The method of this research is qualitative method to explain and analysis the object of research. The semiotic method from Roland Barthes is use to explore the denotative method and connotative method of illustration image in the packaging. The interpretation of sign from the illustration image is related to gender theory. The result of his researchis the consumer’s understanding about female exploitation in body slimming product packaging. It is not only caused by female deliberation but only caused by need and demand. Female had shown themselves and entered the top difference era which are materialistic era, hedonistic, secularistic, and in depth individualistic.   AbstrakVisualisasi Perempuan dalam Desain Kemasan Produk Pelangsing Tubuh Merek Merit dan Natural Slimming Suit. Dunia periklanan sedang berkembang pesat membawa pengaruh yang dapat menimbulkan pro dan kontra terhadap suatu iklan di masyarakat. Tujuan khusus pada visualisasi ilustrasi desain kemasan produk pelangsing tubuh adalahuntuk memproyeksikan nilai-nilai budaya, etika, dan mengkomunikasikan nilai-nilai kelas konsumen. Konsep gender pada eksploitasi perempuan direpresentasikan dalam desain kemasan sebagai bagian dari daya tarik pesan penjualan. Objek pada penelitian ini adalah kemasan pelangsing tubuh merek Merit dan Natural Sliming Suit. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk memaparkan dan menganalisis objek penelitian.Metode analisis semiotika dari Roland Barthes digunakan untuk menjelaskan makna denotatif dan konotatif dari gambar ilustrasi pada kemasan. Interpretasi makna tanda yang ada pada gambar ilustrasi dikaitkan dengan kajian teori gender. Hasil dari peneltian ini adalah pemahaman bahwa eksploitasi perempuan dalam pencitraan pada kemasan produk pelangsing tubuh tidak saja karena kerelaan perempuan, namun juga karena kebutuhan. Perempuan dipamerkan dan memamerkan diri dan masuk ke era pembedaan yang paling puncak yaitu era materialistik, hedonistik, sekularistik, dan individualistikyang sangat dalam.
Strategi Penyajian Portofolio Desain Angela Oscario; Athaya Zahra
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1036.308 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v3i1.2850

Abstract

AbstractStrategy to Design a Graphic Design Portfolio. Portfolio is very important for a graphic designer to pursue her/his career. Years ago, in Indonesia, there weren’t so many graphic designers, but now there’re so many Visual Communication Design graduates who want to be graphic designers/art directors, especially at creative department in advertising agencies. That’s why the competition is getting tough and tougher. Due to the challengingcompetition, it’s very important for graphic designers to be able to design a portfolio that can meet the needs of creative department in advertising agencies. Unfortunately, there are a lot of young or fresh graduated graphic designers who don’t really understand how to design portofolios that can compete among tens, or even hundreds of other applicants. This condition was worsened because in Indonesia there isn’t a literaturethat discussed the process of designing a graphic design portofolio. The method is to perform a discussion forum of students who have obligation to find practice company in a short time and have difficulties to create portofolio. The research continue with 3 portofolio studycase as material to data and analysis. Case studies and interview data were analyzed by The Elements of Art theory by Robert J. Belton to produce a guide fordesigning portofolio that meet the needs of creative department in advertising agency. AbstrakStrategi Penyajian Portofolio Desain. Portofolio adalah modal terpenting bagi desainer grafis untuk meniti karir. Berbeda dengan jaman dahulu, di mana di Indonesia profesi desainer grafis kurang diminati, sekarang terjadi lonjakan lulusan desain komunikasi visual. Oleh karena itu persaingan menjadi sangat ketat untuk mendapatkan pekerjaan di bidang desain grafis, terutama di departemen kreatif perusahaan iklan yangmerupakan salah satu industri yang banyak diminati. Karena persaingan ketat tersebut, sangat penting bagi desainer grafis untuk merancang portofolio yang tepat sesuai kebutuhan departemen kreatif perusahaan iklan. Sayangnya banyak desainer grafis terutama desainer grafis yang baru lulus bingung bagaimana merancang portofolio yang mampu bersaing di antara puluhan, bahkan ratusan pelamar lainnya. Di Indonesiasendiri jarang terdapat literatur yang membahas proses desain portofolio desain grafis. Metode dilakukan dengan mengadakan forum diskusi bersama mahasiswa-mahasiswa yang memiliki kewajiban untuk mencari tempat magang dalam jangka waktu dekat dan mengalami kesulitan dalam menyusun portofolio. Kemudian penelitian dilanjutkanmenggunakan 3 studi kasus portofolio sebagai bahan untuk ungkap data dan analisa data studi kasus dan data yang diungkap melalui wawancara dengan praktisi dan dianalisisberdasarkan teori The Elements of Art oleh Robert J. Belton untuk menghasilkanpanduan strategi penyajian portofolio desain.
KAJIAN INFOGRAFIS MUSEUM NASIONAL INDONESIA Sari Wulandari; Arif Priyono SA
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1119.286 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v3i2.3599

Abstract

AbstractA Study of Infographic National Museum of Indonesia. Currently the National Museum of Indonesia (MNI) is revitalizing the museum towards the vision of “Museum of Indonesian Culture with International Level”. Through the exhibition “Be Indonesia”museum manager seeks to capture input from residents and experts. Various sourcesof information describing Indonesian culture are displayed, to convey the message tothe target audience through the information material in the form of graphic panels.Target communication of school students as a place to learn to understand the historyand local wisdom that make up the culture. Qualitative research methods by auditingvisualization of exhibit infographic materials on graphic panels, listing the conformitybetween the visual presented with the content or the content of the message, as wellas the context. Through this research is expected to be obtained a study on how theinfographical conditions presented on the show Exhibition Flow of MNI Story basedon DKV scholarship. The results of the research are recommendations aimed at MNImanagers in the form of panels graphic templates, is expected to be an input in preparingpermanent exhibition “Be Indonesia” for the new MNI. AbstrakKajian Infografis Museum Nasional Indonesia. Saat ini Museum NasionalIndonesia (MNI) sedang melakukan revitalisasi museum menuju ke arah visi “Museum Kebudayaan Indonesia Bertaraf Internasional”. Melalui Pameran “Jadilah Indonesia” pengelola museum berupaya menjaring masukan dari warga dan para ahli. Berbagai sumber informasi yang menggambarkan kebudayaan Indonesia ditampilkan, untuk menyampaikan pesan kepada target pemirsanya melalui materi informasi dalam bentuk panil-panil grafis. Target komunikasi siswa sekolah sebagai tempat belajar untuk memahami sejarah serta kearifan lokal yang membentuk kebudayaan. Metode penelitian kualitatif dengan cara mengaudit visualisasi materi infografis pameran padapanil grafis, mendata kesesuaian antara visual yang disajikan dengan konten atau isi pesan, serta konteksnya. Melalui penelitian ini diharapkan akan diperoleh kajian mengenai bagaimana kondisi infografis yang disajikan pada display Pameran Alur Kisah MNI berdasarkan keilmuan DKV. Hasil penelitian adalah rekomendasi ditujukan untuk pengelola MNI berupa template panil grafis, diharapkan dapat menjadi masukandalam mempersiapkan pameran tetap Alur Kisah untuk MNI yang baru.
ANALISIS VISUAL LOGO ORGANISASI PENGELOLAAN LIMBAH SAMPAH RUMAH TANGGA “GAWE RUKUN” Anita Oktaviani; Menul Teguh Riyanti
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.457 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v3i2.3600

Abstract

AbstractVisual Logo Analysis of Household Waste Management Organization “Gawe Rukun”. Logo in corporate identity or brand identity is a symbol or a sign that describes and represents the identity of what is in it. A well-conceptualized logo or branding becomes an identity that can communicate visually. Gawe Rukun is an organization that focuseson handling, managing waste, and greening especially in Kunciran Indah, Tangerang, Banten. This organization is a pioneer of the Tangerang City government program on 1000 Bank Trash. Visually, the garbage bank logo Gawe Rukun paid little attention to the placement of visual elements in it. The research method used in this research is descriptive qualitative analytic method with the technique of collecting interview data, observation, literature study, and documentation study. An effective, communicative,and informative logo can reinvigorate the existence and identity of the Gawe Rukun junk bank organization that the conceptualized branding will bring a good identity to the organization.   AbstrakAnalisis Visual Logo Organisasi Pengelolaan Limbah Sampah Rumah Tangga “Gawe Rukun”. Logo dalam corporate identity atau brand identity merupakan sebuah simbol atau tanda yang menggambarkan dan mewakili identitas dari apa yang ada di dalamnya. Logo atau branding yang terkonsep dengan baik menjadi suatu identitas yang dapat berkomunikasi secara visual. Gawe Rukun merupakan organisasi yang fokus pada mengatasi, menangani, mengelola sampah, dan penghijauan khususnya di wilayah kelurahan Kunciran Indah, Tangerang, Banten. Organisasi ini merupakan pelopor dari program pemerintah Kota Tangerang tentang 1000 Bank Sampah. Secara visual, logobank sampah Gawe Rukun kurang memperhatikan penempatan elemen visual yang ada di dalamnya. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif analitik dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, studi kepustakaan, dan studi dokumentasi. Logo yang efektif, komunikatif, dan informatif dapat mengangkat kembali eksistensi dan identitas organisasi bank sampahGawe Rukun bahwa branding yang terkonsep akan membawa identitas yang baik untuk organisasi tersebut.
PERANCANGAN MOTIF BATIK BERBASIS FILOSOFI GERAK PENCAK SILAT CIMANDE Noor Latif CM
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.829 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v3i2.3601

Abstract

AbstractDesigning the Batik Motif Based on the Philosophy of Pencak Silat Cimande’s Movement. For the last three decades, the pencak silat Cimande had progressed more than before. The center of development is the group of Cimande’s art environment. This phenomenon has created the using of silat costume as group identity. The costume includes headband and sarong with batik motives. The lack of textile culture and specific motives become the problem. This reseach’s purpose is to find the solution through designing batik motives based on the philosopy of pencak silat Cimande’s movement. Artistic research is forming by using qualitative method with practice-based research approach. The reseach process is devide in two stages, (a) Case study of Cimande’s silatmovement through photography and (b) Visual design process. The result is the basic motives that include main object with Taqlid meaning or surrender to Tauhid, pictured as Kelid movement. The basic motives applicated to layout and hopefully becomming one of the support system to developing pencak silat Cimande as part of creative economyand stimulate the visual creator to participate in developing local content. AbstrakPerancangan Motif Batik Berbasis Filosofi Gerak Pencak Silat Cimande. Selama kurang lebih tiga dekade terakhir, pengembangan pencak silat Cimande melaju pesat tidak seperti era sebelumnya. Pengembangan pusat pembelajaran silat dipusatkan dalam kelompok atau lingkungan seni aliran Cimande. Fenomena tersebut salah satunya memunculkan penggunaan kostum silat sebagai identitas kelompoknya. Dalam kostumtersebut terdapat ikat kepala dan sarung yang menggunakan motif batik. Permasalahan muncul karena Cimande tidak memiliki budaya wastra dan motif spesifik yang memiliki kekhasan. Penelitian ini mencari solusi melalui perancangan motif batik yang berbasis filosofi gerak pencak silat Cimande. Penelitian artistik dalam bentuk perancangan ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk pendekatan practice based reseach.Proses penelitian ini terbagi dalam dua tahap yaitu (a) Studi kasus gerakan silat Cimande melalui fotografi dan (b) Proses perancangan visual. Hasil dari penelitian ini adalah motif dasar terdiri dari obyek utama yang memiliki makna Taqlid atau berserah kepada Tauhid, yang digambarkan dengan gerakan jurus Kelid. Motif dasar diaplikasikan padalayout dan diharapkan menjadi salah satu penunjang dalam pengembangan pencak silat Cimande bagian dari potensi devisa ekonomi kreatif dan ikut memberi stimulus para pelaku kreatif visual untuk ikut berpartisipasi mengembangkan konten lokal.
MOTION GRAPHIC PROMOSI PASAR PAPRINGAN DI TEMANGGUNG, JAWA TENGAH Resty Fauzyah; Elda Franzia
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.614 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v3i2.3602

Abstract

AbstractMotion Graphic of Papringan Market Promotion at Temanggung, Central Java. Motion graphic is an infographic designed to move like audio-visual media in the form of film, video and animation in computer. Motion graphic promotion for Papringan Market is one of many steps to promote Papringan Market. Papringan Market is a unique tourist  place held under the bamboo plants. Some visual elements of design found in motiongraphics can give influence to audience. The visual elements of the design used in motion graphics should be in accordance with their usability and function. So for that researchers will analyze about Motion Graphic Papringan Market promotion to determine whether the visual elements of the design used is appropriate according to its usefulness andfunction or not. To answer the problem of the research, the researcher uses the research type of qualitative observation method to be able to know, understand, deeply examine, and expose it in writing about all visual elements contained in the motion graphic, from video, film, typography, illustration, photography and music. Based on the results ofresearch that has been done, motion graphic promotion for Papringan Market still had many visual elements that have to be repaired, because still using visual elements that have not exactly usability or function. AbstrakMotion Graphic Promosi Pasar Papringan di Temanggung, Jawa Tengah. Motion graphic merupakan infografis yang didesain bergerak seperti media audio visual berupa film, video dan animasi dalam komputer. Motion graphic promosi Pasar Papringan merupakan salah satu langkah untuk mempromosikan Pasar Papringan. Pasar Papringan adalah tempat wisata unik yang digelar di bawah rimbunnya tanaman bambu. Beberapaelemen visual desain yang terdapat pada motion graphic dapat  memberikan pengaruh kepada penonton. Elemen visual desain yang digunakan pada motion graphic harus sesuai dengan kegunaan dan fungsinya. Maka untuk itu peneliti akan menganalisis tentang motion graphic promosi Pasar Papringan untuk mengetahui apakah elemen visualdesain yang digunakan sudah tepat sesuai kegunaan dan fungsinya atau belum. Untuk menjawab permasalahan dalam penelitian, peneliti menggunakan jenis penelitian metode observasi kualitatif untuk dapat mengetahui, memahami, mengkaji secara mendalam, dan memaparkannya dalam tulisan mengenai semua elemen visual yang terdapat di dalam motion graphic tersebut, mulai dari video, film, tipografi, ilustrasi, fotografi, dan musik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan motion graphic promosi Pasar Papringan masih banyak elemen-elemen visual yang masih harus diperbaiki, karena masihmenggunakan elemen-elemen visual yang belum tepat kegunaan atau fungsinya.
PEMANFAATAN HASIL LIMBAH KERTAS PADA TUGAS MATA KULIAH PRAKTIK DESAIN KOMUNIKASI VISUAL UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Muhammad Imam Tobroni; Dyah Gayatri
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1304.211 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v3i2.3603

Abstract

AbstractThe Using of Paper Waste on Visual Communication Design Subject’s Project at Bina Nusantara University. Waste accumulate and not proceeded properly can have a negative impact on the environment. This can be prevented by treating the waste into a product that is environmentally friendly, of better quality, and has a high selling price. Through the process of exploration of waste products that are not useful, it is expectedto provide several alternatives that can be applied into the form of design or artwork. The analytical tool used is multiple regression analysis method. The sample used is 30 materials of exploration work produced from the year 2016. This research contributes to the paper waste awareness of the students for using the paper waste on their tasks or campus projects. This research is the utilization of paper waste from the work of unusedtasks as pulp or recycled paper materials to reduce the impact of paper waste on the environment. AbstrakPemanfaatan Hasil Limbah Kertas pada Tugas Mata Kuliah Praktik DesainKomunikasi Visual Universitas Bina Nusantara. Limbah yang menumpuk dan tidak diolah secara baik dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Hal ini dapat dicegah dengan mengolah limbah tersebut menjadi sebuah produk yang ramah Iingkungan, bermutu lebih baik, dan memiliki nilai jual yang tinggi. Melalui proses eksplorasi terhadap limbah produk yang tidak berguna, dîharapkan dapat memberikan beberapa alternatif yang dapat diaplikasikan menjadi bentuk desain ataupun karyaseni. Alat analisis pada penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 30 materi karya eksplorasi yang dihasilkan mulai sejak tahun 2016. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kepedulian mahasiswa tentang pemanfaatan kembali kertas limbah untuk kepentingantugas di kampus. Penelitian ini memanfaatkan kertas bekas dari karya-karya tugas yang tidak terpakai sebagai bahan pulp atau kertas daur ulang untuk mengurangi dampak buruk limbah kertas terhadap lingkungan.

Page 4 of 17 | Total Record : 163